Senin, 18 September 2023
BaliKini.Net
Pemkot Denpasar Terus Bersinergi Dengan Pemerintah Pusat Dukung Pengendalian Inflasi
BaliKini.Net
Ny. Antari Jaya Negara Hadiri Monev di SD 2 Negeri Tonja
BaliKini.Net
Dishub Denpasar Gelar Penertiban Parkir Liar di Jalan Pulau Nias, Periksa 99 Kendaraan
BaliKini.Net
Ketua DPC Kabupaten Tabanan Hadiri Pembukaan Liga Kampung DPP PDI Perjuangan
Tabanan , Bali kini - Sebagai bentuk dukungan dan kontribusi Positif untuk Partai, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, menghadiri sekaligus mendukung penuh kegiatan Liga Kampung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan 2023 yang dibuka secara nasional di lapangan Wenara Mandala, Padang Tegal, Ubud, Gianyar, Senin, (18/9).
Kick off liga perdana tersebut dilakukan secara langsung oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster, dimana pertandingan pembuka kala itu mempertemukan tim sepak bola Gianyar U-17 vs Buleleng U-17. Turut hadir pengurus DPD PDI Perjuangan Bali, Ketua dan Pengurus DPC PDI Perjuangan se-Bali, para kader yang duduk di legislatif Pusat dan Daerah serta simpatisan partai.
Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster dalam sambutan pembukanya mengucap syukur karena Liga Kampung Sepak Bola PDI Perjuangan U-17 2023 bisa digelar dan berjalan dengan baik. Dikatakannya, kegiatan ini digagas dan diinisiasi oleh Bapak Prananda Prabowo yang diselenggarakan di seluruh daerah di Indonesia dan Bali menjadi tempat pembukaan secara nasional.
Pihaknya sangat memahami, bahwa waktu yang dipersiapkan sangat singkat. Untuk itu, pihaknya bersyukur Bali sangat siap menyelenggarakan kegiatan ini yang tampak dari pertandingan dilakukan mampu berjalan dengan baik. Diharapkan juga nanti Bali pada laga regional oktober nanti, bisa menunjukan permainan terbaik hingga mampu tampil di jakarta nantinya pada bulan november.
Atas kelancaran kegiatan, Koster mengucapkan terimakasih kepada semua pihak terkait yang sangat solid, khususnya kepada Ketua DPC PDI Perjuangan Gianyar yang ditunjuk sebagai koordinator nasional kegiatan, karena telah mampu melaksanakan liga kampung ini dengan baik. "Dan saya kira, event yang diselenggarakan yaitu sepak bola merupakan ikon olah raga kerakyatan yang sejalan dengan slogan PDI perjuangan yaitu Partainya Wong Cilik," imbuhnya.
Sebelumnya, Ketua Koordinator Nasional, Agus Mahayastra yang juga selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Gianyar, mengatakan, Sepak Bola Liga Kampung PDI Perjuangan U-17 tahun 2023 ini adalah kejuaraan perdana yang pada kick of secara nasional mempertemukan antara Gianyar U-17 vs Buleleng U-17. "Badung debagai tuan rumah, Tabanan sebagai tuan rumah dan Denpasar sebagai tuan rumah, serta untuk nanti semi final diselenggarakan di sini dan final nanti digelar di stadion Ngurah Rai," ujarnya.
Sementara di sela-sela kegiatan, Ketua DPC PDI Perjuangan Tabanan, menyampaikan kebahagiaannya bisa hadir dalam kegiatan ini sebagai wujud dukungan. Selain itu, Ia juga sangat bangga terhadap semangat yang ditunjukan oleh seluruh jajaran Partai, kader hingga simpatisan partai dalam kegiatan ini. "Semoga kesolidan ini mampu membawa kita memenangkan Ganjar Pranowo pada Pemilu 2024 nanti, begitu juga dengan Pemilukada serta Pemilu legislatif mendatang yang diselenggarakan secara serentak 2024 nanti," pungkasnya.[*/r1]
BaliKini.Net
Miliki Prospek Cerah, Bupati Tamba siapkan bantuan pendampingan Peternak Madu Kele
Jembrana , Bali Kini - Madu Kele-Kele atau lebah Trigona mulai menjadi primadona bisnis baru di Kabupaten Jembrana. Banyak masyarakat Jembrana mulai menekuni budidaya Kele-Kele, salah satunya I Ketut Swintara yang juga merupakan ketua Kelompok Peternak Madu Kele-Kele Pucuk Sari, Banjar Delod Pempat, Desa Mendoyo Dangin Tukad. Dengan memanfaatkan pekarangan rumah dan kebun untuk dijadikan rumah Kele-Kele. Bisnis madu Kele-Kele ini cukup menggiurkan lantaran hanya memerlukan modal sedikit, namun bisa meraup untung banyak.
“Inilah yang kita butuhkan dari setiap klompok-klompok masyarakat, beliau sudah mandiri. Madu kele-kele ini beda dengan madu tawon, penghasilan dari kelompok Pucuk Sari ini lumayan besar bisa menghasilkan 3 juta dengan memiliki 300 koloni, ” ujar Bupati Jembrana I Nengah Tamba saat mengunjungi Usaha Budidaya Kelompok Peternak Madu Kele-Kele Pucuk Sari, Senin (18/9).
Lebih lanjut, Bupati Tamba berencana akan mememberikan bantuan untuk pendampingan supaya madu kele ini bisa tumbuh dan berkembang. Dirinya pun memberi nama madu kele hasil dari kelompok Pucuk Sari yakni Madu Kele Pak Ngah.
“Hasilnya sudah ada. Ini merupakan bagian dari pendapatan untuk teman-teman umkm yang ada di desa. Saya datang kesini akan memberikan semacam stimulus dengan membuatkan tempat daripada rumah kele-kele, sehingga bisa menjadi satu tempat yang bisa dikunjungi wisatawan atau pemebeli yang hadir, sehingga tempatnya bisa kelihatan lebih baik dan higenis,” jelasnya.
Sementara, I Ketut Swintara menuturkan awal dari menekuni bisnis ternak madu kele-kele ini sudah dari tahun 2005. Dirinya yang tidak bersekolah di bidang kele-kele akhirnya sempat gagal dalam bisnis kele tersebut.
Namun dengan kegigihannya, Swintara kembali mencoba bisnis kele-kele itu hingga kini bisa beternak dengan kele-kele.
“Astungkara untuk sekarang saya sudah memiliki 300 sarang, namun saya pencar dan saya titipkan di kebun tetangga, ” jelasnya.
Pihaknya meyebut dari 300 sarang rumah Kele, selama 3 bulan mendapatkan hasil jual hingga Rp 3 juta hingga Rp 4 juta.
Madu Kele ini dijual dengan harga Rp. 200.000 per kemasan 100 ml.
“Secara rinci kami memiliki jumlah kele-kele 300 kotak dalam 3 bulan menjual madu mendapat 3 juta bahkan 4 juta. Itupun tergantung pada musim bunga, ” bebernya. (Adi/r2)
BaliKini.Net
TETAP NYAMAN BERKENDARA KETIKA CUACA PANAS
TIPS CEPAT NETRALKAN SUHU KABIN MOBIL
Jakarta, Bali Kini - Dalam Beberapa minggu terakhir, masyarakat Indonesia dihadapkan dengan cuaca panas dan minim hujan. Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga menyebutkan bahwa rata-rata suhu di Indonesia mengalami peningkatan sebesar 0,5 derajat celcius dibanding biasanya. Kondisi seperti ini sering mengurangi kenyamanan ketika melakukan perjalanan menggunakan mobil, sehingga diperlukan langkah tertentu agar suhu kabin dapat turun. Guna menjaga kenyamanan tersebut dengan lebih cepat, Suzuki Indonesia berikan empat tips mudah yang bisa dilakukan oleh para pemilik mobil.
Menurut data dari BMKG, suhu rata-rata di Indonesia kini memang semakin meningkat, bahkan mencapai angka anomali tertinggi ke-3 sejak tahun 1981. Diketahui suhu panas yang berkisar pada 29 – 34 derajat celcius setiap harinya merupakan pengaruh dari fenomena el nino, dan akan terus berlanjut hingga awal tahun 2024 mendatang. Kondisi suhu udara yang tinggi secara langsung juga bisa berdampak pada suhu di dalam kabin mobil. Diperlukan perhatian lebih oleh pemilik kendaraan, mengingat kendaraan sering kali diparkir di luar ruangan sehingga temperatur suhu di dalam kabin juga turut meningkat drastis dari suhu nyaman berkendara.
Hariadi, Asst. to Service Dept Head PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS) mengatakan bahwa cuaca panas yang saat ini melanda Indonesia ditambah dengan polusi udara yang menjadi perhatian, mempengaruhi perilaku berkendara terutama setelah mobil terparkir dengan durasi waktu yang cukup lama di bawah sinar matahari. “Pemilik kendaraan mungkin menyadari bahwa setelah mobil terparkir, suhu dalam kabin sering kali dirasa lebih panas dibandingkan suhu udara luar ruangan. Hal ini disebabkan suhu panas yang diserap oleh kendaraan dan terperangkap di ruang kedap (kabin) bisa menghasilkan suhu hingga 30 derajat lebih tinggi dari suhu luar ruangan. Situasi ini tentu mengganggu kenyamanan pemilik kendaraan ketika hendak berkendara,” tutup Hariadi.
Ketika mobil berada pada posisi terparkir di tengah situasi yang panas, suhu luar akan mempengaruhi temperatur di dalam mobil sehingga pada musim panas bagian interior mobil dapat lebih panas dari suhu luar. Beberapa penelitian menyatakan bahwa bagian interior mobil dapat mencapai 30 derajat celcius lebih panas dibandingkan suhu luar karena beberapa faktor seperti interior kabin yang dominan berwarna gelap, kaca mobil yang terekspos langsung dengan sinar matahari, dan sebagainya.
Menurut Hariadi saat dihubungi 18 September 2023 , Mengatakan jika mobil terpaksa harus parkir di tempat yang terkena sinar matahari langsung, maka pemilik mobil dapat melakukan beberapa hal agar hawa panas yang ada di dalam kabin segera netral kembali. Cara ini bisa dilakukan dengan mudah, seperti berikut:
1. Menyalakan Mesin Terlebih Dahulu
Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah menyalakan mesin mobil. Pertama, pastikan transmisi mobil dalam posisi parkir atau netral. Kedua, pastikan AC dalam posisi tidak aktif, sehingga mesin diberikan waktu untuk bekerja secara bertahap setelah lama berhenti.
2. Membuka Kaca Jendela Mobil
Setelah menyalakan mesin mobil, pengendara dianjurkan untuk membuka seluruh kaca jendela mobil. Mulai dari kaca pengemudi, penumpang baris pertama, hingga kaca mobil penumpang baris kedua. Membuka kaca mobil ini dilakukan untuk membuka ruang sebagai sirkulasi udara yang ada di dalam mobil. Sirkulasi udara akan menetralkan suhu yang lama terperangkap di dalam mobil tadi, sehingga udara dalam mobil kembali aman untuk dihirup pengendara. Usahakan membuka jendela di tempat yang memiliki udara segar, bersih, terhindar dari debu dan bau yang kurang sedap.
3. Menyalakan Mesin Mobil dan AC
Langkah selanjutnya adalah menyalakan AC mobil. Pastikan untuk menyalakan AC mobil di suhu yang paling rendah dan tingkat hembusan besar, atau dapat pula menggunakan fitur AC Auto selama 2 menit untuk menetralkan kembali suhu di area kabin mobil. Setelah 2 menit dan suhu kabin kembali normal, kaca mobil dapat kembali ditutup dan suhu AC dapat diatur menjadi normal yaitu pada kisaran suhu 22-24 derajat celcius.
4. Menggunakan Sarung Mobil selama Parkir
Untuk menghambat peningkatan suhu drastis di tengah cuaca panas dan pantulan sinar matahari langsung ketika sedang diparkir, pemilik kendaraan sebaiknya melindungi mobil dengan sarung mobil, pastikan menggunakan sarung mobil yang mempunyai kualitas material yang baik atau yang tidak berdampak buruk pada lapisan permukaan cat kendaraan. Sarung mobil memiliki banyak manfaat karena selain berfungsi sebagai penghambat paparan sinar matahari langsung ke mobil, sarung mobil juga berguna untuk melindungi keawetan bodi eksterior mobil dari warna yang pudar akibat terpaan cuaca yang berubah-ubah secara langsung. Selain sarung mobil, cover bagian kaca dan pemilihan kaca film yang berkualitas juga menjadi faktor penjaga suhu kabin kendaraan tetap terjaga.
Ketika mobil akan parkir di tengah suhu panas atau di bawah paparan langsung sinar matahari dengan rentang waktu yang lama, pemilik kendaraan juga perlu memperhatikan barang-barang yang disimpan di dalam mobil. Di tengah kondisi cuaca panas, pemilik kendaraan sebaiknya segera membuang sisa sampah makan atau minuman dan menghindari penyimpanan barang berbahan dasar aerosol yang mudah menguap seperti parfum, deodorant spray, pengharum mobil spray, pemantik api (mancis), dan lain sebagainya. Hal ini dikarenakan barang-barang dengan kandungan aerosol akan rentan meledak jika terpapar panas.
“Pastikan untuk melakukan hal berikut untuk menjaga kenyamanan berkendara. Akan lebih baik apabila para pemilik kendaraan dapat memarkirkan mobilnya di tempat yang teduh. Selain berpengaruh kepada kenyamanan berkendara, memarkir kendaraan di tempat yang teduh juga punya dampak yang jauh lebih luas seperti menjaga keawetan eksterior dan interior kendaraan,” tutup Hariadi.[*/rls]
BaliKini.Net
ASN Pemkab Tabanan Kompak Hadiri Upacara HKN
Minggu, 17 September 2023
BaliKini.Net
Talkshow Tentang Kopi Dalam Acara BJCW, Diharapkan Dapat Memajukan Pengusaha Dan Petani Kopi
Denpasar, Bali Kini - Bali Jagadhita Culture Week (BJCW) IV yang digelar Kantor Perwakilan BI Bali di Living World Denpasar kini masuki hari ketiga atau hari terakhir. Pada hari penutupan ini, BJCW di isi dengan acara "Talkshow bertemakan Kopi". Talkshow dipandu oleh Komang Sukarsana dengan narasumber Putu Anita Ernawati pengelola Akasa Kintamani Coffee Shop, Ketua Koperasi Kelompok Tani Kopi Asli Sidomulyo (Ketakasi) Yusron, dan Ketua Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI) Bali Dwi, Minggu (17/9/2023).
Deputi Direktur Kantor Perwakilan BI Bali, Andi Setyo Biwado, lewat talkshow BI ingin melihat kopi dari sisi hulu atau produksi. Saat ini banyak buyer dunia tertarik dengan kopi Bali. "Banyak buyer dari negara lain memesan kopi dalam jumlah besar, namun petani Bali justru tidak siap. Apakah benar produksi kopi sangat tergantung dengan cuaca sehingga tak ada jaminan soal jumlah produksi. Tentu ini harus dicari penyebabnya serta bagaimana jalan keluarnya," katanya. Apalagi pengembangan kopi dinilai sangat pesat dengan munculnya kafe yang makin menjamur baik skup nasional maupun lokal (Bali).
Seperti salah satu pendapat darj Putu Anita Ernawati pemilik Akasa Kintamani Coffee Shop, dalam kesempatan tersebut ia banyak membahas bagaimana membuat peluang kopi lebih diminati dan memberikan benefit yang lebih kepada petani dan pengusaha kopi. "Untuk dua tujuan ini, kreativitas dan penambahan pengetahuan terkait dengan pengolahan kopi sangat dibutuhkan. “Kami senantiasa melakukan upgrade skill dengan cara mengambil kelas-kelas baru mengenai skill pengolahan kopi,” tegasnya.
Sementara, Ketua ASKI Bali Dwi memastikan salah satu tugas ASKI adalah memetakan jumlah produksi kopi Bali baik robusta maupun arabika. Selain itu, pihaknya juga mencari data berapa areal kopi yang ada saat ini. “Dengan data ini, akan ada kepastian produksi, kebutuhan maupun jumlah areal perkebunan kopi yang ada,” tegasnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga memberikan edukasi terkait dengan kopi dalam fungsi hidrologis dan higroskopis. Sebagai fungsi hidrologis, tanaman kopi mampu menampung air di saat musim penghujan dan melepas iar saat musim kemarau. Sementara fungsi higroskopis, tanaman kopi mampu menyerap bau. “Dengan penyerapan ini, tentu saja polusi bau bisa terhindarkan,” ujarnya sembari berharap ada edukasi sehingga ada alih regenerasi terhadap petani kopi ini.
Selain itu, pemanfaatan digitalisasi merupakan keniscayaan. Dengan menggunakan sejumlah media sosial baik IG maupun Tiktok, omzet yang diraihnya pun cukup tinggi. “Tanpa booking, pengunjung tak dapat tempat di Akasa sehingga omzetnya pun melonjak ke angka Rp 700 juta per bulannya,” tegasnya.
Narasumber lainnya yakni Ketua Koperasi Kelompok Tani Kopi Asli Sidomulyo (Ketakasi) Yusron menjelaskan, saat ini pihaknya mengelola 1.372 hektar tanaman kopi dengan 680 petani. Dimana, dikatakan jika Omzet ekspor melonjak menjadi Rp 48 miliar pada tahun 2021. "Pada tahun ini, kami menargetkan ekspor hingga di atas Rp 70 miliar," tandasnya.
Tak hanya itu, menurutnya sinergi antardaerah dalam memenuhi kebutuhan kopi baik untuk kebutuhan lokal maupun ekspor itu sangat penting. "Daerah penghasil kopi tak mesti bersaing, tetapi berkolaborasi untuk memenuhi kebutuhan lokal maupun ekspor," katanya.
Dia sepakat terkait perlunya data produksi kopi serta berapa areal tanaman kopi yang ada saat ini. Jika memang ada kelebihan produksi di daerah lain di Indonesia, bisa saja men-support kebutuhan kopi di Bali baik untuk kebutuhan lokalnya maupun untuk ekspornya.[arn/r2]
BaliKini.Net






.jpg)




FOLLOW THE BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram