-->

Senin, 05 Juni 2023

Dukung Hemat Energi, Perempuan Jembrana Dikenalkan Kompor Induksi


BALIKINI.NET | JEMBRANA —  Ketahanan energi merupakan isu besar yang saat ini menjadi perhatian global. Ketahanan ini mencakup ketersediaan energi, akses atas energi dan keberlanjutan energi itu sendiri. Sebagai kelompok dengan jumlah hampir 50 persen dari total penduduk yang ada, perempuan memiliki potensi kontribusi yang sama dengan laki-laki baik dalam hal penyediaan, akses dan konservasi energi. 

Menindaklanjuti hal tersebut, Kementerian PPPA, Kementerian ESDM melalui PEM AKAMIGAS dan PPSDM KEBTKE serta Pemerintah Kabupaten Jembrana mengadakan Pelatihan Penghematan Energi dan Pengenalan Teknis Penggunaan Kompor Listrik  di Hotel Jimbawarna, Senin (5/6).  Pelatihan tersebut diikuti sebanyak 75 peserta dengan kategori kelompok rentan baik perempuan yang menjadi kepala keluarga, perempuan penyintas bencana dan perempuan penyintas kekerasan serta perempuan penyintas TPPO.

Tujuan pelatihan tersebut untuk membekali para perempuan kelompok target tentang tata cara dan upaya penghematan energi dan keselamatan penggunaan kompor listrik . Tujuannya agar dapat meningkatkan peran perempuan dalam penghematan energi dan mendukung program konservasi energi nasional.

“Sebagai kelompok yang menjalankan peran gendernya sebagai pengurus keluarga, kontribusi perempuan menjadi penting dalam konservasi energi mengingat perempuanlah yang selama ini menjadi tulang punggung terdepan dalam mengatur penggunaan energi sektor rumah tangga” jelas Indra Gunawan, Staf Ahli Menteri Bidang Pembangunan Keluarga Kementerian PPPA dalam pembukaannya. 

Lebih lanjut, Indra mengatakan bahwa hal ini yang kemudian menjadikan perempuan sebagai agen konservasi energi nasional.

“Perempuan juga memiliki potensi membentuk pola konsumsi energi masa depan jika dilihat perannya sebagai pendidik utama dalam keluarga masing-masing” tambahnya.

Sementara, Mewakili Bupati Jembrana, dalam sambutannya I Gusti Ngurah Sumber Wijaya, Asisten Ekonomi dan Pembangunan  Jembrana mengatakan kegiatan penting dan  bermanfaat bagi para perempuan di Jembrana. 

“Jembrana saat ini sedang terus mengembangkan kebijakan yang fokus pada keterlibatan masyarakat dalam pembangunan dan perempuan menjadi salah satu fokus target pembangunan itu sendiri, kami selalu mendorong keterlibatan dan kontribusi perempuan termasuk dalam pembangunan ketahanan energi di Kabupaten Jembrana, ” tuturnya. 

Selain itu, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada KemenPPPA RI yang sudah memberikan kesempatan kepada perempuan Jembrana untuk mengikuti kegiatan pelatihan. 

“Kami berterima kasih kepada Kementerian PPPA, Kementerian ESDM (PEM AKAMIGAS dan PPSDM KEBTKE) yang telah menjadikan Kabupaten Jembrana sebagai tempat dan lokus penyelenggaraan kegiatan. Ini tentunya akan memberikan manfaat besar kepada para perempuan Jembrana dan pembangunan di Kabupaten Jembrana secana umum,” tandasnya (*)

Pembudidaya Lele Diharapkan Manfaatkan Bahan Baku Lokal Atasi Keterbatasan Pakan


BALIKINI.NET | BADUNG — Pembudidaya lele di Bali diharapkan mulai memanfaatkan bahan baku lokal dalam mengatasi ketersediaan pakan. Apalagi ketersediaan bahan baku lokal untuk pakan lele sangat melimpah dan mudah didapatkan. Pemanfaatan bahan baku lokal menjadi penting karena harga pakan ikan yang terus naik.

“Peningkatan harga ini dipicu oleh rendahnya suplai bahan baku pakan terutama tepung ikan dan minyak ikan yang diimpor dari luar. Negara eksportir utama yaitu Chile yang karena bencana tsunami dan Peru yang mengalami perubahan cuaca Elnino berdampak pada penurunan produksi tepung dan minyak ikan” kata Akademisi Fakultas Pertanian, Universitas Warmadewa, Dr. Dra. Sang Ayu Made Putri Suryani, M.Si saat dikonfirmasi di Badung pada Senin (5/6). 

Sang Ayu menegaskan dalam menghadapi keterbatasan ketersediaakn pakan, salah satu alternatif pemecahannya adalah pembuatan pakan secara mandiri   dengan  bahan baku lokal  menjadi pilihan dan solusi termurah. Hal terpenting adalah cara membuat pakan yang murah dan berkualitas.

“Dalam usaha budidaya ikan pakan dengan nutrisi yang seimbang merupakan faktor terpenting. Sebab apabila tidak ada pakan yang dapat dimanfaatkan oleh ikan maka tidak akan terjadi pertumbuhan bahkan dapat menimbulkan kematian” ujarnya. 

Menurutnya beberapa bahan lokal yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan yaitu Tepung ikan, tepung kedelai atau jagung, dedak dan tepung tapioca. Bahan baku lokal tersebut rata-rata memiliki kandungan protein 0,40 persen hingga 60 persen. 

Sang Ayu mengungkapkan bahwa peranan pakan buatan dalam usaha budidaya ikan sangat dominan, terutama dalam budidaya yang dikelola secara intensif. Biaya yang harus dikeluarkan untuk pengadaan pakan cukup besar, bahkan pada budidaya ikan secara intensif dapat mencapai 50 – 60 % dari total biaya produksi. Penyediaan pakan buatan ini harus ditangani secara sungguh-sungguh karena sangat menentukan keberhasilan usaha budidaya.

Ia menambahkan Upaya pemanfaatan bahan baku lokal sebagai pakan ikan lele telah diujicobakan di Kelompok Pembudidaya ikan Sedana Sari Desa Selat, Abiansemal-Badung melalui Program Pendampingan Desa Mitra. Pembuatan pakan ikan umumnya dengan proses steam atau extrusi. Proses steam merupakan kombinasi antara air, panas dan tekanan untuk membentuk butiran pellet. Pakan yang sudah dikemas dalam karung harus disimpan pada tempat/gudang yang memenuhi persyaratan tertentu.

Pelabuhan Gilimanuk Siap Dikembangkan


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Memantapkan visioning masterplan pengembangan kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Bupati Jembrana I Nengah Tamba menggelar rapat bersama pihak PT ASDP, Minggu (4/6) di Kantor ASDP, Gilimanuk. Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas pemetaan aset Pemkab dan ASDP dalam strategi pengembangan pelabuhan sebagai bagian dari upaya mencapai target Jembrana Emas 2026.

Hadir dalam rapat tersebut, Direktur Perencanaan dan Pengembangan ASDP Indonesia Ferry, Harry MAC, Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi, Sekda serta beberapa pimpinan OPD terkait di lingkup Pemkab Jembrana.

Direktur Perencanaan dan Pengembangan ASDP, Harry MAC, mengungkapkan bahwa Pelabuhan Gilimanuk memiliki peranan penting sebagai gerbang masuk ke Pulau Bali. Oleh karena itu, ASDP akan melakukan pembenahan dan peningkatan infrastruktur untuk meningkatkan mobilitas dan kenyamanan wisatawan.

"Pembenahan pelabuhan tidak bisa dilakukan dalam satu kali langkah. Kami akan bekerja sama dengan Bupati dan tim untuk melakukan pembenahan pelabuhan Gilimanuk dengan masterplan yang terintegrasi," katanya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa dalam waktu dua minggu ke depan, ASDP akan melakukan groundbreaking untuk peningkatan kapasitas dermaga ponton menjadi dermaga berjenis Multiple Berth (MB). "Dengan peningkatan ini, kapasitas pelabuhan akan meningkat dari 15 ton menjadi 30 ton, sehingga dapat menampung kapal dengan kapasitas yang lebih besar,"jelasnya.

Sementara dalam keterangannya, Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyatakan harapannya terhadap ASDP untuk memberikan yang terbaik kepada Jembrana. Selain bekerja sama dengan ASDP, pemerintah daerah juga berkolaborasi dengan investor untuk mengembangkan kawasan pelabuhan Gilimanuk sebagai pendukung ekosistem pariwisata.

"Pengembangan pelabuhan Gilimanuk ini merupakan bagian dari visi Jembrana Emas 2026 yang kita canangkan. Pelabuhan ini akan menjadi pintu gerbang Bali yang terintegrasi dengan Jalan Tol yang sedang dalam pembangunan. Misalnya, ketika para wisatawan transit di sini, mereka akan membutuhkan akomodasi seperti penginapan atau hotel agar merasa nyaman,"ucapnya.

Dengan pengembangan yang direncanakan, Pelabuhan Gilimanuk diharapkan akan menjadi lebih baik, nyaman, dan aman sebagai pintu masuk utama ke pulau Bali. "Upaya ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di Bali serta memberikan pelayanan yang lebih baik kepada para wisatawan yang datang ke daerah ini,"pungkasnya.(yogi/hmsj)

FP Unwar Diminta Terlibat Dalam Pelestarian Tahura Ngurah Rai


BALIKINI.NET | BADUNG — Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa (FP-Unwar) diminta terlibat dalam pelestarian Taman Hutan Rakyat (Tahura) Ngurah Rai. Keterlibatan dapat dalam bentuk peran serta untuk melakukan rehabilitasi melalui penanaman mangrove di kawasan Tahura.

Pelestarian melalui penanaman harus terus dilakukan dan kami perlu bantuan dari berbagai pihak termasuk Universitas Warmadewa. Bagi kami ini paru-paru bagi Desa Kelan" ujar Bendesa adat Kelan, I Wayan Sukerena disela-sela kegiatan Beach Clean Up dan Penanaman Mangrove yang dilakukan oleh FP Unwar di Pantai Kelan Timur, Kelurahan Tuban, Badung pada Minggu (4/6).

Sukerena berharap kegiatan penanaman mangrove dapat terus berkesinambungan. Apalagi selama ini dari sejumlah pohon mangrove yang ditanam selama waktu tertentu, hanya 10 persen yang hidup.

Menurutnya, pelestarian mangrove menjadi sebuah kebutuhan bagi masyarakat Desa Kelan, apalagi secara adat seluruh kawasan Tahura merupakan bagian dari wilayah Desa Adat Kelan.  Namun secara perundang-undangan kawasan Tahura dikelola oleh negara, sehingga masyarakat Kelan sering menyebut kawasan Tahura sebagai hutan larangan.

Sedangkan Wakil Dekan I FP Unwar Ir. Yan Tonga, MP menyatakan kegiatan penanaman mangrove dan Beach Clean Up merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini juga untuk menggugah kepedulian mahasiswa kepada lingkungan.

"Harapannya mahasiswa bisa belajar bersama masyarakat. Mahasiswa juga bisa sekalian belajar tentang mangrove" jelas Yan Tonga. (*)

Minggu, 04 Juni 2023

Bupati Tabanan Lepas Ratusan Peserta SUNMORGAB Semeton Otomotif Bali


BALIKINI.NET | TABANAN — Penghujung minggu, selalu diwarnai dengan kegiatan yang berbeda, menarik dan menyenangkan. Terutama dalam rangkaian Bulan Bung Karno di sepanjang Bulan Juni 2023. Seperti halnya hari ini, Minggu (4/6), Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M, menikmati minggu pagi berkecimpung dalam hobinya di dunia otomotif, sekaligus melepas ratusan peserta SUNMORGAB (Sunday Morning Ride Gabungan) yang diikuti oleh seluruh perwakilan DPC SOB (Semeton Otomotif Bali) di Taman Makam Pahlawan Pancaka Tirta Tabanan. 

Sunday Morning Ride atau yang biasa dikenal dengan Sunmori, merupakan kegiatan bermotor bersama dengan komunitas, yang kerap kali dilakukan pada hari minggu pagi. Dengan titik kumpul di Taman Makam Pahlawan dan berakhir di Danau Tamblingan, sebanyak ratusan peserta dari SOB seluruh Bali nampak antusias mengikuti. Turut hadir saat itu, Sekda Tabanan, Para OPD Terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat dan Bendesa Adat setempat serta seluruh pesera Sunmorgab. 

Tak hanya berfokus di motor besar, kegiatan ini juga diikuti oleh motor dari berbagai tipe, dan peserta dari berbagai kalangan yang tentunya tergabung dalam komunitas. Sesuai dengan hobinya di bidang otomotif, Bupati Sanjaya menyambut dan berikan apresiasi yang sangat baik terhadap kegiatan ini. Pihaknya percaya, kendaraan sepeda motor jenis apapun yang dimiliki, khususnya bagi para penghobi otomotif, akan tetap melewati satu jalur dengan kualitas dan kenyamanan yang sama. 

“Saya lihat anak-anak muda yang memang menggemari otomotif, khususnya sepeda motor dari merek apapun, dari motor CC berapapun, semua kelihatan ada di sini. Kita ini semua satu jalur, di jalur yang sama, motor apapun yang kita duduki dan naiki ada di jalur yang sama. Sudah barang tentu kegiatan ini Bapak bilang positif karena sekarang hari minggu, jadi hari minggu kita manfaatkan untuk melakukan hal-hal yang positif yang sesuai dengan hati kita” ujarnya dalam sambutan pagi itu. 

Sanjaya juga meyakini, kegiatan bermotor bersama ini mampu membangun tali kebersamaan. “Untuk ketua SOB Bali, himpun adik-adik kita, saya yakin adik-adik ini memiliki sebuah harapan yang besar, dengan hobi ini kita bisa lakukan banyak hal, membuka wawasan, saling tukar informasi, apalagi di dunia teknologi ini. Ciptakan lapangan pekerjaan, jadilah tuan rumah kita di Bali, jadilah tuan rumah kita di Tabanan. anak-anak muda yang sangat kreatif, saya lihat banyak sekali potensinya yang luar biasa” sebutnya. 

Di kesempatan itu, Sanjaya sekaligus menghimbau kepada para riders, untuk berkunjung ke tempat-tempat wisata di Tabanan, memanfaatkan momen berkendara sepeda motor, sekaligus menjadi duta pariwisata yang mampu memperkenalkan daya tarik wisata di Tabanan melalui dunia digital. “Banggalah sebagai orang Tabanan, Banggalah sebagai orang Bali” moto yang selalu ditekankan Bupati Sanjaya pagi itu, bergaung menyertai kegiatan bermotor komunitas SOB. 

Tak hanya itu, Sanjaya juga berpesan agar para pengendara tetap memperhatikan sopan santun saat berkendara di jalanan. Terutama jalanan yang padat di penghujung minggu mulai dari sepanjang jalur Mengwi sampai di lokasi tujuan, Danau Tamblingan. “Adik-adik janji naik motor yang baik, disiplin dan tidak ugal-ugalan. Tunjukkan bahwa kita ini santun, memiliki etika dan berkendara juga menjadi bagian dari seni kita untuk ada di jalan. Jangan mendahului dan mengganggu pengendara motor lainnya” pesan Bupati dengan penuh kasih sayang, untuk selalu mengedepankan etika dan keamanan berkendara. 

Seiring dengan dibukanya Sunmorgab pagi itu, ketua SOB Provinsi Bali, I Dewa Gede Agus Umbara atau yang biasa dipanggil Ajik Bara, sampaikan tujuan terselenggaranya event hari ini sebagai upaya dalam membangun keakraban serta bagian dari keikutsertaan komunitas meramaikan Bulan Bung Karno. “SOB itu adalah komunitas Semeton Otomotif Bali, bergelut di bidang otomotif, sudah beberapa kali melakukan event di Tabanan, khususnya yang paling dekat kemarin adalah HUT Kota Tabanan dan antusiasme dari teman-teman pecinta otomotif yang ada di Bali sangat luar biasa. Kami berterima kasih kepada Pak Bupati yang sudah mendukung acara dan luar biasa antusiasmenya dari para peserta, terima kasih sekali untuk dukungannya” Pungkas Bara. 

Pura Segara Gilimanuk Direhab, Percantik Kawasan Pintu Masuk Bali


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Pura Segara Gilimanuk yang tertelak di dekat pelabuhan Gilimanuk dipastikan diperbaiki tahun ini, perbaikan meliputi revonasi Pelinggih dan bangunan pendukung baik di Utama, Madya maupun Nista Mandala.

Sosialisasi perbaikan pura tersebut dilaksanakan di Wantilan Pura Segara Gilimanuk, Minggu (4/6) yang dipimpin langsung Bupati Jembrana I Nengah Tamba yang turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Jembrana Ni Made Sri Sutharmi, Sekda I Made Budiasa, OPD terkait, para Sulinggih se-Jembrana serta pengempon pura dan masyarakat setempat.

Perbaikan Pura Segara Gilimanuk nantinya menggunakan anggaran dari BKK (Bantuan Keuangan Khusus) Provinsi Bali Tahun Anggaran 2023. Sebelumnya diketahui bahwa kabupaten Jembrana mendapat BKK senilai Rp 43 Miliar yang diprioritaskan untuk perbaikan berbagai Pura di kabupaten Jembrana, salahsatunya adalah Pura Segara Gilimanuk.

Pekerjaan perbaikan Pura Segara Gilimanuk di Utama Mandala meliputi perbaikan Pelinggih Padmasana, Meru, Pengelurah dan Taksu, serta bangunan pendukung di Utama Mandala meliputi Bale Pelik, Gedong Simpen, Bale Paselang, dan Bale Piasan. Sedangkan untuk di Madya Mandala sendiri perbaikan meliputi Bale Gong, Gedong Wastra, Bale Pengubeng. Di Kawasan Nista Mandala rencananya akan dilengkapi dengan Gudang.

Perbaikan Pura Segara Gilimanuk selain karena kondisi Pelinggih dan bangunan lainnya yang telah rusak, juga untuk memperindah kawasan Pintu dengan nuansa khas Bali. Gilimanuk sebagai pntu masuk Bali tentunya harus bisa memberikan wajah kebudayaan Bali begitu para wisatawan masuk ke Bali.

Bupati Tamba mengungkapkan memprioritaskan BKK untuk perbaikan sejumlah pura guna meningkatkan bhakti umat kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa dengan harapan seluruh masyarakat Jembrana mendapat kesejahteraan dan kebahagiaan.

"Tujuan utama kita memperbaiki linggih Ida Bhatara, astungkara Ida Bhatara memberikan kesejahteraan, kelancaran dan kesehatan kepada kita semua," ungkapnya.

Sementara itu, Kadis PUPRPKP kabupaten Jembrana I Wayan Sudiarta mengatakan Perbaikan Pura Segara Gilimanuk dalam proses tender yang apabila sesuai jadwal akan segera mulai dikerjakan pada pertengahan tahun ini.

"Pengerjaan rehab pura masih dalam proses tender dan rencananya akan dikerjakan pertengahan tahun ini dengan lagu anggaran Rp 1.915.000.000 yang bersumber dari BKK Provinsi Bali," jelas Sudiarta.

26.222 Peserta Tetap Berantusias Ikuti Bali Digital Festival II di Karangasem Meski Diguyur Hujan


Karangasem, Bali Kini - Meski diguyur hujan, pelaksanaan Bali Digital Festival II tahun 2023 tetap meriah. Antusias masyarakat untuk mengikuti Creative Fun walk pun tetap tinggi, yakni mencapai 26.222 peserta yang terdiri dari kalangan anak muda, pelajar dan masyarakat umum.

Minggu (4/6/2023) pelaksanaan Bali Digital Festival II di dihadiri langsung oleh Gubernur Bali I Wayan Koster, dan didampingi pula oleh Bupati Karangasem I Gede Dana,Ketua DPRD Karangasem dan jajaran OPD lainnya. Creative Fun walk, puluhan ribu peserta berjalan kaki berkeliling kota Karangasem, dengan start poin sekaligus finish di Taman Budaya Candra Bhuana. Sebagian peserta menggunakan kostum kreatif.

Selain itu, berbagai pertunjukan seni kreatif dipertontonkan oleh para kaula muda Karangasem dalam pelaksanaan Creative Fun Walk ini, seperti; baleganjur, modern dancer, music akustik, pantomin, sekaa genjek, joged, gebug ende, atlet Karangasem (wushu) dan lainnya. Sebagai pendukung pelayanan pemerintah Kabupaten Karangasem berbasis digital, booth seperti Administrasi Kependudukan, Perizinan, Perpustakaan Digital, Donor Darah/PMI dan stand pameran UMKM juga diadakan.

Bupati Karangasem I Gede Dana menyampaikan rasa terimakasihnya kepada para peserta yang hadir. "Sambutan yang sangat luar biasa dari masyarakat Karangasem atas digelarnya Creative fun walk yang merupakan rangkaian Pelaksanaan Bali Digital Festival II Tahun 2023 dengan hadirnya sekitar 26.222 orang peserta. Kami sampaikan terimakasih yang setinggi-tingginya untuk masyarakat Karangasem yang telah menyukseskan pelaksanaan Creative Fun Walk di Karangasem, tidak lupa kami sampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamya jika dalam pelaksanaan Creative Fun Walk mengganggu arus lalulintas. Dan terimakasih juga kami sampaikan, kepada bapak Gubernur Bali, yang telah menunjuk Kabupaten Karangasem sebagai pelaksana Creative Fun Walk. Memberikan ruang bagi kalangan generasi muda khususnya generasi z untuk mengexplore kemampuan tanpa harus menghilangkan jati diri," kata Bupati I Gede Dana.

Begitupula Gubernur Bali I Wayan Koster menyampaikan rasa terimakasihnya atas antusias masyarakat Karangasem khususnya pemuda, pihaknya berpesan agar para pemuda di Kabupaten Karangasem tetap dapat terus berinovasi. "Harus terus belajar dengan tekun, berkreasi dan berinovasi demi meningkatkan kualitas SDM Bali Unggul,"tandas I Wayan Koster. (Ami)

Sabtu, 03 Juni 2023

Hadiri Padudusan Alit Banjar Tegeh Sari Padangsambian Kaja, Wawali Arya Wibawa Mendem Pedagingan di Kori Apit Lawang


BALIKINI.NET | DENPASAR — Bertepatan dengan Hari Suci Tumpek Landep, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa berkesempatan mendem pedagingan di kori apit lawang serangkaian Upacara Padudusan Alit Banjar Tegeh Sari, Desa Padangsambian Kaja, Sabtu (3/6).

Tampak hadir dalam kesempatan ini Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, Anggota DPRD Kota Denpasar, I Nyoman Karisantika,  Kabag Kesra Kota Denpasar, IB. Alit Surya Antara dan tokoh masyarakat setempat.

Wakil Walikota Arya Wibawa usai ngaturang punia mengatakan, pelaksanaan upacara keagamaan di Pura Banjar Tegeh Sari Padangsambian Kaja ini adalah salah satu bentuk meningkatkan sradha bhakti umat Hindu kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa.

“Apalagi di komunitas masyarakat seperti banjar, perlu diapresiasi  bagaimana membangun sradha bhakti masyarakat melalui upakara yang dilaksanakan. Mengenai pelaksanaan upacara keagamaan tersebut, Pemkot Denpasar memberikan  apresiasi di mana muncul kemandirian dan kesadaran  masyarakat untuk  melaksanakan upacara Yadnya yang begitu tinggi. Dalam penyelenggaraan upacara keagamaan  dikenal dengan istilah Tri Guna Karya serta Satwika Karya dapat kita peroleh dengan baik,” kata Arya Wibawa.

Wakil Walikota Arya Wibawa juga mengharapkan setelah dilaksanakannya Upacara Padususan Alit dan Pasupati Pengerehan Ida Batara Susuhunan Ratu Ngurah Agung di Pura Banjar Tegeh Sari Padangsambian Kaja ini seluruh umat terutama penyungsung dan pengempon dapat terus meningkatkatkan rasa persaudaraan dan persatuan antara sesama umat.

“Tentu pelaksanaan Yadnya ini sebagai sarana peningkatan nilai spiritual sebagai umat beragama. Kami berharap ke depan upacara Yadnya ini dapat memberikan energi positif yang dapat memancarkan hal positif bagi umat serta menetralisir hal- hal negatif dilingkungan desa setempat,” katanya.

Sementara Manggala Karya, I Made Arya Ketu mengatakan upcara Padudusan Alit ini  ini dilaksanakan mengingat pembangunan tembok penyengker pura baru usai direnovasi. Yang mana juga bertepatan dengan piodalan ida betara susuhunan yang di puput oleh Ida Begawan Damar Jaya dari  Griya Petingan Kerobokan.

“Kami sangat berterimakasih dengan hadirnya bapak Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa, yang berkesempatan melaksanakan prosesi mendem pedagingan sekaligus memberikan punia. Dengan berlangsungnya upacara ini kedepannya dapat merubah pola pikir masyarakat, bahwa semua tempat yang kita sucikan itu harus dan wajib dijaga, baik keindahan, kesucian maupun kebersihannya,” ungkapnya. (

Wawali Arya Wibawa Tutup Parade Baleganjur Serangkaian Bulan Bung Karno


Banjar Kaja Sesetan, Tegal Jimbar Panjer, Citha Gurnita Kanti dan Sabha Yowana Intaran Jadi Penampil Terbaik

BALIKINI.NET | DENPASAR — Parade Baleganjur serangkaian Bulan Bung Karno di Kota Denpasar ditutup secara resmi oleh Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa yang ditandai dengan penyerahan piagam penghargaan di Lapangan Puputan Badung  I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, Jumat (2/6) malam. Dalam penutupan tersebut, Sekeha Baleganjur Ambeg Jaya Semara, Banjar Kaja Sesetan, Sekeha Baleganjur Tegal Jimbar, Panjer, Sekeha Baleganjur Citha Gurnita Kanti, Desa Dauh Puri Kauh dan Sekeha Baleganjur Sabha Yowana Intaran, Sanur keluar sebagai penampil terbaik. 

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Komisi IV DPRD Bali, I Gusti Putu Budiarta, Ketua Bapemperda DPRD Kota Denpasar, AA Putu Gede Wibawa, Anggota DPRD Kota Denpasar, Putu Mamas Lestari, Ketua PHDI Kota Denpasar, I Made Arka serta undangan lainya. Dalam kesempatan tersebut, Wawali Arya Wibawa turut menyerahkan piagam penghargaan serta uang pembinaan kepada 15 sekeha Baleganjur yang tampil. Sementara itu, piagam penghargaan empat besar penampilan terbaik akan diserahkan serangkaian Puncak Peringatan Bulan Bung Karno di Kota Denpasar akhir juni nanti. 

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa usai kegiatan mengatakan, pelaksanaan Parade Baleganjur Remaja ini diharapkan dapat mengembangkan kreativitas dan aktivitas kreatif inovatif di kalangan generasi muda, sebagai penerus atau pewaris seni budaya yang tumbuh dan berkembang di zaman teknologi.

Kegiatan parade Baleganjur remaja tahun ini juga dikaitkan dengan perayaan Hari Lahir Pancasila dan Bulan Bung Karno. Dimana, kegiatan seni budaya sesuai dengan visi kota kreatif berbudaya menuju Denpasar Maju sesuai dengan salah satu ‘Tri Sakti Bung Karno’ yaitu berkepribadian dalam kebudayaan. Sehingga kedepan dapat menjadi modal utama untuk membangun bangsa yang kokoh. 

“Kegiatan Parade Baleganjur  Remaja ini bertujuan sebagai ajang pembinaan dan pelestarian seni tradisional dalam rangka mewujudkan Kota Kreatif menuju Denpasar Maju, serta ajang ini juga menjadi sarana evaluasi dari seluruh pembinaan sekaa Baleganjur yang ada di Kota Denpasar,” ujar Arya Wibawa 

Pihaknya juga mengajak seluruh sekeha Baleganjur dan sekeha kesenian lainya untuk semangat dan pantang menyerah dalam melestarikan seni dan budaya Bali yang adiluhung. Dimana, parade ini adalah ajang evaluasi diri dan alat untuk mengukur kemampuan diri, sehingga kedepan dapat menampilkan yang lebih baik. 

"Yang sukses menjadi penampilan terbaik kami ucapkan selamat, dan yang belum jangan patah semangat, masih ada banyak event kedepan, teruslah berusaha dan berlatih sebaik mungkin," ungkap Arya Wibawa

Sementara, Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara disampingi Kabid Kesenian, I Wayan Narta menjelaskan, jumlah sekaa peserta parade baleganjur tahun 2023 ini diikuti oleh 15 sekaa dan masing-masing sekaa berjumlah sebanyak 30 orang terdiri atas, sebanyak 21 orang penabuh, 8 orang juru tegen dan 1 orang pembawa papan nama sekaa. 

Dikatakannya, beberapa unsur menjadi dasar penilaian pada parade yang digelar selama 2 hari ini. Yakni Teknik (gegedig dan tetekep), Ide dan Gagasan, Struktur meliputi komposisi (pangawit, pangawak, pangecet), Kreativitas (pengembangan musikalitas dan originalitas garapan) serta Penampilan (ekspresi, gerak dan tabuh).

“Garapan Baleganjur tetap mempertahankan struktur tabuh Baleganjur tradisi yang dikembangkan (dikreasikan) dan atraksi yang disesuaikan dengan tema dan judul garapan. Sentuhan inovasi menjadi tolak ukur kreativitas, pola struktur lagu dikemas dalam satu kesatuan yang utuh tidak terpisahkan,” jelasnya 

Selain sebagai ajang pelestarian dan pengembangan seni, parade baleganjur remaja tahun ini juga sebagai ajang seleksi untuk menyiapkan duta Kota Denpasar pada pelaksanaan lomba baleganjur Pesta Kesenian Bali ke-46 tahun mendatang. Selain juga menjadikan ajang ini sebagai wadah untuk pengembangan seni musik tradisional baleganjur yang semakin inovatif dan aktraktif. Dimana, seluruh peserta yang mengikuti parade tahun ini diberikan Piagam dan uang pembinaan  sebesar Rp. 15 juta dipotong pajak dan empat peserta terbaik diberikan uang tambahan sebesar Rp. 9 Juta dipotong pajak.  

Peringati Tumpek Landep, Bupati Suwirta pimpin Pelaksanaan Persembahyangan Bersama


BALIKINI.NET | KLUNGKUNG — Bertepatan Saniscara Kliwon Landep, (Tumpek Landep), Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung Ny. Ayu Suwirta Pimpin pelaksanaan  Persembahyangan bersama bertempat di Pura Jagatnatha Klungkung, Sabtu (3/6). 

Pelaksanaan persembahyangan dilaksanakan dalam rangka perayaan rahina Tumpek Landep, sesuai dengan intruksi Gubernur Bali Nomor 05 Tahun 2022 tentang Perayaan Rahina Tumpek Landep dengan Upacara Jana Kerthi sebagai Pelaksanaan Tata Titi Kehidupan Masyarakat Bali berdasarkan Nilai-nilai Kearifan Lokal dalam Bali Era Baru. 

Persembahyangan bersama dihadiri OPD dilingkungan Pemkab Klungkung dan instansi terkait yang dilaksanakan dengan tujuan untuk menyucikan pikiran, perkataan dan perbuatan kita semua agar apa yang dilakukan semakin baik. Dalam Pelaksanaan Persembahyangan dipuput oleh Pemangku setempat yang berlangsung khidmat.

"Tumpek Landep pada hakikatnya bertujuan untuk mengasah ketajaman pikiran (landeping idep), Semoga dengan pikiran yang tajam semua peralatan atau teknologi yang sudah ada dapat digunakan secara produktif, tepat guna, dan bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari," harap Bupati Suwirta.

Turut hadir pada persembahyangan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra, dan Ketua MDA Kabupaten Klungkung I Dewa Made Tirta, serta undangan terkait lainnya. 

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved