-->

Senin, 27 Juni 2022

Wawali Arya Wibawa Buka Talkshow Keluarga Anti Korupsi


Denpasar - Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa membuka secara resmi Talkshow bersama KPK RI bertajuk Talkshow Keluarga Anti Korupsi yang digelar di Gedung Dharma Negara Alaya, pada Senin (27/6).

Kegiatan yang diinisiasi Inspektorat Kota Denpasar melibatkan seluruh stakeholder dari organisasi kewanitaan seperti PKK, Gatriwara, WHDI, DWP serta organisasi wanita lainnya yang bertujuan guna menanamkan nilai-nilai antikorupsi sejak dini sehingga dapat menciptakan keluarga anti korupsi. 

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dalam sambutanya menjelaskan, pendidikan anti korupsi merupakan usaha sadar untuk memberi pemahaman dan pencegahan terjadinya perbuatan korupsi. Dimana, usaha ini dilaksanakan melalui pendidikan formal disekolah, pendidikan informal pada lingkungan keluarga, dan pendidikan nonformal di masyarakat.

“Pendidikan anti korupsi tidak berhenti pada pengenalan nilai-nilai anti korupsi saja akan tetapi, berlanjut pada pemahaman nilai, penghayatan nilai,dan pengamalan nilai anti korupsi menjadi kebiasaan hidup sehari-hari,” kata Arya Wibawa.

Lebih lanjut dijelaskan, pendidikan anti korupsi bertujuan untuk membentuk pengetahuan dan pemahaman mengenai berbagai bentuk korupsi dan aspek aspeknya, dan juga merubah persepsi dan sikap kita terhadap korupsi. Dengan hal tersebut maka dilibatkan peran serta ibu di dalam pengamalan nilai-nilai anti korupsi mulai dari keluarga.
“Melalui kegiatan ini diharapkan peran serta ibu di dalam menciptakan keluarga anti korupsi yang dimulai dari lingkungan keluarga,” ujarnya

Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny.Antari Jaya Negara dalam sambutannya melalui virtual mengatakan menumbuhkembangkan budaya anti korupsi melalui jalur keluarga dirasa akan lebih efektif. Hal ini mengingat keluarga merupakan proses perubahan sikap mental yang terjadi pada diri seseorang, dan melalui jalur ini lebih tersistem serta mudah terukur, yaitu perubahan perilaku antikorupsi.

"Kami mengajak peserta untuk serius mengikuti talkshow ini. Selanjutnya pahami dan beri masukan kepada suami maupun anak-anak nilai anti korupsi sehingga dapat menciptakan generasi anti korupsi kedepannya," ujarnya. Acara talkshow ini dipandu Kepala Inspektorat Kota Denpasar Putu Naning Djayaningsih.

Sementara Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat, Brigadir Jenderal Polisi, Kumbul Kusdwidjanto Sudadji yang juga selaku narasumber dalam materinya menjelaskan, tantangan pembangunan kedepan semakin berat, perkembangan teknologi, ilmu pengetahuan dan ekonomi semakin maju. Karenanya, mempersiapkan generasi yang bersih dan berintegritas menjadi salah satu prioritas strategis bagi kita semua.

Disisi lain lanjut Kumbul Kusdwidjanto perlu upaya panjang agar perilaku korupsi tidak membudaya dengan melakukan pencegahan sejak dini. Upaya ini dapat dibangun melalui budaya antikorupsi yang dimulai dari diri sendiri, keluarga maupun pendidikan. Dimana, penanaman nilai-nilai anti korupsi seharusnya sudah dimulai sejak usia dini.

“Hal ini tentunya tidak lepas dari peran aktif keluarga utama tempat anak-anak memperoleh nilai dan menerapkannya dalam kehidupan mereka, ” jelasnya. 

Tinjau PPDB Tahun Ajaran 2022/2023, Bupati Suwirta Pastikan Semua Siswa Dapat Sekolah


KLUNGKUNG, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta didampingi Kepala Dinas Pendidikan Klungkung I Ketut Sujana meninjau perkembangan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2022/2023, Senin 27/6).

Bupati Suwirta dalam tinjauannya untuk memastikan semua siswa yang mendaftar diterima. "Kami pastikan tidak ada siswa atau anak-anak kita usia sekolah yang tidak diterima disekolah manapun juga, termasuk di SMP Negeri 1 Semarapura yang banyak pendaftar itu semuanya diterima, " ujar Bupati Suwirta.

Lebih lanjut Bupati Suwirta dalam pantauannya melihat di tahun ini mengalami penurunan jumlah siswa baik itu siswa SD maupun SMP. " Saya tugaskan Dinas Pendidikan untuk membuat data perkembangan penerimaan Siswa tahun lalu dan tahun sekarang untuk tingkat SD dan tingkat SMP sehingga bisa dievaluasi dilihat dari perkembangan tidak ada sekolah yang berkualitas dan tidak berkualitas," pintanya.

Melihat dari pernerimaan jumlah siswa, SMP Negeri 1 Banjarangkan, 200 siswa yang di terima, SMP N 2 Banjarangkan 144 Siswa, SMP N 1 Semarapura 386 siswa. SMP Negeri 1 Semarapura masih menjadi sekolah pilihan yang banyak pendaftarannya. Hal Ini perlu dipetakan lagi, sehingga tidak ada lagi siswa yang berduyun-duyun sekolah ke kota. Dan sekolah yang tidak dapat siswa harus ada dorongan untuk meningkatkan kualitas, berinovasi sehingga brand sekolahnya menjadi lebih bagus, guru-gurunya bagus, komunikasi dengan perangkat desa bagus dan dengan lingkungan bagus sehingga kembali menjadi sekolah pilihan.

Bupati Suwirta juga berpesan kedapa Sekolah-sekolah yang ada dilingkungan Desa untuk jalin komunikasi yang baik dengan kepala desa, bendesa sehingga nantinya mereka ikut mempromosikan sekolah tersebut. Dan bagi siswa yang masih ketinggalan untuk mendaftar masih ada ruang dan waktu untuk mendaftar sekolah, tidak ada istilah anak-anak kita yang tidak dapat sekolah, semuanya dapat sekolah, jangan panik kesana kemari minta tolong untuk bisa terima di sekolah yang di inginkan.

Kepala Dinas Pendidikan Klungkung I Ketut Sujana menjelaskan, pendaftaran pada PPDB masih dilakukan dengan sistem online. Proses PPDB pun tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya, untuk tingkat TK dan SD masih menggunakan jalur zonasi 80 persen, jalur afirmasi (kurang mampu) 15 persen, dan jalur perpindahan tugas orang tua/wali 5 persen. 

Bupati Tamba Sampaikan Ranperda Petanggungjawaban APBD 2021


Jembrana - Penjelasan Bupati Jembrana I Nengah Tamba terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021 disampaikan dalam Rapat Paripurna II DPRD Kabupaten Jembrana Masa Persidangan III Tahun Sidang 2021/2022 yang dibuka langsung oleh Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi pada Senin (27/6) bertempat bertempat di Ruang Sidang Utama DPRD Jembrana.

Dalam penjelasannya, Bupati Tamba mengatakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Jembrana Tahun 2021 telah dapat dituntaskan dan dilaksanakan dengan baik, dan tentunya dengan dukungan dari rekan-rekan Anggota DPRD Kabupaten Jembrana, jajaran birokrasi Pemerintah Kabupaten Jembrana, masyarakat Jembrana, serta berbagai pihak yang telah berkontribusi baik secara langsung maupun tidak langsung. 

"Hal ini dapat dilihat dari Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang telah kita terima dari BPK RI terhadap Laporan Keuangan Kabupaten Jembrana Tahun 2021. Prestasi ini mampu diraih tentunya berkat kerja keras dan dedikasi dari rekan-rekan anggota DPRD Kabuparen Jembrana, seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Jembrana, serta dukungan dari masyarakat Jembrana," ucapnya.

Bupati Tamba menambahkan, Keberhasilan meraih Opini WTP sangat perlu diapresiasi dan harus dipertahankan kedepannya. Ia berharap seluruh jajaran pemerintah daerah dapat senantiasa dan dengan lurus mengikuti aturan regulasi dan petunjuk-petunjuk teknis tentang kebijakan akuntansi, sistem akuntansi, serta pernyataan standar akuntansi pemerintahan.

"selaku kepala daerah dan wakil kepala daerah, kami mohon dukungan dari rekan-rekan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Jembrana, jajaran Pemerintah Kabupaten Jembrana, dan seluruh lapisan masyarakat Jembrana untuk melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang lebih baik lagi melalui pengelolaan keuangan yang 
transparan, akuntabel, efektif, dan efisien demi terwujudnya visi dan misi yang telah kita canangkan," ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati yang pernah menduduki kursi DPRD Provinsi ini menyampaikan struktur APBD Kabupaten Jembrana Tahun 2021 Berdasarkan laporan keuangan yang telah diperiksa oleh BPK RI.

"Dari sisi Pendapatan Daerah, pada Tahun Anggaran 2021, kita mampu merealisasikan Pendapatan Daerah yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pendapatan Transfer, dan Lain-lain Pendapatan yang Sah sebesar Rp. 1.067.493.613.610,35 atau 103,91% dari target sebesar Rp. 1.027.358.983.079,26. Berikutnya, Pada sisi Belanja Daerah, pada Tahun Anggaran 2021 anggaran belanja daerah sebesar Rp. 1.125.718.616.621,77 dengan realisasi sebesar Rp. 1.035.976.510.061,93 atau 92,03% yang terdiri dari belanja operasi, belanja modal, belanja tak terduga dan berupa transfer bagi hasil ke Kabupaten/Kota/Desa. Terakhir, Pembiayaan Daerah yang terdiri dari Penerimaan Pembiayaan dan Pengeluaran Pembiayaan Daerah. Penerimaan pembiayaan ditargetkan sebesar Rp. 103.759.633.542,51 dengan realisasi sebesar Rp. 102.544.633.542,5 atau 98,83%, sedangkan untuk Pengeluaran Pembiayaan ditargetkan sebesar Rp. 5.400.000.000,00 dengan realisasi sebesar Rp. 4.185.000.000,00 atau 77,50%," jelas Bupati Tamba.

Sementara itu, Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi dalam membuka rapat mengatakan Kepala Daerah wajib menyampaikan rancangan Peraturan Daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD dengan dilampiri laporan keuangan yang telah diperiksa oleh BPK paling lambat enam bulan setelah tahun anggaran berakhir.

"Pada masa persidangan ini, kami menyediakan ruang dan waktu kepada saudara Bupati untuk menyampaikan penjelasan mengenai Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021 yang pembahasannya akan menyesuaikan dengan mekanisme dan ketentuan yang diatur dalam tata tertib DPRD," ucap Sri Sutharmi.

Usai menerima Ranperda dari Bupati Jembrana, ketua DPRD Sri Sutharmi mengatakan Ranperda tersebut akan ditindaklanjuti bersama anggota dewan melalui pandangan umum fraksi.

"Rancangan Peraturan Daerah ini akan kami bahas bersama anggota DPRD yang akan dituangkan dalam pandangan umum fraksi," pungkasnya.

Turut hadir dalam rapat paripurna tersebut Wakil Ketua dan seluruh anggota DPRD, Sekretaris DPRD, Ketua KPU Jembrana, Pimpinan OPD di lingkup Pemkab Jembrana, para Camat serta Perbekel/Lurah se-Kabupaten Jembrana. (ngurah

Bupati Suwirta Meminta Aparat Pemerintah Bijak Memanfaatkan Medsos Dalam Berkomunikasi


KLUNGKUNG, Pemanfaatan media sosial dengan bijak dalam berkomunikasi merupakan suatu hal yang sangat penting dilakukan sebagai upaya agar sistem pemerintahan ini terus berjalan dengan sebaik-baiknya. Harapan itu disampaikan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ketika membuka Kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) Aparat Pemerintah Tahun 2022 Kodim 1610/Klungkung di Objek Wisata Kali Unda, Kecamatan Dawan, Senin (27/6). 

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kodim 1610/Klungkung dengan mengusung tema "Pemanfaatan Media Sosial di Era Digital". Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Klungkung Anak Agung Gde Anom, Dandim 1610/Klungkung Letkol Inf Suhendar Suryaningrat serta Forkopimda Kabupaten Klungkung.

Pada kesempatan itu, Bupati Suwirta juga menambahkan sangat mengapresiasi dan menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Menurut Bupati komunikasi ini juga sebagai upaya untuk menjaga kestabilan dalam menjalankan tugas. Dengan spirit Gema Santi sampai saat ini di Kabupaten Klungkung tetap aman dan tertib. 

"Jadi kita semua harus bijak dan dewasa terkait pemanfaatan media sosial saat berkomunikasi antar aparat maupun masyarakat di era digital ini. Semoga setelah mengikuti kegiatan ini nantinya bisa mendapatkan bekal dan menambah wawasan dalam menjalankan tugas sesuai tupoksi," pinta Bupati Suwirta.

Sementara Dandim 1610/Klungkung Letkol Inf Suhendar Suryaningrat mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan menjalin hubungan antar aparat diwilayah yang harmonis dan solid untuk menciptakan situasi wilayah yang kondusif aman dan nyaman. Adapun sasaran utama dalam kegiatan ini dengan terjalinnya kerjasama yang baik akan dapat menjadi pundamen dasar pertahanan yang kuat guna menjaga keutuhan wilayah NKRI. 

"Peran aparat pemerintah serta masyarakat atau kita semua agar tetap menjaga hubungan yang harmonis, sehingga bisa mencapai tujuan yang maksimal di masing-masing tupoksi dengan mengedepankan rasa kemanusiaan, persatuan dan kesatuan," harapnya.

Tanam Pohon Warnai Peringatan Bulan Bung Karno IV di Kabupaten Jembrana


Jembrana - Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi Forkopimda hadir dalam kegiatan kerja bhakti pelestarian alam sebagai rangkaian kegiatan memperingati bulan Bung Karno IV tahun 2022 berlokasi di Kawasan Hutan Belajar Dusun Yehbuah, Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo, Minggu (26/6).

Turut hadir bersama Ketua DPRD Jembrana, Kaban Kesbangpol Provinsi Bali, serta para pimpinan OPD mengisi kegiatan Bulan Bung Karno IV dengan melaksanakan penebaran 250 benih ikan nila, pelepasan 20 ekor burung merpati dan penanaman 300 bibit pohon petai, manggis dan alpukat.

Dalam sambutannya Bupati Jembrana menjelaskan awal mula dilaksanakan peringatan bulan Bung Karno. "Hari ini memperingati bulan bung karno yang ke IV, lahirnya peringatan bulan bung karno ini bermula sejak 4 tahun yang lalu  dari seorang Gubernur Bali Wayan Koster, perlu dibanggakan karena  berkaitan dengan peristiwa 1 Juni lahirnya Pancasila yang merupakan Gagasan dari Presiden Soekarno sebagai Dasar Negara Indonesia Merdeka, beliau lahir 6 Juni dan wafat 21 Juni yang diperingati sebagai bulan Bung Karno",ujar Tamba.

Memaknai Peringatan Bulan Bung Karno Tahun 2022 di Kabupaten Jembrana disampaikan Bupati Tamba dengan tema Adicita Danu Kerthi (Menstanakan Air Dalam Diri) yang mengandung makna bahwa tidak ada kehidupan di dunia tanpa adanya unsur air, dalam konteks bulan bung karno semangat dedikasi dan inspirasi perjuangan bung karno tidak ubahnya seperti air bagi kehidupan dan mengalir sepanjang masa memberikan kesejukan. "Hari ini kita melaksanakan peringatan bulan bung Karno yang mempunyai makna sangat dalam,  karena air merupakan bagian dari sumber kehidupan kita, mari kita jaga sumber-sumber air kita ini, dan di kawasan ini sudah terjaga dengan baik sekali, tetap pertahankan hal itu untuk kelangsungan kehidupan generasi kita,"katanya.

Dengan penyelenggaraan bulan bung karno ini, pihaknya berharap generasi muda bisa menjadi wahana bagi penyebarluasan nilai-nilai Pancasila serta ajar-ajaran Bung Karno secara nyata, dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan nilai-nilai kearipan lokal sad kerthi. Kepada masyarakat Bali dan Jembrana khususnya agar mengaktualiasikan pancasila melalui tata-titi kehidupan masyarakat Bali. "Tentunya dengan meneladani dan melaksanakan ide, pemikiran, gagasan dan cita-cita Bung Karno untuk Indonesia dan jangan terombang-ambing tetap pada apa yang menjadi pedoman kita Swadharmaning Agama", harapnya.

I Nengah Tamba berharap masayarakat tetap menjaga sumber air serta kelesatarian alam.
"Hari ini kita melaksanakan peringatan bulan bung Karno yang mempunyai makna sangat dalam,  karena air merupakan bagian dari sumber kehidupan kita, mari kita jaga sumber-sumber air kita ini, dan di kawasan ini sudah terjaga dengan baik sekali, tetap pertahankan hal itu untuk kelangsungan kehidupan generasi kita", harap Tamba.

Menutup sambutannya Bupati Jembrana menyampaikan program Jembrana emas tahun 2026. "Kita mencanangkan tahun 2026 Jembrana emas, maksudnya apa yang kita tanam hari ini, tahun 2026 sudah bisa menghasilkan, hasilnya sudah dapat dijual, jaga dan manfaatkan dengan baik, untuk meningkatkan perekonomian demi Jembrana emas tahun 2026", pungkasnya. 


Harga Cabai Naik, Petani Cabai Gagal Panen


Karangasem, Bali Kini - Dibalik mahalnya harga cabai rawit kecil di pasaran, petani cabai justru alami banyak gagal panen. Karena banyak cabai yang membusuk tiba-tiba sebelum memerah. 

Dipantau di lapangan, pertumbuhan cabai rawit di Desa Bungaya, Kecamatan Bebandem Kabupaten Karangasem terlihat tidak merata. Ditandai dengan tinggi pohon yang tidak sama, pertumbuhan daunnya pun berbeda, ada yang sehat segar dan ada yang "pincet". Disamping buah cabainya juga ada yang masih hijau ataupun yang sudah menguning. Petani Cabai di Desa Bungaya terpaksa memanen cabainya lebih awal, guna antisipasi kerugian yang lebih banyak. 

I Komang Agus Purnadita salah seorang petani cabai di Desa Bungaya, mengatakan jika hal tersebut dipicu cuaca yang tidak menentu. "Ya ini seperti sekarang, cuaca tiba-tiba hujan besoknya tiba-tiba panas. Ini menyebabkan cabai cepat membusuk sebelum matang, " Ungkapnya, Senin (27/6/2022). 


"Memang harga jual cabai ke penadah sekarang mencapai Rp.80.000 tapi banyak cabai yang gagal panen. Terakhir sekitar 3 hari yang lalu saya panen cabai hanya dapat 3 kilogram saja," Imbuhnya. Tentu saja ini menjadi kekecewaan baginya, karena normalnya, ketika hasil panen bagus dirinya dapat memanen cabai hingga 50 kilogram sekali panen. 

Hal inilah yang memicu mahalnya harga cabai di wilayah Kabupaten Karangasem, dimana harga cabai di pasaran akhir-akhir ini dapat mencapai Rp. 85.000 hingga Rp. 100.000 per kilogramnya. Apalagi banyak penadah yang mencari cabai di wilayah Bungaya. (Ami)

Jalan Di Umanyar Rusak, Warga Inisiatif Perbaiki Jalan


Karangasem, Bali Kini - Jalanan aspal di Banjar Dinas Umanyar, Desa Ababi Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem mengalami kerusakan. Terlihat badan jalan sudah banyak berlubang. Padahal jalanan tersebut merupakan akses yang cukup padat, utamanya bagi pengendara truk Galian C yang sering melewati jalan tersebut untuk mengangkut material. 

Perbekel Desa Ababi, I Wayan Siki ketika dikonfirmasi Senin (27/6/2022) mengatakan jika hal ini terjadi sudah sejak lama. Untuk itu muncul inisiatif dari warga Umanyar, mereka bergotong royong untuk memperbaiki jalan tersebut. "Baru kemarin (Minggu, 26/6/2022) warga di sini memperbaiki jalan ini, mereka datang dengan inisiatif sendiri. Material yang digunakan Ini urunan dari warga, ada yang dari pengusaha dan sebagainya. Kalau kemarin mereka menggunakan semen, jadi lubangnya di tutup, di beton, " Terangnya.

Bukan hanya sekali, warga Umanyar sebenarnya sudah sering melakukan perbaikan jalan di Umanyar ini. Bahan yang digunakan untuk menutup lubang, terkadang hanya pasir saja. "Wah, ada 10 kali lebih kami perbaiki jalan ini, cuma ya, nanti akan kembali rusak. Apalagi jika datang hujan, material yang kami gunakan untuk menutup lubang akan hanyud kembali, " Katanya. 

Wayan Siki mengaku sudah pernah mengkomunikasikan hal ini ke Pemerintah Daerah, bahkan Bupati Gede Dana sudah pernah turun langsung untuk meninjau jalan tersebut. "Kami berharap agar jalan ini segera bisa diperbaiki, apalagi ini merupakan jalan Kabupaten dan cukup padat. Bukan hanya lubangnya ya, kami juga berharap dibuatkan sistem drainase yang baik, got itu untuk air hujan, agar jalan tidak cepat rusak lagi, "harapnya. (Ami)

Minggu, 26 Juni 2022

Sebanyak 13 Orang Pasien Covid-19 Sembuh, Kasus Positif Bertambah 14 Orang


BALIKINI.NET | DENPASAR — Meski kasus sembuh terus bertambah, kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar masih terjadi. Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada Minggu (26/6) diketahui kasus meninggal dunia nihil penambahan. Kondisi ini dibarengi dengan penambahan kasus sembuh sebanyak 13 orang. Namun demikian, kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar meningkat sebanyak 14 orang. 

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 51.945 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 50.733 orang  (97,67 persen), meninggal dunia sebanyak 1.107 orang (2,13 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 105 orang (0,20 persen).

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, saat ini penularan virus covid 19 di Kota Denpasar masih terkendali, tetapi masih ditemukan kasus penularan baru.  Karenanya, diimbau kepada masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan.

"Kondisi  ini harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus covid akan kembali meningkat, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM," ujar Dewa Rai

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 1 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru yang disebut dengan varian Omicron.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan sosialisasi dan edukasi berkelanjutan.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi  menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun serta usia 6-11 tahun,  ibu hamil dan disabilitas. Selain itu, Kota Denpasar juga telah memulai pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster.

Tak hanya itu, Satgas Covid-19 Kota Denpasar telah merancang 6 langkah strategis mengatasi lonjakan kasus covid 19, mulai dari peningkatan kapasitas 3 T ( tracing, testing, treatment), mengencarkan pelaksanaan vaksinasi termasuk booster, mewajibkan penerapan aplikasi Peduli Lindungi,  Optimalisasi Rumah Sakit Rujukan mulai dari ketersediaan Bad, Oksigen dan Obat obatan.

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19," ajak Dewa Rai   

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. 

"Hindari kerumunan,  gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 5M," kata Dewa Rai. (

Lomba Burung Berkicau, Event Wisata Ajang Jaga Kearifan Lokal


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Wakil Bupati Jembrana, I GN Patriana Krisna  menghadiri  Lomba Burung Berkicau Kapolres Cup IX bertempat di Taman Kota Pecangakan pada Minggu (26/6)
Lomba Burung Berkicau Kapolres Cup IX Tahun 2022 ini dalam rangka HUT Bhayangkara ke-76. Wabup Ipat bersama Kapolres dan Waka Polres berkesempatan menempatkan bendera sebagai hasil juara pada kelas lomba Cendet Bhayangkara. Lomba Kapolres Cup IX ini mengikutkan 32 kelas lomba. 

Agenda tahunan sempat tidak terselenggara selama 2 tahun karena pandemi covid-19.
Menurut   Ketua Pelaksana Kegiatan, Kasat Intelkam AKP. I Gusti Agung Made Suriada, S.Sos lomba  bertujuan  menciptakan komuniti penyaluran hobi burung, khususnya burung berkicau .Serta  meningkatkan kemitraan polisi dan masyarakat . " Melalui lomba ini juga menandakan Polisi selalu ada di tengah-tengah masyarakat. Menjadi sahabat masyarakat melalui lomba seni burung berkicau, " terang Made Suriada.

Lomba seni burung berkicau  ini di diselenggarakan oleh Kepolisian Resor Jembrana bekerjasama dengan Pelestarian Burung Indonesia (PBI) cabang Jembrana yang diikuti oleh Kicau Mania yang berasal dari seluruh Bali dan beberapa peserta dari Jawa (Jember, Jogja, Probolinggo, Lumajang, dan Surabaya) .
Adapun target peserta berjumlah 1000.

Sementara Kapolres Jembrana,AKBP I Dewa Gde Juliana  mengucapkan terima kasih kepada panitia dan khususnya PBI Jembrana yang telah membantu menyelenggarakan kegiatan ini.
Tak lupa sebutnya  dukungan Pemkab Jembrana  terutama tentang kegiatan yang berkaitan dengan pemulihan ekonomi.
"  Intinya kegiatan ini adalah untuk membangun silahturahmi dan sinergitas bersama dalam komunitas burung yang ada di Jembrana. Mudah-mudahan kedepannya dapat terus kita lakukan untuk membangun sinergitas seluruh stakeholder yang ada, " ungkap perwira melati dua AKBP. I Dewa Gede Juliana, S.H., S.I.K., M.I.K.

Lanjut Kapolres, diharapkan  Kabupaten Jembrana dapat terus menyelenggarakan kegiatan-kegiatan serupa sehingga dapat mempublikasikan potensi yang dimiliki.

" Kepada komunitas burung yang ada semoga kegiatan ini dapat mengobati kerinduan kita semua untuk bisa kembali mengadakan kegiatan terutama untuk menjaga kelestarian alam kita di wilayah kita masing-masing, " kata  Dewa Gede Juliana.

Disisi lain Wabup Patriana  mengungkapkan kegiatan Lomba Burung Berkicau Kapolres Cup IX ini sebagai wujud partisipasi dan dukungan pelestarian alam . 
 
Prinsip-prinsip pembangunan kata Wabup,  ditekankan pada hal-hal pelestarian dan pemberdayaan masyarakat sudah tentu harus disikapi dengan pengembangan konsep pembangunan yang sesuai dengan kondisi alam dan budaya daerah. Serta dapat mengakomodasi kearipan lokal yang tumbuh dan berkembang di masyarakat.
 Konsep pembangunan seperti ini juga perlu didukung dengan kegiatan-kegiatan pelestarian alam yang berkelanjutan, seperti pelestarian lingkungan, flora dan faunafauna dalam rangka mewujudkan keseimbangan ekosistem.

" Untuk itu saya menyambut baik dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini, dengan harapan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan lebih memungkinkan lagi dikembangkan sebagai sebuah event yang mampu mendukung pembangunan pada sektor lain termasuk pariwisata dengan tetap mengedepankan aspek kearifan lokal dan pelestarian lingkungan, " lanjut Ipat. 

Sementara untuk pemenang Lomba Cucak Hijau Kapolres dan Murai Batu Ring Kapolres diserahkan langsung Bupati Jembrana I Nengah Tamba 
Bupati bersama Kapolres, AKBP. I Dewa Gede Juliana.( Nengah .

Duta Denpasar Sapu Bersih Juara 1 Lomba Peragaan Busana Pada PKB XLIV


BALIKINI.NET | DENPASAR — Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Denpasar berhasil menyapu bersih juara satu dalam tiga kategori di Lomba Peragaan Busana Pesta Kesenian Bali XLIV tahun 2022. Adapun tiga kategori Desain dan Peragaan tersebut diantaranya adalah kategori Busana Kerja Adat Bali Berpasangan, Busana Casual Berpasangan, serta kategori Busana Pengantin Modifikasi Berpasangan.

Lomba ini diselenggarakan pada Minggu (22/6) di Gedung Ksirarnawa, Art Center Kota Denpasar yang diikuti oleh desainer dan model perwakilan Kabupaten/Kota se-Provinsi Bali. Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Istri Wakil Walikota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana, serta tamu undangan lainya.

Model Catwalk Denpasar yang tampak cantik, anggun dan menawan mengenakan desain pakaian dari masing-masing desainer. Sebagai peserta dengan nomor urut 8 dalam peragaan pakaian Kerja Adat Bali Berpasangan, peragaan busana Denpasar di dominasi dengan warna biru kain endek. Begitu juga pada pakaian casual berpasangan tampak elegan dengan kombinasi warna endek yang sangat menawan. Pakaian Pengantin Modifikasi Berpasangan juga tak kalah anggun dan menawan.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, yang ditemui seusai acara menyampaikan apresiasi serta turut bangga atas hasil yang didapat Duta Denpasar di perhelatan Lomba Peragaan Busana Pesta Kesenian Bali XLIV tahun 2022. “Kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi juri kepada perwakilan kami dari Kota Denpasar menjadi juara satu dalam lomba kali ini, tentu saja ini merupakan hasil kerjasama yang maksimal antara tim desainer dan model yang ada di Kota Denpasar serta dukungan dari Pemerintah,” kata Ny. Antari Jaya Negara.

Selebihnya Ny. Sagung Antari Jaya Negara juga mengatakan pada perhelatan peragaan busana dalam rangka PKB XLIV, melibatkan tiga desainer Kota Denpasar. Yakni Busana Kerja Adat Bali Berpasangan, desainer Ni Luh Putu Diah Gitanjali, desainer Busana Casual berpasangan Putu Ayu Adiyanti, dan Busana Pengantin Modifikasi Berpasangan desainer Agus Arya Putra.

Dalam perhelatan PKB tahun ini kami memberikan kesempatan bagi desainer Denpasar yang telah mampu menuangkan kreativitas dalam hal balutan kain tenun endek menjadi pakaian jadi sesuai dengan kriteria yang ditentukan.

"Persiapan bersama desainer dan perajin Denpasar sudah dilaksanakan jauh-jauh hari sebelumnya dan juga dilaksanakan pembinaan, dalam mempersiapkan karya dan model untuk tampil dalam lomba kali ini," ujarnya.

Semoga hasil karya dari desainer Denpasar dapat diterima masyarakat untuk dijadikan sebuah model pakaian jadi baik itu untuk ke kantor, sehari-hari, maupun pakaian dalam menghadiri kegiatan lainnya.

"Perhelatan ini dapat menjadi sebuah motivasi dan semangat bagi desainer dan perajin Denpasar untuk terus berkarya, tidak saja di daerah maupun di tingkat nasional dan internasional, serta kami mengucapkan selamat kepada para pemenang dari desainer Denpasar untuk tetap dan terus berkarya," ujarnya. 

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved