-->

Senin, 18 September 2023

Roadshow, Bupati Tabanan Nyaksi Pitra Yadnya Ngaben Masal Di Desa Selanbawak dan Kedungu



Tabanan – Berlangsung Roadshow, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M hadir Nyaksi Pitra Yadnya Ngaben Msal yang berlangsung secara roadshow di Desa Selanbawak dan Desa Adat Kedungu. Hal ini membuktikan komitmen yang terus dikedepankan pemerintah, dalam upaya mendukung pembangunan sekaligus berkontribusi dalam tren pelaksanaan karya yang berlangsung di masyarakat Tabanan. Senin (18/9).

Dalam karya pertama, Bupati Sanjaya hadir sebagai Murdaning Jagat dalam Karya Pitra Yadnya Sawa Prenawa Lan Atma Wedana di Banjar Adat Manik Gunung, Desa Adat Kekeran, Desa Selanbawak dan dilanjutkan dengan Upacara Ngaben Masal Toya Pranawa di Desa Adat Kedungu, Desa Belalang, Kediri, Tabanan. Saat itu hadir Anggota DPRD RI, Anggota DPRD Provinsi, Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Asisten 3, Para OPD Terkait di lingkungan Pemkab, Camat, Perbekel serta Bendesa Adat Setempat.

Karya yang berangkat atas asas kebersamaan dan gotong royong ini, mendapat perhatian dan apresiasi yang sangat baik dari orang nomor satu di Tabanan yang saat itu Nyaksi bersama jajaran pemerintah. Sebab dalam konsep agama hindu, pelaksanaan Pitra Yadnya Atiwa-tiwa Ngaben ini merupakan yadnya yang sangat penting untuk dilakukan. Ini merupakan kewajiban bagi manusia untuk membayar “hutang” kepada leluhur.

Dalam konsep Tri Rna, Sanjaya menjelaskan, kewajiban sebagai umat hindu yakni untuk membayarkan “hutang” kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa, Tuhan Yang Maha Esa, hutang kepada Rsi dan Leluhur, dan hutang kepada sesama. “Hutang” namun tidak semata-mata menjadikannya beban, tetapi lebih menjadi kewajiban yang harus dituntaskan. Oleh sebab itu, dalam pelaksanaannya tidak boleh gratis. Harus ditetapkan biaya berapapun, sebagai wujud pengorbanan kita. Makna pengorbanan, tidaklah harus dengan biaya yang besar dan sarana upacara yang mahal. Karenanya, Sanjaya sangat mengapresiasi pelaksanaan Karya Agung secara kolektif, yang didasari oleh konsep kebersamaan dan biaya yang bervariasi dan sangat terjangkau.

Karya Kolektif ini kemudian menjadi Tren yang diadopsi sangat baik oleh masyarakat Tabanan di masing-masing desa. Perhatian pemerintah terhadap kebersamaan masyarakat ini, dibuktikannya dengan hadir “melengkapi” karya sebagai murdaning jagat, di masing-masing upacara, baik Karya Dewa Yadnya, Pitra Yadnya, Manusa Yadnya, Rsi Yadnya dan Butha Yadnya agar karya yang diselenggarakan menjadi Satwika atau utamaning utama. Ungkapan apresiasinya juga disampaikan manakala karya kolektif atau masal ini sudah terkonsepkan dengan baik oleh masing-masing desa, masuk ke dalam perarem adat dan bahkan telah rutin dilaksanakan.

“Saya selaku Bupati, Murdaning Jagat, Ritatkala wenten upacara sekadi mangkin, seminimal mungkin tiang harus hadir di tengah-tengah masyarakat, tujuannya untuk memberikan persepsi tentang yadnya-yadnya yang ada di Bali maupun yang ada di Tabanan” Ucap Sanjaya siang itu. Pemerintah hadir ikut gotong-royong, seraya berharap, budaya yang “ngerombo” yang harmonis ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain.

Puncak acara kedua karya sama-sama akan dilaksanakan pada Selasa, (19/9), dengan total peserta di Desa Selanbawak diikuti oleh 10 Sawa Ngaben, 8 Sawa Nyekah, 1 Sawa Ngelungah dan 11 Sawa Maparisudha dengan biaya untuk ngaben sebesar 8 juta rupiah dan urunan dari 126 KK. Sementara itu, di Desa Adat Kedungu, jumlah peserta diikuti oleh 31 Sawa dengan biaya ngaben sebesar 5 juta rupiah per sawa, dan 5 diri peserta Ngelungah, 25 diri peserta Ngelangkir, dan 4 diri peserta Nyambutin

Kehadiran jajaran pemerintah saat itu disambut sangat hangat oleh para krama desa, di sampaikan oleh I Ketut Deger Setiasa, selaku Bendesa Adat Kedungu, hadirnya Bupati saat itu menambah semangat bagi krama untuk melaksanakan yadnya. “Matur Suksema ring Bapak Bupati dan undangan sekalian yang sudah datang atas kesediaan beliau bisa datang ke desa adat kedungu untuk menyukseskan Ngaben Masal kami, wenten 31 Sawa Agung, ,dan kurang lebih 30 yang ngelungah dan ngelangkir, semuanya dari adat dan urunan masing-masing sawa, total biaya habis sampai 150 juta” ujar Ketut Deger.

Pemkot Denpasar Terus Bersinergi Dengan Pemerintah Pusat Dukung Pengendalian Inflasi


Denpasar, Pemerintah Kota Denpasar siap bersinergi dengan Pemerintah Pusat dalam mendukung pengendalian inflasi. Hal tersebut diungkapkan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar, AA Gde Risnawan saat mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi Tahun 2023 secara virtual di Kantor Walikota Denpasar, Senin (18/9). 

Turut mendampingi pada kesempatan tersebut, Kadis Perindag Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari, Kadis Kominfos Kota Denapsar, IB Alit Adhi Merta, Kabag Perekonomian Setda Kota Denpasar, I Wayan Putra Sarjana, Tim Pengendali Inflasi Daerah Kota Denpasar, serta instansi terkait lainnya. 

Dalam arahannya, Irjen Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir dalam arahannya mengatakan saat ini Tim Pengendali Inflasi baik di Pusat maupun di Daerah masih berupaya untuk mengatasi harga pangan khususnya komoditas beras. 

“Sudah tiga minggu lebih harga beras terus merangkak naik dan belum menghasilkan penurunan yang signifikan hingga saat ini, hal ini harus menjadi kewaspadaan agar inflasi tidak meningkat,” katanya.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar, AA Gde Risnawan didampingi Kabag Perekonomian Setda Kota Denpasar, I Wayan Putra Sarjana menjelaskan, Pemkot Denpasar terus menggencarkan beragam upaya dalam menakan dan mengendalikan inflasi di Kota Denpasar. Hal ini termasuk juga membangun sinergitas dengan Pemerintah Pusat dalam perumusan kebijakan, inovasi serta program prioritas. 

"Pada intinya kami di Pemerintah Kota Denpasar siap bersinergi dengan Pemerintah pusat, baik itu kebijakan, inovasi dan program dalam penanganan inflasi berkelanjutan," ujarnya

Lebih lanjut dijelaskan, hingga saat ini angka inflasi Kota Denpasar pada Bulan Agustus berada di kisaran 0,21 persen sedangkan angka inflasi tahun kalender Kota Denpasar berada di angka 1,58 persen. Dimana, komoditi penyumbang inflasi di Kota Denpasar diketahui yakni cabai rawit, akademi/perguruan tinggi, canang sari, sekolah dasar, air kemasan, beas hingga telur ayam. 

"Saat ini harga beras mulai meningkat dan menjadi perhatian serius TPID Kota Denpasar," jelasnya

Dikatakannya, beragam inovasi terus dioptimalkan Pemkot Denpasar dalam mendukung pengendalian inflasi. Mulai dari pelaksanaan Rakornas Pengendalian Inflasi, Kordinasi dengan Bulog, pemantauan stok dan pasokan harga pangan, Rakor Pengendalian Inflasi Daerah, Pelaksanaan Panen Padi dan Jagung, Bazzar Pangan, Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan, Panen Bawang Merah dan Pemantauan Stok Beras. 

"Kami berharap melalui giat program dan inovasi ini produktif dalam menekan angka inflasi di Kota Denpasar," ujarnya. (Ags)

Ny. Antari Jaya Negara Hadiri Monev di SD 2 Negeri Tonja


DENPASAR - Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Transisi PAUD - SD Yang Menyenangkan di SD Negeri 2 Tonja, pada Senin (18/9) pagi. Pelaksanaan kegiatan ini merupakan upaya untuk memastikan transisi PAUD - SD dapat berlangsung baik. 

Di hadapan para tenaga pendidik di SD Negeri 2 Tonja, Ny. Antari Jaya Negara menjelaskan terkait pentingnya komunikasi maupun interaksi antara pihak sekolah, murid, dan para orang tua untuk mensukseskan transisi PAUD ke SD.

"Saat ini selain pendidikan materi formal, pengajaran tentang fondasi perilaku kepada anak anak kita juga adalah hal penting yang harus kita utamakan. Terlebih mengenai budi pekerti yang mendasari banyak hal di kehidupan, dan interaksi sosial anak. Sehingga nantinya proses transisi PAUD ke SD juga akan semakin optimal," tutur Ny. Antari Jaya Negara. 

Ny. Antari Jaya Negara mengatakan, transisi PAUD ke SD merupakan sebuah proses perpindahan peran anak sebagai peserta didik PAUD menjadi peserta didik SD, dimana terdapat penyesuaian diri anak dengan lingkungan belajar yang baru. Pihaknya menambahkan, kesiapan  bersekolah sebaiknya didasari dari tujuan pembelajaran yang sesungguhnya, yaitu memastikan setiap anak bisa mendapatkan haknya untuk menjadi pembelajar di sepanjang hidupnya. 

"Berdasarkan hal di atas, baik tenaga pendidik, ataupun orang tua harus berkomitmen untuk bersama menerapkan pola didik yang seimbang dan sejalan, baik di sekolah maupun di rumah," imbuh Ny. Antari Jaya Negara. 

Kepala SD Negeri 2 Tonja, I Kadek Tediana Saputra mengucapkan terima kasih kepada Bunda PAUD Kota Denpasar atas kunjungannya guna  melakukan monev transisi PAUD ke SD yang menyenangkan. 

"Terima kasih Bunda PAUD Kota Denpasar atas dukungan kepada kami dan anak didik kami, terkait transisi PAUD - SD. Hal ini tentu menambah pengetahuan dan semangat kami mendidik anak bangsa," katanya.

Tediana Saputra mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung  pelaksanaan  implementasi program Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan yang saat ini tengah digaungkan. 

"Sebagai pihak sekolah dan tenaga pendidik, kami sangat siap untuk mendukung suksesnya program ini. Pendidikan pekerti, keterampilan sosial dan bahasa, kematangan emosi, keterampilan motorik dan perawatan diri, serta kematangan kognitif untuk mengikuti kegiatan pembelajaran adalah hal yang kami utamakan di sini," jelas Tediana Saputra.

Dishub Denpasar Gelar Penertiban Parkir Liar di Jalan Pulau Nias, Periksa 99 Kendaraan


Denpasar - Dinas Perhubungan Kota Denpasar  melaksanakan Kegiatan Pengawasan dan Pengendalian Efektivitas Pelaksanaan Kebijakan untuk Lalu Lintas dan Angkutan Jalan di Jalan Pulau Nias, tepatnya di sekitar Rumah Sakit Umum Pusat Prof. I Gusti Ngoerah Gede Ngoerah, Senin (18/9). Dengan menerjunkan Tim Gabungan sebanyak 49 orang yang terdiri unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, RPKAD, Organda, Perumda Bhukti Praja Sewakadarma, dan PUPR Denpasar, giat terdebut turut memeriksa 99 kendaraan. 

Kadis Perhubungan Kota Denpasar Ketut Sriawan mengatakan, kegiatan ini dilaksanaman sebagai upaya meningkatkan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan di Kota Denpasar. Sehingga rasa nyaman dan aman bagi pengendara dapat diciptakan. 

Sriawan menjelaskan, dari hasil kegiatan tersebut sebanyak 99 kendaraan turut ditertibkan. Jumlah tersebut terdiri atas 1 mobil barang, 6 mobil penumpang, dan 92 kendaraan roda dua. Dari jumlah tersebut, 43 kendaraan dihimbau, 6 kendaraan roda empat diberikan stiker, dan 50 kendaraan roda dua juga mendapatkan stiker.

Sebagai tindaklanjut, Sriawan mengatakan bahwa telah melakukan pertemuan dan koordinasi dengan Rumah Sakit Prof. I Gusti Ngoerah Gede Ngoerah untuk menangani masalah parkir di Jalan Pulau Nias. Hasilnya, disepakati untuk menempatkan petugas yang akan mengawasi dan mengarahkan parkir ke tempat yang telah disediakan.

"Jalan Pulau Nias kini diawasi dengan ketat karena sudah tidak lagi menjadi jalan alternatif, mengingat Jalan Pulau Bali digunakan untuk bangunan Rumah Sakit," ungkap Sriawan.

Lebih lanjut Sriawan mengaku, secara rutin selanjutnya akan dilaksanakan penindakan dengan cara penggembosan ban serta penutupan celukan-celukan agar tidak bisa digunakan sebagai tempat parkir. Tak hanya itu, Sriawan menuruturkan bahwa pihak rumah sakit juga berencana mengadakan pertemuan lanjutan untuk memperbaiki situasi parkir di wilayah tersebut.

"Dengan dilaksanakan kegiatan Pengawasan dan Pengendalian Efektivitas Pelaksanaan Kebijakan untuk Lalu Lintas dan Angkutan Jalan di Jalan Pulau Nias, tidak ada lagi yang parkir sembarangan di wilayah tersebut," jelasnya.  (ayu/hu)

Ketua DPC Kabupaten Tabanan Hadiri Pembukaan Liga Kampung DPP PDI Perjuangan

Tabanan , Bali kini - Sebagai bentuk dukungan dan kontribusi Positif untuk Partai, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, menghadiri sekaligus mendukung penuh kegiatan Liga Kampung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan 2023 yang dibuka secara nasional di lapangan Wenara Mandala, Padang Tegal, Ubud, Gianyar, Senin, (18/9).


Kick off liga perdana tersebut dilakukan secara langsung oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster, dimana pertandingan pembuka kala itu mempertemukan tim sepak bola Gianyar U-17 vs Buleleng U-17. Turut hadir pengurus DPD PDI Perjuangan Bali, Ketua dan Pengurus DPC PDI Perjuangan se-Bali, para kader yang duduk di legislatif Pusat dan Daerah serta simpatisan partai. 


Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster dalam sambutan pembukanya mengucap syukur karena Liga Kampung Sepak Bola PDI Perjuangan U-17 2023 bisa digelar dan berjalan dengan baik. Dikatakannya, kegiatan ini digagas dan diinisiasi oleh Bapak Prananda Prabowo yang diselenggarakan di seluruh daerah di Indonesia dan Bali menjadi tempat pembukaan secara nasional.


Pihaknya sangat memahami, bahwa waktu yang dipersiapkan sangat singkat. Untuk itu, pihaknya bersyukur Bali sangat siap menyelenggarakan kegiatan ini yang tampak dari pertandingan dilakukan mampu berjalan dengan baik. Diharapkan juga nanti Bali pada laga regional oktober nanti, bisa menunjukan permainan terbaik hingga mampu tampil di jakarta nantinya pada bulan november. 


Atas kelancaran kegiatan, Koster mengucapkan terimakasih kepada semua pihak terkait yang sangat solid, khususnya kepada Ketua DPC PDI Perjuangan Gianyar yang ditunjuk sebagai koordinator nasional kegiatan, karena telah mampu melaksanakan liga kampung ini dengan baik. "Dan saya kira, event yang diselenggarakan yaitu sepak bola merupakan ikon olah raga kerakyatan yang sejalan dengan slogan PDI perjuangan yaitu Partainya Wong Cilik," imbuhnya. 


Sebelumnya, Ketua Koordinator Nasional, Agus Mahayastra yang juga selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Gianyar, mengatakan, Sepak Bola Liga Kampung PDI Perjuangan U-17 tahun 2023 ini adalah kejuaraan perdana yang pada kick of secara nasional mempertemukan antara Gianyar U-17 vs Buleleng U-17. "Badung debagai tuan rumah, Tabanan sebagai tuan rumah dan Denpasar sebagai tuan rumah, serta untuk nanti semi final diselenggarakan di sini dan final nanti digelar di stadion Ngurah Rai," ujarnya. 


Sementara di sela-sela kegiatan, Ketua DPC PDI Perjuangan Tabanan, menyampaikan kebahagiaannya bisa hadir dalam kegiatan ini sebagai wujud dukungan. Selain itu, Ia juga sangat bangga terhadap semangat yang ditunjukan oleh seluruh jajaran Partai, kader hingga simpatisan partai dalam kegiatan ini. "Semoga kesolidan ini mampu membawa kita memenangkan Ganjar Pranowo pada Pemilu 2024 nanti, begitu juga dengan Pemilukada serta Pemilu legislatif mendatang yang diselenggarakan secara serentak 2024 nanti," pungkasnya.[*/r1]

Miliki Prospek Cerah, Bupati Tamba siapkan bantuan pendampingan Peternak Madu Kele


Jembrana , Bali Kini -
Madu Kele-Kele atau lebah Trigona mulai menjadi primadona bisnis baru di Kabupaten Jembrana. Banyak masyarakat Jembrana mulai menekuni budidaya Kele-Kele, salah satunya I Ketut Swintara yang juga merupakan ketua Kelompok Peternak Madu Kele-Kele Pucuk Sari, Banjar Delod Pempat, Desa Mendoyo Dangin Tukad.  Dengan memanfaatkan pekarangan rumah dan kebun untuk dijadikan rumah Kele-Kele. Bisnis madu Kele-Kele ini cukup menggiurkan lantaran hanya memerlukan modal sedikit, namun bisa meraup untung banyak.

 

“Inilah yang kita butuhkan dari setiap klompok-klompok masyarakat, beliau sudah mandiri. Madu kele-kele ini beda dengan madu tawon, penghasilan dari kelompok Pucuk Sari ini lumayan besar bisa menghasilkan 3 juta dengan memiliki 300 koloni, ” ujar Bupati Jembrana I Nengah Tamba saat mengunjungi Usaha Budidaya Kelompok Peternak Madu Kele-Kele Pucuk Sari, Senin (18/9). 


Lebih lanjut, Bupati Tamba berencana akan mememberikan bantuan untuk pendampingan supaya madu kele ini bisa tumbuh dan berkembang.  Dirinya pun  memberi nama madu kele hasil dari kelompok Pucuk Sari yakni Madu Kele Pak Ngah. 


“Hasilnya sudah ada. Ini merupakan bagian dari pendapatan untuk teman-teman umkm yang ada di desa. Saya datang kesini akan memberikan semacam stimulus dengan membuatkan tempat daripada rumah kele-kele, sehingga bisa menjadi satu tempat yang bisa dikunjungi wisatawan atau pemebeli yang hadir, sehingga tempatnya bisa kelihatan lebih baik dan higenis,” jelasnya. 



Sementara, I Ketut Swintara menuturkan awal dari menekuni bisnis ternak madu kele-kele ini sudah dari tahun 2005. Dirinya yang tidak bersekolah di bidang kele-kele akhirnya sempat gagal dalam bisnis kele tersebut. 


Namun dengan kegigihannya, Swintara kembali mencoba bisnis kele-kele itu hingga kini bisa beternak dengan kele-kele.  


“Astungkara untuk sekarang saya sudah memiliki 300 sarang, namun saya pencar dan saya titipkan di kebun tetangga, ” jelasnya. 


Pihaknya meyebut dari 300 sarang rumah Kele, selama 3 bulan mendapatkan hasil jual hingga Rp 3 juta hingga Rp 4 juta. 

Madu Kele ini dijual dengan harga Rp. 200.000 per kemasan 100 ml. 


“Secara rinci kami memiliki jumlah kele-kele 300 kotak dalam 3 bulan menjual madu mendapat 3 juta bahkan 4 juta. Itupun tergantung pada musim bunga, ” bebernya. (Adi/r2)

TETAP NYAMAN BERKENDARA KETIKA CUACA PANAS

 

TIPS CEPAT NETRALKAN SUHU KABIN MOBIL

Jakarta, Bali Kini - Dalam Beberapa minggu terakhir, masyarakat Indonesia dihadapkan dengan cuaca panas dan minim hujan. Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga menyebutkan bahwa rata-rata suhu di Indonesia mengalami peningkatan sebesar 0,5 derajat celcius dibanding biasanya. Kondisi seperti ini sering mengurangi kenyamanan ketika melakukan perjalanan menggunakan mobil, sehingga diperlukan langkah tertentu agar suhu kabin dapat turun. Guna menjaga kenyamanan tersebut dengan lebih cepat, Suzuki Indonesia berikan empat tips mudah yang bisa dilakukan oleh para pemilik mobil.


Menurut data dari BMKG, suhu rata-rata di Indonesia kini memang semakin meningkat, bahkan mencapai angka anomali tertinggi ke-3 sejak tahun 1981. Diketahui suhu panas yang berkisar pada 29 – 34 derajat celcius setiap harinya merupakan pengaruh dari fenomena el nino, dan akan terus berlanjut hingga awal tahun 2024 mendatang. Kondisi suhu udara yang tinggi secara langsung juga bisa berdampak pada suhu di dalam kabin mobil. Diperlukan perhatian lebih oleh pemilik kendaraan, mengingat kendaraan sering kali diparkir di luar ruangan sehingga temperatur suhu di dalam kabin juga turut meningkat drastis dari suhu nyaman berkendara.


Hariadi, Asst. to Service Dept Head PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS) mengatakan bahwa cuaca panas yang saat ini melanda Indonesia ditambah dengan polusi udara yang menjadi perhatian, mempengaruhi perilaku berkendara terutama setelah mobil terparkir dengan durasi waktu yang cukup lama di bawah sinar matahari. “Pemilik kendaraan mungkin menyadari bahwa setelah mobil terparkir, suhu dalam kabin sering kali dirasa lebih panas dibandingkan suhu udara luar ruangan. Hal ini disebabkan suhu panas yang diserap oleh kendaraan dan terperangkap di ruang kedap (kabin) bisa menghasilkan suhu hingga 30 derajat lebih tinggi dari suhu luar ruangan. Situasi ini tentu mengganggu kenyamanan pemilik kendaraan ketika hendak berkendara,” tutup Hariadi.


Ketika mobil berada pada posisi terparkir di tengah situasi yang panas, suhu luar akan mempengaruhi temperatur di dalam mobil sehingga pada musim panas bagian interior mobil dapat lebih panas dari suhu luar. Beberapa penelitian menyatakan bahwa bagian interior mobil dapat mencapai 30 derajat celcius lebih panas dibandingkan suhu luar karena beberapa faktor seperti interior kabin yang dominan berwarna gelap, kaca mobil yang terekspos langsung dengan sinar matahari, dan sebagainya.


Menurut Hariadi saat dihubungi 18 September 2023 , Mengatakan jika mobil terpaksa harus parkir di tempat yang terkena sinar matahari langsung, maka pemilik mobil dapat melakukan beberapa hal agar hawa panas yang ada di dalam kabin segera netral kembali. Cara ini bisa dilakukan dengan mudah, seperti berikut:


1. Menyalakan Mesin Terlebih Dahulu

Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah menyalakan mesin mobil. Pertama, pastikan transmisi mobil dalam posisi parkir atau netral. Kedua, pastikan AC dalam posisi tidak aktif, sehingga mesin diberikan waktu untuk bekerja secara bertahap setelah lama berhenti.


2. Membuka Kaca Jendela Mobil

Setelah menyalakan mesin mobil, pengendara dianjurkan untuk membuka seluruh kaca jendela mobil. Mulai dari kaca pengemudi, penumpang baris pertama, hingga kaca mobil penumpang baris kedua. Membuka kaca mobil ini dilakukan untuk membuka ruang sebagai sirkulasi udara yang ada di dalam mobil. Sirkulasi udara akan menetralkan suhu yang lama terperangkap di dalam mobil tadi, sehingga udara dalam mobil kembali aman untuk dihirup pengendara. Usahakan membuka jendela di tempat yang memiliki udara segar, bersih, terhindar dari debu dan bau yang kurang sedap.


3. Menyalakan Mesin Mobil dan AC

Langkah selanjutnya adalah menyalakan AC mobil. Pastikan untuk menyalakan AC mobil di suhu yang paling rendah dan tingkat hembusan besar, atau dapat pula menggunakan fitur AC Auto selama 2 menit untuk menetralkan kembali suhu di area kabin mobil. Setelah 2 menit dan suhu kabin kembali normal, kaca mobil dapat kembali ditutup dan suhu AC dapat diatur menjadi normal yaitu pada kisaran suhu 22-24 derajat celcius.


4. Menggunakan Sarung Mobil selama Parkir

Untuk menghambat peningkatan suhu drastis di tengah cuaca panas dan pantulan sinar matahari langsung ketika sedang diparkir, pemilik kendaraan sebaiknya melindungi mobil dengan sarung mobil, pastikan menggunakan sarung mobil yang mempunyai kualitas material yang baik atau yang tidak berdampak buruk pada lapisan permukaan cat kendaraan. Sarung mobil memiliki banyak manfaat karena selain berfungsi sebagai penghambat paparan sinar matahari langsung ke mobil, sarung mobil juga berguna untuk melindungi keawetan bodi eksterior mobil dari warna yang pudar akibat terpaan cuaca yang berubah-ubah secara langsung. Selain sarung mobil, cover bagian kaca dan pemilihan kaca film yang berkualitas juga menjadi faktor penjaga suhu kabin kendaraan tetap terjaga.

Ketika mobil akan parkir di tengah suhu panas atau di bawah paparan langsung sinar matahari dengan rentang waktu yang lama, pemilik kendaraan juga perlu memperhatikan barang-barang yang disimpan di dalam mobil. Di tengah kondisi cuaca panas, pemilik kendaraan sebaiknya segera membuang sisa sampah makan atau minuman dan menghindari penyimpanan barang berbahan dasar aerosol yang mudah menguap seperti parfum, deodorant spray, pengharum mobil spray, pemantik api (mancis), dan lain sebagainya. Hal ini dikarenakan barang-barang dengan kandungan aerosol akan rentan meledak jika terpapar panas.

“Pastikan untuk melakukan hal berikut untuk menjaga kenyamanan berkendara. Akan lebih baik apabila para pemilik kendaraan dapat memarkirkan mobilnya di tempat yang teduh. Selain berpengaruh kepada kenyamanan berkendara, memarkir kendaraan di tempat yang teduh juga punya dampak yang jauh lebih luas seperti menjaga keawetan eksterior dan interior kendaraan,” tutup Hariadi.[*/rls]


ASN Pemkab Tabanan Kompak Hadiri Upacara HKN


Tabanan - Salah satu wujud kepatuhan serta kesadaran atas aturan yang ditetapkan, ASN Pemkab Tabanan kompak menghadiri serta mengikuti upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN), Senin, (18/9). Kegiatan dipimpin Bupati Tabanan diwakili Asisten Administrasi Umum dan diikuti oleh seluruh Kepala OPD dan Kepala Bagian, serta Kepala Instansi Vertikal dan BUMD di Tabanan.

Kegiatan yang digelar di halaman depan Kantor Bupati Tabanan, Asisten Administrasi Umum membacakan sambutan Bupati, menyampaikan, bahwa penyelenggaran Hari Kesadaran Nasional sebagai salah satu wujud nyata pelaksanaan tugas dan tanggungjawab yang diamanahkan sebagai ASN yang diharapkan mampu menyadarkan semua warga negara akan pentingnya cinta tanah air.

"Hari Kesadaran Nasional ini merupakan momentum yang sangat penting dijadikan sebagai ajang untuk silaturahmi, melakukan evaluasi bersama terhadap komitmen, kinerja dan disiplin ASN, mengonfirmasi berbagai kebijakan pemerintah daerah, dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan publik," ujarnya.

Dalam momentum ini, pihaknya juga berharap seluruh ASN memiliki kesadaran untuk melayani masyarakat dan dapat mengelola berbagai dinamika sosial yang ada di tengah-tengah kehidupan masyarakat secara arif dan bijaksana. Sehingga, setiap persoalan dapat diselesaikan dengan baik serta mampu meningkatkan kapasitas dan kapabilitas ASN menuju good government dan clean government sesuai visi misi Pemkab Tabanan.

Dalam kesempatan itu juga disampaikan, bahwa kerja keras seluruh jajaran Pemkab Tabanan tahun ini mendapat apresiasi berupa penghargaan dengan dinobatkan sebagai daerah peduli pelayanan publik berskala nasional oleh Kompas TV yang diterima langsung Bupati. Hal ini tentunya menjadi sebuah penghargaan yang berharga bagi daerah-daerah yang yang bekerja keras dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

"Atas penghargaan ini, kita berkomitmen untuk terus memastikan kualitas pelayanan publik yang mudah, cepat hingga ramah bagi disabilitas dan masyarakat umunya di Kabupaten Tabanan. Pelayanan publik yang baik harus didukung dari dua sisi, tidak ada pemerintah yang memberi pelayanan saja tetapi juga masyarakat yang mendapatkan pelayanan," imbuhnya.

Selain itu, beberapa hal juga disampaikan pihaknya dalam kesempatan itu, yakni terkait Karya Agung di Kantor Bupati, diharapakan seluruh jajaran dapat ikut berpartisipasi. Kemudian menyambut Hari Lahir Kabupaten Tabanan pada 29 Nopember 2023, diharapakan semua perangkat daerah dan masyarakat Tabanan mensuksekan kegiatan ini. Begitu pula saat itu, kepada para ASN yang purna tugas diberikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdiannya serta kepada ASN yang berprestasi di bulan Juli dan Agustus 2023. 

Minggu, 17 September 2023

Talkshow Tentang Kopi Dalam Acara BJCW, Diharapkan Dapat Memajukan Pengusaha Dan Petani Kopi


Denpasar, Bali Kini
- Bali Jagadhita Culture Week (BJCW) IV yang digelar Kantor Perwakilan BI Bali di Living World Denpasar kini masuki hari ketiga atau hari terakhir. Pada hari penutupan ini, BJCW di isi dengan acara "Talkshow bertemakan Kopi". Talkshow dipandu oleh Komang Sukarsana dengan narasumber Putu Anita Ernawati pengelola Akasa Kintamani Coffee Shop, Ketua Koperasi Kelompok Tani Kopi Asli Sidomulyo (Ketakasi) Yusron, dan Ketua Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI) Bali Dwi, Minggu (17/9/2023). 


Deputi Direktur Kantor Perwakilan BI Bali, Andi Setyo Biwado, lewat talkshow BI ingin melihat kopi dari sisi hulu atau produksi. Saat ini banyak buyer dunia tertarik dengan kopi Bali. "Banyak buyer dari negara lain memesan kopi dalam jumlah besar, namun petani Bali justru tidak siap. Apakah benar produksi kopi sangat tergantung dengan cuaca sehingga tak ada jaminan soal jumlah produksi. Tentu ini harus dicari penyebabnya serta bagaimana jalan keluarnya," katanya. Apalagi pengembangan kopi dinilai sangat pesat dengan munculnya kafe yang makin menjamur baik skup nasional maupun lokal (Bali).


Seperti salah satu pendapat darj Putu Anita Ernawati pemilik Akasa Kintamani Coffee Shop, dalam kesempatan tersebut ia banyak membahas bagaimana membuat peluang kopi lebih diminati dan memberikan benefit yang lebih kepada petani dan pengusaha kopi. "Untuk dua tujuan ini, kreativitas dan penambahan pengetahuan terkait dengan pengolahan kopi sangat dibutuhkan. “Kami senantiasa melakukan upgrade skill dengan cara mengambil kelas-kelas baru mengenai skill pengolahan kopi,” tegasnya.


Sementara, Ketua ASKI Bali Dwi memastikan salah satu tugas ASKI adalah memetakan jumlah produksi kopi Bali baik robusta maupun arabika. Selain itu, pihaknya juga mencari data berapa areal kopi yang ada saat ini. “Dengan data ini, akan ada kepastian produksi, kebutuhan maupun jumlah areal perkebunan kopi yang ada,” tegasnya.



Tak hanya itu, pihaknya juga memberikan edukasi terkait dengan kopi dalam fungsi hidrologis dan higroskopis. Sebagai fungsi hidrologis, tanaman kopi mampu menampung air di saat musim penghujan dan melepas iar saat musim kemarau. Sementara fungsi higroskopis, tanaman kopi mampu menyerap bau. “Dengan penyerapan ini, tentu saja polusi bau bisa terhindarkan,” ujarnya sembari berharap ada edukasi sehingga ada alih regenerasi terhadap petani kopi ini.


Selain itu, pemanfaatan digitalisasi merupakan keniscayaan. Dengan menggunakan sejumlah media sosial baik IG maupun Tiktok, omzet yang diraihnya pun cukup tinggi. “Tanpa booking, pengunjung tak dapat tempat di Akasa sehingga omzetnya pun melonjak ke angka Rp 700 juta per bulannya,” tegasnya.


Narasumber lainnya yakni Ketua Koperasi Kelompok Tani Kopi Asli Sidomulyo (Ketakasi) Yusron menjelaskan, saat ini pihaknya mengelola 1.372 hektar tanaman kopi dengan 680 petani. Dimana, dikatakan jika Omzet ekspor melonjak menjadi Rp 48 miliar pada tahun 2021. "Pada tahun ini, kami menargetkan ekspor hingga di atas Rp 70 miliar," tandasnya.


Tak hanya itu, menurutnya sinergi antardaerah dalam memenuhi kebutuhan kopi baik untuk kebutuhan lokal maupun ekspor itu sangat penting. "Daerah penghasil kopi tak mesti bersaing, tetapi berkolaborasi untuk memenuhi kebutuhan lokal maupun ekspor," katanya.


Dia sepakat terkait perlunya data produksi kopi serta berapa areal tanaman kopi yang ada saat ini. Jika memang ada kelebihan produksi di daerah lain di Indonesia, bisa saja men-support kebutuhan kopi di Bali baik untuk kebutuhan lokalnya maupun untuk ekspornya.[arn/r2]

Bupati Gede Dana Pantau Proyek Infrastruktur di Karangasem Secara Intens


Karangasem, Bali Kini - Pemkab Karangasem berkomitment untuk menuntaskan perbaikan infrastruktur di Kabupaten Karangasem baik yang mengalami kerusakan akibat bencana alam maupun proyek rekonstruksi dan peningkatan ruas jalan di sejumlah daerah di Bumi Lahar Karangasem, kendati dengan anggaran terbatas. 

Komitmen tersebut ditegaskan oleh Bupati Karangasem, I Gede Dana, Minggu (17/9/2023) saat melakukan peninjauan lapangan terkait sejumlah proyek pembangunan infrastruktur yang tengah berlangsung, dan pengecekkan kondisi infratruktur yang akan segera dilaksanakan perbaikkan. 

Didampingi Kepala Dinas PUPR Karangasem, Wedasmara dan tim teknis, Bupati Gede Dana meninjau proyek rekonstruksi peningkatan ruas jalan penghubung Abang-Kikian, Kecamatan Abang, Karangasem. Ruas jalan ini sebut Gede  Dana menjadi ruas jalan yang cukup vital karena merupakan jalur alternatif tercepat warga di Kecamatan Abang menuju ke tempat mereka bekerja di Pusat Kota Amlapura. Karenanya bisa dikatakan jika akses jalan ini setiap harinya ramai dilintasi kendaraan warga. 

Dijelaskannya, rekonstruksi ruas jalan Abang-Kikian dilakukan sepanjang 2,150 Kilometer, dengan lebar aspal 3 Meter, dengan waktu pengerjaan 120 hari kalender. Dimana rekonstruksi ruas jalan tersebut meliputi lapis permukaan (Ac-Wc) dengan bangunan pelengkap seperti pembangunan gorong-gorong, saluran, DPT/senderan, dan betonisasi  bahu jalan.

“Tadi saya bersama Kadis PUPR dan Tim Teknis melakukan pengecekkan kwalitas bahan dan pengerjaannya. Karena akses jalan ini sangat penting dan ramai dilintasi kendaraan warga, jadi kwalitas pengerjaannya harus betul-betul diawasi,” ujar Gede Dana, sembari menyebutkan sejauh ini kwalitasnya sudah bagus dan sudah sesuai dengan perencanaan. Dan jalan tersebut sudah diperlebar. Untuk bagian yang diaspal saja itu lebarnya 3 meter belum termasuk lebar bahu jalan yang diibetonisasi. 

Usai memantau proyek rekonstruksi ruas jalan Abang-Kikian, lanjut Bupati Gede  Dana meninjau pembangunan wantilan di Kantor Camat Abang yang saat ini tengah berlangsung. Dalam peninjauan tersebut, Gede Dana secara detail mengecek spesifikasi dan perencanaan dalam buku kontrak, termasuk progres pembangunan yang tengah berlangsung tersebut. 

“Untuk rekonstruksi Wantilan di Kantor Camat Abang, saya lihat tadi gambarnya sdah bagus, perencanaannya juga sudah bagus. Tapi tadi kami berfikir selama ini kan wantilan di Karangasem sering digunakan untuk masyarakat degan kapasitas banyak. Sehingga kami berharap kapasitas tampung wantilan ini bisa ditingkatkan. Bisa di CCO mungkin perencanaannya, sehingga nantinya bisa digunakan dengan kapasitas orang yang banyak,” jelas Bupati Gede Dana. Wantilan tersebut juga didukung oleh lapangan yang luas sehingga bisa dimanfaatkan untuk lokasi parkir kendaraan saat ada kegiatan di wantilan tersebut. 

Sementara menindaklanjuti aspirasi dari masyarakat, Bupati Gede  Dana juga memantau kondisi ruas jalan yang menghubungkan Dusun Teki dengan Panglega, di Dusun Wates, Desa Datah, Kecamatan Abang, yang terputus  akibat terjangan banjir bandang pada Kamis 6 April 2023 lalu. 

Dari hasil pengecekkan bersama tim teknis, Bupati Gede Dana mengusulkan untuk dilakukannya peningkatan ruas jalan sehingga nantinya ruas jalan penghubung dua dusun di Desa Datah tersebut bisa diperlebar dengan badan jalan Hotmix. 

“Kondisi jalan memang sudah ada rabat beton, tapi kondisinya sudah mengalami kerusakan, dan ada badan jalan yang putus. Akses jalan tersebut sangat vital karena menjadi akses ekonomi dan pendidikan warga. Kami akan usahakan perbaikannya bisa segera dilakukan,” tegasnya. (Rls)

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved