-->

Minggu, 28 Januari 2024

Bali SPA Bersatu Berjuang di MK, Hapus Spa dari Pajak Hiburan


Foto: Diskusi Pariwisata bertajuk “Kawal Keadilan di Mahkamah Konstitusi Langkah Berani Bali SPA Bersatu”, di sela-sela Rapat Kerja Teknis (Rakernis) SMSI Bali di Zodiac Coffee & Eatery, Denpasar, Sabtu (27/1/2024). 

Denpasar , Bali Kini – Menindaklanjuti proses judicial review (uji materi) ke Mahkamah Konsitusi (MK) terkait penolakan dimasukkannya SPA (Sanus Per Aquam) dalam kategori Pajak Hiburan di dalam UU No. I Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pusat dan Daerah (HKPD) dan pengenaan pajak 40 persen, Ketua Inisiator Bali SPA Bersatu I Gusti Ketut Jayeng Saputra menuntut pemerintah menyeragamkan pajak pelaku usaha SPA.

“Saya berharap ke depannya pemerintah melakukan penyeragaman besaran pajak terhadap para pelaku SPA agar tidak ada lagi perbedaan antara satu daerah dengan lainnya, seperti hotel dan restoran. Semisal mereka 10 persen, kita juga harus sama seperti itu,” tegas Jayeng Saputra dalam diskusi pariwisata bertajuk “Kawal Keadilan di Mahkamah Konstitusi Langkah Berani Bali SPA Bersatu”, di sela-sela Rapat Kerja Teknis (Rakernis) SMSI Bali di Zodiac Coffee & Eatery, Denpasar, Sabtu (27/1/2024).

Hadir dalam agenda ini, Ketua Inisiator Bali SPA Bersatu, I Gusti Ketut Jayeng Saputra, Owner Taman Air SPA, Debra Maria, Owner Amo SPA Canggu, Mila Tayeb, dan Owner Sang SPA Ubud, Jero Ratni. Sementara dari SMSI Bali hadir Ketua SMSI Bali Emanuel Dewata Oja (Edo) beserta jajaran yang terdiri dari 34 media online di Bali.

Ketua Inisiator Bali SPA Bersatu, I Gusti Ketut Jayeng Saputra kerap disapa Ajik Jayeng menjelaskan, perkembangan terakhir, Tim Legal Bali SPA Bersatu Muhammad Hidayat Permana, SH dan Muhammad Ahmadi, SH telah mendaftarkan Judicial Review ke Mahkamah Konstitusi (MK) pada 5 Januari 2024 lalu terutama Pasal 55 UU Nomor 1 Tahun 2022 menunggu panggilan dari pihak MK.

“Kami berharap MK dapat mengabulkan permohonan kami dan membatalkan aturan yang mewajibkan pelaku usaha SPA membayar pajak sebesar 40%,” harap Ajik Jayeng.

Ia merinci, saat ini di Bali terdapat sebanyak 1.673 usaha SPA yang terdaftar di situs travel. Dari kesemua jumlah itu banyak yang belum tergabung dalam asosiasi. Dan pihaknya akan bergerak bersama mereka untuk memperjuangkan keadilan dan kesetaraan hak hingga ke Mahkamah Konstitusi.

Sementara Owner Taman Air SPA, Debra Maria, kembali menegaskan harapannya agar pemerintah mempertimbangkan kembali aturan tersebut.

“Kita di Bali baru pulih dari pandemi Covid-19. Selama Covid kami di usaha SPA tidak pernah mendapat perhatian pemerintah. Lalu sekarang ketika sudah endemi, tiba-tiba pajak dinaikkan 40 persen, tentu ini sangat memukul kami,” tandas Debra sembari meminta SPA dikembalikan ke kategori kesehatan atau kebugaran, bukan kesenian dan hiburan.

Senada disampaikan salah satu pengurus Bali SPA Bersatu yakni Debra Maria Rumpesak menyebutkan, dalam data yang dikeluarkan oleh Global Wellness Indonesia saat ini SPA menempati ranking ke-14 yang sebelumnya berada di ranking teratas.

“Hal itu menunjukkan kemunduran. Padahal potensi pasar SPA di Indonesia tahun 2015 silam mencapai nilai revenue hingga Rp850 miliar per tahun. Sedangkan tahun 2023 kemarin pendapatan dari usaha SPA hanya Rp750 miliar per tahun,” urai Debra.

Sementara rekannya Mila Tayeb dari Amo SPA Canggu menegaskan, bahwa usaha SPA bukanlah kategori hiburan, melainkan aktivitas kebugaran dan kesehatan, sebagaimana tertuang dalam Permenkes nomor 8 tahun 2014.

“Jangan sampai kebijakan pemerintah jadi tumpang tindih. Sudah jelas Permenkes nomer 8 tahun 2014 bahwa usaha SPA termasuk dalam pelayanan kesehatan,” cetus Mila.

Seperti diketahui, sebelumnya Bali SPA Bersatu telah mengeluarkan petisi penolakan pajak 40 persen tersebut.

Petisi ini adalah disuarakan guna mengembalikan definisi kegiatan di bidang usaha SPA sekaligus penolakan mengenai ditetapkannya pajak SPA paling rendah 40 persen.

Pihak yang dituju pada petisi ini yakni kepada Presiden, Wakil Presiden, Pimpinan DPR RI, Menparekraf, Menkeu, Direktorat Jenderal Pajak, Pj Gubernur Bali, Wakil Gubernur Bali, Pimpinan DPRD Bali, Anggota DPD, ketua dan anggota komisi terkait DPRD Provinsi Bali, Lembaga Perlindungan Konsumen Bali, Kadispar Bali, hingga Kadispenda Bali.[tim/lpt]

Ketua DPC PDI Perjuangan Tabanan Kibarkan Bendera Abiantuwung Bersatu dan Deklarasi Ganjar - Mahfud


Tabanan ,Bali Kini 
- Semakin solid dan terus bergerak maju bersama masyarakat, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, menghadiri acara Pengibaran Bendera Abiantuwung Bersatu dan Deklarasi mendukung Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor urut 3 Ganjar Pranowo - Mahfud MD dan Caleg asal Desa Abiantuwung yang bertempat di Wantilan Desa Adat Abiantuwung, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Tabanan, Minggu, (28/1/2024).


"Patut kita berbangga hari ini, selain titiang didaulat untuk menyampaikan serta menyerap aspirasi masyarakat, juga nanti dalam rangka pengibaran Bendera Abiantuwung Bersatu dan deklarasi. Maka hari ini di tengah-tengah kita, titiang mengajak Petugas Partai yang duduk di Legislatif Provinsi Bali, Kabupaten Tabanan hingga petugas Partai tingkat Anak Ranting di Desa Abiantuwung," ujar Sanjaya dalam sambutannya. 


Dimana nanti disampaikannya, kalau sudah mempunyai tokoh-tokoh yang kredibel membangun Desa, sudah barang tentu akan memberikan dampak positif bagi perkembangan Desa serta kesejahteraan masyarakat. Saat itu, Sanjaya turut didampingi anggota DPRD Provinsi Bali I Ketut Purnaya, Anggota DPRD Tabanan Anak Agung Sagung Ani Ariani, serta Pengurus DPC, PAC, Ranting dan Anak Ranting se-Desa Abiantuwung, hingga simpatisan dan relawan partai, duduk bersama dengan masyarakat. 


"Desa Abiantuwung ini adalah Desa yang bersejarah, patutlah saya sebagai Ketua DPC Partai dan sekaligus saya diberikan mandat oleh Partai sebagai pejabat eksekutif menjadi Bupati, seyogyanya, wajib hukumnya bagi saya memiliki wakil rakyat yang akan menyerap aspirasi masyarakat kita, khususnya di Desa Abiantuwung. Hal itu juga sudah terbukti selama lima tahun ini dengan adanya Wakil Rakyat dan tokoh-tokoh yang kredibel," tegas Sanjaya. 


Kedepannya, Sanjaya juga berharap, bahwa Desa Abiantuwung yang luar biasa dan memiliki jumlah pemilih sekitar 8 ribuan orang, semoga bisa digunakan dengan baik agar memberikan manfaat yang baik pula dalam menyambut Pemilu Serentak 2024 mendatang. Desa Abiantuwung diharapkan selalu menjadi Desa yang bersatu dan selalu mampu membuktikan dukungan kepada wakilnya untuk berkompetisi dalam rangka memperjuangkan serta mewujudkan pembangunan di Desa setempat. 


Usai memberikan sambutan dihadapan ribuan masyarakat, Sanjaya menandai dengan pemukulan Gong Deklarasi mendukung Ganjar - Mahfud dan mengusung Caleg Desa Abiantuwung Anak Agung Sagung Ani Ariani oleh masyarakat Desa Abiantuwung. Kemudian Sanjaya bersama Masyarakat dan para Wakil Rakyat serta hadirin lainnya mengibarkan Bendera Abiantuwung Bersatu berukuran super besar di Desa yang penuh sejarah tersebut. 


Selaku Bendesa Adat, I Gusti Ketut Widiana, SE, menyampaikan rasa bangga dan terimakasihnya kepada seluruh masyarakat Desa Abiantuwung serta dukungan dari Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan beserta para tokoh lainnya, kader dan simpatisan, hingga relawan partai yang turut hadir. "Titiang di Desa Adat Abiantuwung Bersatu, mendukung sepenuhnya Bapak Ganjar - Mahfud menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI. Semoga berkat Pasuecan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dan restu Ketua DPC, mampu mencapai tujuan pada perhelatan Pemilu Serentak yang akan datang," pungkasnya.[tim/lpt]

Walikota Jaya Negara Buka Lomba Mancing Air Deras ST. Yowana Tresna Shanti Banjar Paang Kaja Penatih

 Teks Foto : Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara membuka secara resmi lomba mancing air deras  ST. Yowana Tresna Shanti Banjar Paang Kaja, Penatih Denpasar, Minggu (28/1) saluran irigasi subak Paang Kaja.


Denpasar, Bali Kini
- Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara membuka secara resmi lomba mancing air deras yang diselenggarakan ST. Yowana Tresna Shanti Banjar Paang Kaja, Penatih Denpasar Timur dengan penebaran ikan lele di saluran irigasi subak Paang kawasan SPPBE PT Chandra Karya Gas, Minggu (28/1).

Sejak pagi peserta datang silih berganti memadati Kawasan aliran di saluran irigasi subak Paang. Tidak hanya dari wilayah Kota Denpasar, tampak pula pancing dari luar Denpasar ikut serta dalam kegiatan ini yang tentunya dengan perlengkapan serta umpan memancing di posisinya masing-masing.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengapresiasi lomba mancing diselenggarakan ST. Yowana Tresna Shanti Banjar Paang Kaja, Penatih. Disamping memberi tempat bagi penghobi mancing serta memberi ruang rekreasi, lomba ini diharapkan dapat menjaga kelestarian lingkungan dan kebersihan aliran di Subak tersebut. 

"Tentu kami sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini, semoga selain menjadi wahana rekreasi dan hiburan, ini juga menjadi edukasi untuk terus menjaga kelestarian lingkungan atau subak," ujarnya

Sementara Ketua ST. Yowana Tresna Shanti, I Wayan Rian Sidarta, mengatakan, lomba mancing air deras ini diselenggarakan guna untuk menjaga lingkungan subak irigarasi yang ada serta guna mempererat silaturahmi antara sekehe teruna yang tergabung dalam ST. Yowana Tresna Shanti.

Adapun Peserta sebanyak 600 orang terhitung dari penjualan kupon yang sudah terjual. Jumlah tersebut belum termasuk yang terjual hari ini one the spot. Dan untuk ikan yang kami guna kan saat ini yaitu jenis ikan lele serta telah ditebar 160 kilogram dengan jumlah kurang lebih 800 ikan, yang dilakukan sebanyak dua kali tebar selama lomba berlangsung.

 ”Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada Bapak Walikota Denpasar yang sudah berkenan hadir membuka lomba macing air deras ini dan seluruh undangan, sponsor, maupun peserta yang telah mengikuti lomba, dengan dilaksanakan lomba  ini sehingga kedepannya kami dapat menata ST. Yowana Tresna Shanti menjadi lebih baik,” ujarnya. (ays/prok).

Sanjaya Hadiri Kampanye Akbar Ganjar-Mahfud Ranting PDI Perjuangan Desa Kesiut

 


Tabanan , Bali Kini  - Dalam mendukung suksesnya pemilu yang solid dan serempak, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M, hadir dan berpartisipasi dalam giat kampanye akbar Ganjar-Mahfud yang diselenggarakan oleh Ranting PDI Perjuangan Desa Kesiut yang berlangsung di Wantilan serba guna Desa Kesiut, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Minggu (28/1). 


Diikuti oleh Para Caleg DPR RI Provinsi Bali, Caleg DPRD Kabupaten Tabanan, Ketua PAC Kecamatan Penebel, Ketua Ranting Desa Kesiut, Bendesa Adat setempat dan seluruh relawan serta simpatisan, kegiatan kampanye berlangsung dengan semarak dan penuh semangat. 


Di kesempatan itu, selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, Sanjaya menyuarakan apresiasinya terhadap gotong-royong dan soliditas para kader dan relawan dalam menyukseskan kemenangan Ganjar - Mahfud sebagai Calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia tahun 2024. Semangatnya saat itu juga disambut dengan animo yang tinggi dari para kader dan relawan, yang nampak memadati wantilan serba guna Desa Kesiut, sejak pagi dimulainya acara. 


“Dinamika politik kita saat itu, apa yang terjadi, sesuai dengan apa yang disampaikan Ibu Ketua Umum, yaitu Satyam Eva Jayate yang berarti “Kebenaran Pasti Akan Menang”, seandainya hari ini dilakukan pemilu, yakin pasti Bapak Ganjar yang akan menang," sebutnya penuh antusias. Sanjaya juga menambahkan, bedasarkan survei terakhir, dapat dipastikan di Bali, khususnya di Tabanan yang terbukti sangat kompak untuk mendukung kemenangan Bapak Ganjar sebagai presiden. 


“Karena kita memilih pemimpin, haruslah yang memiliki rekam jejak yang baik, orang yang memiliki kredibilitas yang baik dan bagus memimpin Bangsa dari Sabang sampai Merauke, yang sampai saat ini masih sangat melekat dan memegang teguh Ideologi Bangsa Kita yaitu Indonesia dan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD RI 1945 sebagai pedoman kita,” jelasnya. 


Sanjaya juga menegaskan, dengan menekankan asas gotong-royong, dalam memilih pemimpin akan memiliki dampak dan asas manfaat yang baik untuk rakyat. Hal tersebut terbukti dari ragam manfaat pembangunan yang sudah terjadi di Tabanan, seperti ragam pembangunan jalan, wantilan, kantor desa, hingga pembangunan Yadnya. “Semua kita baguskan demi kita bersama, khususnya PDI Perjuangan. Tidak salah, semua tokoh mencari pemimpin untuk mengawal pembangunan, semua berkumpul demi mencari pemimpin yang memiliki rekam jejak yang baik,” imbuhnya. 


Dengan arahan yang disampaikan ketua DPC PDIP siang itu, diharapkan dapat meningkatkan soliditas dan kebersamaan dalam menyukseskan pemilu dan pemenangan Ganjar-Mahfud sebagai Calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia mendatang, sehingga kemenangan PDIP secara “Hatrik” atau tiga kali berturut-turut dapat direalisasikan. Saat itu, selain menyampaikan orasi dan semangat bagi seluruh simpatisan, acara juga dirangkaikan dengan simulasi cara pencoblosan, penayangan video dokumenter dan dirangkaikan dengan penyampaian aspirasi masyarakat.[rls/r5]

Ny. Antari Jaya Negara Salurkan Bantuan CSR Astra Daihatsu Cokro Kepada SDN 9 Padangsambian

 


Denpasar, Bali Kini - Pihak Astra Daihatsu Cokro kembali menyerahkan sejumlah bantuan Corporate Social Responbility (CSR) kepada Kota Denpasar. Bantuan ini diterima langsung Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, untuk kemudian disalurkan ke pihak SDN 9 Padangsambian,  pada Sabtu (27/1) pagi, di halaman sekolah setempat.

Hadir mendampingi pada saat itu, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana, Sekretaris TP PKK Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari dan juga Kepala Cabang Astra Daihatsu Denpasar Cokro, Nidzo Muddin. 

Bunda Literasi Kota Denpasar, Antari Jaya Negara mengatakan bantuan CSR Astra Daihatsu Cokro ini tentu merupakan dukungan nyata bagi pengembangan beberapa pilar di Kota Denpasar. Konsistensi pihak Astra Daihatsu Cokro selama ini, menurutnya perlu diapresiasi. 

"Kita tidak bisa memungkiri, bahwa dalam menjalankan berbagai program di Kota Denpasar, kita tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan para pihak. Dukungan 4 pilar CSR Astra Daihatsu Cokro ini, adalah upaya kolaborasi nyata dalam pengembangan program yang akan membawa manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Astra Daihatsu Denpasar Cokro, Nidzo Muddin, mengungkapkan sebagai perusahaan swasta, pihaknya berupaya selalu mendukung setiap program pemerintah. 

“Melalui CSR ini kami ingin mendukung program Pemerintah Kota Denpasar dalam hal ini melalui program Literasi, TP PKK, dan juga sektor lainnya.  Astra Daihatsu Denpasar Cokro selalu siap menjadi bagian untuk mensukseskan program pemberdayaan masyarakat di Kota Denpasar,” tutur Nidzo. 

Sebagai informasi, 4 Pilar CSR Astra Daihatsu Denpasar Cokro ini meliputi sektor pendidikan, lingkungan, ekonomi dan kesehatan.

 “Kami berharap kerja sama ini akan terus berkesinambungan. Karena 4 pilar CSR kami sejalan dengan program Kota Denpasar, agar nantinya tercipta masyarakat Indonesia tangguh dan berdaya guna,” imbuhnya lagi. 

Kepala SDN 9 Padangsambian, I Ketut Budiarsa, usai kegiatan mengemukakan, bantuan ini nantinya akan dipergunakan untuk mendukung program dan inovasi bagi para siswanya. 

"Terima kasih kepada pihak Astra Daihatsu Cokro dan juga Bunda Literasi Kota Denpasar, Ibu Antari Jaya Negara atas penyaluran bantuan CSR ini. Kami akan pergunakan untuk mendukung program dan inovasi bagi para siswa," jelasnya. (Hum/Win)

Ratusan Kicau Mania Bersaing pada Kapolres Cup Tahun 2024 di Jembrana


Jembrana , Bali Kini 
- Jelang pemilu ratusan peserta lokal hingga luar Bali ikuti Lomba Burung Berkicau Piala Kapolres Jembrana Tahun 2024, Minggu (28/1) di Halaman Polres Jembrana. 


Lomba tersebut mengambil tema "Cooling System Pemilu Damai" yang resmi dibuka ditandai dengan pelepasan burung ke alam liar. 


Event ini merupakan salah satu upaya untuk melestarikan alam, terutama satwa burung berkicau.

"Saya berterimakasi kepada bapak kapolres pada hari ini dengan ide yang sangat luar biasa saya menyambut baik dengan diselenggarakannya lomba burung berkicau dalam rangka menjaga pemilu damai di Kabupaten Jembrana, " ungkap Bupati Tamba saat memberikan sambutan. 


Melalui event ini Bupati Tamba juga mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk ikut serta dalam mewujudkan pemilu tahun 2024 yang aman, tertib, sejuk dan damai. 

"Kita mesti implementasikan se nyata-nyatanya apa yang dimaksud dengan pemilu damai yang akan kita laksanakan tanggal 14 Februari mendatang, " ucapnya


Sementata itu, Kapolres Jembrana AKBP Endang Tri Purwanto mengatakan kegiatan Lomba Burung Berkicau ini diselenggarakan  dalam rangka mempererat kemitraan antara Polri dengan masyarakat. 

"Mudah-mudahan dengan kehangatan yang ada di tahun ini tidak membuat sebuah perpecahan dalam persaudaraan kita, untuk itu kami menginisiasi mengadakan lomba burung berkicau harapannya tentu sebagai ajang silaturahmi, " katanya. 


Pada kesempatan itu, Kapolres Jembrana bersama Bupati Jembrana juga melaunching Motto Layanan SPKT "Siulan Murai Batu".

"Dapat saya jelaskan, Si-Sistem, U-Unit, Lan-Layanan, Mu-Mudah, Ra-Ramah, I-Inklusif, Ba-Biaya Akuntable, Tu-Tanpa Upeti, merupakan motto layanan SPKT " Siulan Murai Batu" tentu harapannya untuk memudahkan masyarakat menerima layanan dari Polri, " jelas Kapolres Jembrana dalam launching tersebut. 


Dilain sisi, Ketua Panitia Lomba Burung Berkicau Piala Kapolres Jembrana Tahun 2024 I Wayan Arinata melaporkan bahwa Lomba tersebut diselenggarakan oleh Kepolisian Resor Jembrana yang bekerjasama dengan BNR Provinsi Bali. 

"Lomba burung berkicau diikuti oleh peserta Kicau Mania yang berasal dari Kabupaten Jembrana dan juga dari Kabupaten lain di seluruh Bali, serta dari luar Bali yang kami targetkan mencapai 500 peserta, " ungkapnya. 


Dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang ikut serta dalam mensukseskan event tersebut. 

"Terimakasih kepada Bapak Kapolres Jembrana karena telah mensupport dan mendukung kami, dan trimakasih juga kepada Bapak Bupati Jembrana karena telah memberikan kami bantuan sarana prasarana sehingga kegiatan ini dapat kami selenggarakan, " pungkasnya. ( Ari bisma)



Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa, Pj. Gubernur Mahendra Jaya Dukung Program Perhutanan Sosial KLHK RI


Denpasar , Bali Kini 
- Penjabat (Pj.) Gubernur Bali S.M. Mahendra Jaya mendukung program penerapan program Perhutanan Sosial, yakni program yang dijalankan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. Program ini merupakan sistem pengelolaan Hutan lestari yang dilaksanakan dalam Kawasan Hutan Negara atau Hutan Hak/Hutan Adat oleh Masyarakat setempat. “Kita tentu mengharapkan program seperti ini untuk membantu kesejahteraan masyarakat, terutama petani-petani kita,” kata Pj Gubernur saat beraudiensi dengan jajaran Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (Ditjen PSKL) KLHK RI di Jayasabha, Denpasar pada Sabtu (27/1) malam. 


Pj. Gubernur Mahendra Jaya menambahkan kerjasama dan kolaborasi yang baik dengan pemerintah pusat perlu dilakukan untuk meningkatkan daya saing dan kesejahteraan masyarakat terutama mereka yang bergantung pada sektor pertanian dan masyarakat pedesaan. “ Perlu intervensi pemerintah agar masyarakat bisa mandiri, dikuatkan lagi sektor marketingnya misalnya agar bisa naik kelas produknya,” kata Pj. Gubernur. “Tapi sekaligus juga mampu menjaga kelestarian kawasan hutan, dengan menghasilkan kesejahteraan maka tentu masyarakat akan makin ‘sayang’ dan menjaga hutannya dengan baik,” imbuhnya lagi. 


Mahendra Jaya pun mencontohkan beberapa komoditas unggulan di Bali seperti kopi dan manggis yang sangat potensial untuk lebih dikembangkan dalam program Perhutanan Sosial. 


Sekretaris Direktorat Jenderal PSKL, Mahfudz, menjelaskan Program Perhutanan Sosial dilakukan dengan melalui pola pemberdayaan dan dengan tetap berpedoman pada aspek kelestarian. Program Perhutanan Sosial akan membuka kesempatan bagi masyarakat di sekitar hutan untuk mengajukan hak pengelolaan area hutan kepada pemerintah. 


Sejak 2015 Program Perhutanan Sosial ini berjalan, sedikitnya 1,2 juta kepala keluarga di seluruh Indonesia yang memanfaatkan lahan di kawasan hutan untuk aktivitas pertanian, budi daya dan perkebunan melalui pelaksanaan program Perhutanan Sosial. “Jutaan kepala keluarga tersebut tergabung ke dalam kelompok usaha perhutanan sosial (KUPS), sejenis koperasi yang mengelola produk-produk hasilnya,” kata Mahfudz. 


Mahfudz juga menjelaskan sejumlah komoditas mampu diberdayakan dengan baik seperti kopi, kelapa, kayu putih, rotan dan bambu, getah, tanaman pangan, hingga lebah madu. Sampai saat ini 6,37 juta hektare sudah mampu dikelola dan diberdayakan dan mampu secara signifikan berdampak pada kesejahteraan masyarakat sekitar,” katanya lagi. 


Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara, Yusup dan Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Provinsi Bali I Made Teja.[rl/r5]

Bendahara Serahkan Aset Tanah 1,5 Hektare Tutupi Kerugian Koperasi Simpan Pinjam Puspa Usada


Karangasem, Bali Kini -
Kasus penyalahgunaan dana Koperasi Simpan Pinjam Puspa Usada di Br. Dinas Perangsari Tengah, Desa Duda Utara, Kecamatan Selat, Karangasem yang berawal tahun 2019 silam, hingga kini masih bergulir. Dimana sempat memanas saat dilakukan mediasi kembali beberapa waktu lalu dan videonya viral di media sosial Tiktok. 


Dikatakan Wayan Sudiarta selaku Pengawas Koperasi Puspa Usada jika total kerugian koperasi mencapai 22 Milyar Rupiah, jumlah ini sudah termasuk kerugian karena dana pinjaman nasabah, operasional dan lain-lain. Terdapat dua orang yang dituntut untuk bertanggungjawab, yakni Ketua koperasi dan bendahara koperasi berinisial DY. Menurutnya, pelaku penyelewengan dana yakni bendahara DY bertanggungjawab untuk mengembalikan dana sebesar 6,5 Milyar rupiah. Ia sudah sempat mengembalikan dana sebanyak 1,3 Milyar rupiah ditahun 2021. Sementara untuk sisanya saat ini tengah dibayarkan dengan menyerahkan aset milik keluarga bendahara.


Kini, Minggu, (28/1/2024) ratusan warga Desa Perangsari dan para nasabah koperasi berkumpul kembali untuk melakukan mediasi. Dalam mediasi tersebut, bendahara menyanggupi untuk mengganti kerugian tersebut dengan menyerahkan aset berupa tanah milik keluarganya seluas 1,5 hektare yang berada di wilayah Kediwangan dan Desa Selat. 


"Hari ini bendahara koperasi melakukan pengembalian dengan akan menyerahkn aset berupa tanah di Desa Selat 1,5 hektar. Penyerahannya langsung oleh notaris, bagaimana cara untuk mencairkan ini demi mengembalikan seluruh uang nasabah, maka koperasi akan mengaturnya nanti. Nah, dengan tanah ini, kami masih menghitung apakah jika tanah ini dijual nantinya sisa kerugian sebanyak 4 Milyar-an tersebut akan tertutupi atau tidak ini belum dapat dipastikan," Tandasnya.


Komang Adayasa, Ketua Relawan yang memperjuangkan kelangsungan koperasi dalam kasus ini mengatakan jika pihaknya legowo untuk menerima keputusan tersebut. "Walaupun masih kurang sedikit, saya sebagai relawan dan juga krama mau menerima," Katanya. 


Pengembalian dana berupa tanah disimbolisasikan dengan penyerahan akta tanah dan juga kunci dari pihak Bendahara kepada relawan. 


Sementara, Bendahara DY menyatakan jika pihaknya menyanggupi untuk menutup kerugian tersebut. Dengan menyerahkan uang senilai 1,3 Milyar dan tanah seluas 1,5 hektare itu maka pihaknya sudah menyelesaikan masalah dengan itikad baik. "Saya merasa berterima kasih sekali dengan bapak saya keluarga saya sudah mengikhlaskan tanahnya untuk menutupi masalah saya, Mudah-mudahan bisa diterima oleh para nasabah dan mudah-mudahan kedepannya dapat benar-benar dikembalikan ke para nasabah. Saya sebagai manusia tidak luput dari kesalahan, " Tandasnya


Dikonfirmasi pengacara dari Bendahara DY yakni Putu Ari Suandana lewat pesan WhatsApp mengatakan jika pihaknya sebagai pengacara merasa tidak puas dengan hasil tersebut. "Kalau dilihat perkara dan faktanya uang nasabah itu habis karena operasional dan pengelolaan ketua itu sendiri. Klien kami merasa tidak menggunakan uang secara pribadi tapi memang ada kesalahan urus ketua uang melempar tanggungjawab ke bendahara. Nah di sini saya merasa, kenapa hanya klien saya (bendahara) saja yang ditekan sekeras itu, hingga harus membayarkan uang sebesar 6,5 M sedangkan ketua tidak ditekan sekeras itu?," Tandas Ari Suandana. 


Sementara, menanggapi hal ini, Ketua Koperasi Puspa Usada yang juga bertanggungjawab dalam kasus ini, menurut Wayan Sudiarta, jika pihaknya juga sudah menagih tanggungjawab ke Ketua Koperasi. "Ketua itu bertanggungjawab mengembalikan 2 Milyar, kemarin sudah sempat mengembalikan dan sisanya 1,6 M itu tanahnya dan rumahnya lah yang kami sita" Tandas Wayan Sudiarta. (Ami) 



Sekda Karangasem Dukung Aktivitas Positif Forum Genre


Karangasem, Bali Kini
- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karangasem, Ketut Sedana Merta, didampingi oleh Kepala Dinas Sosial dan Staf Ahli Kabupaten Karangasem, menerima audiensi dari Forum GenRe. Wakil Ketua GenRe Kabupaten Karangasem, Ni Putu Ariwati Widnyani, dan beberapa pengurus GenRe meminta izin dan dukungan dalam kegiatan mereka.

Forum GenRe Kabupaten Karangasem, sebuah program yang diinisiasi oleh pemerintah melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), merupakan organisasi remaja tingkat kabupaten yang hasil penggabungan antara Pusat Informasi Konseling Remaja/Mahasiswa. Kegiatan utama yang akan dilaksanakan dalam setahun mendatang mencakup PILDUGEN Karangasem 2024, penguatan forum, perayaan HUT Forum GenRe, Karangasem Festival GenRe, GenRe eAkrab, GenRe Rekreasi, Musyawarah Anggota Jamboree, dan GenRe Tirta Yatra.

Dana sebesar 27 juta, sepenuhnya berasal dari APBD DP3ADPKB. Program-program seperti PILDUGEN jilid 1 dan 2, GenRe Go to School, GenRe Akrab, BISIK (Bincang Asik melalui live Instagram @genre_karangasem), dan Jamboree telah berhasil dicapai pada tahun sebelumnya.

Wakil Ketua Kum GenRe menyampaikan tujuan Forum GenRe untuk membantu pemerintah Kabupaten Karangasem menggali, membina, dan mengembangkan potensi, kreativitas, serta intelektualitas remaja se-Kabupaten Karangasem. Mereka berkomitmen untuk mewujudkan generasi remaja yang unggul dan berkualitas menuju Generasi Emas 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Sosial menyampaikan terima kasih kepada Forum GenRe atas kontribusinya dalam kegiatan pencegahan stunting. Sekda Sedana Merta mengapresiasi kegiatan GenRe dan mengajak mereka untuk lebih mendekatkan diri kepada orang tua. Sekda juga mengingatkan anggota GenRe untuk menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan presiden mendatang.

Terkait fasilitasi kegiatan, Sekda menyarankan koordinasi dengan Dinas Sosial. Dengan demikian, pemerintah daerah mengapresiasi kontribusi positif Forum GenRe dalam pembangunan Kabupaten Karangasem. (Rls)

Studi Tiru PKK Kabupaten Karangasem di Lombok Barat: Memperkaya Program Pengembangan dan Ekonomi Kreatif


Karangasem, Bali Kini
- Tim Penggerak PKK Kabupaten Karangasem, yang dipimpin oleh Ibu Ketua TP PKK Kabupaten Karangasem bersama dengan 13 pengurus/anggota, melaksanakan kegiatan fasilitasi dan pendampingan studi tiru ke Lombok Barat pada tanggal 25-27 Januari 2023. Dalam rombongan tersebut, terdapat pula unsur DPMD sebanyak 7 orang.

Rombongan PKK Kabupaten Karangasem disambut hangat di Kantor Bupati Lombok Barat oleh Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Lombok Barat (Erni zuhara Ilham) bersama jajaran pengurus, DPMD Kabupaten Lombok Barat, dan GOW. Momen ini menjadi awal dari penyampaian maksud dan tujuan studi tiru oleh Ketua TP PKK Kabupaten Karangasem serta paparan program kerja dan prestasi TP PKK Kabupaten Lombok Barat yang disampaikan oleh Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Lombok Barat.

Hari pertama kegiatan melibatkan kunjungan ke Desa Gunung Sari, yang telah meraih predikat UP2K terbaik tingkat nasional. Rombongan PKK Kabupaten Karangasem diterima oleh Camat dan Kepala Desa Gunung Sari, bersama dengan TP PKK Kecamatan dan Desa. Sekdis PMD Kabupaten Karangasem menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan, diikuti oleh sambutan dan paparan potensi Desa Gunung Sari dari Kepala Desa. Rombongan juga melihat langsung stand produk unggulan UP2K di Desa Gunung Sari.

Hari kedua fokus pada studi tiru produk ekonomi kreatif, terutama tas anyaman dari bahan pandan, bambu, dan kerajinan tenun di daerah Gerung serta sentra-sentra kerajinan terkait. Rombongan PKK Kabupaten Karangasem mendapatkan wawasan mendalam mengenai teknik pembuatan tas anyaman dan proses produksi kerajinan tenun yang khas dari daerah tersebut.

Nyonya Nuriasih Gede Dana berharap, kegiatan ini l dapat memberikan inspirasi dan pengetahuan baru bagi PKK Kabupaten Karangasem dalam mengembangkan program pengembangan dan ekonomi kreatif di wilayah mereka. 

"Studi tiru ini menjadi momentum penting dalam memperkaya pengalaman serta mendukung upaya PKK dalam memberdayakan masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup," ujarnya. (Rls) 

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved