-->

Minggu, 31 Juli 2022

Bantuan Bibit Babi Desa Bungaya Dilaporkan Ada Yang Sakit Bahkan Ada Yang Mati

 

Karangasem, Bali Kini - Beberapa waktu yang lalu, Pemerintah Desa Bungaya, Kecamatan Bebandem Kabupaten Karangasem, bagikan ratusan bibit babi gratis kepada masyarakat Desa Bungaya. Dimana ini merupakan program pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.

Namun selang sepuluh hari berlalu, terdapat laporan jika babi yang di bagikan tersebut sakit, ada pula yang mati. "Saya tidak tau di tempat lain, jika di Dusun saya, Dusun Timbul ada 2 laporan. Yang satu babinya sakit, yang satu lagi sudah mati," Kata Kepala Dusun Banjar Dinas Timbul, I Gede Suarjana Putra ketika dikonfirmasi, Minggu (31/7/2022). 

Dikonfirmasi terpisah, I Gede Indra salah seorang penerima bantuan bibit babi mengatakan kondisi babinya saat ini lemas. "Ya, babi ini saya dapat dari bantuan desa, tapi sudah jalan seminggu lebih ini, babi saya sakit. Saya khawatir babinya mati, karena tetangga saya babinya sudah mati," Keluhnya. 

Terkait gejala, pihaknya mengatakan jika babinya tiba-tiba saja tidak mau makan dan sempat mencret serta lesu. Pihaknya tidak mengetahui, sakit apa yang menjangkit babinya tersebut. 

Gejala serupa juga dialami bibit babi yang didapat dari sumbangan desa milik I Wayan Sudiarta. Dimana babi tersebut kini sudah mati.

Sementara, Perbekel Desa Bungaya ketika dikonfirmasi membantah jika kematian babi tersebut merupakan wabah. "Untuk saat ini saya baru terima laporan ada dua bibit babi dari bantuan desa yang mati, tapi itu kemungkinan karena kelelahan pas diperjalanan," Pungkasnya. (LE- AMI)

Bupati Suwirta Lepas Peserta Touring Motor Wisata Klungkung


KLUNGKUNG, Ratusan motor dari berbagai jenis dan tahun keluaran memenuhi area parkir timur Pura Goa Lawah, Desa Pesinggahan sejak pagi, Minggu (31/7). Motor-motor ini merupakan bagian dari peserta touring motor wisata Klungkung, serangkaian kegiatan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Road Show tahun 2022.

Touring dilepas Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta didampingi IMI Bali, Dinas Perhubungan Provinsi Bali, IMI Korwil Klungkung dan undangan lainnya. Dengan pengawalan dari Polres Klungkung, peserta touring melakukan perjalanan ke arah barat menuju Kota Semarapura, keutara melewati wilayah Nongan Karangasem, kebarat menuju wilayah Tembuku Bangli, keselatan menuju wilayah Banjarangkan, by pass Ida Bagus Mantra ketimur menuju finish di parkir timur Pura Goa Lawah.

Bupati Suwirta menyambut baik kegiatan ini. Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada IMI Bali yang telah menggelar kegiatan di Kabupaten Klungkung. Menurut Bupati, Klungkung memiliki beragam sumber daya yang bisa diangkat dan ditunjukkan. "Mudah-mudahan melalui kegiatan ini kolaborasi antara otimotif dan wisata dapat bersinergi," ujarnya.

Selain itu, Bupati juga menekankan kepada seluruh peserta touring agar tetap mematuhi peraturan berlalu lintas dan menjaga keselamatan selama mengikuti kegiatan tersebut.

Kabid Organisasi IMI Bali, Made Arka menyebutkan kegiatan IMI Road Show di Kabupaten Klungkung merupakan yang ke 4 setelah sebelumnya sudah diselenggarakan di Kabupaten lainnya di Bali. Untuk di Klungkung sendiri digelar 2 event, yakni touring motor dan drag bike. Melalui kegiatan drag bike ini pihaknya ingin memberikan kesempatan kepada calon pembalap dan membina atlet agar lebih berprestasi baik ditingkat nasional maupun internasional. "Semoga ini menjadi cikal bakal pecinta otomotif membangkitkan daerah wisata di Kabupaten Klungkung," sebutnya. 

Bupati Sedana Arta Apresiasi Perayaan Hari Anak Nasional Tahun 2022 di Kabupaten Bangli



BANGLI, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menghadiri Perayaan Hari Anak Nasional Tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Forum Anak Daerah Kabupaten Bangli, pada Sabtu (30/7/22).

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Bunda Paud Kabupaten Bangli Ny. Sariasih Sedana Arta, Wakil Bupati Bangli Wayan Diar didampingi Ketua K3S Kabupaten Bangli Ny. Suciati Diar, Sekda Bangli Ida Bagus Gde Giri Putra didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupayen Bangli Ny.Suardini Giri Putra, Pimpinan OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli, Kepala Pusat Studi Undiknas Denpasar, Kepala SLB N 1 Bangli, Kepala Bali Bilingual School, Ketua APSAI Kabupaten Bangli, Ketua Yayasan ABSA, Kepala Sentra Mahatmiya Kemensos RI Tabanan, Ketua Yayasan Relawan Bali, Manager PT.PLN, beserta undangan lainnya.

Acara yang digelar di panggung utama alun-alun Bangli tersebut dibuka dengan penampilan  tari condong dari siswa SLB N 1 Bangli, tari puspanjali dan fashion show dari siswa Bali Bilingual School. Dalam kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba dan penyerahan bantuan kursi roda kepada penyandang disabilitas serta bantuan sembako kepada warga kurang mampu.

Ketua Panitia Perayaan Anak Nasional Tahun 2022 Kabupaten Bangli Pande Ketut Aditya Suryantara dalam laporannya menyampaikan, dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional tahun 2022 Forum Anak Daerah Kabupaten Bangli dibawah naungan Dinas Sosial P3A. Mengadakan sebuah acara yang mengusung tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”
Adapun tujuan dari acara ini adalah mengembangkan kreativitas Anak-anak Indonesia kususnya Anak-anak Bangli agar menjadi generasi yang cerdas, berkualitas, adab, dan inofatif, serta memberikan kesempatan kepada anak anak di daerah Bangli untuk mengembangkan kemampuan mereka, memberikan kesempatan kepada anak-anak Bangli untuk mengeksperesikan dan menyampaikan pendapat mereka, mengembangkan pemahaman Anak-anak Bangli mengenai wawasan tentang pemenuhan hak anak, dan memberikan kesempatan kepada anak-anak di daerah Bangli untuk ikut berkompetisi dan meraih prestasi.

Kegiatan ini dilaksankan di Alun-alun kota Bangli, Waktu pelaksanaan kegiatan pada hari/tanggal : Selasa, 26 Juli sampai Sabtu, 30 Juli 2022.Jenis kegiatan yang dilombakan meliputi Lomba mewarnai (tingkat TK a – b), Lomba Busana Adat ke Pura (tingkat SD kelas 1,2,3,4), Lomba Story Telling (tingkat SD kelas 4,5,6),Lomba Tik Tok Challenge (tingkat SMP – SMA),Lomba Akustik (tingkat SMP – SMA). Peserta kegiatan melibatkan seluruh sekolah tingkat TK, SD, SMP, SMA, SMK se-kabupaten Bangli. 
Bupati Sedana Arta dalam sambutannya menyampaikan, Hari Anak Nasional adalah momentum penting bagi kita semua untuk menumbuhkan generasi bangsa yang mumpuni di masa digitalisasi dewasa ini. Momentum Hari Anak Nasional juga merupakan peringatan besar bagi kita semua sebagai orang tua untukemberikan hak dan kewajiban terhadap anak.
Sedana Arta menambahkan, setiap orang tua menginginkan hadirnya seorang anak sebagai penerus keluarga, dan yang tidak boleh kita lupakan adalah anak merupakan titipan Tuhan yang wajib kita jaga, sehingga kita memiliki tugas mulia dari Tuhan untuk menjaga dan mendidik anak-anak kita dengan sebaik baiknya.Dalam menjaga dan mendidik anak inilah kita mendapat tantangan besar, sebab penjagaan dan pendidikan  di tangan kita, karakter anak akan terbentuk sejak dini. Maka kita sebagai orang tua harus selalu memperhatikan tumbuh kembang anak baik dari segi kesehatan fisik maupun mental anak.

Bupati Bangli mengapresiasi kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh Forum Anak Daerah Kabupaten Bangli, semoga anak-anak di Kabupaten Bangli semakin kreatif dan berkembang serta nantinya mampu berkontribusi bagi Kabupaten Bangli.

Di akhir sambutan Bupati Sedana Arta  mengucapkan "Selamat Hari Anak Nasional Tahun 2022, Anak Terlindungi Indonesia Maju".

Sementara itu Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Bangli Ida Ayu Gde Yudi Sutha dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa bangga, ternyata anak-anak Bangli punya potensi yg sangat luar biasa. Hari ini saat Puncak Perayaan Hari Anak Nasional di Kabupaten  Bangli membuktikan bahwa anak-anak kita mampu berkreatifitas, mereka hanya perlu diberikan ruang untuk berkreatifitas. Pemerintah Kabupaten  Bangli khususnya Bapak Bipati Bangli melalui Bangli Era Baru sangat memotivasi bakat-bakat terpendam anak-anak Bangli untuk muncul bersaing dgn anak-anak lainnya.

"Mari bersama majukan anak- kita, lindungi anak-anak kita sebagai pewaris yang akan membangun bangsa kedepan". tutup mantan Kadis DLH tersebut.

Sabtu, 30 Juli 2022

Hari Ini, Kasus Positif Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 44 Orang



Denpasar, Meski kasus sembuh Covid-19 di Kota Denpasar terus bertambah, kasus positif masih terjadi. Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada Sabtu (30/7) diketahui kasus meninggal nihil penambahan. Kondisi ini dibarengi dengan penambahan kasus sembuh sebanyak 39 orang. Sementara, kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar bertambah sebanyak 44 orang. 

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 53.114 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 51.547 orang  (97,05 persen), meninggal dunia sebanyak 1.111 orang (2,10 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 456 orang (0,85 persen).

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, saat ini penularan virus covid 19 di Kota Denpasar menunjukkan trend peningkatan, tetapi masih terkendali. Karenanya, diimbau kepada masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan. 

"Kondisi  ini harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus covid akan kembali meningkat, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM," ujar Dewa Rai

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 1 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan sub varian baru yang disebut dengan varian Omicron.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan sosialisasi dan edukasi berkelanjutan.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi  menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun serta usia 6-11 tahun,  ibu hamil dan disabilitas. Selain itu, Kota Denpasar juga telah memulai pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster.

Tak hanya itu, Satgas Covid-19 Kota Denpasar telah merancang 6 langkah strategis mengatasi lonjakan kasus covid 19, mulai dari peningkatan kapasitas 3 T ( tracing, testing, treatment), mengencarkan pelaksanaan vaksinasi termasuk booster, mewajibkan penerapan aplikasi Peduli Lindungi,  Optimalisasi Rumah Sakit Rujukan mulai dari ketersediaan Bad, Oksigen dan Obat obatan.

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19," ajak Dewa Rai   

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. 

"Hindari kerumunan,  gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 5M," kata Dewa Rai. (HDps).



Bupati Tamba Serahkan Bantuan Sarana dan Prasana Bagi Pelaku Usaha Perikanan


Jembrana - Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi Kadis Perhubungan Kelautan dan Perikanan, I Ketut Wardana Naya menyerahkan secara simbolis bantuan berupa barang yang bersumber dari Dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) kepada kelompok nelayan di Banjar Ketapang Lampu desa Pengambangan, Sabtu (30/7). 

Penyerahan Bantuan ini Sejalan dengan salah satu Misi Bupati Tamba Yaitu Jana Kerti, meningkatkan kualitas sumber babwa daya manusia dengan memberikan stimulus berupa bantuan barang seperti Budidaya Ikan Lele dengan Sistem Bioflok ( kolam bundar ), mobil berpendingin, freezer dan alat tangkap berupa jaring hal ini bertujuan agar usaha perikanan dapat berkelanjutan.

Bupati Tamba Mengungkapkan rasa terima kasihnya kehadapan Ida Shang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa) atas limpahan rezeki berupa hasil penangkapan ikan di perairan yang kita miliki ini yaitu selat Bali dimana Memiliki potensi lestari kurang lebih 45.000 ton/tahun untuk jenis-jenis skan pelagis kecil, sedang maupun ikan pelagis besar.

“Seperti kita ketahui bersama batwa potensi ikan yang dominan yaitu jenis ikan lemuru yang specifik dibandingan jenis Jemiru diluar selat Bali, dimana memiliki kandungan omega 3 (tiga) yang sangat tinggi, maka untuk itu  demi Menjaga Keseimbangan Alam agar dapat berkelanjutan dalam melakukan pengelolaan Penangkapan Ikan di Selat Bali telah diatur dalam Surat Keputusan Bersama antara Propinsi Bali dengan Jawa Timur, Oleh karena itu, saya menghimbau dan mengajak kepada kita sekalian agar memanfaatkan Sumberdaya alam ini dengan baik sehingga anak cucu kita masih dapat menikmati dan merasakan jenis ikan lemuru ini,” ujarnya. 

Lebih lanjut, Bupati Tamba sampaikan bahwa disamping bantuan bersumber dari Dana pusat juga terdapat bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jembrana Tahun 2022 yang diberikan baik itu kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) , Kelompok Usaha Bersama (KUB) maupun Kelompok Pengolahan dan Pemasaran Ikan (POKLASAR) yang ada diseluruh Kabupaten Jembrana. 

“Untuk itu saya berharap agar memanfaatkan bantuan sersebut dengan sebaik - baiknya dan sebenar benarnya untuk kepentingan dari pada usaha bapak ibu semuanya.  Karena ini nantinya akan di chek, dilihat dan diperiksa setiap sebulan nantinya. Ini milik bersama kelompok yang punya dan bukan milik pribadi, bekerja tekun dan akan menimbulkan kesejahteraan dan masyarakat Jembrana yang Bahagia,” pesan Bupati Tamba 

Sementara itu, Kadis Perhubungan Kelautan dan Perikanan, I Ketut Wardana Naya menjelaskan bahwa pemberian bantuan sarana dan prasana sektor kelautan dan perikanan yang berupa mobil ber pendingin itu merupakan bantuan dari pusat yakni Kementerian Kelautan dan Perikanan. 

Tujuannya untuk mendorong kemandirian kelompok usaha Sektor kelautan dan perikanan, mendorong produktivitas kelompok usaha Sektor kelautan dan perikanan, serta menggali potensi ekonomi daerah dari sektor kelautan dan perikanan yang dapat dikembangkan.

“ Mobil ini tidak boleh dimuati selain ikan segar, apabila mengangkut yang lain diluar ikan segar nantinya akan ketahuan karena mobil ini dilengkapi dengan GPS. Bantuan mobil ini diberikan kepada kelompok nelayan yang ada di pebuahan khususnya untuk mengangkut ikan hasil tangkapan nelayan.  Semua bantuan ini bersumber dari Kementerian Kelautan dan Perikanan atas permintaan kita kabupaten Jembrana untuk masyarakat.  Kami juga todak akan tinggal diam kami akan tetap berkomunikasi dengan kementerian kelautan dan perikanan untuk membantu masyarakat nelayan lainnya,” kata Wardana. 


Wardana katakan, Adapun jenis bantuan yang diberikan dan diserahkan yakni berupa 1 unit mobil berpendingin untuk koperasi Bintang Segara, Banjar pebuahan, desa banyubiru, 1 unit Chest freezer untuk kelompok P2HP Cemara Banjar Pebuahan, 1 unit mesin Pencetak Pakan untuk Pokdakan Sangyang Tani, Banjar Taman, desa Tuwed  dan 20 unit jaring untuk KUB Berkah Abadi desa Pengambengan. 

“Harapannya dengan dibantunya seperti mobil ini jadi pengiriman kita tidak ada yang tertunda lagi jadi lebih cepat, kualitas ikan juga terjaga dalam pengiriman nya karena mobil ini menggunakan full cool sehingga ikan yang dihasilkan oleh nelayan masuk ke mobil ini langsung dikirim ke Denpasar maupun jawa.  Untuk di Jembrana sudah ada 2 unit mobil, itu didapat tahun lalu berada di candi Kusuma dan yang ini di pebuahan,  dan untuk memonitoringnya kita akan lakukan setiap sebulan sekali   mulai dari kondisi kendaraan, jaring  dan lain sebagainya kita akan laporkan ke pusat karena ini merupakan bantuan dari pusat,” tandasnya.  (Ngurah / 

Ngaben Kolektif Gratis, Pemkab Jembrana Bantu 275 juta


Jembrana - Ngaben kolektif dan metatah masal gratis kembali dilaksanakan di Bangsal Yadnya Desa Adat Yeh Kuning, Kecamatan Jembrana. Tercacat peserta yang mengikuti ngaben sejumlah 106 sawe dan metatah sejumlah 8 orang.

Guna membantu pelaksanaan ngaben dan metatah masal gratis tersebut, Pemkab Jembrana memberikan bantuan dana sebesar 275 juta rupiah yang bersumber dari APBD Kabupaten Jembrana Tahun 2022. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba yang diterima oleh Ketua Majelis Alit Kecamatan Jembrana Nyoman Suara, Jumat (29/7).

"Biaya upacara Pitra Yadnya ini telah dianggarkan pada APBD Kabupaten Jembrana Tahun 2022, dengan demikian masyarakat tidak lagi dikenakan biaya (gratis). Semoga program ini dapat meringankan beban masyarakat dalam melaksanakan yadnya," ungkap Bupati Tamba dalam sambutannya.

Selain di Kecamatan Jembrana, sebelumnya juga telah dilaksanakan kegiatan serupa di tiga kecamatan lainnya yakni kecamatan Melaya, Negara dan Mendoyo.

Ia pun menambahkan, pelaksanaan Ngaben Kolektif dan Metatah Masal merupakan wujud bhakti umat kepada Guru Swadiyaya (Ida Sang Hyang Widhi Wasa) dan Guru Rupaka (orang tua).

"Dalam upacara ngaben ini, keluarga agar menyucikan pikiran memohon agar yang diupacarai (Sang Pitara) dapat menyatu dengan Brahman," imbuhnya.

Selain itu, Bupati asal desa Kaliakah ini menyampaikan pelaksanaan Ngaben Kolektif dan Metatah Masal ini juga merupakan wujud pelaksanaan salahsatu visi kabupaten Jembrana yaitu Atma Kerthi.

"Semoga pengabenan kolektif dan metatah masal yang dilaksanakan ini, dapat berjalan dengan baik," ucap Bupati Tamba menutup sambutannya.

Sementara itu, ketua Majelis Alit Kecamatan Jembrana yang juga sekaligus ketua panitia ngaben kolektif, Nyoman Suara menyampaikan terima kasih atas bantuan dari Pemkab Jembrana sehingga masyarakat dapat melaksanakan ngaben dan metatah secara gratis.

Ia juga mengatakan peserta berasal dari beberapa desa/kelurahan yang ada di Kecamatan Jembrana. "Peserta pitra yadnya terdiri dari  nyekah sebanyak 69 sawe dan ngelungah sebanyak 37 sawe. Sedangkan untuk yang ikut metatah sebanyak 8 orang," pungkasnya. (Ngurah

Cegah Wabah PMK, Kelurahan Padangsambian Laksanakan Vaksinasi Ternak


Denpasar - Mencegah merebaknya kasus wabah Penyakit Mulut & Kuku (PMK) hewan ternak, Kelurahan Padangsambian menggelar vaksinasi bagi hewan ternak pada Jumat (29/7). 

Lurah Padangsambian, Alit Artika saat dihubungi mengatakan jumlah hewan ternak khususnya sapi yang divaksin seluruhnya berjumlah 32 ekor. 

"Peternak berasal dari wilayah di Kelurahan Padangsambian diantaranya Banjar Minggir, Balun, Buana Agung dan Buana Merta.

 "Tenaga yang membantu kegiatan vaksinasi adalah petugas vaksin dari Dinas Pertanian Kota Denpasar," kata Alit Artika.

Ditambahkannya, Sapi yang di vaksin pada hari itu 32 ekor merupakan jumlah sisa dari tindakan vaksinasi yang sudah kami lakukan pada minggu yang lalu. 

"Besar harapan kami pelaksanaan vaksin yang dilakukan oleh pemerintah ini supaya tetap kontinu sehingga dapat menanggulangi penyebaran virus PMK ini yang sangat berbahaya bagi hewan dan merugikan para peternak" ucapnya. Sembari menambahkan jika ada peternak yang ternaknya belum di vaksinasi agar segera melaporkan ke Dinas Pertanian (Esa/)

Kunjungi Pondok Indi KWT Tabanan, Drh.Anak Agung Sagung Bulan Beri Apresiasi


Tabanan, Bali Kini -  Gapokwatan Lumbung Rasa binaan dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tabanan mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Seperti pada Jumat (29/7/2022), Drh.Anak Agung Sagung Bulan, Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng saat berkunjung ke Pondok Indi menyatakan kekagumannya atas KWT Tabanan. 

Pihaknya mengaku penasaran dan ingin belajar dari KWT Tabanan agar dapat ditiru juga di Kabupaten Buleleng. 

"Saya ingin tahu bagaimana mereka (ibu-ibu KWT Tabanan) menjalankan ini. Bahkan sampai mendapat tempat untuk berkumpul di Pondok Indi ini, sekaligus wadah untuk menjual produknya. Saya kagum dengan konsisten dan semangat mereka,"ungkapnya.

Sementara, Drh. I Made Arya Putra Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tabanan berterima kasih atas segala dukungannya untuk KWT Tabanan. 

"Kami berterimakasih Kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Buleleng telah berkunjung ke sini untuk melihat secara dekat apa yang ada di Gapokwatan (Gabungan Kelompok Wanita Tani) Tabanan. Ketika ada hal-hal positif akan kita aplikasi, yang kurang baik akan kita kurangkan, sehingga keberadaan Gapokwatan Lumbung Rasa binaan Dinas Ketahanan Pangan Tabanan ini betul-betul memperlihatkan hasil maksimal," Ungkapnya. 

Diharapkan apa yang menjadi tujuan untuk kemajuan dan peningkatan dari Gapokwatan itu sendiri tercapai. Terutama di bidang promosi produknya. 

"Kami harap pemasarannya bukan hanya di Kabupaten Tabanan saja namun menjalar ke seluruh kabupaten lainnya di Provinsi Bali," Tandasnya. 

Sementara, atas capaian Gapokwatan Tabanan, pihaknya berharap hal tersebut dapat dipertahankan dengan berbagai upaya. 

"Sudah barang tentu ini membutuhkan kerja keras, saran dan masukan-masukan dari teman-teman," Sambungnya. 

Sementara, untuk mempertahankan penjualan yang sudah masuk ke kancah nasional dimana produk dari KWT Lumbung Rasa ini sudah diperkenalkan ke luar Provinsi, pihaknya mengaku akan terus gencar dalam mempromosikan produk, bukan hanya lewat off line namun juga online dan meningkatkan penjualan ke pasar-pasar modern. (A

Pasca di Buka Bupati Pengerjaan TMMD ke 114 di Kebut, Tanpa Mengurangi Mutu


Tabanan - Satgas Berjibaku Mewujudkan akses jalan antar dua Kecamatan di Tabanan. Itu setelah program TMMD ke-114 di wilayah Kodim 1619/Tabanan dibuka secara resmi oleh Bupati Tabanan (26/7) lalu.

Pengecoran jalan telah dilakukan sepanjang 1.150 meter dan sasaran fisik lainnya yang dipimpin Dansatgas TMMD ke 114 yang juga Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Ferry Adianto, S.I.P dan Komandan Kompi Satgas Kapten Czi I Nyoman Wirahadi bersama 110 orang personel gabungan bergotongroyong bersama warga masyarakat stempat.

Hal ini untuk melancarkan pendistribusian produk pertanian di dua wilayah kecamatan antara kecamatan Selemadeg dengan kecamatan Penebel melalui desa Wanagiri dan desa Sangketan.  

Satgas TMMD bersama masyarakat terus bekerja keras melanjutkan secara bahu membahu melaksanakan pelebaran jalan, pengecoran (betonisasi), pembuatan plat beton, gorong-gorong serta penyenderan.

Hingga hari ke-2 TMMD, Rabu (27/7/2022) sasaran fisik yang telah dicapai diantaranya dengan rincian pelebaran jalan sudah  mencapai 90 %, pembuatan plat  beton dan senderan jembatan  pertama (1) mencapai 55 %, pembuatan gorong - gorong dan senderan pertama (1) mencapai 100%.

Pembuatan plat beton ke dua (2) dan Senderan, Pengecoran  dan pemerataan badan jalan mencapai  90%, pembuatan gorong - gorong dan senderan ke dua (2) mencapai 60%, sementara untuk pengecoran badan jalan baru mencapai 178 meter dari 1.150 meter sasaran.

Menurut Dansatgas TMMD ke-114 Letkol Inf Ferry Adianto, S.I.P menerangkan bahwa akses jalan yang sedang dikerjakan melalui TMMD ke 114 ini merupakan bentuk kemanunggalan TNI-Rakyat untuk bersama-sama mendukung pemerintah daerah didalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Karena akses jalan ini selain sangat strategis untuk melancarkan pendistribusian hasil-hasil pertanian, perkebunan dan hasil bumi lainnya juga mempermudah masyarakat antar kedua kecamatan sebagai jalan pintas mempersingkat waktu tempuh dalam kegiatan sehari-hari dan lebih strategisnya lagi akses jalan ini juga menuju ke salah satu pura besar di tabanan yaitu pura luhur muncak sari dan pura luhur tamba waras yang merupakan bagian dari catur angga pura luhur batukaru yang sangat sakral bagi masyarakat hindu di tabanan bahkan masyarakat bali," jelas Dandim Letkol Inf Ferry Adianto.

Lanjut Dandim, pemerintah daerah Kabupaten Tabanan maupun TNI-Polri dan seluruh komponen masyarakat sangat mendukung program TMMD ke 114 ini.

Hal tersebut dapat dilihat dari dukungan penuh oleh pemda dan masyarakat setempat dan secara umum masyarakat tabanan. Bahkan pemilik lahan sendiri yang terkena pelebaran jalan dengan sukarela menyerahkan tanahnya untuk pelebaran akses jalan tersebut kepada program TMMD ke-114.

“Kita semua berharap program TMMD ke 114 ini dapat kita sukseskan tepat waktu dan tepat sasaran dengan dukungan dan peran serta masyarakat yang begitu antusias dan bersemangat dalam mewujudkannya saya yakin akan berjalan lancar,"terangnya.

Terkait kendala yang dihadapai Letkol Ferry mengemukakan bahwa dalam program TMMD ini masih dipengaruhi kondisi cuaca dan kondisi alam lainnya karena dilokasi tanahnya cukup labil kemungkinan terjadinya longsor dan juga kendala tekhnis lainnya seperti sumber air yang terbatas karena berada diluar pemukiman. 

Sehingga untuk melancarkan pengerjaan Satgas juga harus mengangkut air secara manual dari sungai. "Walau demikian dengan semangat gotongroyong dan semangat menyamabraya bersama masyarakat kita yakin semua kendala tersebut dapat kita atasi”, ujarnya.

Lebih lanjut terkait Satgas TMMD, Dansatgas juga menyampaikan bahwa Satgas TMMD yang terdiri dari personel gabungan ditempatkan langsung dilokasi dan pemukiman warga terdekat sehingga berbaur dengan masyarakat untuk menumbuhkan kedekatan dan kemanunggalan antara TNI-Rakyat betul-betul dapat dirasakan.

"Dengan kebersamaan melalui TMMD ini kita tingkatkan rasa persatuan dan kesatuan dan menumbuhkan rasa nasionalisme untuk membangun NKRI yang kita cintai”, pungkas Dandim Ferry.

Perkuat Eksistensi LPM, Bupati Tamba Perjuangkan Insentif


JEMBRANA, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) memiliki peran penting dalam menyerap dan menampung aspirasi masyarakat serta mengusulkan program dan kegiatan pemerintah desa/kelurahan. Peran aktif LPM diharapkan dapat meningkatkan pelayanan perangkat desa/kelurahan terhadap warganya.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan perhatian terhadap LPM mutlak diperlukan sehingga apa yang menjadi program pemerintahannya saat ini dapat sejalan dengan kemajuan masyarakat dimasing-masing desa/kelurahan. Sehingga pihaknya sangat mendukung adanya kegiatan studi tiru yang diikuti seluruh Ketua LPM se-Kabupaten Jembrana ke Kota Surabaya. “Dengan studi tiru ini bisa mengetahui perbandingan atas apa yang selama ini dikerjakan di Desa/Kelurahan sendiri dengan apa yang ada di Surabaya. Tentu ada kelebihan dan kekurangannya, yang lebih-lebihnya kita bawa pulang ke Jembrana,” ujar Bupati Tamba saat mendampingi study tiru LPM se- Jembrana ke Pemkot Surabaya - Kabupaten Gresik  ( kamis- jumat,28-29/7/2022). Bupati didampingi Kepala Dinas  PMD I Made Yasa , diterima Wakil Walikota Surabaya Armuji, kamis ( 28/7).

Tidak hanya sisi pengembangan SDM, Tamba juga menegaskan pihaknya saat ini tengah berjuang untuk bisa memfasilitasi pemberian insentif yang layak kepada masing-masing LPM di Jembrana. “Kami berfikir bahwa pemberian insentif yang layak itu akan berdampak positif terhadap hasil kerja yang mendapatkannya. Jadi produktifitas teman-teman LPM akan lebih meningkat,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Tamba juga mengucapkan terimakasih atas penerimaan rombongan LPM se-Jembrana oleh Pemkot Surabaya.

"Dihari yang luar biasa ini saya juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh Bapak/Ibu teman-teman yang hadir memberikan semangat dan pendidikan kepada LPM kami yang datang ke Kota Surabaya,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Jembrana I Made Yasa menjelaskan tujuan mengajak LPM melakukan Study Tiru ke Surabaya adalah untuk mempelajari Program Smart City, karena Surabaya lebih dulu melaksanakan program tersebut.

"Kami ingin belajar disini tentang bagaimana kelurahan yang ada di Kota Surabaya mengoptimalkan potensi yang ada di kelurahan yang ada kaitannya dengan program Smart City 6 Pilar yang ada,” jelasnya.

Selain ke Pemkot Surabaya, lanjut I  Made Yasa, rombongan LPM juga mengunjungi Kabupaten Gresik untuk menggali pengetahuan bagaimana Desa yang dikunjungi mengembangkan komoditi yang ada.

"Sedangkan di Kabupaten Gresik kami mengajak LPM bagaimana kaitannya dengan Bumdes, brandingnya dalam Smart City. Jadi masing-masing desa sudah mengkemas bagaimana membranding produk yang dikembangkan atau komoditi yang dikembangkan entah itu pertanian maupun wisata,” pungkasnya.
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved