-->

Senin, 11 Oktober 2021

Secercah Harapan Dari Ujung Timur Indonesia Melalui TMMD


BALI KINI ■ “Bapak istirahat dulu e, nanti baru kerja lagi, mama susiapkan makan untuk bapak-bapak tentara,” ujar seorang mama. 

Terlihat sekelompok prajurit sedang bergotong royong dengan warga Kampung Miosnum untuk membangun rumah warga. 

“Baik Mama, kita istirahat dulu, mama subuat makanan enak e, Trimakasih mama” balas seseorang dengan celana loreng.

Itulah sekelumit percakapan antara anggota Kodam XVII/Cenderawasih yang tergabung dalam Satgas TMMD 112 di Kampung Miosnum, Distrik Pulau Yerui, Kabupaten Kepulauan Yapen. Sudah lebih dari 3 minggu prajurit tersebut dan rekan-rekan lainnya tinggal bersama masyarakat Kampung Miosnum tepatnya sejak tanggal 15 September 2021.

TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) adalah program lintas sektoral antara TNI, Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Kementerian dan Lembaga lainnya bekerjasama dalam program untuk mempercepat pembangunan di daerah dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Pada Program TMMD 112 saat ini Kodam XVII/Cenderawasih dilaksanakan oleh Kodim 1707/Merauke bertempat di Kampung Miosnum, Distrik Pulau Yerui, Kabupaten Kepulauan Yapen dan Kodim 1709/Yawa bertempat di Kampung Okor, Distrik Haju, Kabupaten Mappi. Program TMMD tersebut dilaksanakan selama 30 hari mulai tanggal 15 September sampai dengan 14 Oktober 2021.

“Sasaran fisik pada TMMD 112 yang dilaksanakan di Kabupaten Mappi adalah pembangunan rumah semi permanen 14 unit dan pembangunan rumah papan 6 unit serta pembuatan jembatan kayu sepanjang 20 meter. Sedangkan sasaran fisik di Kabupaten Kepulauan Yapen adalah pembangunan 8 unit rumah,” jelas Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Arm Reza Nur Patria saat dikonfirmasi.

Selain sasaran fisik terdapat juga sasaran non fisik yang pada TMMD 112 tersebut diantaranya penyuluhan KB/Kesehatan, pengobatan massal, sosialisasi posyandu dan stunting, penyuluhan bela negara, penyuluhan hukum, penyuluhan pertanian dan lain-lain.

“Program TMMD ini dilaksanakan oleh semua pemangku kepentingan yang berada di Kab. Mappi dan Kab. Kepulauan Yapen yang terdiri dari TNI, Polri, pemerintah daerah, masyarakat dan instansi lainnya. Mohon doa dari kita semua, semoga program TMMD 112 yang dilaksanakan di Kab. Mappi dan Kab. Kepulauan Yapen dapat selesai tepat pada waktunya dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat pada khususnya dan kesejahteraan masyarakat Papua pada umumnya,” tutup Kolonel Reza.

■ pen/R-01

Minggu, 19 September 2021

Menikmati Kesegaran Air Terjun Juwuk Manis


BALI KINI ■ Daya Tarik Wisata Air Terjun Juwuk Manis di Pekutatan Jembrana Bali adalah salah satu tempat wisata yang berada di Dusun Juwuk Manis, Desa Manggissari, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Bali. 

Daya tarik wisata Air Terjun Juwuk Manis di Pekutatan Jembrana adalah tempat wisata yang ramai dengan wisatawan pada hari biasa maupun hari liburan. 

Tempat ini sangat indah dan bisa memberikan sensasi yang berbeda dengan aktivitas kita sehari hari. Daya tarik wisata Air Terjun Juwuk Manis sangat cocok untuk mengisi kegiatan liburan anda, apalagi saat liburan panjang seperti libur nasional, ataupun hari libur lainnya.

Daya tarik wisata Air Terjun Juwuk Manis memiliki ketinggian 4 km. Namun kesegaran airnya tak kalah dengan air terjun dengan ketinggian lebih. Dua air terjun yang berdampingan bisa anda nikmati di sini, selain kolam kecil di bawahnya yang bisa anda gunakan mandi atau sekedar bermain air. 

Terutama untuk prasarana dan akses ke lokasi air terjun. Air terjun memiliki suasana yang cukup asri yang bisa menghilangkan kepenatan anda. Namun usaha keras dibutuhkan untuk bisa sampai ke air terjun Juwuk Manis. 


Dari parkiran, petualangan yang sesungguhnya baru dimulai. Anda harus trekking menuruni jalan setapak yang cukup curam sepanjang 1 km dengan melewati perkebunan kopi dan cengkeh. Selain itu anda juga perlu berhati-hati dalam menuruni jalan dan anak tangga tersebut karena cukup curam.

Namun anda tidak perlu khawatir karena petualangan anda akan ditemani dengan udara yang cukup sejuk dan pemandangan perbukitan yang masih alami. Bunga-bunga kopi dan cengkeh dari perkebunan penduduk memberikan keharuman yang khas, yang juga turut menemani perjalanan anda. 

Begitu sampai di air terjun, kesegaran airnya akan segera mneghapus rasa lelah anda seusai trekking yang anda lakukan. Perjuangan anda pun terbayar dengan kejernihan air terjun Juwuk Manis.

Sejarah singkat Air Terjun Juwuk manis dikenal oleh masyarakat kira-kira pada tahun 1920 ,pada saat itu dilokasi setempat masih merupakan hutan belantara. Lambat laun masyarakat makin banyak  datang kehutan tersebut dan dialih fungsikan menjadi hutan pertanian oleh masyarakat setempat. 


Seperti ditanami tumbuh-tumbuhan seperti cengkeh, kopi, kakao, lada, pisang, durian dll. Sampai sekarang masih banyak terlihat tumbuh-tumbuhan disekitar menuju lokasi air terjun. Dari tempat parkir menuju kelokasi sejauh 150 m berjalan kaki ,dengan anak tangga sejumlah 847. 

Fasilitas

Objek Wisata Air Terjun Juwuk Manis di Pekutatan Jembrana Bali bisa dibilang sebuah Wisata Alam yang memiliki beberapa akan fasilitas minim di antaranya sebagai berikut : – Area Parkir kendaraan – Kamar mandi / MCK – Tempat Istirahat – Warung Makan. (**)

Senin, 23 Agustus 2021

SUDAH PERNAH MENGUNJUNGI PANTAI DELOD BERAWAH ? YUK MELALI

 SUDAH PERNAH MENGUNJUNGI PANTAI DELOD BERAWAH ? YUK MELALI !




Jembrana , Bali Kini - Seperti halnya menikmati keindahan alam pantai di tempat lainnya, pantai Delod Berawah memiliki daya tarik tersendiri. Pantainya terhampar luas menyuguhkan keindahan alam laut, ombaknya tinggi dan juga memanjang, sehingga pantai Delod Berawah ini memang ideal untuk bermain surfing. Ombaknya begitu menantang bagi mereka yang suka olahraga berselancar.Daya tarik pantai Delod Berawah ini tidak kalah dengan pantai berpasir putih, pada siang hari, kerlip pasir pantai memantulkan sinar matahari seolah seperti kristal. tempat ini tidak hanya bisa untuk bermain surfing dan bersantai saja, tetapi anda juga bisa berendam atau menanam diri dengan pasir pantai ini, karena warga setempat percaya pantai Delod Berawah bisa menyembuhkan sejumlah penyakit, seperti rematik. Itulah sebabnya sewaktu-waktu anda menemukan warga menanam dirinya dibawah gundukan pasir hitam. Dan anda juga bisa mengajak anak-anak bermain dengan leluasa di pantai ini, juga menjadi pilihan ideal bagi keluarga, pada sore hari menjadi tempat menarik untuk bercengkrama, sambil bermain sepak bola atau bermain volley di tepi pantai menjadi pilihan yang menarik bagi warga terutama kawula muda. Nama Pantai Delod Berawah memang tak sepopuler Pantai Medewi sebagai tempat favorit untuk selancar, namun keindahan ombaknya tak kalah bagus dari pantai yang juga berada di wilayah Kabupaten Jembrana itu.Kondisi pantai yang nyaris tak berbatu, juga merupakan tempat yang asyik untuk berenang ataupun bermain-main pasir di tepian pantai.Bahkan dibangun pula kolam renang yang terletak di tepi pantai.  Objek wisata ini memiliki tempat parkir yang luas, restaurant, warung makan, tempat duduk untuk bersantai dan juga penginapan.



Lokasi Pantai Delod Berawah sangat mudah ditemukan karena berada di area jalan utama Gilimanuk-Denpasar dan berjarak sekitar 2 kilometer dari jalan utama tersebut. Ketika Anda melewati jalur ini, sesampai di Kecamatan Mendoyo tengoklah ke sebelah kiri jalan dan Anda akan menemukan penunjuk jalan menuju Pantai Delod Berawah.Selanjutnya, Anda tinggal mengikuti saja penunjuk jalan tersebut hingga sampai di Pantai Delod Berawah. Lokasinya akan tampak jelas karena begitu sampai, Anda akan disambut oleh patung putri duyung yang merupakan ikon dari Pantai Delod Berawah Jembrana ini. Dan kalau anda masih bingung juga anda bisa mencari alamat tersebut pada aplikasi Google Maps saja.



Di kawasan pantai Delod Berawah, juga dikembangkan wahana wisata yang bisa menambah daya tarik objek wisata pantai di Bali ini, dibangun sebuah taman rekreasi bernama Tirta Samudra Delod Berawah, tempat ini memiliki kolam renang tepi pantai, kolam ini dibangun untuk menambah tempat rekreasi di kawasan pantai Delod Berawah, bisa untuk berenang, berjemur dan bersantai sambil menikmati keindahan alam laut, sehingga objek wisata ini akan lebih menarik bagi warga sekitar kabupaten Jembrana untuk berekreasi.Jadi pengunjung dapat memilih, ingin berenang di lepas pantai ataupun di kolam renang yang juga bersuasana pantai. Taman rekreasi Delo Berawah ini, memang sanggup mendongkrak popularitas pantai tersebut, namanya semakin dikenal dan menambah minat warga untuk berkunjung ke tempat ini. Di Taman Rekreasi Tirta Samudra Delod Berawah juga terdapat kolam renang khusus anak-anak sehingga lebih terjaga keamanan bagi anak-anak. Dilengkapi juga beberapa arena permainan, yang menambah keseruan berlibur keluarga. Kunjungan tempat ini akan lebih ramai pada saat akhir pekan dan liburan hari raya. 



Jika ingin berenang di kolam renang ini pada hari bisa dikenakan tiket sebesar Rp 7.000 untuk dewasa dan anak-anak dikenakan tarif sebesar Rp 5.000. Dan untuk hari Libur/Minggu dikenakan tarif sebesar Rp. 10.000 dan anak-anak dikenakan tarif sebesar Rp. 7.000. Kemudian untuk wisatawan mancanegara yang datang pada hari biasa dikenakan tiket sebesar Rp. 20.000 untuk dewasa dan anak-anak dikenakan tarif sebesar Rp. 10.000, dan untukWisatawan yang datang pada hari Libur/Minggu dikenakan tarif sebesar Rp. 25.000 untuk dewasa dan untuk anak-anak sebesar Rp. 15.000 saja.  



Selain mengunjungi pantai, Anda juga bisa menyempatkan diri untuk berkunjung ke Desa Delod Berawah. Di desa ini terdapat sebuah tradisi Makepung (atraksi balap kerbau  yang diadakan setiap tahun). Untuk senantiasa melestarikan tradisi lokal ini, pemerintah Kabupaten Jembrana juga membangun sirkuit Makepung yang letaknya tak jauh dari Pantai Delod Berawah. Ngiring ajegang seni budaya lan tradisi di bumi makepung niki. Yuk melali ![*]




Rabu, 18 Agustus 2021

Peringati Hut RI ke 76, LPM Kelurahan Sesetan Bagi Sembako


BALI KINI ■ Bertepatan dengan  perayaan atau momentum Kemerdekaan RI ke-76, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan, memilih perayaan dengan aksi sosial dengan berbagi sembako dan membagikan nasi bungkus di tengah pandemi Covid-19, pada Selasa (17/8) .

Aksi yang berpusat di kantor Lurah Sesetan dan di jalan raya depan kantor Lurah, mereka membagikan 500 nasi bungkus dan 135 paket sembako untuk RTM.

Warga tampak antusias menerima nasi bungkus yang dibagikan LPM dengan menyasar warga yabg tinggal di wilayah Kelurahan Sesetan.

Lurah Sesetan, Ketut Sri Karyawati bersama Ketua LPM Sesetan I Made Suarta menjelaskan, selain 500 nasi bungkus, pihaknya membagikan ratusan paket sembako untuk warga di semua banjar di bawah Kelurahan Sesetan.Untuk mencegah kerumunan, pengambilan paket sembako telah diatur.

“Dapat kita pahami bagaimana situasi masyarakat. Hanya dalam waktu singkat, ratusan nasi dan sembako ludes. Walaupun nilainya tidak seberapa, tapi kami berharap bantuan ini bisa dirasakan dan bermanfaat bagi masyarakat," katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, LPM punya peran strategis sebagai mitra Lurah dalam menjalankan pembangunan di lingkup pemerintahan terkecil. Karenanya, sejak Covid-19 mewabah, pihaknya turun langsung mengedukasi warga terkait penerapan protokol kesehatan, apalagi Sesetan dikenal dengan penduduknya yang padat, heterogen serta mobilitas yang tinggi.

Jika pada situasi normal, Agustus adalah bulan yang sangat dinantikan warga karena digelar Sesetan Karnaval berpusat di Lapangan Pegok. Sayangnya, sudah dua tahun karnaval yang sangat meriah ini ditiadakan akibat pandemi. Suksesnya aksi berbagi ini berkat komunikasi yang baik dan sinergitas semua pihak baik LPM, Lurah Sesetan, Perusahaan maupun wakil rakyat atau legislatif.

“Kami ucapkan terima kasih atas support semua pihak  yang memiliki jiwa gotong royong untuk membantu sesama di tengah masa sulit pandemi Covid-19 ini,” ungkapnya.
Pihaknya berharap, semoga pandemi ini cepat berlalu. Dirinya mengajak masyarakat untuk taat terhadap prokes agar penyebaran Covid-19 dapat ditekan.

“Hanya disiplin prokes yang ketat virus ini akan dapat ditangani dengan cepat,” ujarnya. (**)

Minggu, 08 Agustus 2021

Fadel Muhammad Dorong Kakao Jembrana Sebagai Branding Potensi Daerah

 

BALI KINI ■ Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Fadel Muhamad melaksanakan kunjungan kerja ke kabupaten Jembrana. Kehadiran Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad secara langsung disambut oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingin Pj. Sekda I Made Budiasa berserta beberapa pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Jembrana di Rumah Dinas Bupati Jembrana, pada Jumat sore (6/8).

Dalam kunker dengan agenda diskusi bersama  perwakilan petani, dan OPD disektor pertanian di Jembrana, Fadel ingin Jembrana fokus pada tanaman kakao ( cokelat)  sebagai branding daerah . Ia berasalan kakao Jembrana sangat terkenal dengan kualitas produksi  yang sangat besar. 

" Saya kira banyak hal yang dapat di bawa ke Jakarta untuk diolah dari hasil diskusi bersama Bupati, jajaran dinas terkait dan aspirasi dari para petani tadi. Nanti saya akan teruskan kepada menteri yang membidangi masing-masing. Seperti halnya komoditi coklat Jembrana, kebetulan juga saya  merupakan Ketua MAI (Masyarakat Agro Industri) yang membawahi seluruh propinsi. Ini akan kita bawa ke tingkat nasional. Apa yang saya lihat untuk dijadikan sesuatu untuk diolah dan secara langsung saya akan mengawal ini kepada Menteri Pertanian RI ,” ungkapnya.

Harapan lainnya pada potensi Jembrana di sektor perikanan disebutnya juga luar biasa. Fadel juga mendukung pengembangan  sektor pariwisata yaitu rencana besar bupati untuk mengembalikan sebuah sejarah baru Tibu Kleneng.

Lebih lanjut mantan Gubernur Provinsi Gorontalo 2 periode tersebut menyarankan saat ini yang  bisa digarap terlebih dahulu adalah dibidang pertanian yaitu coklat dan perikanan . Kedua sektor ini merupakan program utama dan sudah mendapat perhatian pemerintah pusat. Berikutnya , digarap pariwisata dikarenakan adanya tol yang dibangun dan juga pelabuhan udara di Buleleng. Ia mengaku  optimis kedepan Jembrana bakal hebat, dan inilah  masa depan dari Indonesia.

"Jembrana ini bersebrangan dekat dengan Jawa Timur yang merupakan berpenduduk 35 juta orang dapat dibayang potensi orang lokal datang sangat besar sekali," tandasnya.

Selain itu   visi atau mimpi besar yang disampaikan bupati seperti yang sudah dijabarkan tm, menurutnya  sesuatu yang realistis untuk dilaksanakan.

"Jembrana bisa bangkit di tengah masa pandemi covid-19 ini saya kira adanya penunjang dari bidang pertanian dan perikanan selain Jembrana juga mempunyai padi yang bagus dan potensi-potensi lainnya.Sekali lagi Saya sangat optimis bahwa Jembrana menjadi kabupaten yang maju dan potensi- potensi untuk mendukung untuk itu sangat besar sekali," terang Fadel.
 
Sementara Bupati Jembrana I Nengah Tamba  menyampaikan ucapan selamat datang kepada Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhamad ke kabupaten Jembrana yang notabene menjadi wilayah paling barat di pulau Bali.  Bupati juga menyebut secara potensi daerah , Jembrana bertumpu pada pertanian dan kelautan. Salah satunya Kakao Jembrana yang memang saat ini menjadi komoditi unggulan pemerintah daerah Jembrana. 

Selain itu, Kakao  juga dikenal akan potensi kelautan dan perikanan sangat-sangat luar biasa, serta potensi pariwisata  yang tengah dikembangkan sekarang ini yaitu pengembangan kawasan Tibu Kleneng.

"Terima kasih atas kehadirannya Bapak Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad ke Jembrana, semoga kehadirannya dapat menginspirasi kita semua khususnya belajar dari pengalaman-pengalaman yang beliau peroleh. serta membawa dampak positif bagi kemajuan di Kabupaten Jembrana," ucapnya.(Ari/hms)

Senin, 29 Maret 2021

Edarkan Ganja, Duo Honorer Pemkot Denpasar ini Terancam 20 Tahun


Balikini ,Denpasar -
Gusti Agung Dharma Gita, (24) dan I Gusti Ngurah Agung Wahyu Darmayuda, (22) yang keduanya sebelum ditangkap merupakan pegawai honor di Pemkot Denpasar, diseret ke pengadilan terkait peredaran Ganja.


Dalam sidang yang digelar secara virtual itu, keduannya oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Kadek Topan Adhiputra,SH dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.


Kedua terdakwa yang sama-sama asal Desa Penatih, Denpasar Timur ini didakwa melakukan tindakan dengan senagaja melawan hukum bermufakat jahat menjual Narkotika jenis ganja sebanyak 21,97 gram netto. Keduanya diancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.


"Kedua terdakwa tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara lain jual beli, menukar atau menyerahkan Narkotika golongan I dalam bentuk tanaman berupa Narkotika jenis Ganja," sebut Jaksa  ddengarkan secara online oleh majelis hakim PN Denpasar, Angeliky Handajani Dai,SH.,MH. 


Diuraikan Jaksa Topan, berawal dari terdakwa Gita pada 24 November 2020 ditelpon oleh temannya bernama Komang Terong untuk dicarikan ganja seharga Rp 500 ribu. Selanjutnya, terdakwa Gita menghubungi seorang bernama Sopo untuk memesan 3 paket ganja seharga Rp 1 juta. 


Oeh terdakwa Gita, paket Ganja tersebut dibaginya menjadi 8 paket. Setelah itu, terdakwa Gita menghubungi terdakwa Darmayuda untuk datang ke rumahnya di Jalan Padam No.118, Desa Penatih, Dentim. 


Saat bersamaan, Gita dihubungi Banging untuk mengambil pesanannya. Lalu, Gita menitipkan paket ganja tersebut ke Dharmayuda karena terdakwa hendak berangkat kerja. 


"Pada saat terdakwa Gita berada di parkiran Kantor Disperindag Denpasar, 26 November 2020 sekitar  pukul 14.00 wita, tiba-tiba datang petugas polisi mengamankan terdakwa dan selanjutnya terdakwa bersama petugas polisi menuju rumah terdakwa. Pada saat itu Polisi melihat Darmayuda sedang berada dikamar terdakwa Gita," kata Jaksa Topan. 


Dari pengungkapan ini, petugas mengamankan barang bukti berupa 8 paket plastik klip masing-masing berisi ganja dengan berat yang bervariasi dengan total berat 21,97 gram netto.[ar/r5]

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved