-->

Selasa, 11 Oktober 2022

Seraya Culture Festival 2022 Akan Digelar 14-16 Oktober 2022


Karangasem, Bali Kini -
Menggeliatkan tradisi Gebug Ende yang identitas aslinya berasal dari Desa Seraya, kini para pemuda Seraya berinovasi untuk menggelar Festival budaya bertajuk Seraya Culture Festival 2022 yang akan digelar pada 14-16 Oktober 2022 mendatang.  


Hal ini diinisiasi oleh kelompok pemuda Seka Gebug Seraya yang tergabung dalam Sekeha Gebug Ki Kopang Kanthi Seraya yang diketuai oleh Nyoman Miasa. 


"Inovasi ini kami rancang, sebagai revitalisasi Gebug Ende Seraya. Karena banyak sekali kontemporer yang menampilkan ini di luar di event-event besar, kami tidak menolak itu, namun yang jelas kami mempertahankan keaslian dari Gebug Ende itu sendiri yang berasal dari Desa Seraya, Karangasem," Kata Miasa saat menggelar jumpa pers pada Selasa (11/10/2022) di Taman Surgawi Resort And Spa, Desa Tumbu, Karangasem. 



Dalam jumpa pers, diterangkan sejarah dari Gebug Ende Seraya oleh Kliang Adat Desa Seraya, I Made Salin dan Akademisi atau Tokoh   Masyarakat, Bapak Puspa. 


Festival yang akan memfokuskan dan memperkenalkan Tradisi Gebug Ende Seraya ini akan digelar di Lapangan Ki Kopang Seraya melibatkan beberapa musisi seperti Triple-X (XXX), Glorious Band, Rai Peni, Ayu Saraswati, Mang Senior, Yudi Krisna. Tri Puspa, Gek Atu dan Moleh sebagai hiburan. Selain itu juga melibatkan 20 UMKM Lokal dimana dapat menjadi ajang mempromosikan produk UMKM Asli Seraya. Selain itu juga akan memberdayakan Pedagang Lokal, yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat, terlebih lagi pasca Covid-19 dimana perekonomian meredup. 


"Festival ini digelar karena beberapa alasan. Selama ini, Tradisi Gebug Seraya dipercaya untuk mengundang hujan di saat musim kemarau untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Desa Seraya. Sejalan dengan hal itu, pelaksanaan Tradisi Gebug Seraya dirangkai dengan festival agar memberikan kesejahteraan bukan hanya saat turun hujan namun juga saat dilakukan pementasan dengan melibatkan pedagang dan UMKM," Terang Miasa.(Ami)

Kejari Badung Beri Pembinaan Hukum LPD Desa Kapal


Denpasar , Bali Kini -
Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Badung, melakukan pembinaan hukum terhadap pengurus LPD Desa Adat Kapal, Selasa (11/10) Badung.

Pembinaan hukum ini diberikan oleh para Jaksa pada Bidang Pidsus Kejaksaan Negeri Badung pasca putusan perkara tindak pidana korupsi yang telah berkekuatan hukum tetap kepada pengurus LPD Desa Adat Kapal serta prajuru adat.

Pembinaan hukum dilakukan mengingat amanat dari Jaksa Agung, S.T. Burhanuddin bahwa penegakan hukum harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, karena hukum ada untuk menjawab kebutuhan masyarakat. 

"Apabila penegakan hukum dipandang tidak memberikan kemanfaatan bagi masyarakat, maka itu sama dengan hukum telah kehilangan rohnya," kata Imran Yusuf, Kepala Kejaksaan Negeri Badung.

Pembinaan hukum ini juga dilakukan sebagai bentuk hadirnya Kejaksaan dalam melakukan upaya preventif untuk memastikan LPD Desa Adat Kapal dapat kembali beroperasi dan berperan aktif dalam pemulihan dan pemajuan ekonomi masyarakat adat. 

Dengan adanya pembinaan hukum ini, Kejaksaan tidak hanya berfokus melakukan penindakan hukum melalui penegakan hukum tindak pidana korupsi, namun setelah penegakan hukum dijalankan, Kejaksaan juga turut menjadi bagian untuk pemulihan dan membangun kembali bangkitnya LPD pasca terjadinya tindak pidana korupsi.

"Komitmen inilah yang terus dijaga oleh Kejari Badung untuk selalu memberikan maanfaat dari adanya penegakan hukum khususnya dalam lingkup tindak pidana korupsi," Demikian Imran Yusuf.[tim]

Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa Serahkan Ratusan Bibit Cabai di Bazzar Pangan Br. Praja Sari Peguyangan.


Denpasar , Bali Kini  -
Bazzar Pangan kembali digelar Pemerintah Kota Denpasar pada Selasa (11/10). Berlokasi di Banjar Praja Sari, Kelurahan Peguyangan, Denpasar Utara, Istri Wakil Wali Kota Denpasar yang juga Ketua GOW Kota Denpasar,  Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa turut hadir dalam kegiatan itu. Di gelaran Bazzar Pangan tersebut, Ny. Ayu Kristi juga secara simbolis menyerahkan 250 pohon bibit cabai kepada warga.  

"Cabai merupakan salah satu bahan masakan yang sering dipakai, jadi dengan adanya tanaman ini di rumah, hasil panennya nanti bisa membantu dalam memenuhi kebutuhan dapur. Saya harapkan Bapak dan Ibu, agar merawat dengan baik tanaman cabai ini," kat Ny. Ayu Kristi yang juga didampingi Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana. 


Salah seorang warga Banjar Praja Sari, Ni Luh Widiasih yang mengunjungi Bazzar Pangan dan menerima bibit cabai mengaku senang dengan penyelenggaraan kegiatan itu. 


" Bazzar Pangan ini memberikan kesempatan kepada kami warga untuk mendapatkan harga barang yang lebih murah dari pasaran. Kemudian, untuk bibit cabai yang diberikan ini akan kami rawat sebaik baiknya. Terima kasih Pemkot Denpasar," ungkap Widiasih. 


Bazzar Pangan ini sendiri digelar Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan. Kegiatan ini merupakan agenda Pemkot Denpasar dalam upaya menekan laju inflasi di Kota Denpasar. 


Menurut Kepala Dinas Perikanan Dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, Ida Bagus Mayun Suryawangsa,  Bazar pangan dilaksanakan  menyasar desa/kelurahan yang ada di Kota Denpasar secara bergiliran


"Kami ingin menyentuh langsung warga melalui Bazzar Pangan, dimana para warga desa dan kelurahan dapat membeli dengan harga yang lebih murah dari pasaran. Besar harapan kami, Bazzar Pangan ini dapat membantu warga," kata IB Mayun.


Bazzar Pangan ini menghadirkan beberapa komoditi pangan seperti olahan lele, sayuran, minuman dan makanan dijajakan dalam stand. Selain itu, kebutuhan pokok seperti bawang, cabai, beras dan minyak goreng juga dijual di bazar pangan.[tim/r5]

Bupati Suwirta Pastikan Jalan Putus di Setra Adat Losan Segera Ditangani


Klungkung , Bali Kini -
Usai melayat sekaligus menyerahkan Akta Kematian "Pitra Bakti" di tujuh tempat di Kecamatan Banjarangkan, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyempatkan diri untuk meninjau langsung jalan putus menuju Setra Adat Losan, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Selasa (11/10). Jalan putus tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 wita pada Selasa, 12 Juli 2022 lalu. Diperkirakan terputus akibat dari arus sungai yang deras dan volume air meningkat dikarenakan curah hujan yang deras beberapa hari terakhir. Turut hadir mendampingi Bupati, Kadis PUPR Kabupaten Klungkung I Made Jati Laksana.


Tiba dilokasi, Bupati Suwirta menyampaikan keprihatinannya atas terputusnya akses jalan tersebut, Bupati Suwirta juga memastikan jalan ini segera ditangani agar nantinya akses jalan menuju setra bisa kembali normal dilalui oleh masyarakat sekitar. "Saya pastikan jalan ini segera ditangani agar nantinya akses jalan menuju setra bisa kembali normal dilalui masyarakat. Mudah-mudahan nanti proses pengerjaannya berjalan lancar," harap Bupati Suwirta.


Sementara Perbekel Desa Takmung I Nyoman Mudita menyampaikan bahwa untuk saat ini sebagai jalur alternatif, warga Banjar Losan bergotong royong untuk membuat titi (jembatan) sementara dari batang pohon kelapa yang diperoleh dari hasil swadaya masyarakat sekitar. Pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada Bapak Bapati Klungkung bersama jajaran terkait yang sudah turun ke lokasi. (pus)

Titik langganan banjir Desa Pengambengan mulai berkurang


Jembrana , Bali Kini -
Curah hujan tinggi mengguyur wilayah Jembrana menyebabkan beberapa titik mengalami kebanjiran. Tak terkecuali didesa Pengambengan kecamatan Negara. Namun tidak seperti tahun tahun sebelumnya, ada pengurangan titik titik banjir diilayah itu.

Hal itu dikatakan perbekel desa Pengambengan Kamaruzzaman

 Menurutnya , program penanggulangan banjir pada 2022 berupa pembangunan saluran drainase oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana cukup berdampak . Kendati belum rampung 100 persen namun manfaat pembangunan drainase yang saat ini berlangsung mulai dirasakan  mengurangi volume banjir.

Kamaruzzaman  menyebut, hal itu dapat dilihat dengan menurunnya titik banjir  diwilayahnya dibandingkan tahun sebelumnya. " Ada penurunan sekarang . Kampung kedunen contohnya  .Tahun lalu hampir keseluruhan kampung kedunen banjir. 

Tapi  sekarang  cuma sebagian," ujarnya .

Bahkan di Banjar kelapa Balian yang dinilainya juga langganan banjir dirumah warga , sekarang aliran air  sudah  cepat surut. " Saya kira ini efektif terlebih   nanti saat sudah  rampung 100 persen. Karena saluran drainase yang dibangun tepat dititik jalur banjir.

Harapnya semoga jalur drainase ini ditambah , dijalur provinsi , sepanjang 1 km ( disebelah kantor desa)," ungkapnya .

Sementara Kepala Bidang Sumber Daya Air Jembrana I Gede Sugianta menjelaskan proyek drainase yang saat ini dibangun Pemkab Jembrana untuk pengendalian banjir di desa pengambengan.

Panjangnya kurang lebih mencapai 800 meter ,bersumber dari APBD induk 2022 dengan nilai kontrak  pekerjaan Rp 1,36 milyar . Saat ini pengerjaannya baru mencapai 50 persen dan ditarget rampung pada akhir nopember 2022.

" Drainase untuk pengendalian banjir  mengurangi debit air dilingkungan pengambengan . Tujuannya untuk mengurangi banjir , air yang masuk masuk kerumahnwarta sebelumnya kita alirkan sampai di kolam labu," urai Sugianta.

Dijelaskannya  , proyek itu saat ini belum tuntas sepenuhnya dan tengah dikerjakan. Saluran air itu dibangun dari depan sirkuit all in one hingga sampai dikolam labu pengambengan.

"Saat ini memang tengah dikerjakan tapi dari laporan warga a dampaknya mulai dirasakan. Kita harapkan mampu menjadi solusi mengurangi debit banjir ," tandasnya. ( Abhi )

Sigap Bencana, Pemkab Tabanan Tandatangani Persetujuan RTD Bendungan Telaga Tunjung


Tabanan , Bali Kini – Sebagai salah satu upaya Pemerintah dalam berkoordinassi dan selalu siaga untuk memantau kondisi bendungan Telaga Tunjung teruama saat terjadinya bencana, Pemkab tabanan dalam hal ini diwakili oleh Sekda, Dr. I Gede Susila, S.Sos.,M.Si, tanda tangani persetujuan Rencana Tindak Darurat (RTD) Bendungan Telaga Tunjung, yang berlangsung di Ruang Rapat lantai III Kantor Bupati Tabanan, Selasa (11/10).

Penandatanganan ini dilakukan antara Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M yang kehadiraanya saat itu diwakili oleh Sekda Susila, dengan Kepala Balai Wilayah Sungai Bali-Penida, Dr. Eka Nugraha Abdi, ST.,M.P.P.M yang saat itu juga diwakili oleh I Ketut Alit Sudiastika, ST.,M.Si. Kegiatan bertemakan Konsultasi RTD Bendungan Telaga Tunjung di Kabupaten Tabanan tersebut, juga dihadiri oleh Forkopimda Tabanan dan Kepala Dinas PUPRPKP Kabupaten Tabanan, serta para OPD terkait.


Sebagai satu-satunya bendungan yang terletak di Kabupaten Tabanan, Bendungan Telaga Tunjung yang berlokasi di Desa Timpag, Kecamatan Kerambitan pada aliran sungai Tukad Yeh Ho ini telah beroperasi sejak tahun 2007 dan telah mendapatkan sertifikat ijin operasi bendunga pada tahun 2014. Pentingnya bendungan ini dalam menyoong kehidupan masyarakat Tabanan yang memiliki karakter masyarakat agraris, khususnya di kecamatan kerambitan (6 Desa), Penebel (1 Desa) dan Selemadeg Timur (6 Desa).


“Saya sangat mengapresiasi terbitnya dokumen RTD ini yang akan sangat bermanfaat kedepannya, sebagai langkah antisipatif dari pihak-pihak terkait apabila terjadi kerusakan pada bendungan” Ujar Sekda Susila, saat membacakan sambutan dari Bupati Tabanan. Pertemuan ini menurutnya, diselenggarakan sebagai upaya untuk mempersiapkan kesiagaan tanggap darurat bagi pengelola bendungan dan pihak-pihak terkait agar selalu siap menghadapi kondisi terburuk dari bendungan yang dikelolanya. “Hal ini penting dilakukan karena menyagkut keselamatan warga di sekitar bendungan” sambungnya.


Lebih lanjut pihaknya, atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan juga mengucapkan terima kasih serta apresaisi yang setingginya kepada pengelola Bendungan Telaga Tunjung yang tak lain adalah kepala BWS Bali-Penida yang selalu berkomitmen memberikan yang terbaik dalam bidang pengelolaan sumber daya air. “Selanjutnya kami siap untuk selalu berkoordinasi dan selalu siaga untuk memantau kondisi bendungan telaga tunjung terutama saat adanya bencana” imbuhnya.


Seperti yang dijelaskan oleh Perwakilan Kepala Balai Wilayah Sungai Bali Penida, I Ketut Alit Sudiastika, bendungan selain memiliki banyak manfaat namun sebenarnya juga menyimpan potensi bahaya yang cukup besar pula. Karena jika bendungan mengalami kegagalan dalam menjalankan fungsinya untuk menampung air, maka seluruh air yang ada di waduk akan menerobos keluar dan menyebabkan banjir bandang di hilir bendungan.


“Oleh sebab itu, maksud Rencana Tindak Darurat adalah untuk mengetahui sejauh mana potensi bahaya dan akibat yang dapat ditimbulkan apabila terjadi keruntuhan bendungan, dengan tujuan penyusunannya yakni; mengenali problem-problem yang mengancam keamanan bendungan, mempercepat respon yang efektif untuk mencegah terjadinya reruntuhan bendungan, serta mempersiapkan upaya-upaya untuk memperkecil risiko jatuhnya korban jiwa dan mengurangi kerusakan properti bila terjadi keruntuhan bendungan” Alit Sudiastika memaparkan. Kegiatan Konsultasi RTD disepakati dengan penandatanganan bersama terhadap Persetujuan RTD Bendungan Telaga Tunjung, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan.[ti/r6]

Senin, 10 Oktober 2022

Teknologi Kontra-Drone untuk Melawan Ancaman Drone Berbahaya

 


Semakin berkembangnya drone sipil maupun militer memicu kekhawatiran akan ancaman pesawat nirawak terhadap objek vital seperti bandara atau jaringan listrik. Karena itu sebuah perusahaan AS mengembangkan teknologi kontra-drone untuk menekan ancaman drone berbahaya. Berikut laporan tim VOA.



Peresmian Jalan Mengubungan Subak Abian Mertasari Dan Desa Awan Kintamani disambut Gembira Warga Setempat


Bangli , Bali Kini -
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta melaksanakan peresmian Jalan Subak Abian Mertasari Desa Serai menuju Desa Awan Kintamani pada Senin (10/10/22).


Acara peresmian yang ditandai dengan pemotongan pita tersebut dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Bali Nyoman Budi Utama, Tim Percepatan Pembangunan Kabupatrn Bangli Sang Nyoman Putra Erawan, Kepala Dinas PUPR Perkim Kabupaten Bangli I Dewa Ngakan Ketut Widnyana Maya, Anggota DPRD Bangli I Wayan Wirya dan Made Krisnawa, Camat Kintamani, Perbekel Desa Serai serta masyarakat setempat.


Kepala Dinas PUPR Perkim Kabupaten Bangli I Dewa Ngakan Ketut Widnyana Maya dalam kesempatan tersebut mengatakan, pembangunan jalan tersebut merupakan rekonstruksi/ peningkatan kapasitas struktur jalan (Khusus Kabupaten) Jalan Subak mertasari menuju Desa Awan dengan nilai kontrak 3,1 Miliar,  masa pelaksanaan 120 hari kalender (24 Pebruari 2022 s/d 23 Juni 2022) dan masa pemeliharaan  selama 180 hari kalender. Dengan item pekerjaan meliputi galian biasa, timbunan pilihan dari sumber galian, penyiapan badan jalan, lapis pondasi agregat kelas A, lapis resap pengikat - aspal cair, lapis perekat - aspal cair, laston lapis aus (AC-WC), laston lapis antara ( AC-BC), beton fc 15 Mpa, pasangam batu, dan marka jalan termoplastik. Pihaknya menambahkan, jalan  subak abian mertasari merupakan salah satu jalur alternatif dari desa serai menuju Desa Awan Kintamani, merupakan salah satu jalur yang sering dilalui oleh para petani di Desa setempat, dengan Panjang 2 Kilometer dan lebar 3,5 Meter. 


Perbekel Desa Serai I Wayan Teken Atmaja mengucapkan terimakasih atas perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bangli yang dipimpin oleh Bupati Sang Nyoman Sedana Arta dan Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, serta semua pihak yang telah membantu dalam pembangunan jalan hotmik tersebut. Ia berharap dengan dibangunnya jalan tersebut masyarakat dapat lebih mudah melaksanakan aktifitas, serta dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di desa setempat, yang mana sebagian besar warga masyarakatnya bergelut pada sektor pertanian, khususnya petani jeruk.


Sementara itu Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta dalam sambutannya menyampaikan, saat ini pemerintah Kabupaten Bangli telah melaksanakan beberapa terobosan pembangunan, diawali dengan pembangunan alun-alun Bangli, gedung RSUD Bangli, Gedung DPRD, Gedung BMB, Pembangunan pasar Singamandawa dan Pasar Kayuambua serta penataan lampu penerangan jalan di Kota Bangli.


Bukan hanya berfokus pada penataan kota saja, Pemerintah Kabupaten Bangli juga melaksanakan berbagai pembangunan infrastruktur di desa-desa, salah satunya adalah pembangunan jalan hotmik penghubung subak abian mertasari Desa Serai menuju Desa Awan, yang tujuannya adalah untuk mempermudah akses masyarakat dalam beraktifitas. "Ujarnya".


Pihaknya berharap dengan dibangunnya infrastruktur jalan ini untuk kedepannya pertumbuhan ekonomi akan menjadi lebih baik. Serta mengajak seluruh masyarakat,  untuk selalu menjaga dan merawat jalan tersebut agar akses jalan lebih lama dapat dipergunakan oleh masyarakat.[tim/r3]

Ketahanan Pangan Nasional, Yonif Raider 600/Modang Budidaya Tanaman di Penugasan

(Asmat ) Bali Kini -  Sebagai upaya untuk mendukung program ketahanan pangan nasional, TNI berperan aktif dalam pengembangan berbagai tanaman dimanapun ditugaskan. Secara nasional, pemerintah telah mencanangkan program Ketahanan Pangan sejak 2012, dengan diterbitkannya UU No 18/2012 tentang Pangan.



Disebutkan dalam UU tersebut bahwa Ketahanan Pangan adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi negara sampai dengan perseorangan, yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata, dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat, untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan.


Saat ini Yonif Raider 600/Modang sedang melaksanakan penugasan di wilayah Papua, dimana lokasi penugasan memiliki karakteristik kondisi alam yang berbeda dengan daerah lain di Indonesia. Hal tersebut merupakan tantangan yang harus dipecahkan bersama dalam rangka mendukung program nasional tersebut, seperti contohnya salah satu Pos Satgas Yonif Raider 600/Modang yang berada di Distrik Fayit, Kabupaten Asmat, Papua.


Kondisi alam wilayah ini merupakan lahan rawa yang memiliki masalah utama dalam pengembangan pertanian adalah tata air dan kesuburan lahan, dimana sebagian besar lahan di Distrik Fayit merupakan lahan gambut dan berair.


Berbekal dari pelatihan saat sebelum penugasan, anggota Pos Fayit Satgas Yonif Raider 600/ Modang yang dipimpin oleh Letda Inf Gilang Anggara Putra melakukan inovasi sehingga dapat bercocok tanam sayuran dengan bahan-bahan yang mudah didapatkan masyarakat setempat, salah satunya dengan mencampurkan tanah gambut dengan sekam kayu.


“Ternyata hal tersebut efektif dilakukan sehingga dapat menjadikan komoditi berupa tanaman sayuran jangka pendek antara lain : terong, cabai, sawi, kangkung dan kacang panjang serta sayuran lain yang hasilnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar,” kata Letda Inf Gilang.


Ternyata apa yang dilakukan oleh Satgas Yonif Raider 600/Modang tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Asmat Bapak Elisa Kambu saat mengunjungi Pos Satgas tersebut beberapa hari yang lalu. Dalam kunjungan tersebut Bupati Asmat  bersama Forkopimda berkesempatan memanen dan membagikan ke masyarakat hasil budidaya tanaman  anggota Satgas Yonif Raider 600/Modang.


Pada kesempatan itu, Bupati dalam sambutannya mengatakan bahwa dirinya merasa bangga dengan hasil pertanian anggota Satgas ini, selain bertugas untuk menjaga keamanan di Fayit, Satgas juga berperan membantu perekonomian masyarakat kami. “Satgas telah memberi contoh bahwa dengan kondisi tanah seperti ini, kita bisa bertani dengan menggunakan media lain seperti tanah gambut dicampur sekam kayu dan hasilnya cukup bagus,” ujarnya.


Sementara itu, Komandan Pos Satgas Yonif Raider 600/Mdg-Pos Fayit menerangkan bahwa pihaknya merasa peduli dengan kondisi masyarakat, selain karena sulit untuk mendapatkan sayuran, karena akses ke kota yang cukup jauh dan membutuhkan biaya yang mahal. Ia mengaku, dengan bercocok tanam seperti ini, kami bisa membantu masyarakat akan kebutuhan sayuran di tengah keterbatasan di wilayah tersebut. 


Bersama anggotanya, Letda Inf Gilang mengungkapkan bahwasannya akan membantu ekonomi masyarakat di wilayah Distrik Fayit dengan cara mengajarkan kepada masyarakat untuk bercocok tanam, seperti apa yang telah kami contohkan dan hasilnya nanti bisa untuk dikonsumsi sendiri atau dapat dijual oleh masyarakat untuk menambah penghasilan mereka. (Pen /tim) 

Duta Besar RI dan Masyarakat Indonesia di Kamboja turut memperingati HUT ke-77 TNI


Kamboja , Bali Kini -
Peringatan HUT ke-77 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di negara Kamboja turut diperingati oleh KBRI Phnom Penh dengan melibatkan masyarakat Indonesia serta mitra kerja KBRI Phnom Penh dari kalangan Tentara Nasional Kamboja, bertempat di KBRI Phnom Penh Kamboja, Rabu (5/10/2022).

 

Peringatan HUT TNI tersebut diisi dengan rangkaian kegiatan pertandingan persahabatan antara masyarakat Indonesia dengan tentara Kamboja diantaranya pertandingan badminton, bola volley, futsal dan bowling. Duta Besar RI untuk Kamboja Sudirman Haseng dan Atase Pertahanan juga turut berpartisipasi sebagai peserta. 


Sebagai bentuk kontribusi kepada komunitas lokal, peringatan HUT juga diisi dengan kegiatan bakti sosial donor darah yang bekerja sama dengan badan donor darah nasional Kamboja dan diikuti oleh warga Indonesia serta Kamboja. 


Puncak acara Peringatan HUT ke-77 TNI ditandai dengan pelaksanaan syukuran yang dibuka oleh Duta Besar RI serta diisi dengan penampilan kesenian angklung anak-anak Indonesia. Pada kesempatan tersebut, hadir sebagai undangan adalah masyarakat Indonesia di Kamboja serta sejumlah perwakilan Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMIB) yang sedang menjalani asessment sebelum proses repatriasi oleh KBRI Phnom Penh.


Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Kamboja khususnya di bidang militer dan pertahanan sudah berlangsung sejak lama dimana Indonesia pernah mengirimkan pasukan perdamaian di bawah United Nations Transitional Authority in Cambodia (UNTAC) pada tahun 1992 - 1994. Hubungan kerja sama terus berlangsung hingga saat ini melalui peningkatan kapasitas personel tentara Kamboja yang menjalani pendidikan dan pelatihan di TNI termasuk di Kopassus dan Paspampres.


Dubes RI berharap diusia TNI yang ke-77, hubungan bilateral kedua negara semakin harmonis serta kerja sama antara TNI dan RCAF (Angkatan Bersenjata Kamboja) semakin erat serta tentunya harapan agar TNI semakin jaya, profesional dan dicintai rakyat.[tim/t4]

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved