-->

Minggu, 28 Agustus 2022

Atasi Masalah Sampah Kelurahan Peguyangan Aktifkan Bank Sampah


Denpasar - Kelurahan Peguyangan terus  gencar mengaktifkan kegiatan bank sampah di setiap banjar. Hal ini dilakukan dalam  upaya mengurangi jumlah sampah dan beban pembuangan sampah ke TPS maupun TPA.

Lurah Peguyangan Gede Arcana mengatakan, di Kelurahan Peguyangan ada 13 banjar dan yang aktif menggelola bank sampah baru 8 banjar. Jadwal penukaran bank sampah dilakukan setiap banjar berbeda beda. Untuk hari ini dilaksanakan di Bank Sampah  Dahlia Br. Benaya. Sampah terkumpul sebanyak 475,1 kg. "Sampah yang ditukarkan berupa tabungan dan menjelang hari Galungan baru ditukar masyarakat," kata Arcana.

Lebih lanjut ia menjelaskan Bank Sampah Dahlia merupakan Bank Sampah yang di launching pertama dan pengelolanya adalah kader PKK, penanggungjawab Klian Banjar Benaya.
Selain itu pihaknya juga kerjasama dengan Bank Sampah Bali Wastu Lestari   dan Bank Sampah Abukasa sebagai motor penggerak Bank Sampah di Kelurahan sekaligus sebagai pengepul.

Mengingat bank sampah dikelola kader PKK maka setiap kegiatan banjar atau paruman  pihaknya mensosialisasikan bank sampah ini. " Sosialisasi terus kami gencarkan agar masyarakat bisa mengelola sampah di sumbernya. Selain mengatasi  sampah mereka juga bisa  menambah penghasilan  perekonomian.  Sampah yang dikumpulkan bisa ditukar ke bank sampah dengan tabungan, hal ini tentunya sangat membantu secara ekonomi," jelasnya.

Keberadaan bank sampah juga sangat efektif dalam mengatasi sampah di Kota Denpasar karena jika semua sampah bisa dikelola dari rumah sampah organik dipakai kompos, sampah plastik, kardus kertas bisa dibawa ke bank sampah.

Wawali Arya Wibawa Sambangi Kawasan Sarinah dan Blok M Jakarta


Jakarta, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menyambangi creative hub multi fungsi bernama Sarinah dan Blok M yang berada di kawasan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (27/8). 

Hal ini dilaksanakan guna mewujudkan kolaborasi antara Pemerintah Daerah dengan Perumda Pasar Sewakadarma serta pengelolaan dan penataan creative hub di Kota Denpasar. Selain itu, kunjungan ini juga bertujuan untuk mengoptimalkan fungi bangunan yang nantinya akan dibangun dalam penataan Kawasan Suci, yang menjadi salah satu fokus program pembangunan infrastruktur di Kota Denpasar. Turut mendampingi Kadis PUPR Kota Denpasar, A A Ngurah Bagus Airawata, Dirut Perumda Pasar Sewakadarma, IB Kompyang Wiranata, serta Dinas terkait lainnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Wawali Arya Wibawa mengatakan, bahwa pembangunan creative hub sebagai sebuah simpul pelaku ekonomi kreatif yang diharapkan dapat menampung berbagai ide kreatif. Selain itu, keberadaan simpul kreatif ini diharapkan dapat membangun dan meningkatkan kegiatan bagi para pelaku ekonomi kreatif itu sendiri yang akan menghasilkan produk  yang bernilai ekonomis. Seperti halnya gedung Dharma Negara Alaya yang merupakan creative hub yang sekarang sudah berdiri dan beroprasi selama kurang lebih 3 tahun. Dimana, keberadaan DNA menjadi wahana pertemuan para pelaku sektor ekonomi kreatif. Sehingga sering terciptanya acara - acara yang melibatkan kedua belah pihak, yang mana gedung Dharma Negara Alaya menjadi fasilitator dalam terciptanya creative hub lainnya. 

Dijelaskannya, tingginya antusias masyarakat pelaku ekonomi kreatif serta seniman yang berkegiatan di gedung Dharma Negara Alaya menyebabkan padatnya jadwal layanan. Sehingga diperlukan fasilitas baru untuk menampung seluruh minat dan antusias masyarakat dalam berkesenian serta ekonomi kreatif.

 “Kami ingin memberikan ruang bagi anak muda serta pelaku ekonomi kreatif di Kota Denpasar dimana pembangunan creative hub merupakan simpul untuk menampung berbagai  ide-ide kreatif dari para pelaku ekonomi kreatif itu sendiri”, katanya.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa sejatinya tujuan utama dari Pemerintah Kota Denpasar mengembangkan serta penataan creative hub tidak terlepas dari adanya  Pandemi Covid 19. Sehingga  untuk menggerakan kembali roda perekonomian serta memberi ruang kreatif bagi masyarakat, pelaku ekonomi kreatif bahkan sampai seniman di Kota Denpasar pasca pandemi melanda diperlukan ide ide kreatif dan solutif.

Sementara Pengelola M Bloc, Jacob Gatot Sura mengatakan, M Bloc sendiri merupakan sebuah ruang kreatif bangunan rumah bergaya vintage dengan arsitektur tropis dekade 1950-an yang berdiri dan tertata rapi di pinggir jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pada zaman dulu rumah-rumah ini adalah rumah dinas Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri).

Jacob menuturkan, sebanyak 16 rumah dinas berubah menjadi deretan kedai dengan merek lokal. Sementara pada bagian belakang deretan rumah terdapat gudang yang terdiri dari 12 buah bangunan.

Kini, gudang-gudang tersebut telah beralih fungsi menjadi kedai serta tempat pertunjukan musik.

Disisi lain, Pimpinan Eksekutif M Bloc, Handoko Hendroyono menerangkan, sebelum aset bangunan tersebut berubah menjadi creative hub, pihak Peruri sudah memiliki masterplan untuk mengubah kompleks gedung yang berada di Jalan Panglima Polim ini menjadi superblok. Salah satu hal yang paling menonjol dari pengembangan ini adalah tidak adanya ruang parkir kendaraan. 

Handoko menuturkan, cara ini dipilih guna mengedukasi sekaligus memaksa publik untuk lebih memanfaatkan fasilitas publik. Tak hanya itu, cara ini diharapkan dapat menghidupkan kembali budaya berjalan kaki. Tujuan pengelola M Bloc Space untuk tidak memberikan tempat untuk parkir justru menambah ruang publik baru. 

Duta seni Jembrana tampilkan Atraksi Barata Yuda Pada Kediri Nite Carnival 2022


JEMBRANA, Duta seni Jembrana tampil dalam ajang Kediri Nite Carnival dalam rangkaian HUT Kota Kediri ke-1143 pada Sabtu malam (27/8) . Menampilkan  parade Barata Yuda, penampilan seniman asal bumi mekepung  ini sukses menghibur serta mendapat apresiasi dari masyarakat serta tamu dan undangan yang hadir dalam peringatan hari jadi kota kediri ke 1143.

Kediri Nite Carnival tidak hanya diikuti oleh peserta lokal Kediri tapi juga  dimeriahkan peserta luar dengan 14 Kabupaten/Kota lainnya terlibat , termqsuk Jembrana.
 
"Sudah 2 tahun kita tidak mengadakan acara ini, Alhamdulillah malam ini kita bisa nonton dan menyaksikan bareng-bareng perpaduan budaya, seni, fashion, dan yang lain-lainnya", ujar Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar dalam sambutannya. 

Seiring doa semoga dengan acara ini semua masyarakat bisa terhibur. Semoga perekonomian di Kota Kediri dan sekitarnya berjalan baik seperti sedia kala sebelum pandemi bahkan lebih baik lagi (Amin). Jika perekonomian lancar, rejeki juga semakin banyak lagi, pinta Abdullah Abu Bakar.
 
Terima kasih kepada semua pihak dan peserta  sehingga kita dapat melaksanakan Kediri Nite Carnival ini. Dan terkusus kehadiran Wakil Bupati Jembrana beserta Ibu, tutup Abdullah Abu Bakar. 

Acara dibuka Wali Kota Abdullah Abu Bakar didampingi Forkopimda dan Wabup Jembrana dengan pemecahan "Kendi" dilanjutkan dengan ikut berjalan menuju tempat pementasan parade Kediri Nite Carnival bertempat di Balai Kota Kediri. 

Duta seni Jembrana yang diikuti oleh 31 orang penabuh dan 10 orang penari menampilkan cerita peperangan antara Pandawa dengan Korawa di Kuru Kesetra yang dilatarbelakangi oleh penghinaan dan perebutan kekuasaan. 

Perang besar ini merupakan wujud penegakan kebenaran dengan pengorbanan banyak nyawa sampai pada pertempuran antara Ksatria Arjuna dengan Senopati Karna yang sama-sama memiliki keahlian dan kesakitan tempur maha dasyat. Pertempuran yang sangat sengit akhirnya dimenangkan oleh Arjuna yang berpihak pada kebenaran dan membuat pasukan Kurawa mentalnya jatuh dan kalah. 

Sementara Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) hadir memberikan semangat Duta Seni Jembrana sekaligus mewakili Pemerintah Daerah
turut serta dalam  parade dan berjalan dengan rombongan Wali Kota dan Forkopimda .

Mulai dari Start di Kediri Memorial Park dan  berakhir di Balai Kota Kediri (Jalan Pahlawan Kusuma Bangsa, Hayam Wuruk, Erlangga, dan Basuki Rahmat) sepanjang 2 Km. 
"Ini adalah kunjungan balasan karena kemarin (pada Parade Seni dalam peringatan HUT Kota Negara ke-127 pada Kamis 18 Agustus 2022), Kediri juga sudah mempersembahkan atraksi kesenian Jaranan yang luar biasa yang di Bali khususnya Jembrana belum pernah melihat seperti itu, " jelas Ipat. 

Menurut Ipat , konsep Kediri Nite Carnival  suatu yang berbeda karena di Jembrana belum pernah mengadakan parade seni budaya malam hari.

"  Ini adalah ide baru, mudah-mudahan ke depan kita bisa melakukan malam hari. Suasana akan lebih nyaman untuk peserta dan penonton. Lebih menikmati pawai dan atraksi yang ditampilkan oleh para kontingen, " ungkap Ipat yang pernah menjadi ASN di Kota Kediri sebelum menjadi Wabup. 

Terkait penampilan Duta Jembrana, Wali Kota, Abdullah Abu Bakar menyampaikan kekagumannya, penonton semuanya terdiam. Musik (gambelan) bisa tinggi dan rendah, tarian juga luar biasa. Musik dilakukan dengan cara berdiri. Ini pengalaman luar biasa. "Sekali lagi terimakasih kepada Wabup atas kehadiran dan partisipasinya, ungkap Abdullah Abu Bakar. 

"Kedepannya kita akan tetap berkunjung ke Jembrana untuk memeriahkan acara HUT Kota, karena Kediri dan Jembrana sudah seperti kakak dan adik", tutup Abdullah Abu Bakar. *

Jaya Negara Buka Lomba Layang-layang Pelangi Denpasar


Denpasar - Ruang bagi para penghobi Layang-layang masih terbuka lebar di Kota Denpasar. Berbagai perhelatan perlombaan layang-layang juga terus dilaksanakan di Kota Denpasar yang tiap tahun mengalami peningkatan peserta. Seperti yang dilaksanakan Persatuan Layang-Layang Indonesia (Pelangi) Kota Denpasar menggelar Denpasar Kite Festival di Pantai Mertasari Sanur selama 2 hari yakni 27-28 Agustus 2022. 

Festival layang-layang ini dibuka secara resmi Walikota I GN Jaya Negara bersama Wakil Ketua DPRD Denpasar I Wayan Mariana Wandira ditandai dengan tarikan pertama layangan ikon Pelangi Denpasar.

Sebanyak 518 layangan mengikuti event tahun keenam Pelangi Denpasar tahun 2022. Perlombaan dibagi dalam tiga  kategori yakni kategori remaja, dewasa dan big size dengan jenis Layang Bebean, Pecukan, Janggan dan layang-layang kreasi baru. 

Walikota I GN Jaya Negara menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan perlombaan layang-layang yang dilaksnakan Pelangi Denpasar. Disamping memberikan ruang kreativitas bagi para Rare Angon atau penghobi layang-layang, juga dapat meningkatkan rasa toleransi dan kekompakan dalam menaikan layang-layang. 

“Seperti pada lomba ini para peserta remaja dan dewasa memiliki tehnik permainan layang-layang yang sangat baik, terlihat dalam menaikan layangan secara bersamaan tidak terjadi saling senggol antara layangan satu dengan lainnya,’’ ujar Jaya Negara, sembari mengucapkan selamat berlomba bagi para peserta layang-layang.

Sementara Wakil Ketua DPRD Denpasar I Wayan Maryiana Wandira yang juga selaku Ketua Pelangi Denpasar mengatakan setiap tahun pelaksanaan event ini terus mengalami peningkatan peserta. Disamping pelaksanaan lomba untuk layang-layang ukuran sedang, pihaknya juga menggelar perlombaan layang-layang ukuran besar dari jenis Bebean dan Janggan. Adapun tema dalam lomba kali ini yakni "Tejaning Urip" memberi cahaya kehidupan. 

Lebih lanjut Mariana Wandira mengatakan Pelaksanaan perlombaan layang-layang diharapkan dapat mewujudkan sebuah perbedaan sebagai kekuatan kita bersama dalam kebhinekaan sebagai satu kesatuan dalam Melayangan. Jaga persatuan dan kesatuan dan Menyama Braya dengan semangat untuk melestarikan tradisi budaya dan seni yang telah diwariskan kepada kita bersama. 

“Pelaksanaan event Pelangi Denpasar Kite Festival tak terlepas dari dukungan Pemkot Denpasar untuk tetap melestarikan seni dan budaya melayangan di Kota Denpasar,” ujarnya.

Klungkung Hapuskan Denda PBB-P2 Hingga Akhir Tahun Ini


KLUNGKUNG, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta mengajak masyarakat wajib pajak untuk dapat memanfaatkan program stimulus penghapusan denda PBB-P2. Hal itu disampaikan saat mengikuti Car Free Day di Alun-alun Ida Dewa Agung Jambe, Klungkung, Minggu (28/8). Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra, OPD terkait dan Ketua TP. PKK Kabupaten Klungkung Ny. Ayu Suwirta.

Menurut Bupati Suwirta, program stimulus penghapusan denda PBB-P2 sesuai dengan Perbup Nomor 31 Tahun 2022 tentang Tata Cara Pengurangan ataua Penghapusan Sanksi Administrasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan. Program ini berlaku mulai tanggal 1 September sampai 31 Desember 2022. "Mari manfaatkan segera program stimulus penghapusan denda PBB-P2," ajak Bupati Suwirta.

Selain itu, Bupati Suwirta juga meminta kepada Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Klungkung agar kembali membangkitkan kegiatan Mimbar Aksi Gema Santi (MAGS) dan Mimbar Merah Putih ini. Menurut Bupati kegiatan ini sangat penting dilakukan untuk mengajak masyarakat dengan pola hidup sehat melalui CFD, menyerap aspirasi masyarakat, membiasakan generasi muda khususnya para siswa untuk tampil dimuka umum dan menyampaikan aspirasinya secara santun dan inovatif. "Kegiatan ini harus kembali digelar setelah hampir tiga tahun vakum akibat pendemi Covid-19, saya sudah tugaskan Kadis Pendidikan untuk segera menindaklanjuti pelaksanaan kegiatan ini," ujar Bupati Suwirta.

Lahan Seluas 5 Hektar di Bukit Tegallanglangan Datah Terbakar


Karangasem, Bali Kini - Kebakaran lahan di perbukitan seluas kurang lebih 5 hektar terjadi pada Minggu (28/8/2022) siang. Tepatnya di banjar Dinas Tegallanglangan Desa Datah Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem, atau dikenal dengan nama Bukit Cinta. 

Dilahan tersebut terdapat dedaunan kering serta semak belukar. Dimana material ini sangat mudah terlalap api. 

Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kebakaran dan berupaya menjinakkan kobaran api. "Kami mendapat laporan langsung dari Perbekel Desa Datah I Gede Suberata mendapatkan informasi bahwa di area bukit cinta Banjar Dinas Tegallanglangan Desa Datah telah terjadi kebakaran lahan, kebetulan kami menyiagakan pasukan dekat lokasi tersebut karena tengah diadakan upacara pengabenan yang pasti rawan akan kebakaran," Tandas Kepala Dinas Damkartan Kabupaten Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah ketika dikonfirmasi. 

Dalam upaya pemadaman api tersebut, terdapat kendala seperti lokasi tempat terbakarnya lahan tidak dapat terjangkau oleh Armada Damkartan. Karena itu, petugas damkar terlebih dahulu amankan Pura Manik Sakti agar api tidak meluas atau melalap pura tersebut. 

Kemudian, petugas Damkar melanjutkan  memadamkan api dengan berjalan kaki ke lokasi. Dan Api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 14.30 Wita atau memakan waktu penanganan sampai dua setengah jam.

"Kami menggunakan 2 Armada kebakaran dan air sekitar 8.000 liter untuk memadamkan api, serta 6 orang pasukan yang bergerak ke lokasi kebakaran, " Ujarnya.

Sementara, penyebab kebakaran, menurut informasi, dikatakan api berasal dari bekas bakar ikan. "Ada yang membakar ikan laut di pinggir pantai, abis bakar ikan di tinggal itu menyebabkan terjadinya kebakaran lahan, begitu yang saya dengar," Ujar Siki Ngurah. (Ami)

Pecahkan Rekor Muri, Bupati Bangli Apresiasi Partisipasi Senam SKJ Pelajar di Kabupaten Bangli


BANGLI, Usai melaksanakan persembahyangan bersama serangkaian hari raya tumpek uye di Kabupaten Bangli yang dipusatkan di Pura Dalem Prajapati Desa Adat Sidembunut, Kelurahan Cempaga, Bangli, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bangli Ny. Sariasih Sedana Arta, Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar didampingi Ketua WHDI Kabupaten Bangli Ny.Suciati Diar, Anggota Forkompinda Kabupaten Bangli, Ketua DPRD Bangli I Ketut Susatika, Pimpinan OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli, para Camat se Kabupaten Bangli, Ketua Ikatan Guru Olahraga Nasional (IGORNAS) Kabupaten Bangli beserta anggota, serta undangan lainnya, menyaksikan secara langsung Senam SKJ Pelajar yang diikuti oleh ribuan siswa SD, SMP, SMA/SMK se Kabupaten Bangli.

Senam SKJ Pelajar yang merupakan senam bersama yang dilaksanakan di Seluruh Kabupaten Kota serta Provinsi di seluruh Indonesia tersebut merupakan salah satu program kerjasama dari  Kementrian Pemuda dan Olahraga, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan serta  Kementrian Risert dan Tekhnologi  Republik Indonesia  yang secara serentak dilaunching hari ini dalam rangka pemecahan  rekor muri (Museum Rekor Indonesia), yang mana untuk Kabupaten Bangli di Pusatkan di Alun-alun Kebanggaan Kabupaten Bangli pada Sabtu (27/8/22). Pagi.

Ketua (IGORNAS) Ikatan Guru Olahraga Nasional Kabupaten Bangli I Wayan Muspata Yasa dalam laporannya menyampaikan dalam kegiatan senam SKJ  Pelajar di Kabupaten Bangli ini dipusatkan di Alun-alun Bangli dengan melibatkan 2.200 Orang siswa yang dipilih dari sekolah SD, SMP, SMA/SMK, sedangkan untuk siswa yang tidak ikut melaksanakan senam di Alun-alun mereka melaksanakan senam di sekolah masing-masing melalui media zoom meeting sehingga secara keseluruhan di Kabupaten Bangli siswa yang terlibat dalam kegiatan ini sekitar 4.000 Orang." Ujar Mustapa Yasa"

Pihaknya menambahkan selain untuk pemecahan Rekor MURI senam SKJ Pelajar ini diciptakan untuk program berkelanjutan di masing-masing sekolah dengan tujuan untuk senam kesehatan dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh siswa, serta dalam rangka mendukung program pemerintah Kabupaten Bangli seperti slogan yang sering disampaikan oleh Bupati Bangli yaitu "jengah membangun Bangli", dan kamipun dari guru-guru olahraga di Kabupaten Bangli akan selalu jengah mendukung pembangunan di Kabupaten Bangli melalui bidang Olahraga. "Tutupnya".

Sementara itu Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa dan pembina, OPD terkait, serta kepada semua pihak yang telah membantu, sehingga acara senam SKJ Pelajar tersebut dapat berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan apapun, "semoga kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dalam rangka menjaga kebugaran, serta imun tubuh para siswa agar siswa tetap terjaga kesehatan jasmaninya dan semangat dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah masing-masing. Sehingga nantinya akan tumbuh generasi muda yang sehat secara jasmani dan sehat dalam pola pikir untuk meneruskan pembangunan secara berkelanjutan di Kabupaten Bangli," Tegas Sedana Arta.

Mengenai Raperda Pangan Yang Diajukan Gubernur, Begini Pandangan Fraksi Nasdem PSI Hanura


Denpasar - Fraksi Nasdem PSI Hanura, pada sidang Paripurna ke 24 di gedung DPRD Bali, menyambut baik diajukannya Raperda Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah Provinsi atau sebelumnya dicantumkan sebagai Raperda.

Namun hal itu, bukan semata-mata karena Provinsi Bali menjadi satu di antara empat provinsi di Indonesia yang belum memiliki Perda dimaksud. "Lebih dari itu, perlunya pelindungan bagi masyarakat di Provinsi Bali terhadap ketersediaan pangan," demikian DR.Somvir mewakili Fraksi Nasdem PSI Hanura.

Lanjutnya, bahwa isu soal pangan mengemuka dalam beberapa tahun terakhir. Dan setiap waktu-waktu tertentu, ketersediaan pangan, mulai dari beras, jagung, bawang merah, cabai, kedelai, dari tahun ke tahun terus berulang terjadi harga yang melambung hingga terjadi kelangkaan.

Isu soal pangan semakin terasa saat terjadi konflik antara Rusia dan Ukraina, di mana kebutuhan impor gandum dari negara tersebut sangat tinggi. Kemandirian pangan selalu dibicarakan dari tahun ke tahun, tapi nyatanya ketergantungan impor berbagai produksi pangan juga terjadi. 

Untuk Provinsi Bali, ketahanan pangan berikut cadangan pangan juga harus mendapatkan perhatian lebih. Program ketahanan pangan masih belum optimal dilakukan. 
"Bali masih bergantung pasokan dari Jawa dan daerah lainnya di Indonesia. Dampaknya, manakala pasokan dari luar Bali terganggu, niscaya harga-harga komoditas akan ikut melejit," ungkapnya.

"Apalagi dengan semakin pulihnya pariwisata Bali, kunjungan belasan juta wisatawanNusantara dan mancanegara dalam setahun membuat lonjakan peningkatan kebutuhan pangan di Pulau Dewata yang kita cintai ini," sambungnya. 

Artinya jika ketersediaan dan cadangan pangan tak mencukupi, ditegaskan Fraksi ini, niscaya membuat inflasi juga ikut meninggi akibat kenaikan pada komponen 
belanja makanan dan minuman.

Terkait dengan cadangan ketersediaan pangan, fokus perhatian hendaknya juga tidak tertuju pada ketersediaan beras semata. Persoalan klasik yang terulang-ulang seperti ketersediaan cabai, bawang merah, kedelai, hingga daging sapi dan babi harus mendapatkan perhatian. 

Karena pangan sebagaimana disampaikan dalam Raperda ini juga meliputi sumber hayati produk pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, peternakan, perairan, dan air, baik yang diolah ataupun tidak diolah.

Adanya Perda Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah Provinsi sangat positif. Karena pandemi sudah mengajarkan kepada kita bagaimana bersiap menghadapi kondisi yang tidak ideal, seperti bencana alam, bencana sosial hingga krisis global.

Hanya saja dalam Perda nantinya harus ada rumusan yang tegas maupun hitungan berapa cadangan pangan, terutama untuk cadangan pangan pokok tertentu. Dalam hal ini kebutuhan beras bagi Provinsi Bali, termasuk breakdown kebutuhan-kebutuhan pada masingmasing kabupaten/kota. 

"Berapa bulan sebenarnya harus terjamin stok ketersediaanya? Kami mencontohkan Kabupaten Tabanan sebagai lumbung beras Pulau Dewata. Data Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tabanan menyatakan stok beras mencukupi sampai bulan Oktober 2022. Artinya stok beras aman dalam waktu dua bulan ke depan," jelasnya.

Padahal, menurut Fraksi ini, hama tikus juga sangat mengganggu para petani Tabanan, khususnya di Desa Marga Dauh Puri, Kecamatan Marga misalnya, yang beberapa waktu lalu gagal panen sehingga kerugian mencapai Rp 2 miliar.

Dengan memperhitungkan masa panen selanjutnya, stok beras hendaknya bisa sampai delapan bulan. Tantangannya adalah meningkatkan kualitas beras agar bisa memiliki masa ketahanan lebih lama. 

"Selain itu tantanganya adalah alih fungsi lahan pertanian/produktif yang tak bisa dihentikan di Provinsi Bali," tegas Fraksi Nasdem PSI Hanura.

Begini Pandangan Fraksi Demokrat Terkait Masalah Pangan


Denpasar - Mewakili Fraksi Demokrat, Komang Nova Sewi Putra membacakan terkait Perda tentang Pangan yang disampaikan Gubernur Koster dalam sidang Paripurna di Gedung Dewan Provinsi Bali.

Fraksi Demokrat menilai masalah Pangan dan Gizi adalah merupakan permasalahan berbagai sektor dan menjadi tanggung jawab bersama dari level Pemerintah Pusat sampai dengan Pemerintah Daerah dan Masyarakat.

Perda ini sangat penting bagi Pemerintah Daerah untuk mengatur Penyelenggaraan Cadangan Pangan di Provinsi Bali agar menjadi pedoman bagi Pemerintah Kabupaten/Kota dan masyarakat dalam mengatur Penyelenggaraan Cadangan Pangan di wilayahnya.

"Berdasarkan hal tersebut diatas Kami Fraksi Partai Demokrat sepakat untuk pembahasan Raperda ini segera dilaksanakan sehingga menjadi Perda sebagai pedoman dalam Penyelenggaraan Cadangan Pangan di Provinsi Bali," sebutnya.

Raperda Penyelenggaran Cadangan Pangan Pemerintah Provinsi Bali  hendaknya mengatur yang berkaitan dengan pengadaan, pengelolaan, penyaluran dan pelepasan serta Pengadaan Cadangan Pangan hendaknya diperoleh melalui pembelian produksi dari dalam daerah dengan mengutamakan produksi petani daerah yang aman dan bermutu, dengan harga pembelian yang ditetapkan oleh Pemerintah.

Dalam hal Pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah Provinsi Bali, agar Perangkat Daerah bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah, Lembaga Usaha Masyarakat dan/atau Koperasi yang diatur dalam bentuk perjanjian kerja sama dengan persyaratan yang memadai dan diatur dengan Peraturan Gubernur.  

Fraksi Partai Demokrat mendukung bila Pemerintah Daerah membangun dan mengembangkan Sistem Informasi Cadangan Pangan yang terintegrasi, berkaitan dengan perencanaan, pemantauan, evaluasi, stabilisasi pasokan dan harga serta pengembangan sistem peringatan dini terhadap masalah pangan.

Pihaknya menyarankan agar melibatkan peranan masyarakat dalam mewujudkan Cadangan Pangan Pemerintah Provinsi Bali melalui pelaksanaan produksi, pengadaan, pengelolaan dan penyaluran pangan, pencegahan dan penanggulangan masalah pangan, pemberian data.

Serta memberikan imformasi yang benar dan akurat mengenai rawan pangan dan krisis pangan, pencegahan terjadinya rawan pangan dan krisis pangan, penyaluran bantuan pangan, dan/atau pengawasan terhadap Penyelenggaraan Cadangan Pangan Daerah agar diatur dengan Peraturan Gubernur. 

"Dalam Raperda ini Fraksi Partai Demokrat mengusulkan adanya sanksi bagi Lembaga Usaha Masyarakat dan/atau Koperasi serta Masyarakat Perorangan yang melakukan Pengelolaan Cadangan Pangan tanpa ijin dari Pemerintah Provinsi Bali," tutup Nova pada Paripurna DPRD Bali ke 24.

Sabtu, 27 Agustus 2022

Tumpek Uye ( Kandang) : Tradisi Hindu Bali Sebagai Perwujudan Kasih terhadap Binatang


Karangasem, Bali Kini - Pemerintah Kabupaten Karangasem Melaksanakan perayaan Tumpek Uye ( Segara kerthi) melalui tatanan kehidupan masyarakat Bali di pantai Jasri Kecamatan Karangasem pada Hari Sabtu Kliwon Uye (27/8/2022). 

Hadir dalam upacara tersebut Bupati Karangasem, Wakil Bupati Karangasem, perwakilan Forkompimda, Sekretaris Daerah bersama Kepala Perangkat Daerah beserta staf masing mengajak 25 orang, Ka Kemenag Karangasem serta kepala instansi Vertikal, BUMD, BUMN, Bendesa Madya Bendesa Alitan dan prajuru Desa Adat Jasri. 

Upacara dipuput oleh Jero Mangku Desa Adat Jasriyang dimulai pukul 07.30 sampai 09.00 wita. Di dalam agama Hindu dikenal adanya berbagai usaha atau media untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. Salah satu dari usaha atau media itu adalah melalui pelaksanaan hari-hari raya keagamaan. Di antara demikian banyak hari-hari raya Hindu, satu di antaranya adalah hari untuk memuja keagungan Tuhan Yang Maha Esa melalui pemeliharaan atas ciptaan-Nya berupa binatang ternak atau peliharaan. Umat Hindu di Bali menyebut hari itu adalah hari Tumpek Kandang atau Hari Tumpek Uye, yakni jatuh pada setiap hari Sabtu Kliwon Wuku Uye menurut perhitungan kalender Bali. 

Hari ini datang setiap enam bulan (210 hari) sekali. Pada hari ini umat Hindu membuat upacara memuja keagungan Tuhan Yang Mahaesa sebagai Siva atau Pasupati, yang memelihara semua makhluk di alam semesta ini. Pemujaan kepada Tuhan Yang Mahaesa ini diwujudkan dengan memberikan upacara selamatan terhadap semua bintang, khususnya binatang ternak atau piaraaan.


Dalam ajaran agama Hindu, keharmonisan hidup dengan semua makhluk dan alam semesta senantiasa diamanatkan. Manusia hendaknya selaras dan hidup hamonis dengan alam semesta,khususnya bumi ini dan dengan ciptaan-Nya yang lain, termasuk tumbuh-tumbuhan dan binatang. Dalam ajaran Hindu, semua makhluk diyakini memiliki jiwa yang berasal dari Tuhan Yang Mahaesa. Doa umat Hindu sehari-hari (dalam puja Tri Sandhya) dengan tegas menyatakan : Sarvaprani hitankarah (hendaknya semua makhluk hidup sejahtra) adalah doa yang bersifat universal untuk keseimbangan jagat raya dan segala isinya. Upacara selamatan kepada binatang dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa kasih sayang kepada semua binatang, khususnya binatang ternak atau piaraaan. Bagi masyarakat agraris, binatang khususnya sapi sangat membantu manusia. Tenaganya untuk bekerja di sawah, susunya untuk kesegaran dan kesehatan manusia bahkan kotorannya bermanfaat untuk menyuburkan tanaman. Umat Hindu sangat memuliakan sapi, dan sapi dalam tradisi Hindu hendaknya dihormati sebagai ibu, di samping juga bumi pertiwi, kitab suci dan lain sebagainya.

Dalam kaitan perayaan nilai nilai tradisi masyarakat Bali melalui perayaan Tumpek  Uye. Pemerintah Kabupaten Karangasem disamping merayakan  kegiatan secara niskala maka kegiatan sekala diisi dengan program kegiatan vaksinasi hewan peliharaan yg dilakukan oleh instansi teknis terkait seperti vaksinasi yang dilakukan  dalam mengantisipasi penularan penyakit PMK. 

Semoga kegiatan perayaan Tumpek Uye dapat memberikan. Nilai manfaat baik secara niskala maupun sekala mewujudkan kesejahteraan masyarakat.(rls)
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved