-->

Kamis, 13 Oktober 2022

Bupati Sedana Arta Bangga, Pelajar Bangli Raih Penghargaan Internasional Pada Kompetisi Space Teams

[Sayu Agung Oka Ariani, paling Tengah, pake hoodie ungu ]

Bangli , Bali Kini - Sayu Agung Oka Ariani siswi SMA N 1 Bangli berpartisipasi pada Space Teams Oz Mission yang merupakan misi luar angkasa virtual internasional selama 6 (enam) hari untuk pelajar yang meliputi induksi pengetahuan teknis dan saintifik yang diperlukan dalam pengambilan keputusan dan desain misi luar angkasa. Kegiatan yang dilaksanakan 2-7 Oktober 2022, terdapat 46 tim dari seluruh dunia, Tim Morpheus Astros menempati posisi penghargaan ke - 1 pada tingkat sekolah menengah. Tim Morpheus Astros beranggotakan Sayu Agung Oka Ariani dari SMA N 1 Bangli bersama dengan pelajar SMA lainnya yakni Christopher Govert dari SMA Sutomo 1 Medan, Edgar Sipayung dari SMA Unggul DEL, Justin Salomo dari SMA Unggul DEL, dan Keyza Rajagukguk dari SMA Unggul DEL.

Kegiatan Space Team Mission Oz meliputi pembahasan dan simulasi dalam Planetary Science, desain pesawat luar angkasa, penjelajahan luar angkasa, mekanik orbit dan penginderaan jauh, memasuki atmosfer dan pendaratan, serta materi terkait lainnya. Beberapa narasumber yang merupakan ilmuwan terkemuka dan angkasawan bergabung sebagai pemateri pada kegiatan tersebut. Space Teams Mission Oz secara umum bertujuan memberikan kesempatan bagi pelajar untuk mendapatkan eksposur internasional dan meningkatkan kemampuan proses  sains dan ketertarikan pelajar pada bidang Sains, Teknologi, Rekayasa (Enjiniring), dan Matematika.


Dihubungi disela - sela kesibukannya Sayu Agung Oka Ariani merasa bersyukur karena mendapatkan pengalaman yang luar biasa pada kompetisi Space Teams tersebut. Yang membuat dirinya  ikut dalam Space Teams adalah karena dirinya salah satu peserta dari Beasiswa Indonesia Maju. Karena kerjasama program beasiswa ini dengan Massachusetts Institute of Technology (MIT), peserta BIM, termasuk dirinya diberi kesempatan untuk ikut dalam kompetisi yang bertemakan Space and Designing. 


Beberapa prestasi yang sudah diraih oleh siswi asal Desa Penatahan Susut ini adalah,  1. Awardee Beasiswa Indonesia Maju Taman Sains Angkatan 2 (2022), 2. Juara 2 Medical Emergency National Competition (Janar Duta Cup 2022), 3. Semifinalis Lomba Kimia Nasional (Undiksha 2022), 4. Semifinalis Lomba Kimia Nasional (Cyanide Udayana) (2021). 


Anak ketiga dari pasangan I Gede Ketut Aryana dengan Ni Nengah Kariani ini menambahkan, dirinya merasa sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari kompetisi ini. Dalam waktu yang terbilang cukup singkat- 6 hari, ia belajar banyak hal dari expert-expert yang inspirasional dan berpengalaman di bidangnya. Lessons-nya cukup jelas dan informatif, bagian yang paling exciting, tentu saja, SpaceCraft, Di sini, kami diharapkan untuk mengobservasi dan meng-experiment different things as well as understanding different parts to form satu kesatuan. Misalnya bagaimana Pesawat ruang angkasa di bangun, bagaimana different kinds of substances bisa berpengaruh dalam bentuk dan tampilan planet, menganalisa orbit, dan lainnya. Namun, dirinya tidak akan bisa melewati semua misi dan tugasnya tanpa kerjasama dengan kelompok. Team discussion memainkan peran yang sangat besar dalam memperoleh kesuksesan dalam kompetisi ini.


"Tentu saja kami tidak hanya belajar dari modul dan video lessons, tapi juga dari pengalaman dan pengetahuan dari para mentor dan experts yang diundang. Mendengar semua motivasi, pengalaman dan perjuangan mereka, saya menjadi semakin bersemangat untuk berjuang mengejar mimpi saya". "Imbuh siswa kelas 12 MIPA ini".


Menurut sayu,  masih banyak hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Bangli.  Sayu menyampaikan yang perlu diperbaiki adalah  bagian pemerataan penyebaran informasi,   karena Ia merasa banyak siswa-siswa di Bangli yang sangat berpotensi untuk ikut program berkelas nasional maupun internasional contohnya program Beasiswa Indonesia Maju yang ia ikuti saat ini. 

"Menurut saya,  informasi yang disebarkan di sekolah-sekolah di Bangli sangatlah minim atau hampir tidak ada, apalagi untuk kawasan 3T (Terkecil, terluar, dan tertinggal). Sehingga, anak-anak yang mungkin mampu dan berkeinginan untuk ikut,  tidak bisa menyalurkan kemampuannya  karena minimnya informasi. Selain itu, dari pengalaman saya di SMA, saya masih merasa adanya diskriminasi antara siswa jurusan IPS dan IPA, saya strongly believe that, tidak ada yang membedakan anak IPS dengan anak IPA kecuali jurusan mereka. Mungkin kedepannya, karena kita sudah menggunakan kurikulum merdeka, ini seharusnya juga jangan jadi masalah, diskrimasi karena jurusan. Semua anak harus diperlakukan dan difasilitasi sama berat. Tidak ada yang diprioritaskan ataupun disampingkan hanya karena jurusan mereka".  "Tutup sayu".


Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta Memberikan apresiasi setinggi - tingginya kepada Sayu Agung Oka Ariani siswa SMA N 1 Bangli yang sudah mengharumkan nama Bangli melalui dunia pendidikan pada kompetisi Internasional, serta berhasil mendapatkan prestasi pada ajang Internasional Space Teams tersebut, Semoga ini menjadi salah satu kebangkitan dunia Pendidikan  di Kabupaten Bangli dan menjadi contoh bagi siswa yang lainya untuk lebih giat belajar dalam meningkatkan prestasi Pendidikan di Kabupaten Bangli, sehingga untuk kedepanya Bangli akan memiliki sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing di kanca Nasional maupun  Internasional. Sedana Arta juga berharap, prestasi yang diraih Sayu, bisa memberi motivasi bagi seluruh pelajar di Bangli untuk meningkatkan prestasi  dengan lebih giat belajar. “Harapnya”.[rl/r4]

Jembrana Terima Kunjungan Pemkab Malang terkait pengelolaan sampah


Jembrana Bali Kini - (Kadis LH) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dewa Gede Ary Candra Wisnawa menerima kunjungan Dari Pemerintah Kabupaten Malang bertempat di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Jembrana, kamis (13/10/2022).

Kunjungan Pemerintah Kabupaten Malang dipimpin   Kabid Lingkungan Hidup Kabupaten Malang Ir Renung Rubiyatadji beserta  13 orang dalam rombongan .

Kunjungan terkait  studi komperasi terkait dengan Pengelolaan Sampah di TPST Kabupaten Jembrana.


Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dewa Gede Ary Candra Wisnawa menyambut baik hal tersbut, pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada rombongan Pemerintah Kabupaten Malang telah memilih Jembrana sebagai objek kunjungan.

"Teman-teman dari Kabupaten Malang datang ke sini untuk melihat apa yang sudah kita lakukan, terutama tentang pengelolaan TPST yang ada di Kabupaten Jembrana. Karena mereka juga akan membuat TPST di Malang, mudah mudahan apa yang kami lakukan di sini juga bisa diterapkan di Malang," ucapnya.


Selain itu, Dewa Gede Ary Candra Wisnawa juga menyampaikan kegiatan tersebut bisa saling mengisi kekurangan serta kelebihan masing-masing daerah baik Kabupaten Jembrana maupun Kabupaten Malang.

"Dari Kabupaten Malang sudah memberikan inovasi pengolahan sampah yang dilakukan di Kabupaten Malang, kami juga tertarik untuk belajar ke sana sehingga nanti apa yang kurang di Jembrana bisa kita tambahkan dengan apa yang sudah dilakukan oleh Kabupaten Malang," imbuhnya


Lanjut, pihaknya berharap melaui studi komparasi tersebut bisa bersama sama bersinergi dalam penanganan masalah sampah guna membangun wilayah agar menjadi contoh untuk wilayah lain.

"Semoga sinergitas ini berlanjut sehingga kita bisa memiliki pola dan mekanisme dalam pengelolaan sampah skala kabupaten yang memang bisa dijadikan contoh bagi masyarakat kita di Indonesia," harap Ary Candra.


Sementara, Kepala Bidang Lingkungan Hidup Kabupaten Malang Ir Renung Rubiyatadji menyampaikan terimakasai kepada Pemerintah Kabupaten Jembrana yang telah menerima rombongan kabupaten malang dengan baik.

"Kami dari Pemerintah Kabupaten Malang sangat berterimakasi kepada Pemerintah Kabupaten Jembrana telah menerima kami, disini kami sangat kagum karena sistem yang akan kami pakai sebagai panduan ternyata sudah bekerja dengan baik," ujarnya.


Selain itu, pihaknya berharap dari apa yang sudah dilakukan Kabupaten Jembrana dalam penanganan masalah sampah, hal itu dapat dikolaborasikan dengan Pemkab Malang untuk menyelesaikan masalah sampah.

"Harapan saya pembelajaran dari sini bisa terus disharing bersama program kami sehingga kami dapat membuat sistem yang meningkatkan sekala dari sistem itu sendiri sehingga dapat menyelesaikan masalah yang lebih besar sehingga kita bisa sukses dan berkembang bersama," ucap Renung Rubiyatadji. (komang).

Wawali Arya Wibawa Buka Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa


Denpasar, Bali Kini - Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa membuka secara resmi Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa, Rabu (13/10) di Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang yang dihadiri seluruh Camat dan Perbekel se Kota Denpasar.


Dalam Workshop tersebut, terdapat empat topik pembahasan yang disampaikan masing-masing narasumber dari berbagai pihak, dengan moderator Sekda Kota Denpasar, IB. Alit Wiradana dan narasumber, yaitu  I Gusti Agung Rai Wirajaya (Anggota  Komisi  XI DPRRI) dengan Materi Keuangan, Pembangunan, Pelaksanaan dan Pengawasan Pembangunan Desa (Berdasarkan Undang – Undang No 6 Tahun 2014), Adrian Puspawijaya, Ak, CA, ME, QRMP (Koordinator Pengawasan Wilayah I  Direktorat Pengawasan Akuntabilitas Keuangan, Pembangunan, Dan Tata Kelola Pemerintahan Desa) BPKP dengan Materi  Kolaborasi Pengawasan Pengelolaan Keuangan, Pembangunan Dan Aset Desa Dalam Mengatasi Tingkat Kemiskinan, Serta Meningkatkan Kemandirian Desa, Drs. I Ketut Sukadana (Analis Kebijakan Ahli Muda Seksi Sistem Informasi Keuangan Direktorat Fasilitasi Keuangan dan Aset Pemerintahan Desa Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa - Kemendagri) dengan Materi : Pengelolaan Keuangan Desa Berbasis Aplikasi dan I Wayan Juwena, SE., MM

(Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali).


“Ini merupakan sinergitas Pemkot Denpasar dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), guna meningkatkan pengetahuan Kepala Desa atau Perbekel terkait dengan keuangan desa, khususnya Dana Desa, baik kebijakan penggunaan Dana Desa, mekanisme dan evaluasi penyaluran Dana Desa, serta pertanggungjawaban penggunaan Dana Desa,” kata Wawali Arya Wibawa saat membuka kegiatan.


Lebih lanjut dikatakan, penyaluran dana desa di Kota Denpasar sesuai amanah undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa, difokuskan untuk membiayai pelaksanaan program dan kegiatan bidang pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa.


Yang mana nantinya diharapkan penyaluran Dana Desa di Denpasar benar-benar efektif dan berdampak signifikan bagi desa terutama dalam percepatan ekonomi produktif, menggerakkan potensi desa dan SDM di pedesaan serta mengurangi kemiskinan dan mengatasi pengaruh pandemi covid-19.


“Saya mengingatkan kepada Perbekel untuk betul-betul dalam pengelolaan dana desa, mematuhi asas pengelolaan keuangan yang partisipasif yaitu melibatkan masyarakat dari unsur perencanaan pelaksanaan dan pemantauan dengan  transparan serta akuntabel dan pengelolaan keuangan desa yang tertib dan disiplin anggaran, baik dari proses perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan serta pertanggung jawaban,” katanya.


Sementara Analis Kebijakan Ahli Muda Seksi Sistem Informasi Keuangan Direktorat Fasilitasi Keuangan dan Aset Pemerintahan Desa Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa - Kemendagri, I Ketut Sukadana mengatakan, dengan adanya kegiatan workshop ini, kita ingin menjalin kemitraan yang lebih tegas, lebih serius dengan para pihak yang terkait, terutama secara kenegaraan, dimana Kepala Desa menyadari tugas dan tanggung jawabnya, bahkan bagaimana mentalitas dibangun, moralitas dibangun itu juga harus disadari Kepala Desa. Bahwa mengelola dana sebesar ini memang tidak mudah, akan menghadapi resiko-resiko. Sehingga dengan dibekalinya  para Kepala Desa dan perangkat desa pada workshop ini akan memberikan bekal semestinya lebih dari cukup untuk mereka. (ays).


Profesi 'Pengarah Adegan Intim' Penuhi Kebutuhan Industri Perfilman Era #MeToo

 


Gerakan #MeToo melawan pelecehan seksual oleh sutradara, aktor, atau pelaku industri perfilman lainnya membuat tindakan tak senonoh saat syuting film tak lagi bisa diterima. Gerakan inipun meningkatkan permintaan akan profesi relatif baru berupa pengarah adegan intim alias “intimacy coordinator”. Selengkapnya dilaporkan tim VOA dari Washington, DC

 


Ny. Sagung Antari Jaya Negara Tutup Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Tim Penggerak PKK

Denpasar , Bali Kini - Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Tim Penggerak PKK bagi Ketua  dan Sekretaris Tim Penggerak PKK Kecamatan se Kota Denpasar dan Ketua Tim Penggerak PKK Desa / Kelurahan se Kota Denpasar resmi ditutup Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara di Gedung Wanita Shanti Graha Denpasar Kamis (13/10)



Acara ini juga dihadiri Istri Wakil Walikota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana. 


Sebelum ditutup semua peserta mengikuti sosialisasi dari 3 narasumber   yakni Nena Mawar Sari dari Psikolog Klinis dan Hipnoterapis Remaja Dewasa,  Ni Nyoman Sri Utari  Sekretaris TP PKK Kota Denpasar dan Desak Nyoman Triarsini dari BKKBN

 

Dalam kesempatan ini Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengatakan Peningkatan Kapasitas ini merupakan peningkatan kualitas sumber daya manusia sehingga pengurus PKK Kecamatan, Desa/Kelurahan bisa memahami fungsi dan perannya sesuai dengan maksud dan tujuan PKK. Yakni memberikan pedoman atau panduan dalam pengelolaan kelembagaan dan program PKK secara berjenjang dari pusat sampai dengan daerah, Desa/Kelurahan hingga lapisan terbawah. Sebagai panduan agar pelaksanaan dan pengelolaan kelembagaan dan program PKK di tingkat daerah sampai lapisan terbawah dapat mencapai tujuan 10 program pokok PKK secara maksimal dan optimal. 


"Melalui kegiatan peningkatan kapasitas  ini kita samakan persepsi sehingga seluruh Pengurus PKK dapat memahami tugas, peran dan fungsinya,” ungkap Ny. Sagung Antari Jaya Negara.

 

Mengingat kegiatan ini juga untuk  menambah wawasan, maka kedepannya  diharapkan mampu  mengisi diri dalam menjalankan setiap program PKK di masyarakat.  Selain itu  Ketua TP. PKK Kecamatan , Desa dan Kelurahan terus bergerak sebagai mitra Pengurus TP. PKK Kota Denpasar dalam menindaklanjuti berbagai isu - isu strategis serta berinovasi menghasilkan program - program kerja yang memberikan dampak positif kepada masyarakat . 


Salah satu isu strategis gerakan PKK yang saat ini menjadi tugas gerakan PKK adalah bagaimana PKK dapat berperan secara aktif dalam upaya percepatan penurunan angka stunting. Selain itu melalui gerakan PKK secara berjenjang diharapkan PKK menjadi penggerak dan pelopor  gerakan pemberdayaan masyarakat melalui upaya yang bersifat kreatif dan inovatif. 

 

 

Sekretaris TP PKK Kota Denpasar Ni Nyoman Sri Utari mengatakan, Gerakan PKK  diharapkan dapat menumbuh kembangkan sikap dan perilaku, kemandirian, pribadi,keluarga dan masyarakat agar selalu memiliki kesiapan dan landasan kuat dalam menghadapi berbagai perubahan seiring dengan perkembangan zaman.  Untuk itu PKK Kota Denpasar, kecamatan, desa/kelurahan/dusun/lingkungan/dasa wisma harus memiliki buku wajib dan buku tambahan. Buku wajib adalah Buku Anggota Tim Penggerak PKK, Buku Agenda Surat/Keluar, Buku Keuangan, Buku Inventaris, Buku Kegiatan dan Buku Notulen. Sedangkan  Buku Tambahan adalah Buku Tamu, Buku Daftar Hadir, Buku Program Kerja, Buku Data Kader Umum dan Kader Khusus dan Buku Jumlah Kader Khusus. 

 

Psikolog Klinis dan Hipnoterapis Remaja Dewasa Nena Mawar Sari menambahkan, peran PKK sangat penting untuk itu dalam Peningkatan Kapasitas pihaknya memberikan materi tentang kesehatan mental. Hal itu karena perempuan lebih rentan mengalami kesehatan mental karena multitasking, tuntutan, Kerentanan. “Peran PKK adalah memberikan pelayanan kesehatan sampai ke dasa wisma maka penting diberikan pemahaman tentang kesehatan mental,” jelasnya.  (ayu)

Putra Klungkung Kadek Angga Pradita Berjuang di WKF Cadet Junior U21 di Konya Turki


Klungkung , Bali Kini -
Kadek Angga Pradita atlet Karate Junior Dojo Lemkari Semarapura Kangin, Klungkung, Bali di Panggil Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) untuk mengikuti Kejuaraan WKF Cadet Junior dan U21 Championships di Konya Turki. Hal ini terlihat saat berpamitan dengan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta di Ruang Rapat Kantor Bupati Klungkung, Kamis (13/10).


Perjuangan Kadek Angga Pradita yang berhasil lolos di Kejuaraan WKF Cadet Junior dan U21 Championships di Konya Turki tidaklah mudah. Kadek Angga Lolos melalui kejuaraan di Kejurda, Kejurnas Piala Ketua Umum Pengurus Besar FORKI tahun 2022 kini terpilih mewakili Indonesia ke Kejuaraan WKF Cadet Junior dan U21 Championships di Konya Turki pada tanggal 26-30 Oktober 2022.


Bupati Suwirta dengan rasa bangganya bisa melihat putra Klungkung mewakili Bali, Indonesia ke Tinggal Internasional. Tetap semangat, dan tetap berjuang mengharumkan nama Klungkung.  "Semangat bertanding harumkan nama Klungkung, Bali dan Indoneisa. Berikan yang terbaik dan harus menjadi yang terbaik," ujar Bupati Suwirta dihadapan Kadek Angga  dan orang tuanya.


Ketua Koni Klungkung, I Wayan Subamia berterimakasih kepada Dojo Lemkari Semarapura Kangin, sudah melahirkan atlet yang berprestasi. "Kami bersyukur Kadek Angga atlet kita, termasuk atlet yang dipanggil berpartisipasi dalam even tersebut,” kata Ketua Koni Klungkung I Wayan Subamia. (rl/r4)

WABUP WAYAN DIAR BERHARAP MGPSSR MENJADI PASEMETONAN YANG TERORGANISIR DAN SOLID


Bangli , Bali Kini -
Hal tersebut disampaikan Wabup Wayan  Diar di acara pengukuhan pengurus Maha Gotra Pasek Sapta Resi( MGPSSR) Kecamatan Susut,  Dulang mangap Kabupaten Bangli,dan Paiketan Pemangku di Kecamatan Susut digelar Rabu Petang (12/10) di Balai Banjar Serai Susut Bangli. acara ini  dihadiri pula oleh anggota DPRD Provinsi Bali I Nyoman Budi Utama, Sekjen MGPSSR Provinsi Bali Jro Pasek Pandu Lagosa, Ketua dan Penglingsir Dulang mangap Prov. Bali,  Ketua PHDI Kabupaten Bangli, Ketua MGPSSR Kabupaten Bangli, Camat Susut, Danramil Susut, Kapolsek Susut, Kepala Desa Penglumbaran, Jero Mangku pasek se Kecamatan Susut, Ketua dulang mangap se kabupaten Bangli dan Kelian Dadia Pasek se Kecamatan Susut.


Dalam arahanya Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar meyampaikan ucapan selamat atas dikukuhkan  pengurus Maha Gotra Pasek Sapta Resi( MGPSSR) Kecamatan Susut,  Dulang mangap Kabupaten Bangli,dan Paiketan Pemangku di Kecamatan Susut  untuk menjalankan amat sesuai fungsinya secara baik sehingga pasemetonan ini semakin erat dan solid karena pengurus harus punya jiwa tulus untuk  ngayah dan  bergerak optimal sekalipun belum 100%. 

dan atas sinergitas kerjasama semeton pasek yang ada di Bangli selama ini bersama-sama pemerintah Kabupaten Bangli dalam rangka mendorong percepatan percepatan pembangunan di kabupaten Bangli Wabup diar menyampaikan sudah berjalan sesuai harapan.

 “Semoga paiketan pasemetonan ini dapat terorganisir dengan baik di semua kecamatan di kabupaten Bangli dengan pengurus yang resmi dan bertanggungjawab tetap mendukung segala bentuk pembangunan pemerintahan sesuai visi dan misi Kabupaten Bangli”  

Terkait terbentuknya MGPSSR di Kabupaten Bangli  organisasi ini sangat perlu di solidkan  Ujar Wabup Diar. namun, pekerjaannya masih banyak terkait pendataan semeton yang belum selesai 100%. seperti di Kecamatan  Tembuku baru 95%, Susut sudah 90%, Bangli 70% sedangkan kalau dikintamani memang butuh waktu dan tenaga yang lebih untuk mendata itu semua karena saking banyaknya semeton yang tersebar di kecamatan kintamani. untuk itu kita tetap dorong dan support” tegasnya. 


Masih dalam arahannya  Wabup Diar menyampikan , karena maha gotra di Kabupaten Bangli sudah punya sekretariat yang tempatnya di kelurahan Kubu, iapun  menyarankan sekretariat itu  digunakan sebagai jalan pusat kegiatan pasemetonan, sebagai tempat diskusi dan perencanaan terkait pendataan pasemetonan, sehingga kedepan dapat memunculkan kegiatan yang mendorong dan mendukung kebersamaan pasemetonan dan  digunakan sebagai  tempat balai latihan kerja baik keterampilan usaha yang harus ditingkatkan untuk pemberdayaan ekonomi sehingga meringankan beban dalam rangka  melakukan kegiatan pasemetonan secara keseluruhan di Kabupaten Bangli”pungkasnya. 

  

Sementara itu Sekjen MGPSSR Jro Pasek Pandu Lagosa saat itu juga menyampaikan terkait mahagotra bali sudah terbentuk semua, baik pengurus dari tingkat kabupaten/kota yang ada di Bali  jumlahnya 9. dan Bangli kepemimpinannya sudah sangat bagus tertata dan terorganisir termasuk sumber data” terangnya. 

lebih lanjut disampaikan, untuk maha gotra bali,  dari mulai loka sabha pencanangan ketua,  bahwa maha gotra bali itu harus  terdata dengan rapi,  baik dari sisi jumlah dadia yang ada di masing-masing Kabupaten /kota , jumlah paiketan kepemangkuan , jumlah Ida Bhawati dan ida Pandite Mpu dari seluruh maha gotra yang ada di seluruh Bali.  mengapa kita mempersoalkan masalah data ujar sekjen mgpssr, jawabannya adalah pasek didalam pergaulan komunitas dari setiap diskusi terkait persoalan organisasi soroh disebutkan pasek itu the mayoritas di provinsi Bali. tetapi bila masuk kedalam ruang data, data base nya pasek apa benar itu kita mayoritas ? apa benar pasek itu dalam bahasa keseharian jumlahnya 70% dari poplasi jumlah penduduk Bali?  

Maka berbarengan dengan itu, pihaknya telah berdiskusi di tingkat Provinsi yang digawangi organisasi dan Litbang, kita sangat memerlukan data untuk langkah-langkah kedepan. karena bagaimanapun juga didalam pertarungan organisasi hal yang pertama kali dibicarakan adalah jumlah daripada pasemetonan semeton pasek. kalau dilihat dari fsikologis masa gerakan yang didalammya ada komponen 3 D yaitu data daya dan dana, kalau bicara daya pasek luar biasa dayanya, seperti saat ini daya pasek di kecamatan susut barangkali luar biasa, tetapi begitu masuk ke data kita masih memikirkan persoalan yang harus dikerjakan seperti harapan dari bapak wakil bupati  dan ketua maha gotra bangli .”ujarnya. iapun mengajak pasemetonan pasek kedepan harus memikirkan persoalan data.

“ini merupakan bagian dari komponen bergerak sebagai multi level untuk kepentingan maha gotra kedepan, Seperti yang sudah dikukuhkan tadi ada  paiketan kepemangkuan, ada struktur jaga baya dulang mangap dan  pengurus maha gotra kecamatan susut  seperti itulah data personal yang kita maksud”

Jro Pasek Pandu pun berharap kepada maha gotra bali dimanapun berada ketika  menghadiri acara seperti ini harus tetap solid guyub didalam pasemetonan, melaksanakan swadarmaning leluhur yang didalamnya ada bakti kepada ida sanghyang widhi wasa , bakti kepada ida bhatara kawitan , berada dalam komponen swadarmaning Negara yaitu ikut serta dalam Negara kesatuan republik Indonesia yang berasaskan pancasila dan berswadarma dalam agama, dijelaskan bahwa komponen ketiga ini menjadi satu dalam catur swadarmaning kepasekan.

kepada ketua kabupaten bangli , untuk selalu mensosialisasikan terkait swdarmaning kepasekan yang didalamnya ada bakti eling ring ida sanghyang widi wasa , ida bhatara kawitan, satya ring bisama dan gubub didalam pasemetonan. ego ego yang ada dalam komponen pribadinya pasek harus dihilangkan karena kita adalah saudara.

Dan atas nama maha gotra bali saya menitipkan pasek yang ada di kabupaen Bangli untuk selalu diajak berdiskusi berkomunikasi didalam pembangunan yang ada dikabupaten bangli, semoga dengan swadarma yang diberikan kita bisa menjalankan kewajiban kita menuju maha gotra yang lebih baik dari hari hari kemaren ”tutup Jro Pasek Pandu.[rl/r5]

Kunjungan Pangdam XVII/Cenderawasih Ke Makorem 174/ATW Disambut Meriah Oleh Prajurit Dan PNS Korem 174/ATW

(Merauke) Bali Kini -  Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI M. Saleh Mustafa di dampingi Ketua Persit KCK Daerah Kodam XVII/Cenderawasih Ny. Eka M. Saleh Mustafa beserta rombongan mengunjungi Makorem 174/ATW di Jl. Poros Tanah Miring, Kampung Kemangi, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Rabu (12/10/2022).



Dalam kunjungan kerja Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI M. Saleh Mustafa di sambut meriah dengan tarian-tarian adat oleh Prajurit dan PNS Korem 174/ATW. Sebelum menerima laporan dan jajar kehormatan, Brigjen TNI E. Reza Pahlevi, S.E di dampingi oleh Ny. Iswati Reza Pahlevi menyematkan topi khas Papua kepada Pangdam dan Ny. Eka Muh. Saleh Mustafa serta disambut seluruh Perwira Staf dan para Komandan Satuan jajaran Korem 174/ATW.


Kunjungan kerja Pangdam XVII/Cenderawasih di wilayah Kab. Merauke ingin melihat secara langsung prajurit militer beserta keluarga dan kondisi satuan Korem 174/ATW beserta jajarannya untuk mengetahui kendala dan kekurangan yang ada di satuan.


Pangdam XVII/Cenderawasih menyampaikan apresiasi kepada Korem 174/ATW terhadap prestasi dan kinerja yang telah dicapai selama ini. Pangdam juga mengucapkan terima kasih dan bangga kepada pimpinan Korem 174/ATW beserta staf, walaupun berada di daerah paling timur Indonesia telah mampu dan bekerja keras sehingga mencapai hasil yang optimal dalam pelaksanaan tugas.


Kunjungan kerja di wilayah Kab. Merauke selama 2 hari dilakukan secara maraton dan cukup padat dimana sebelumnya Pangdam beserta rombongan melaksanakan kunjungan kerja di Kotis Satgas Pamtas RI-PNG di Distrik Sota dan sejumlah agenda lain pada hari pertama dan pada hari kedua melaksanakan kunjungan kerja di Makodim 1707/Merauke, Denzipur 11/MA, Korem 174/ATW dilanjutkan kunjungan kerja Yonif 757/Ghupta Vira.


Pada kesempatan itu juga Pangdam meresmikan Pabrik Penggilingan Pakan Ternak milik Serka Manulang yang merupakan anggota Korem 174/ATW yang berinovasi membantu masyarakat di wilayah Kab. Merauke. Pangdam menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Serka Adrian Manulang karena selain membantu masyarakat dalam meningkatkan produksi jagung juga membantu meningkatkan kualitas dan harga beras hasil panen masyarakat, sehingga masyarakat saat ini termotivasi untuk menanam jagung dan padi dengan harapan Kabupaten Merauke menjadi lumbung pangan nasional di kawasan Indonesia Timur.


Hal ini juga disampaikan Bapak Aceng selaku Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) bahwa dengan keberadaan pabrik penggilingan padi dan penggilingan jagung pakan ternak milik Serka Adrian Manulang ini masyarakat sangat berterimakasih dan sudah merasakan manfaatnya sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani.


Sementara itu dalam mengunjungi satuan di wilayah Korem 174/ATW Jenderal Bintang Dua asal daerah Ternate dan selalu akrab dengan anggota prajurit tersebut berpesan kepada seluruh prajurit yang bertugas di wilayah Papua Selatan ini khususnya daerah perbatasan RI-PNG agar jiwa korsa antara pimpinan dan bawahan harus terjalin dengan baik, semua prajurit senantiasa disiplin, mentaati aturan-aturan hukum agar dapat meminimalisir pelanggaran serta bekerjalah dengan hati yang tulus ikhlas dalam membantu kesulitan masyarakat.


Kepada anggota Persit KCK bahwa sebagai istri prajurit yang sejak awal sudah berkomitmen sudah menjadi istri prajurit TNI agar senantiasa mendukung tugas suami dan menjaga keharmonisan keluarga dan selalu bijak dalam menggunakan media sosial maupun media-media yang lainnya.


Turut hadir dalam kunjungan kerja Pangdam XVII/Cenderawasih, Kasrem 174/ATW Kolonel Inf Frits Willem Rizard Pelamonia, para Kasi Korem 174/ATW, para Komandan Satuan dan Kabalak Disjan 174/ATW serta Ibu-ibu Persit Kartika Candra kirana PD XVII/Cenderawasih.[tim /lpt]

Tradisi Nyeret Desa Ababi

Karangasem, Bali Kini - Mengulas tradisi di Karangasem, Bali Bagian timur seakan tidak ada habisnya. Seperti pada hari ini, Rabu (12/10/2022) terlaksana tradisi unik di Desa Adat Ababi, Kecamatan Abang bernama Tradisu Nyeret. 


Tradisi Nyeret merupakan rangkaian upacara Aci Pengayu-ayu Purnama Kapat, Desa Adat Ababi. Tradisi ini dilaksanakan setiap satu tahun sekali, tepatnya 2 hari setelah Purnama Sasih Kapat. 



Tradisi ini khusus dilaksanakan oleh para pemuda Desa Adat Ababi, mereka mengenakan saput poleng serta udeng merah dan bertelanjang dada, serta membawa properti sebilah keris sambil berteriak-teriak di sepanjang jalan. Tradisi Nyeret sendiri merupakan ekspresi pengabdian kepada Ida Sang Hyang Widhi sebagai manifestasinya yakni Ida Bhatara Mendak Sakti yang telah memberikan keselamatan. 


Sebelum diadakan prosesi Nyeret ini, warga Desa Ababi melaksanakan prosesi melasti, yakni berjalan kali dari Desa Adat Ababi menuju pantai Segara Jasri dimana jaraknya lumayan jauh. 


Kelian Desa Ababi, I Gede Pasek Ariana menuturka jika para pemuda setempat yang melaksanakan tradisi ini, mereka berjalan kaki sepanjang 6 km. "Nyeret ini merupakan prosesi mendak Ida Bhatara Ngurah Sakti dari Pura Laga menuju Pura Puseh dengan cara berjalan kaki sambil menghunuskan atau keris ke atas," Katanya. Sembari mengatakan peserta yang Nyeret kali ini mencapai ratusan pemuda. 


Sebelum Nyeret, para pemuda melaksanakan persembahyangan terlebih dahulu di Pura Puseh Desa Adat Ababi. Setelah itu barulah prosesi nyeret dilakukan. Mereka berlarian sambil menghunuskan keris ke atas dan berteriak-teriak sepanjang jalan. 


Sepanjang prosesi berjalan, para pemuda harus tetap menghunuskan kerisnya ke atas dan tidak boleh menurunkannya. Karena, diyakini jika keris tersebut bersifat sakral. 


"Keris ini sakral, makanya harus dipegang ahak tinggi. Keris ini juga digunakan secara turun temurun sejak zaman dahulu. Meskipun tidak ada sanksi jika keris diturunkan, namun kami percaya ada pertanggungjawabannya kepada Ida Bhatara," Tandasnya. (Ami).

Bupati Gede Dana Tinjau Dua Lokasi Lahan Pembangunan Wantilan Serbaguna,

Karangasem, Bali Kini - Bupati Karangasem I Gede Dana didampingi Kadis PUPR Weda Semara meninjau 2 lahan yang nantinya akan dijadikan Wantilan Serbaguna, Kamis (13/10/222). Lokasi pertama yang didatangi yakni di Kecamatan Abang, tepatnya di belakang Kantor Camat Abang. Diketahui bahwa lahan yang nantinya akan dijadikan Wantilan Serbaguna tersebut dulunya merupakan lahan bekas Rumah Jabatan Camat Abang yang sekaligus juga lahan tersebut merupakan lahan kepemilikan Pemerintah Provinsi Bali. 



Dari usaha Bupati Karangasem I Gede Dana yang melobi ke Provinsi, lahan yang dulunya milik Provinsi bisa dihibahkan untuk Kabupaten dan bisa dipergunakan sesuai dengan kebutuhan. Bupati Gede Dana dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa sebelumnya dirinya sudah bersurat ke Gubernur Bali untuk mempergunakan lahan sebagai Wantilan Serbaguna. "Untuk sekarang masih dalam proses perencanaan dan akan dikerjakan di tahun depan," ucap Gede Dana.


Dirinya juga menegaskan, pihak atau instansi yang akan mengerjakan supaya mempercepat proses dengan perencanaan yang matang. Segera diproses dengan perencanaan dan rancangan yang matang sehingga bisa berjalan sesuai perencanaan,"imbuhnya.


Berlanjut ke lokasi yang ke 2. Berbeda halnya dengan lokasi yang pertama, lokasi yang ke dua ini merupakan lahan yang dimiliki oleh Kabupaten. Lahan kedua yang ingin di bangun Wantilan tersebut berlokasi di Jalan Veteran Jalur 11 dekat Dispendik. Diketahui lahan yang sudah lama terbengkalai tersebut rencananya akan didirikan Wantilan yang bisa menampung banyak orang. Hal tersebut dirancang supaya ketika ada acara atau event besar tidak sulit mencari tempat.


Selain hal tersebut, Bupati Gede Dana juga mengatakan bahwa selain pembuatan Wantilan, dirinya juga merancang akan membangun Mall Pelayanan Publik (MPP) di lahan tersebut. Sama halnya seperti yang di Kecamatan Abang, Proyek pembangunan Wantilan dan MPP untuk sekarang masih dalam proses perancangan dan akan dikerjakan di tahun berikutnya. "Ini masih dirancang dan akan bisa dikerjakan di tahun depan,"ucap Bupati.[ami]

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved