-->

Jumat, 10 Februari 2023

Wakil Bupati Bangli Buka Mukercab PMI Kabupaten Bangli Tahun 2023


BALIKINI.NET | BANGLI — Wakil Bupati Bangli sekaligus Ketua PMI Kabupaten Bangli I Wayan Diar membuka Mukerkab PMI Kabupaten Bangli di ruang Krisna Kantor Bupati Bangli , Jumat, 10/02 /2023. Dalam mukerkab tersebut juga dihadiri oleh Wakil Sekretaris PMI Provinsi Bali DR. Made Wiriani, SH.MH., perwakilan anggota Forkopimda Kabupaten Bangli.

Panitia Musyawarah Kerja Kabupaten PMI Kabupaten Bangli tahun 2023 Made Mahindra Putra dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan laporan kegiatan evaluasi pelaksanaan program kerja PMI Kabupaten Bangli tahun 2022 dan menguraikan perencanaan program kerja PMI Kabupaten Bangli tahun 2023. Mukerkab ini diikuti oleh PMI Kabupaten Bangli yang terdiri dari pengurus PMI Kabupaten Bangli, Pengurus PMI Kecamatan, Staf Markas dan UTD PMI kabupaten Bangli dan Perwakilan relawan PMI Kabupaten Bangli serta perwakilan pengurus PMI Provinsi Bali. 

Ketua Pengurus PMI Provinsi Bali yang diwakili oleh Wakil Sekreataris PMI Provinsi Bali DR. Made Wiriani, SH.MH., dalam sambutannya mengatakan Mukerkab merupakan wadah dari segenap komponen PMI di Kabupaten untuk dapat berkumpul dan secara bersama-sama melaksanakan penyempurnaan dan finalisasi program kerja PMI untuk di sahkan sebagai acuan bagi PMI Kabupaten Bangli dalam pelaksanaan program dan kegiatan selama periode 1 tahun berjalan. kegiatan Mukerkab merupakan wadah untuk menghasilkan program kerja yang kami harapkan telah melalui proses pengkajian berdasarkan kebutuhan dan prioritas PMI Kabupaten Bangli sendiri, sehingga dapat dilaksanakan dengan fokus dan terarah baik untuk peningkatan pelayanan maupun peningkatan dan pengembangan kapasitas organisasi PMI di wilayah Kabupaten Bangli. ditambahkannya, dalam mukerkab ini pihaknya juga menyampaikan agar program yang disusun terdapat adanya sinergitas program antara PMI Provinsi dan PMI Kabupaten Bangli sehingga pelaksanaan program dapat dilaksanakan lebih efektif, efisien dan tepat sasaran serta sesuai dengan kebutuhan. 

Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar dalam sambutannya mengatakan, sebagai sebuah organisasi kemasyarakatan yang besar dan diakui dunia, PMI Kabupaten Bangli telah dapat melaksanakan tugas pokoknya dibidang kemanusiaan melalui berbagai program kegiatan dari tingkat pusat hingga ke daerah sesuai dengan UU No. 1 tahun 2018 tentang kepalangmerahan. salah satu tugas pokok PMI adalah membantu dalam penanganan musibah bencana di dalam daerah maupun luar daerah bahkan di luar negeri. 

Eksistensi PMI Kabupaten Bangli telah banyak membantu pemerintah dalam urusan kemanusiaan, terutama dalam hal pelayanan sosial kemanusiaan seperti pelayanan ambulance, penyediaan daerah untuk masyarakat rentan yang membutuhkan serta pembinaan generasi muda melalui palang merah remaja yang ada di sekolah-sekolah. Pihaknya juga menyampaikan, Mukerkab PMI Kabupaten Bangli tahun 2023 ini pihaknya memandang sangat strategis untuk mengevaluasi dan mempertanggungjawabkan program kegiatan 1 tahun yang lalu dan menyusun program kegiatan 1 tahun kedepan. pihaknya berharap di masa yang akan datang PMI selalu berupaya menjadi yang tercepat dan tepat sasaran di setiap kegiatan kemanusiaan terutama dalam penanganan bencana. imbuhnya.

Imigrasi Ngurah Rai Berhasil Amankan Buronan Interpol


BALIKINI.NET | BADUNG — Buronan International Police (Interpol) berinisial AS Warga Negara Asing asal Australia ditangkap di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kamis (2/2) malam.  Penangkapan WNA yang masuk dalam daftar HIT Interpol Red Notice tersebut ditangkap saat melakukan proses pemeriksaan imigrasi di Tempat Pemeriksaan Imigrasi Ngurah Rai.

Kepala Kantor Kelas l Khusus TPI Ngurah Rai Sugito mengatakan, penangkapan itu dilanjutkan dengan pendalaman dan berkoordinasi dengan pihak Interpol. Untuk selanjutnya menghubungi pihak Polda Bali untuk melakukan penindakan.

"Dia datang seorang diri menggunakan maskapai Batik Air Nomor Penerbangan OD171 dari Kuala Lumpur menuju Denpasar pada pukul 20.00 WITA. Teridentifikasi saat proses pemeriksaan keimigrasian oleh petugas di konter imigrasi terdeteksi HIT Interpol pada sistem perlintasan," ujar Sugito.

Berkat kejelian dan kesigapan petugas Imigrasi sehingga dapat melakukan penangkapan terhadap subjek Interpol yang diketahui memiliki 2 kewarganegaraan, yaitu Australia dan Italia. 

"AS masuk dalam daftar HIT Interpol Red Notice dengan keterangan kasus Drugs Association pada tanggal 17 November 2016” imbuh Sugito. 

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bali, Anggiat Napitupulu mengatakan bahwa penangkapan WNA tersebut merupakan bukti sinergi antar Lembaga yaitu Imigrasi dengan Divisi Hubungan Internasional Polri dan Polda Bali dalam rangka pemberantasan kejahatan lintas negara.


Kendalikan Inflasi, Pemkab Karangasem Gelontorkan 5 Ton Beras Kualitas Medium Dengan Harga Murah


BALIKINI.NET | KARANGASEM — Upaya cegah inflasi harga beras di pasaran Kabupaten Karangasem, yang belakangan ini diketahui meningkatkan, Pemerintah Kabupaten Karangasem menggelontorkan 5 ton beras dengan harga murah. Operasi Pasar Beras ini berlangsung di Pasar Subagan, Karangasem pada Jumat, (10/2/2023).

Untuk mendapatkan beras dengan harga miring, yakni Rp.8.600,- /kg puluhan warga berbondong-bondong mengantri dengan membawa kupon nomor. Sementara pembelian dibatasi perorang maksimal boleh membeli 10 kg beras. Hal inipun mendapat sambutan baik oleh warga masyarakat. Apalagi jenis beras yang dijual masuk dalam kategori beras medium. Selain beras juga disediakan gula dan minyak bersubsisi merek "Minyak Kita" yang selama ini sempat menghilang dipasaran. 

Diketahui, harga beras dipasaran yang awalnya Rp 12.000 meningkat menjadi Rp.14.000. Menurut Kepala Dinas Koperindag Karangasem, I Made Loka Santika sebenarnya stok beras sejauh ini terbilang masih aman di Kabupaten Karangasem. "Tapi memang belakangan ini terjadi kenaikan harga beras khusunya beras dengan kualitas medium dan premium, sedangkan beras polos atau beras lokal cukup sulit didapatkan dipasaran," katanya. Pihaknya berharap dengan adanya Operasi Pasar Beras ini harga beras bisa stabil kembali.

Sementara Bupati Karangasem, I Gede Dana yang turun langsung memantau kegiatan ini bersama Kapolres, Dandim hingga Kejari Karangasem langsung menyebut jik kenaikan harga beras yang cukup signifikan.

"Kami bersurat kepada Bulog, dan kami mendapatan 1000 sak beras dengan harga yang lebih murah, saya berharap kepada para pedagang agar tidak mengangkat harga melebihi standar, karena itu bisa dipidana jika mengangkat harga melebihi standar harga yang sudah ditetapkan pemerintah begitu juga soal minyak, harga het sudah ditentukan pemerintah. Semoga ini bisa membantu masyarakat, kedepan kita juga akan terus berkoordinasi dengan bulog agar terus bisanmelaksanakan operasi pasar seperti ini, " katanya menandaskan. (Ami)

Bupati Sanjaya Berharap Potensi Pertanian Tabanan Makin Berkembang Pesat


BALIKINI.NET | TABANAN — Kebijakan Pemerintah yang wajib menyalurkan 60 Persen Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada sektor produksi khususnya Pertanian dan UMKM, sontak membawa angin segar bagi Tabanan. Mengingat, Kabupaten Tabanan melalui Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, komitmen mempertahankan sektor pertanian dan memberdayakan UMKM untuk menggairahkan pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah.

Hal ini disampaikan Bupati Sanjaya saat menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi KUR Bank BPD Bali sekaligus penandatanganan kerjasama antara BPD Bali dan Perusda Dharma Santhika dan Kelompok Tani, Jumat, (10/2) di Prime Plaza Hotel, Sanur. Untuk itu, Bupati Sanjaya sangat mengapresiasi sekaligus memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya bagi pihak penyalur ataupun penjamin atas kinerjanya, dimana penguatan ekonomi melalui UMKM dan Pertanian merupakan komitmen Pemkab Tabanan.

Dalam Rakor yang turut dihadiri oleh Pj. Bupati Buleleng, Dirut BPD Bali beserta jajaran, Kepala Otoritas Keuangan Regional VIII, Sekda se-Bali dan pemangku kepentingan lainnya tersebut, Orang nomor satu di Tabanan juga menyatakan, berbicara mengenai perekonomian maka tidak bisa melepaskan diri dari sebuah fakta, bahwa dunia saat ini telah jauh berubah dan terus bergerak sedemikian cepatnya. Perubahan dunia yang semakin cepat ini dikatakan sejalan dengan prinsip kapitalisme sebagaimana kekhawatiran Bapak proklamator Bung Karno.

"Beliau mengingatkan, bahwa seharusnya kita mengupayakan secara sungguh-sungguh untuk bisa berdiri diatas kaki sendiri, berdiri diatas prinsip-prinsip nasionalisme dan kemanusiaan. Tentu kita tidak bisa membayangkan disaat era globalisasi ini, dimana seorang petani, seorang marhaenisme harus berhadapan dengan kekuatan pertanian global yang memiliki kekuatan kapitaslisme. Ini perlu menjadi kewaspadaan kita semua," tegas Sanjaya.

Pada titik ini selaku pemerintah, Sanjaya menegaskan bahwa pemerintah harus mengambil posisi dan tugas yang jelas dalam memberdayakan dan memperkuat para petani serta masyarakat ekonomi lemah. Selain itu, pada prinsipnya inilah Bupati Sanjaya memandang pemberian KUR merupakan sebuah langkah cerdas dari pemerintah dalam rangka meningkatkan akses pada sektor UMKM yang disalurkan melalui lembaga keuangan, salah satunya adalah BPD Bali.

Disamping memberikan apresiasi yang tinggi, Sanjaya juga sependapat, bahwa program KUR sangat memperkuat permodalan usaha sebagai penguatan UMKM. Sanjaya bisa membayangkan kedepannya jika KUR ini dapat tersalurkan dengan baik, maka UMKM akan menjadi kekuatan yang sangat luar biasa dalam membangun pondasi pembangunan ekonomi nasional maupun daerah.

"Maka dari itu, mari kita bersama-sama membangun Bali ini dengan Pola Pembangunan Semesta Berencana, semesta itu mengandung makna menyeluruh tengah, hulu dan hilir, dan berencana memiliki arti bertahap. Ini sebuah ideologi, maka dari itu, ayo kita sama-sama sekarang dan saya apresiasi sekali dari pihak Kementerian, Provinsi, BPD dan BI serta pihak lainnya, sama-sama membangun rakyat kita khususnya yang paling bawah, mulai dari UMKM dan Petani. Apalagi Tabanan adalah penduduknya mayoritas bergerak di sektor pertanian," imbuh Sanjaya.

Sementara, I Nyoman Sudharma selaku Dirut BPD Bali, mengatakan, sebagaimana arahan pemerintah pusat, bahwa KUR wajib disalurkan 60 persen di sektor produksi. Tentu di sektor produksi ini harapannya pemerintah dan ekosistem yang dibuat dapat membantu penyediaan sektor pangan yang saat ini tentunya di Indonesia ada inflasi melebihi asumsi yang ditetapkan di APBN dan termasuk di Bali.

"Pemerintah juga telah memberikan stimulus kepada dunia usaha termasuk UMKM, selaras dengan undang-undang cipta kerja, diharapkan UMKM bisa menjadi pendorong pertumbuhan perekonomian secara luas. Di tahun 2022 pertumbuhan perekonomian Indonesia mencapai hampir 5 persen, Bali diatas 6 persen, dan ada satu PR kita sama-sama yaitu inflasi di Bali masih diatas inflasi Nasional," ungkap Sudharma.

Untuk itu pihaknya berharap, seluruh jajaran bersama-sama menciptakan ekosistem master pangan. "Maka kami bersama berkolaborasi mencari bibit bibit untuk membuat master-master lain, tentunya di Bali dalam rangka mendorong kapasitas UMKM dan perekonomian Bali searah dengan transformasi perekonomian Bali yang telah ditanamkan Bapak Presiden dan Gubernur Bali mengenai ekonomi Kerthi Bali," imbuh Sudharma.

Ny. Antari Jaya Negara Hadiri Beauty Fest Miracle Ultimate Denpasar


BALIKINI.NET | DENPASAR — Untuk meningkatkan, keterampilan di bidang kecantikan, Miracle Ultimate Denpasar, menggelar kegiatan Beauty Fest pada Kamis (9/2) siang. Kegiatan Beauty Fest ini juga turut menghadirkan Lorakaca, UMKM binaan Disperindag dan Dekranasda Kota Denpasar, yang memamerkan produk hasil karya mereka. 

Pada kesempatan itu, hadir langsung Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara yang didampingi Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana. 

Diadakan di Meeting Room Miracle Ultimate Denpasar, Renon, kegiatan ini diikuti sejumlah anggota TP PKK Kota Denpasar, anggota Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Denpasar, serta anggota DWP Kota Denpasar. Pada acara Beauty Fest ini, para peserta diberikan  paparan materi seputar kecantikan dan juga demo perawatan bagi kesehatan kulit wajah. 

Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, keterampilan kecantikan bagi wanita merupakan bekal yang perlu dimiliki oleh para wanita. 

"Terima kasih kepada Miracle Ultimate Denpasar yang telah menyediakan Beauty Fest ini dan juga ruang bagi Lorakaca untuk memamerkan produk hasil karyanya. Pelatihan seperti ini saya yakini akan membawa banyak sekali manfaat bagi kita untuk meningkatkan pengetahuan soal menjaga kesehatan dan kecantikan kulit," ujarnya. 

Direktur Miracle Ultimate Denpasar, Jap Budi, menjelaskan, pihaknya sengaja menggelar kegiatan Beauty Fest ini sebagai wujud perhatian bagi wanita di Kota Denpasar. Sebagai sebuah klinik kecantikan dan kesehatan kulit, Miracle Ultimate Denpasar siap memberikan edukasi soal kecantikan kulit. 

"Kulit merupakan aset tubuh yang sangat memerlukan perawatan dengan baik dan benar. Jadi, melalui acara ini kami ingin berbagi edukasi kepada para peserta yang hadir saat ini mengenai, bagaimana menjaga dan merawat kesehatan kulit wajah," papar Jap Budi. 

Selain berbicara soal kecantikan kulit, Beauty Fest ini, juga turut menghadirkan, Swandewi dari New Melati Salon yang membawakan materi penataan rambut sederhana bagi wanita.

Selain mendemokan cara menata rambut, Swandewi juga berbagi tips mengenai langkah langkah merawat kesehatan rambut. Dia menegaskan, perawatan rambut harus disesuaikan dengan kondisi rambut masing masing.

Pemkot Denpasar Tahun 2023 Kembali Akan Sasar 11 Ruas Jalan


BALIKINI.NET | DENPASAR — Pemkot Denpasar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah menuntaskan 11 titik peningkatan infrastruktur atau jalan di tahun 2022 lalu. Kini di tahun 2023, peningkatan infrastruktur jalan kembali akan dilaksanakan dengan menyasar 11 ruas jalan. Demikian diungkapkan Kabid Bina Marga DPUPR Kota Denpasar, Ida Ayu Tri Suci saat dikonfirmasi, Kamis (9/2). 

Dayu Tri Suci menjelaskan, di tahun 2022 lalu, beberapa ruas jalan sudah diperbaiki. Mulai dari Rekonstruksi / Peningkatan Jalan Bung Tomo VI di Kec. Denpasar Utara, Rekonstruksi Jalan Gunung Galunggung di Kec. Denpasar Utara, Rehabilitasi Jalan Pertulaka di Kec. Denpasar Utara, Rehabilitasi Jalan Kawasan Jalan Padang Indah dan Purnawira di Kec. Denpasar Barat, Rehabilitasi Jalan dan Pembuatan Trotoar Jalan A. Yani Selatan di Kec. Denpasar Utara dan Rehabilitasi Jalan Maruti di Kec. Denpasar Utara.

Selanjutnya,  Rehabilitasi Jalan dan Pembuatan Trotoar Jalan Sutoyo di Kec. Denpasar Barat, Rehabilitasi Jalan Sedap Malam di Kec. Denpasar Timur, Rehabilitasi Jalan Kapten Agung, Jalan Kapten Regug, Jalan Letda Made Putra dan Jalan Letda Reta di Kec. Denpasar Timur, Rehabilitasi Jalan Kepundung di Kec. Denpasar Timur dan Pembangunan Jembatan Jalan Gunung Galunggung di Kec. Denpasar Utara. 

Sedangkan di tahun 2023 juga dirancang 11 titik perbaikan sesuai dengan skala prioritas. Yakni Pembangunan Jalan Kawasan LC. Pemecutan Klod di Kec. Denpasar Barat, Rekonstruksi / Peningkatan Jalan Gunung Mas dan Jalan Gunung Patas di Kec. Denpasar Barat, Rekonstruksi Jalan Kawasan LC. Kelurahan Padangsambian di Kec. Denpasar Barat, Rekonstruksi / Peningkatan Jalan Kawasan Jalan Pidada di Kec. Denpasar Utara, Rekonstruksi / Peningkatan Jalan Srikarya di Kec Denpasar Utara. 

Selanjutnya, Rekonstruksi Jalan Himalaya II di Kec. Denpasar Utara, Rekonstruksi Jalan dan Pembuatan Trotoar Jl. Gunung Krakatau di Kec. Denpasar Barat, Rehabilitasi Jalan dan Pembuatan Trotoar Jalan Teleng, Jalan Noja I dan Jalan Noja II di Kec. Denpasar Timur, Rehabilitasi Jalan dan Pembuatan Trotoar Jalan Surabi di Kec. Denpasar Timur, Rehabilitasi Jalan Kawasan Jl. Tukad Batanghari di Kec. Denpasar Selatan dan Pemeliharaan Berkala Jalan Nangka di Kec. Denpasar Utara. 

Lebih lanjut dijelaskan Dayu Tri Suci, peningkatan infrastruktur jalan kota di tahun 2022 menelan anggaran sebesar Rp. 30 Miliar lebih. Sedangkan untuk tahun 2023, DPUPR Pagu yang dianggarkan sebesar Rp. 51 Miliar lebih. Selain peningkatan infrastruktur jalan kota, DPUPR juga  akan mengerjakan peningkatan infrastruktur jalan lingkungan dengan sasaran 33 titik jalan lingkungan. 

“Tentunya harapan kami dengan peningkatan infrastruktur jalan ini dapat memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat. Jadi setiap tahun peningkatan infrastruktur jalan terus dilaksanakan, namun demikian belum mampu mencakup secara keseluruhan dalam setahun, sehingga pengerjaanya dilakukan secara bertahap dengan menetapkan skala prioritas melihat kondisi di lapangan,” ujarnya. 

Pembongkaran Pasar Dimulai, Bupati Suwirta Serahkan Material Bongkaran Pura Melanting


BALIKINI.NET | KLUNGKUNG — Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menyerahkan secara simbolis hibah material bongkaran Pura Melanting kepada beberapa kelompok masyarakat di Jaba Pura Melanting Pasar Seni Semarapura, Jumat (10/2). 

Penyerahan material hibah tersebut juga sebagai tanda dimulainya proses pembongkaran dimulai dari blok-blok kecil terlebih dahulu kecuali blok G dilakukan saat penataan selesai dilaksanakan. 

"Mohon dukungan dan doa restu dari masyarakat. Mudah-mudahan proses pembongkaran ini berjalan dengan baik dan selesai tepat pada waktu yang ditentukan," harap Bupati Suwirta didampingi Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kabupaten Klungkung, I Wayan Ardiasa

Bupati Suwirta juga berharap kepada kelompok masyarakat yang sudah menerima material bongkaran Pura agar bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan semoga prosesnya nanti berjalan lancar. Adapun material hibah yang diberikan diantaranya material bongkaran kayu bale pesantian, material bongkaran kayu bale kulkul, material bongkaran bale piyasan, material bongkaran bale gong material bongkaran bale punia dan material bongkaran bale panggungan. 

"Mudah-mudahan prosesnya nanti berjalan lancar dan tentunya bermanfaat bagi masyarakat," imbuhnya.

Sementara, Kepala UPT Pasar Semarapura, I Komang Sugianta menyampaikan selama proses pembangunan pasar, para pedagang los dan kios akan ditempatkan di Tempat Penampungan Sementara (TPS). Pembongkaran dilaksanakan dalam Jangka waktu 30 hari kalender. "Pembongkaran Blok B dan E selama 6 hari atau s/d 12 Pebruari 2023, Blok H, I, J, M, N, O selama 4 hari atau s/d 10 Pebruari 2023," ujarnya. (*)

Bulan Bahasa Bali V, Pemkab Jembrana Gelar Lomba Tingkat SD hingga Bendesa Adat

 

BALIKINI.NET | JEMBRANA — Pelaksanaan Bulan Bahasa Bali V Tahun 2023 di kabupaten Jembrana diisi dengan berbagai kegiatan wimbakara (lomba) yang melibatkan berbagai kategori peserta mulai dari tingkat SD hingga Bendesa Adat. Bulan Bahasa Bali V Tahun 2023 yang mengambil tema Segara Kerthi (Campuhan Urip Sarwa Prani) dibuka oleh Bupati Jembrana yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Gede Sujana di Wantilan Pura Jagatnatha, Jumat (10/2).

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jembrana, Anak Agung Komang Sapta Negara menyampaikan pelaksanaan Bulan Bahasa Bali V Tahun 2023 dengan tema "Segara Kerthi, Campuhan Urip Sarwa Prani" sebagai ungkapan wujud rasa syukur bahwa segara (laut) sebagai sumber kehidupan.

"Bulan bahasa Bali sebagai dasar memuja aksara dan sastra yang digunakan untuk mensyukuri keberadaan laut sebagai sumber kehidupan," ucap Sapta Negara.

Pihaknya menjelaskan Bulan Bahasa Bali yang dilaksanakan selama sehari ini diisi dengan enam jenis lomba yang melibatkan peserta dari tingkat Sekolah Dasar hingga Bendesa Adat.

"Bulan Bahasa Bali V tahun 2023 dilaksanakan selama satu hari yaitu pada tanggal 10 Pebruari 2023 yang diisi dengan berbagai lomba seperti, lomba nyurat aksara Bali yang diikuti siswa SD, lomba nyurat lontar yang diikuti siswa SMP, lomba mesatua (bercerita) Bali yang diikuti ibu-ibu di masing-masing Paiketan Krama Istri Kecamatan, lomba pidato Bahasa Bali yang diikuti Bendesa/Kelian Adat, lomba membaca lontar tingkat remaja dan lomba debat bahasa Bali tingkat SMA/SMK se-kabupaten Jembrana," jelasnya.

Sapta Negara menambahkan, untuk juara di masing-masing lomba akan ditunjuk untuk mengikuti lomba di tingkat Provinsi. "Untuk juara pertama dari masing-masing kategori lomba akan mewakili kabupaten Jembrana ke tingkat Provinsi," ucapnya.

Sementara Bupati Jembrana dalam sambutan yang dibacakan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Gede Sujana mengatakan pelaksanaan Bulan Bahasa Bali merupakan salah satu upaya Pemkab Jembrana dalam melestarikan Budaya Bali.

"Bulan Bahasa Bali wantah salah satu program Pemerintah Kabupaten Jembrana untuk melestarikan Bahasa Bali sebagai hulu kebudayaan Bali. Itu sebagai wujud upaya pemerintah dalam melestarikan bahasa, aksara dan sastra Bali," kata Gede Sujana.

Gede Sujana menyampai melalui Bulan Bahasa Bali juga sebagai momentum untuk berbakti kepada leluhur melalui pelestarian sastra dan bahasa Bali.

"Pelaksanaan Bulan Bahasa Bali tahun ini, semoga bisa melestarikan keberadaan bahasa dan sastra Bali untuk selamanya. Mengingat sastra dan bahasa Bali seperti kita ingat kepada leluhur, karena keberadaan sastra dan bahasa Bali berasal dari leluhur Bali yang sudah dikenal di mancanegara," pungkasnya. 

Meriahkan HUT Kota Denpasar Seluruh Pimpinan OPD Ikuti Lomba Masak Berbahan Pangan Lokal


BALIKINI.NET | DENPASAR — Seluruh  pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Perumda Kota Denpasar, mengikuti Lomba Masak Berbahan Baku Lokal pada Jumat (10/2). Kegiatan lomba ini dihelat untuk memeriahkan HUT Kota Denpasar, ke 235 yang akan jatuh pada 27 Februari mendatang. 

Digelar di parkir Utara Taman Lumintang, hadir untuk meninjau rangkaian lomba ini Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara. 

Selain itu, hadir pula Wakil Wali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa yang didampingi Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede,  serta Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana dan juga Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana.

Ketua Panitia Lomba Memasak, Ida Bagus Mayun Suryawangsa mengatakan pelaksanaan lomba ini melibatkan 43 pimpinan OPD se Kota Denpasar dan pasangannya. Adapun jenis makanan yang dimasak adalah nasi goreng yang berbahan pangan lokal yang sehat dan berimbang, seperti nasi, ketela, jagung, sayuran dan lainnya.

"Kami melibatkan para pimpinan OPD dan pasangannya untuk mengikuti lomba memasak ini. Dengan menu nasi goreng, para peserta diberikan waktu 60 menit untuk memasak dan menata hidangannya," jelasnya. 

Sementara itu, Wali Kota Denpasar, Jaya Negara sembari meninjau masing masing meja peserta mengatakan, lomba memasak yang digelar hari ini merupakan implementasi dari upaya Penganekaragaman Pangan Berbasis B2SA (Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman). 

"Pemahaman masyarakat terkait dengan pangan, selama ini hanya bertumpu pada sumber karbohidrat beras. Padahal potensi sumber pangan lokal daerah di sekitar kita sangat melimpah seperti jagung, ketela pohon, talas, kentang, suweg dan sebagainya. Melalui lomba memasak berbasis bahan lokal ini, saya ingin mengajak untuk semakin meningkatkan konsumsi pangan sumber protein dan vitamin dari hewani, umbi-umbian, sayur dan buah-buahan," urainya. 

Jaya Negara juga mengapresiasi keikutsertaan para pimpinan OPD bersama pasangannya dalam kegiatan lomba memasak ini. Dia melihat, kegiatan semacam ini bisa diupayakan sebagai langkah dalam mengeratkan kebersamaan antara jajaran OPD di Kota Denpasar. 

"Pelaksanaan lomba memasak ini melibatkan para pimpinan OPD dan pasangannya. Pola yang ingin kita terapkan di sini adalah bagaimana para pimpinan ini mengelola organisasi dan dukungan dari pihak suami atau istri dan keluarga dalam berkarir dan bertugas," papar Jaya Negara. 

Ada yang unik di tengah pelaksanaan perlombaan ini. Wawali Arya Wibawa turut beraksi dengan memasak nasi goreng di  terpisah dengan para peserta. Aksinya disambut tepuk riuh para penonton yang menyaksikan Arya Wibawa demo memasak menggunakan sutil dan juga wajan untuk memasak. 

"Ini sebagai bentuk dukungan saya kepada para peserta yang berlomba hari ini. Semangat untuk para peserta, jadikan ini sebagai ajang untuk meningkatkan kebersamaan antara OPD," katanya. 

Lomba ini melibatkan tiga dewan juri dari ICA BPD Bali dan Politeknik Kesehatan Denpasar, pelaksanaan lomba ini melahirkan enam pemenang. Juara I diperoleh   Kepala Badan Pendapatan Daerah,  Juara II diraih Kadisperindag  dan Juara III diraih Kadis Perkim.

Sedangkan Juara Harapan I diraih oleh Dirut RSUD Wangaya, Juara Harapan II Kadisdikpora dan Juara Harapan III diraih Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.

Kamis, 09 Februari 2023

Antisipasi Demam Berdarah, Puskesmas II Dentim lakukan Fogging di Kawasan Pedagang Gentong


BALIKINI.NET | DENPASAR — Guna memutus penyebaran kasus demam berdarah, Puskesmas II  Denpasar Timur, bersama Jumantik, Kadus, serta Petugas Fogging dari Dinas Kesehatan melakukan giat fogging di kawasan pedagang gentong di Desa Budaya  Kesiman Kertalangu   pada Kamis (9/2)

Giat fogging ini digelar karena terjadi tren peningkatan kasus demam berdarah jika dibandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya. Selain giat fogging, juga dilakukan memberikan edukasi serta pembinaan PSN kepada para pedagang gentong untuk selalu memperhatikan tempat-tempat yang berpotensi menjadi tempat perkembangan nyamuk terlebih pada musim penghujan seperti saat ini, yang berpotensi menyebarkan kasus Demam Berdarah.

Kepala Puskesmas II Denpasar Timur, dr. I Made Buda Wisnawa saat dikonfirmasi mengatakan, sebagai petugas kesehatan pihaknya mengajak  masyarakat agar secara aktif melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk di lingkunganya sekitarnya, khususnya juga kepada pengusaha gerabah dan gentong agar memperhatikan barang dagangannya agar tidak menjadi sarang nyamuk dengan rutin penebaran bubuk abate atau penebaran ikan kepala timah untuk tempat yang sekiranya menampung air hujan.

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved