-->

Selasa, 07 Maret 2023

Kabar Gembira, Air Telaga Waja Akan Segera Aliri Kecamatan Abang dan Kubu


AMLAPURA, Bali Kini
-Guna memastikan proyek infrastruktur utamanya menyediaan air baku yang sangat dibutuhkan masyrakat berjalan sesuai dengan rencana. Bupati Gede Dana bersama Dinas PUPR Kabupaten Karangasem, Kepala UPT PAM Provinsi Bali dan Direktur PDAM Karangasem, Selasa (7/3/2023) turun bersama melakukan Monitoring dan Evakuasi (Monev) ke Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Telaga Waja RD. Dukuh, Kecamatan Kubu dan RD Datah Kecamatan Abang. 

Dalam pemantauan tersebut, Bupati Gede Dana naik ke atas Reservoar guna melihat langsung kondisi air Telaga Waja serta memastikan kadar mutu air baku yang terkenal dengan kejernihanya tersebut. Bersama tim teknis, Bupati Gede Dana menghitung debit aliran air yang dengan cepat memenuhi Reservoar, sebelum kemudian turun dan membuka keran untuk mencoba segarnya air Telaga Waja yang sejak belasan tahun diimpikan oleh warga di Kecamatan Abang dan Kubu, yang selama ini mengalami kesulitan air bersih. 

“Airnya bagus, jernih. Tadi saya coba meminum langsung dan cuci muka,” ucap Gede Dana. Berkaitan dengan penyediaan air baku, usai melakukan pemantauan kondisi sarana dan prasarana SPAM tersebut, Bupati Gede Dana memerintahkan Kepala Dinas PUPR dan Direktur PDAM untuk berkoordinasi intensif dengan Balai PPW Provinsi Bali terkait program OPOR oleh BPPW Bali di Tahun Anggaran 2023. 

“Selaku Pemerintah Daerah, kami ingin agar masyarakat Kecamatan Kubu dan Abang secepatnya dapat menikmati layanan air bersih dari SPAM Telaga Waja ini,” seru Bupati asal Desa Datah, Kecamatan Abang, ini. 

Sebelumnya lanjut dia, lima Kecamatan di Karangasem sudah dapat menikmati air bersih melalui SPAM Telaga Waja. Bahkan tiga Desa di Kecamatan Kubu seperti Desa Tianyar Barat, Tianyar Tengah dan Desa Tianyar Timur juga sudah bisa dilalui jaringan transmisi serta distribusi jaringan pipa Telaga Waja dari tahun lalu. 

“Kini, saya ingin segera memenuhi janji mengalirkan Air Telaga Waja hingga ke Kecamatan Abang dan secara bertahap ke wilayah tandus lainnya,” lugasnya, menegaskan dengan mengalirnya air baku Telaga Waja ini sekaligus menjawab kegundahan dan rasa pesimisme warga yang hampir belasan tahun memimpikan air telaga waja bisa mengalir sampai ke desa-desa di wilayah tandus di Kecamatan paling utara Karangasem tersebut.

Sementara itu, Direktur Perumda Tirta Tohlangkir I Komang Haryadi Parwatha mengatakan, saat ini juga sudah dilaksanakan uji coba secara mengkhusus terhadap 21 SR di RD Dukuh. Selanjutnya secara bertahap akan terus dikoordinasikan dengan pihak terkait agar air Telaga Waja bisa mengaliri di seluruh desa di Kecamatan Kubu dan Kecamatan Abang.

Ini merupakan capaian pembangunan dua tahun kepemimpinan Dana-Dipa, dimana pembangunan infrastruktur dalam rangka peningkatan pemanfaatan air baku Telaga Waja  mulai dapat dirasakan oleh semakin banyak masyarakat Karangasem. Sementara ikut pula dalam kegiatan Monev tersebut, Camat Kubu, Camat Abang, Perbekel Desa Dukuh, Perbekel Desa Datah dan Bendesa Adat beserta tokoh masyarakat setempat.(Des)

Bupati Tamba Resmikan Gedung KPU Jembrana


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Bupati Jembrana, I Nengah Tamba meresmikan penggunaan Gedung Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jembrana, Selasa (7/3). Peresmian gedung yang terletak di Jalan Udayana Negara tersebut dengan seremonial  penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita. Melalui gedung baru itu, sekaligus salah satu  upaya meningkatkan standarisasi infrastruktur di Kabupaten Jembrana

Hadir langsung, Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia, Hasyim Asy'ari beserta jajarannya dan Forkominda Kabupaten Jembrana. 

Bupati Tamba usai peresmian mengatakan , keberadaan gedung KPU Jembrana ini diibaratkan sebuah rumah tempat  proses kelahirannya menjadi pemimpin di Bumi Mekepung. 

“Ini merupakan "kawitan" saya, dimana saya dilahirkan menjadi seorang Bupati Jembrana,” jelasnya. 

Lebih lanjut pihaknya berharap dengan keberadaan gedung KPU baru ini dapat memberikan kinerja yang lebih, mengingat dalam waktu dekat ini menyambut pemilu 2024. 

“Semoga kontestasi pemilu di Jembrana dapat berjalan dengan baik dan melahirkan pemimpin yang terbaik untuk Jembrana yang kita cintai ini, ” harap Bupati Tamba. 

Sementara itu, Ketua KPU RI, Hasyim Ashari mengatakan, sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jembrana  yang telah memulihkan kantor KPU Jembrana.

“Semoga semangat ketua, anggota dan semua jajaran KPU di Jembrana dapat meningkat dalam kerja-kerja demokrasi dengan adanya bangunan baru ini,”kata Hasyim. 

Ia mengaku, gedung baru tersebut tentu akan menambah semangat kerja bagi jajaran KPU dalam menyukseskan Pemilu 2024.

“Semoga kita semua diberikan kenikmatan dan kesabaran dalam menjalankan tugas-tugas kepemiluan,” ungkapnya. (Humasj)


Pemkab Jembrana Bantu 65 Sulinggih Salaran dan Insentif


BALIKINI.NET | JEMBRANA Sebanyak 65 Sulinggih yang ada di Kabupaten Jembrana menerima salaran ( bingkisan ) dan insentif yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Jembrana, I Nengah Tamba didampingi ibu Candrawati Tamba di Wantilan Pura Jagatnatha, Selasa (7/3).
Bantuan itu wujud perhatian pemerintah daerah bagi pemuka agama .

Para Sulinggih menerima masing-masing Rp 650.000,- per bulan yang direalisasikan per semester atau dua kali dalam setahun. Pemberian insentif tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Jembrana Tahun 2023.

Bupati Tamba mengungkapkan pemberian insentif bagi para Sulinggih merupakan salah satu wujud perhatian pemerintah kepada para pemuka agama yang mana sebagai umat beragama kita percaya bahwa semua kelancaran kegiatan tidak lepas dari doa dan restu para pemuka agama.

"Saya merasa sesuatu yang berhasil itu tidak lepas dari doa, dalam hal ini yang mendoakan kita adalah beliau yang disucikan. Oleh karena itu dalam kesempatan yang baik ini, kita hadir untuk bertemu seluruh Sulinggih yang ada di kabupaten Jembrana. Maknanya untuk memohon doa restu dan kita juga memperhatikan beliau ini sebagai yang selalu memberikan doa untuk keberhasilan kabupaten Jembrana," ucap Bupati Tamba.

Bupati Tamba mengakui bahwa tugas para Sulinggih tidak lah sedikit dan tanggungjawab yang beliau miliki sangat besar, oleh karena itu juga pihaknya akan meningkatkan insentif Sulinggih sekitar 40 persen di tahun 2024.

"Jika sebelumnya insentif hanya Rp 650.000,- saya berencana akan meningkatkannya lagi sedikit, saya bulatkan menjadi Rp 1.000.000,-" ujarnya.

Selain pemberian insentif, Pemerintah Kabupaten Jembrana juga sangat memperhatikan kesehatan para Sulinggih dengan memberikan jaminan kesehatan dan kemudahan pelayanan kesehatan kepada para Sulinggih.

"Pelayanan kepada Ida Sulinggih sudah kita maksimalkan, dibidang kesehatan apabila Sulinggih sakit tidak perlu datang ke rumah sakit, cukup telepon rumah sakit dan nanti perawat yang datang. Begitu juga dengan mengambil obat tidak perlu antre, nanti akan diantarkan ke Griya," kata Bupati Tamba.

Selain itu juga, Bupati asal desa Kaliakah ini mengatakan apabila Sulinggih harus menjalani rawat inap di rumah sakit akan diberikan fasilitas terbaik yang ada di rumah sakit.

"Kalau pun itu harus opname, jaminan kelas apapun tentu akan difasilitasi kamar VIP. Ini wujud penghargaan kami kepada Ida Sulinggih," tegasnya. (Ngr/humasj)

Walikota Jaya Negara Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi


BALIKINI.NET | DENPASAR  Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1945 Tahun 2023. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni. Hal tersebut disampaikan Walikota Jaya Negara saat Rapat Kordinasi Pelaksanaan Pengamanan dan Persiapan Menyambut Hari Suci Nyepi Caka 1945 di Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Selasa (7/3). 

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana, Forkopimda Kota Denpasar, Ketua MDA Kota Denpasar, AA Ketut Sudiana, Ketua Sabha Upadesa, I Wayan Meganada, PHDI Kota Denpasar, Bendesa Adat se-Kota Denpasar, Perwakilan Perbekel/Lurah se-Kota Denpasar, Parum Pekaseh, Pasikian Pecalang, Pasikian Yowana serta undangan lainya. Dalam kesempatan tersebut turut diserahkan secara simbolis  Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada Desa Adat. 

Dalam arahannya, Walikota Jaya Negara mengajak semua pihak baik itu Desa Adat, Desa/Kelurahan hingga aparat TNI/Polri bersama-sama menjaga kondusifitas dan kelancaran rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1945 yang jatuh pada 22 Maret 2023. Dimana, rangkaian Hari Suci Nyepi meliputi Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Pengarakan Ogoh-ogoh, Nyepi dan Ngembak Geni. 

“Pada intinya kami berharap semua pihak ikut menjaga kesucian rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1945 berjalan dengan lancar, kondusif dan aman,” ujar Jaya Negara.

Lebih lanjut dijelaskan, secara teknis rangkaian Hari Suci Nyepi diserahkan pelaksanaanya kepada Desa Adat. Hal ini mengingat Desa Adat dengan pararem, awig dan desa mawacara telah memiliki tatanan tersendiri dalam pelaksanaanya. Sehingga Pemerintah Kota Denpasar hanya bertindak sebagai fasilitator dan memberikan wadah kordinasi guna mendukung kelancaran serta menjaga kondusifitas. 

“Kami meyakini secara teknis bahwa Desa Adat sudah lebih intens mengetahui rangkaian Hari Suci Nyepi, namun untuk memastikan kelancaran dan kondusifitas di lapangan nanti, melalui rapat ini nantinya menjadi wahana untuk menyamakan persepsi, utamanya berkaitan dengan mobilitas dan keamanan,” ujar Jaya Negara

Hal senada disampaikan Bendesa Madya MDA Kota Denpasar, AA Ketut Sudiana, mengatakan, rapat kordinasi ini merupakan wujud penyamaan persepsi, serta mengatur pelaksanaan rangkaian Hari Suci Nyepi di Kota Denpasar. Yang diatur pun tidak teknis, melainkan pergerakan masyarakat, semisal jadwal melasti, pengarakan ogoh-ogoh dan pengamanan. 

“Sejalan dengan Bapak Walikota, saya kira di Desa Adat sudah jelas sesuai dengan pararem dan kebiasaan yang sudah berlangsung, dengan ini kami hanya mengatur teknis baik itu mobilitas, jadwal serta pola pengamanan, semoga rangkaian Hari Suci Nyepi tahun ini berjalan dengan lancar dan kondusif,” ujarnya. (Ags/HumasDps).

Berikan Palayanan Kesehatan, Desa Dangin Puri Klod Laksanakan Posyandu


BALIKINI.NET | DENPASAR — Desa Dangin Puri Klod secara rutin melaksanakan kegiatan Posyandu Balita dan Lansia di setiap banjar secara bergiliran. Hal ini untuk memantau tumbuh kembang anak, sehingga anak terhindar dari risiko kekurangan gizi atau gizi buruk. 

Perbekel Desa Dangin Puri Klod I Made Sada mengatakan kegiatan ini secara rutin dilaksanakan di setiap banjar. Kali ini Kegiatan Posyandu berlangsung di Banjar Yang Batu Kauh. “Selain pelayanan untuk balita dalam kegiatan ini juga diberikan pelayanan kesehatan kepada lansia,” ucap Sada saat dihubungi Selasa (7/3)

Lebih lanjut ia mengatakan, kegiatan ini sangat penting dilaksanakan karena kegiatan ini dapat mendeteksi sejak dini bila terdapat kelainan pada anak, ibu hamil, dan ibu menyusui, sehingga penanganan dapat segera dilakukan.

Dalam posyandu juga ada pemberian makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil. Selain itu setiap kegiatan posyandu juga ada sosialisasi tentang kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Denpasar .

Untuk itu Sada mengharapkan kepada masyarakat Desa Dangin Puri Klod yang memiliki balita dan ibu hamil agar memanfaatkan kegiatan posyandu di masing-masing banjar sesuai jadwal yang telah ditentukan. Agar ketika ada permasalahan kesehatan bisa ditindak lanjuti atau di tangani sejak dini  (ayu/Humas)

Bupati Tabanan Melaksanakan Persembahyangan Bersama di Pura Batur Puri Singasana


BALIKINI.NET | TABANAN — Bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M melaksanakan persembahyangan bersama yang dilaksanakan di Pura Batur Puri Singasana Jero Subamia yang bertempat di Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, Senin Malam (6/3).

Turut mengikuti persembahyangan, anggota DPRD Provinsi Bali, Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda beserta para Asisten Setda, juga diikuti oleh para Kepala OPD Terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Para Camat, Perbekel Dauh Peken, Bendesa Adat Kota Tabanan, Penglingsir Jero Subamia serta Jero Mangku Lanang Istri. 

Kehadiran Bupati Tabanan beserta dengan jajaran pemerintah melaksanakan persembahyangan di Pura Batur Singasana Jero Subamia ini, merupakan yang pertama terjadi sehingga serasa istimewa. Bupati Sanjaya menyampaikan bahwa kehadirannya beserta jajaran merupakan hal yang telah ditentukan oleh alam dan sudah diberkati oleh Ida Sang Hyang Widhi Wasa. 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sanjaya mengungkapkan tentang pelestarian adat, seni, budaya serta mahakarya arsitektur yang masih lestari di Pura Batur Puri Singasana Jero Subamia. Sebabnya, ornament-ornament yang dipertahankan di Puri masih mengesankan tempo lampau yang bernilai budaya tinggi. 

“Tugas kita di pemerintah, adalah melestarikan heritage, pelestarian wajib dijunjung sebagai wujud puji syukur dan rasa terima kasih. Apalagi dalam menjaga khayangan jagat, Pemerintah Wajib hukumnya untuk melestarikan” Ujarnya. Hal tersebut, jelas Sanjaya, tersirat dalam bagian point Pelestarian Adat, Seni dan Budaya pada Visi dan Mnisi Tabanan, Nangun Sat Kerthi Loka Bali, melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana, Menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

Dalam sambutannya malam itu, Sanjaya berkomitmen untuk terus ikut berpartisipasi dan berperan dalam setiap pelestarian Puri-puri di Tabanan, pihaknya akan terus mendukung dan berharap agar terus terjaganya heritage yang mencirikan masa lalu khas Tabanan. “Pelestarian ini tujuannya, mengembalikan lagi kejayaan masa lalu, bahwa Tabanan memiliki nilai arsitektur yang luar biasa” imbuhnya.

Pihaknya juga mengusulkan agar ornament piring keramik terus dilestarikan, sebab ornament tersebut mampu merepresentasikan Tabanan sebagai lumbung pangannya Bali. “Piring keramik itu adalah lambang kemakmuran, seperti Tabanan yang Makmur” ujar Sanjaya lebih lanjut. 

Dukungan dan kehadiran jajaran pemerintah malam itu tentunya disambut hangat oleh Para warga pasemotanan Jero Subamia. Seperti yang diungkapkan oleh penglingsir Jero Subamia I Gusti Gede Putra Wirasana. 

“Kami keluarga besar Jero Subamia mengucapkan terima kasih yang setinggi tingginya kepada Bupati Tabanan dan jajarannya. Ini membuktikan bahwa peran dari murdaning jagat Tabanan adalah untuk memohon tuntunan dari Sang Hyang Prama Kawi lewat parahyangan di Pura Batur Puri Singasana. Persembahyangan inipun adalah inisiatif dari Bapak Bupati. Semoga apa yang menjadi harapan dan cita-cita Bapak Bupati dan jajarannya serta harapan dari masyarakat khususnya di kabupaten Tabanan terlaksana dengan baik, tidak hanya berperan melalui sekala tapi juga melalui niskala” Paparnya.

Perlunya Keterlibatan Semua OPD dalam Pengarusutamaan Gender


BALIKINI.NET | DENPASAR — Mewujudkan pengarusutamaan gender (PUG) di Kota Denpasar diperlukan keterlibatan semua organisasi perangkat daerah (OPD). Sehingga setiap program di masing-masing OPD terdapat kegiatan tentang PUG. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Denpasar I Gusti Agung Sri Wetrawati.

Lebih lanjut Wetrawati menambahkan pembangunan berorientasi pada peningkatan sumber daya manusia sebagai operator pembangunan. Karenanya, capaian pembangunan di Kota Denpasar diselaraskan dengan kebijakan pemerintah dengan melekatkan Indeks Pembangunan Gender (IPG) dan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG).

“Yang namanya pembangunan itu membuat seseorang berdaya, sehingga mampu menjadi subjek dan tidak menjadi objek,” ujar Wetrawati pada workshop PUG Kota Denpasar, Selasa (7/3) di Ruang pertemuan BKPSDM Kota Denpasar

Target IPG Kota Denpasar tahun 2021 sebesar 96,88 persen. Capaian IP Kota Denpasar merupakan tertinggi di Provinsi Bali. Sedangkan IDG Kota Denpasar ditargetkan 67,02 persen pada tahun 2021.

Untuk mencapai target tersebut Wetrawati terdapat tujuh indikator yang harus dipenuhi. Tujuh indikator tersebut meliputi komitmen pemerintah melalui peraturan untuk mewujudkan PUG. Disamping juga ada kebijakan, kelembagaan, SDM dan anggaran serta data, system informasi. Disamping juga adanya metode dan peran serta masyarakat dalam mewujudkan PUG tersebut.

Dengan adanya target PUG di Kota Denpasar dalam pembangunan diharapkan dalam perencanaan pembangunan di masing-masing OPD teleh memasukan program yang mendukung PUG.

Lebih lanjut Wetrawati yang didampingi menyampaikan PUG merupakan strategi untuk kesetaraan gender. Sehingga melalui rapat pokja ini semua OPD dapat melaksanakan PUG melalui program inovasi. Sehingga program inovasi yang dilaksanakan merupakan terobosan dalam menyelesaikan kesenjangan gender dan anak. “Kami harapkan setelah melaksanakan pertemuan ini semua OPD memasukan program PUG dalam setiap kegiatan,” jelasnya.

Nara sumber workshop AA Rai Kartini menyampaikan sebelum membuat program PUG perlu setiap perangkat daerah menyusun analisis gender dan ARG. Dengan demikian sasaran pembangunan untuk PUG akan tercapai sesuai dengan perencanaan. Pengarusutamaan Gender (PUG) adalah strategi yang dilakukan secara rasional dan sistematis untuk mencapai kesetaraan dan keadilan gender dalam aspek kehidupan manusia melalui kebijakan dan program yang memperhatikan pengalaman, aspirasi, kebutuhan, dan permasalahan perempuan dan laki-laki untuk memberdayakan perempuan dan laki-laki mulai dari tahap perencanaan, penyusunan, pelaksanaan, pemantauan, evaluasi dari seluruh kebijakan, program, kegiatan di berbagai bidang kehidupan pembangunan nasional dan daerah. Untuk itu perencanaan benar-benar harus dilakukan secara baik dan benar.(I Gusti Ketut Sudiatmika-Analis Kebijakan Ahli Muda)

Senin, 06 Maret 2023

Terjadi 260 Kasus Gigitan HPR Di Karangasem, Pemerintah Turun Tangan Vaksin 13.684 Ekor Anjing Cegah Rabies


Karangasem, Bali Kini - Sebanyak 50 Petugas Vaksin yang diantaranya dokter hewan turun ke 17 Desa Prioritas di 8 Kecamatan yang ada di Kabupaten Karangasem. Mereka ditugaskan melaksanakan vaksinasi serentak atau secara door to door untuk 13.684 ekor anjing sesuai dengan skala prioritas zona kasus gigitan dan beberapa lokasi terdampak.

Vaksinasi serentak merupakan upaya Pemkab Karangasem untuk mencegah dan menekan terjadinya kasus positif rabies yang terjadi di Kabupaten Karangasem. Hal ini ditekankan kembali oleh Bupati Gede Dana, sebelum membuka pelaksanaan vaksinasi serentak yang dipusatkan di GOR Mini Serbaguna Seraya Barat, Banjar Dinas Bungkulan,Kecamatan Karangasem, Senin (06/03/2023) pagi. 

Bupati Dana meminta keseriusan dan komitmen dari semua pihak dalam menangani kasus rabies ini. Kepedulian dan peran serta masyarakat dapat dituangkan dalam awig – awig atau pararem setiap Desa Adat atau dengan membuat Peraturan Desa oleh Perbekel tentang pemeliharaan hewan penular rabies terutama anjing. Pembuatan pararem atau peraturan desa dapat mengacu pada Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 15 Tahun 2009 tentang Penanggulangan Rabies dan Peraturan Daerah Kabupaten Karangasem Nomor 4 Tahun 2013 tentang Ketertiban Umum, serta Surat Edaran Bupati Karangasem Nomor : 524.3/ 842 / Distan / Setda tanggal 20 Pebruari 2023 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Rabies.

“Adanya pararem, awig atau peraturan sejenisnya, tentunya sangat membantu di dalam pengendalian penyakit rabies ini. Kepada para Camat, Perbekel atau Lurah dan Bendesa Adat supaya segera melakukan langkah-langkah nyata untuk pengendalian penyaklit rabies ini,” tegas Bupati Gede Dana.

Bupati juga mengatakan, dengan bersinergi antara masyarakat dengan pemerintah daerah serta kerja keras yang sungguh- sungguh, maka Kabupaten Karangasem dan Provinsi Bali dapat bebas dari penyakit rabies. Berkontribusi dalam usaha usaha untuk mengurangi kasus Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR), mengendalikan populasi anjing, dapat mengurangi bahkan meniadakan lagi anjing-anjing liar atau yang diliarkan yang akan mengancam keselamatan masyarakat. 

“Kepada masyarakat Kabupaten Karangasem yang suka memelihara anjing, harus dipelihara dengan baik, jangan dilepas apalagi diliarkan, lakukan vaksinasi pada anjing, kalau perlu dilakukan kastrasi lakukan lah dalam rangka menekan berkembangnya populasi anjing di Kabupaten Karangasem. Kepada A-Team Vaksinasi Rabies Kabupaten Karangasem Tahun 2023 agar bersungguhsungguh dalam melaksanakan tugas, serius dalam memberikan pelayanan vaksinasi kepada masyarakat sehingga target vaksinasi bisa tercapai maksimal,”tutup Gede Dana.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah, menyampaikan, Kegiatan Vasinasi serentak tahun 2023 ini merupakan kerjasama antar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali dengan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Karangasem. Dalam kegiatan ini Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Karangasem menurunkan sebanyak 11 A-Team yang sudah perpengalaman untuk melaksanakan Vasinasi Rabies dari tahun 2008, yang nantinya tersebar di 8 Kecamatan. 

Dia mengatakan, dari awal bulan Januari 2023 sampai dengan awal bulan Maret ini di Kabupaten Karangasem terjadi kasus gigitan sebanyak 260 gigitan HPR dimana dari total kasus gigitan tersebut ada sebanyak 25 kasus positif. Dalam upaya mengoptimalkan kegiatan pelaksanaan vaksinasi rabies serentak tahun 2023, setiap wilayah Banjar/lingkungan lokasi vaksinasi harus dituntaskan hingga mencapai cakupan vaksinasi minimal 80 persen dari populasi dan dilanjutkan dengan vaksinasi penyisiran hingga mencapai cakupan 100 persen. 

Siki Ngurah menyebutkan, Desa Prioritas yaitu desa-desa yang mana mengalami kasus rabies sangat aktif, berulang dan desa beresiko tinggi terjadinya kasus rabies baru yang disasar diantaranya, Desa Besakih di Kecamatan Rendang dengan jumlah anjing yang divaksin 1692 ekor. Desa Kertha Buana Kecamatan Sidemen sebanyal 263 ekor anjing, Desa Wisma Kerta Kecamatan Sidemen sebanyak 234 ekor anjing.  Desa Sengkidu Kecamatan  Manggis sebanyak 625 ekor anjing, Desa Tenganan Kecamatan Manggis sebanyak 875 ekor anjing, Desa Bugbug Kecamatan Karangasem sebanyak 950 ekor anjing. Desa Pertima Kecamatan Karangasem sebanyak 409 ekor anjing. Desa Seraya Barat Kecamatan Karangasem sebanyak  1202 ekor anjing. Desa Tegalinggah Kecamatan Karangasem sebanyak 195 Ekor , Desa Tumbu Kecamatn Karangasem sebanyak 550 ekor anjing. Desa  Culik Kecamatan Abang  475 ekor anjing, Desa Jungutan Kecamatan Bebandem 2250 ekor anjing, Desa Amerta Buana Kecamatan Selat  723 ekor anjing, Desa Baturinggit Kecamatan Kubu 350 ekor anjing, Desa Kubu  Kecamatan Kubu 466 anjing, Desa Tianyar Tengah Kecamatan Kubu 1541 ekor anjing dan Desa Tulamben Kecamatan Kubu sebanyak 884 ekor anjing.

“Vaksin ini kami dapat sekitar 15.000, namun tidak semua kami keluarkan, biar ada stok,” ujarnya, sekaligus menyampaikan agar masyarakat secara sadar membawa anjing, kucing ataupun kera peliharaannya untuk mendapatkan vaksinasi untuk mencegah meluasnya penyakit rabies. Sebab, Vaksinasi juga dilaksanakan secara stasioner di UPTD. Puskeswan Kabupaten Karangasem dan di masing-masing Puskeswan yang ada di seluruh kecamatan di Kabupaten Karangasem secara gratis.(Ami)

Waspada Penularan Rabies, Distan Kota Denpasar Lakukan Vaksinasi Door to Door

 

BALIKINI.NET | DENPASAR — Untuk menanggulangi serta mencegah kenaikan kasus hewan anjing yang terkena rabies di Kota Denpasar, Dinas Pertanian Kota Denpasar melakukan vaksinasi door to door ke sejumlah rumah warga. Gelaran vaksinasi saat ini dilakukan di wilayah Kelurahan Kesiman, pada Senin, (6/3) . 

Data dari Dinas Pertanian Kota Denpasar menunjukan, Vaksinasi rabies saat ini digelar karena terdapat kenaikan kasus anjing yang terkena rabies di berbagai daerah.   Pelaksanaan vaksinasi saat ini difokuskan di daerah prioritas satu, yakni Kelurahan Kesiman dan Desa Pemogan

Subkoordinator Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Denpasar, drh Ida Ayu Made Sri Martini menjelaskan, vaksinasi door to door kali ini difokuskan di dua lokasi yakni di Kelurahan Kesiman dan Desa Pemogan, sebagai wilayah prioritas satu. Hari ini juga telah disuntikan sebanyak 313 dosis vaksin di Lingkungan Abian Tubuh, Kelurahan Kesiman. 

Dia menambahkan, vaksinasi ini digelar dari tanggal 6-17 Maret 2023, serta digelar untuk mencapai kekebalan kelompok agar rabies tidak menyebar luas. Bagi pemilik hewan seperti anjing dan kucing, yang tidak sempat bertemu team vaksinasi dari Distan, dapat langsung membawa hewan peliharaanya ke Dinas Pertanian Kota Denpasar atau Puskeswan Denpasar untuk mendapatkan pelayanan vaksinasi rabies.

Walikota Jaya Negara Hadiri Karya Ngeratep, Melaspas lan Pasupati di Pura Dalem Segening


BALIKINI.NET | DENPASAR — Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Karya Ngeratep, Melaspas lan Pasupati Sesuhunan di Pura Dalem Segening, Munang Maning, Denpasar bertepatan dengan Purnama Kasanga, Senin (6/3). Upacara yadnya ini dilaksanakan lantaran telah rampungnya prosesi Nangiang dan Ngodakin Ida Sesuhunan. Dalam kesempatan tersebut, Walikota Jaya Negara turut Nyumpangin Sekar Ida Sesuhunan di Dalem Segening. 

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali, AA Ngurah Adhi Ardhana, Anggota DPRD Kota Denpasar, AA Putu Gede Wibawa, Camat Denpasar Barat, IB Purwanasara, Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, IB Alit Antara serta pengempon pura. 

Mangala Prawartaka Karya,  Bagus Ketut Alit mengatakan, Karya Ngeratep, Melaspas lan Pasupati ini merupakan rangkaian Nangiang serta Ngodakin Ida Sesuhunan yang berada di Pura Dalem Segening. Adapun sesuhunan yang berada di Pura Dalem Segening Munang Maning yakni Ratu Ayu, Ratu Rarung, Ratu Gede, Ratu Mas dan Sang Hyang Dedari.

“Setelah rampung dikerjakan, dilaksanakan Upacara Ngeratep, Melaspas dan Pasupati,” ujarnya 

Lebih lanjut dijelaskan, setelah upacara ngeratep, melaspas lan pasupati, rangkaian upacara dilanjutkan dengan Upacara Mesuci.

“Tentunya kami selaku Prawartaka mengucapkan terimakasih atas dukungan semua pihak, sehingga rangkaian upacara ini dapat terlaksana, semoga Ida Bhatara Sesuhunan senantiasa memberikan kerahyuan kepada kita semua,” ujarnya 

Sementara itu, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, bahwa pelaksanaan Karya Ngeratep, Melaspas lan Pasupati Sesuhunan di Pura Dalem Segening, Munang Maning, Denpasar ini merupakan momentum bagi seluruh masyarakat untuk selalu eling dan meningkatkan srada bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa. Karenanya sudah sepatutnya seluruh elemen masyarakat, utamanya krama untuk menjadikan ini sebagai sebuah momentum dalam menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai impelementasi dari Tri Hita Karana

"Dengan pelaksanaan upacara ini mari kita tingkatkan rasa sradha bhakti kita sebagai upaya menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai impelementasi Tri Hita Karana," ujar Jaya Negara.

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved