-->

Selasa, 25 Oktober 2022

AKSI SOSIAL KETUA TP PKK PROVINSI BALI DALAM RANGKA MENYAPA DAN BERBAGI


Bangli , Bali Kini -
Ketua TP PKK Kabupaten Bangli Ny. Sariasih Sedana Arta, mendampingi Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster menyerahkan bantuan kepada lansia, Ibu hamil, kekurangan energi kronis (KEK), penyandang difabel, Kader PKK dan Balita Gizi buruk serta bantuan kepada korban bencana di Desa Peninjoan, kecamatan Tembuku dan Desa Pekraman Sidembunut kelurahan Cempaga Kabupaten Bangli, Selasa, 25/10/2022. Kegiatan ini merupakan Aksi Sosial Ketua TP PKK Provinsi Bali dalam rangka Menyapa dan Berbagi. Dalam kegiatan tersebut juga di hadiri Wakil Bupati Bupati Bangli I Wayan Diar, Ketua GOW kabupaten Bangli Ny. Suciati Diar, camat Tembuku dan Bangli.


Penyerahan bantuan paket yang diberikan kepada 100 warga yang berhak menerima. Dengan total 1 ton beras, telur dan susu, paket ini dibagikan kepada warga yang membutuhkan. Kegiatan ini dilaksanakan di 2 tempat yakni 50 orang di Desa Peninjoan kecamatan tembuku dan 50 orang di Desa Pekraman Sidembunut Kelurahan  Cempaga Kabupaten Bangli. 


Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster mengatakan, pihaknya melaksanakan kegiatan aksi sosial menyapa dan berbagi, karena belakangan ini banyak sekali adanya bencana alam, pihaknya ingin sekali menyapa masyarakat apakah beliau dalam keadaan sehat atau sebaliknya. Walaupun tidak semua dapat dijumpai tapi di satu tempat kita bisa bertemu dengan 50 warga di Desa Peninjoan Kecamatan Tembuku dan 50 warga di Desa Pekraman Sidembunut Kelurahan Cempaga Bangli. Bantuan ini diberikan kepada warga yang terdiri dari lanzia, kader PKK, ibu hamil, penyandang difabel dan anak-anak balita. Dalam hal ini kita dapat berbagi kebutuhan bahan pokok dan makanan tambahan. Pihaknya bersinergi dengan PKK Kabupaten dan juga dari provinsi, dan hadir juga dari dinas PMD Provinsi bali, dinas lingkungan hidup Provinsi Bali dan dinas Kesehatan Provinsi Bali dan semuanya itu bersinergi untuk memberikan bantuan utamanya adalah memberikan bantuan untuk menjaga kesehatan masyarakat. Kegiatan aksi sosial kali ini merupakan kegiatan yang dilakukan di triwulan ke IV penghujung di tahun 2022. Dan ini sudah dilakukan juga triwulan I, II dan III bentuk kegiatan aksi sosial TP PKK Provisi Bali dan TP PKK Kabupaten. [bgl]

Warga AS Tak Lagi Ketat Jaga Prokes Covid, Influenza Kini Mengancam

 


Meski relatif ringan bagi mayoritas penderita, influenza setiap tahun menyebabkan kematian belasan ribu hingga puluhan ribu warga AS, terutama warga lansia atau warga dengan penyakit penyerta. Kasus flu sempat turun saat warga ketat berlakukan protokol kesehatan melawan Covid. Tapi bagaimana kini? Selengkapnya dilaporkan tim VOA dari Washington, DC





Pastikan Pengerjaan Optimal, Wawali Arya Wibawa Tinjau 2 Proyek TPST di Kota Denpasar.

 


Ket foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat meninjau proyek Pembangunan TPST Tahura Ngurah Rai dan TPST Kesiman Kertalangu,.

Denpasar, Bali Kini - Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa meninjau dua proyek strategis di Kota Denpasar pada Selasa (25/10). Keduanya yakni Pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Tahura Ngurah Rai, Kecamatan Denpasar Selatan dan TPST Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur. Peninjauan ini dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi dan pengawasan guna memastikan pembangunan berjalan optimal. Yakni tepat waktu, tepat mutu dan tepat guna.


Tampak mendampingi Wawali Arya Wibawa, Kadis DLHK Kota Denpasar, IB Putra Wirabawa, Kepala Bagian Adbang, I Gede Cipta Sudewa Atmaja, Kabag Prokopim, I Dewa Gede Rai serta OPD terkait lainya.


Disela peninjauan, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan, pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan harus dilaksanakan secara berkelanjutan dalam upaya menciptakan serta memastikan realisasi pembangunan baik fisik, non fisik serta keuangan yang tepat waktu,  mutu dan tepat guna. Sehingga, peninjauan kali ini dilakasanakan sebagai bentuk evaluasi dan pengawasan pelaksanaan proyek fisik di Kota Denpasar.


“Peninjauan ini sebagai bagian dari evaluasi dan pengawasan proyek fisik, terlebih pembangunan  yang sifatnya strategis, sehingga secara berkelanjutan dapat terwujud pembangunan yang tepat mutu, tepat waktu dan tepat guna,” jelasnya


Arya Wibawa berharap, peninjauan ini dapat memberikan rekomendasi dalam mendukung percepatan pembangunan. Dimana, dari hasil peninjauan semua proyek  ini berjalan dengan baik dan sesuai rencana. Pihaknya juga menekankan kepada seluruh kontraktor agar bekerja secara optimal. Hal ini mengingat situasi dan kondisi cuaca yang kurang menentu. Sehingga menjadi tantangan tersendiri dalam pengerjaan proyek fisik.


“Saya ingatkan kepada kontraktor baik pelaksana maupun pengawas agar bekerja secara optimal, dan sebisa mungkin agar dapat selesai lebih awal dari target yang ditetapkan, sehingga dapat segara dimanfaatkan sesuai fungsinya, terlebih proyek TPST yang diharapkan mampu mendukung optimalisasi penanganan persampahan di Kota Denpasar, termasuk juga dalam mensukseskan gelaran KTT G-20 mendatang,” ujarnya


Sementara itu, Kepala Bagian Adbang, I Gede Cipta Sudewa Atmaja mengatakan, secara umum ke 3 Proyek TPST yakni TPST Kesiman Kertalangu, TPST Tahura Ngurah Rai dan TPST Padangsambian Kaja tersebut sudah berjalan sesuai dengan rencana. Bahkan, TPST Kesiman Kertalangu pada 27 Oktober akan dilakukan uji coba. 


“Tentu harapan kami semua proyek pembangunan strategis di Kota Denpasar dapat selesai tepat waktu dan berkualitas,” ujarnya. (Ags )

Stasiun Bakamla Kupang Evakuasi Korban Kapal Cepat KFC Exp. Cantika 77 Terbakar

(Bakamla RI/Indonesian Coast Guard) Bali Kini -  Personel Stasiun Bakamla Kupang yang tergabung dalam Tim SAR gabungan evakuasi korban Kapal Cepat KFC EXP. Cantika 77 yang mengalami kebakaran pada (24/10) sekira pukul 13.00 WITA di perairan Naikliu, Kabupaten Kupang, Selasa (25/10/2022).



Kapal Cepat KFC Exp. Cantika 77 ini melayani rute Pelabuhan Tenau Kupang – Pelabuhan Kalabahi Alor dengan membawa 167 penumpang dan 10 orang ABK. Penyebab kebakaran hingga saat ini belum diketahui.

Kepala Stasiun Bakamla Kupang Mayor Bakamla Yeanry Maryanthy Olang, S.Kom., M.M., mengatakan, kami belum mengetahui pasti penyebabnya. “Saat ini personel Bakamla yang tergabung dengan Tim SAR gabungan focus untuk mencari korban yang terjebak di kapal dan belum sempat menyelamatkan diri,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, proses evakuasi selain melibatkan unsur kapal dari KN. Antareja, RIB Basarnas 233, KM. Cantika 9E, Bahari Expres 3C,Kal Weling, Seareder Lantamal VII, Seareder Basarnas juga masyarakat nelayan pesisir pantai Naikliu.

Berdasarkan keterangan nelayan Naikliu beberapa korban berenang dan selamat hingga ke darat. Tercatat dari jumlah korban yang berhasil di evakuasi Tim SAR gabungan dari unsur KFC Bahari Express 3C, 17  Orang (3 laki-laki, 10 perempuan,1 bayi dan 3 anak-anak), kemudian unsur KN. Antareja berhasil membawa 95 orang (43 perempuan, 45 laki-laki, 7 meninggal dunia).

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian korban masih dilakukan di sekitar tempat kejadian. Personel Bakamla yang terlibat yakni Kepala Stasiun Bakamla Kupang Mayor Bakamla Yeanry Maryanthy Olang, Sertu Bakamla Dwi Santosa dan Jopi Menoh.[tim /lpt]


 

Wakil Bupati Jembrana terima Kunjungan Kerja Pemkab Lampung Timur.


Jembrana , Bali Kini -
Komitmen Kabupaten Jembrana dalam mewujudkan Pengembangan Kabupaten Cerdas/Smart City dengan upaya-upaya inovatif yang dilakukan pemerintah Kabupaten Jembrana menarik perhatian Kabupaten/Kota lain di Nusantara untuk melaksanakan kunjungan kerja ke Bumi Makepung Jembrana.


Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Khrisna (  Ipat ) didampingi Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jembrana menerima Rombongan Kunjungan Kerja Pemerintah Kabupaten Lampung Timur di tuang eksekutif  Kantor Bupati Jembrana terkait penerapan Kota Cerdas/Smart City di Kabupaten Jembrana. Selasa (25/10)


Ditemui usai menerima kunjungan kerja di Executif Room Kantor Bupati Jembrana


Wabup Ipat  menyambut baik kunjungan dari rombongan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur.


"Terima kasih Bapak Wakil Bupati Lampung Timur menyempatkan untuk berkunjung ke Jembrana,  Kami senang sekali menerima kunjungan dari pemerintah kabupaten lampung timur, ternyata Jembrana masih dikenal memiliki inovasi-inovasi yang baik di luar daerah," kata Wabup Ipat.


Pihaknya menjelaskan bahwa memanfatkan segala potensi yang ada dengan anggaran yang minim dalam mengembangkan Smart City di Kabupaten Jembrana.


"Pemerintah Kabupaten Jembrana dengan PAD yang kecil berusaha memajukan masyarakat Jembrana dengan mengoptimalkan pemanfaatan potensi-potensi yang ada, seperti yang Saya jelaskan kepada Wakil Bupati Lampung Timur, mewujudkan smart city dimulai dari bagaimana mewujudkan infrastruktur yang baik, sehingga pelayanan kepada masyarakat yang berbasis jaringan dapat terpenuhi atau mendapat pelayanan yang baik," jelasnya.



Wakil Bupati Lampung Timur H. Azwar Hadi, S.E.,M.Si menerangkan sebab ketertarikannya melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Jembrana ialah program Jembrana Satu Data Dari Desa JSDDD yang telah dilaunching beberapa waktu lalu di Jembrana.


"Sangat tepat sekali kami datang kesini, Jembrana sangat bagus sekali dalam penerapan smart city, walaupun dengan APBD yang tidak begitu besar namun dapat memanfaatkan dengan baik potensi-potensi yang ada, serta Program Jembrana Satu Data Dari Desa JSDDD, hal ini akan diterapkan di daerah kami, kami dapat menerima dengan baik pemaparan dari Wakil Bupati Jembrana terkait pengembangan Smart City di Kabupaten Jembrana," terangnya.


Pihaknya mengapresiasi sambutan   Wakil Bupati Jembrana atas kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Lampung Timur yang menurutkan sangat luar biasa.


"Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jembrana telah diterima dengan baik dan apa yang kami dapatkan disini dari kunjungan kerja ini sangat bermanfaat untuk kemajuan Kabupaten Lampung Timur," pungkasnya. ( Gusti )

Sebanyak 23 Orang Positif Covid-19 di Kota Denpasar, Kasus Sembuh Bertambah 5 Orang


 Ket foto : Juru Bicara Satgas  Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede  Rai. 

Denpasar, Bali Kini - Kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar masih terjadi. Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada Selasa (25/10) diketahui kasus meninggal dunia nihil penambahan. Kondisi ini dibarengi dengan penambahan kasus sembuh sebanyak 5 orang. Sementara itu, kasus positif diketahui bertambah sebanyak 23 orang. 


Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 54.616 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 53.412 orang  (97,80 persen), meninggal dunia sebanyak 1.127 orang (2,06 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 77 orang (0,14 persen). 


Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, saat ini penularan virus covid 19 di Kota Denpasar sudah melandai, namun demikian masyarakat tetap diimbau agar tetap  menerapkan protokol kesehatan dan  jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan. 


"Walaupun kasus sudah menurun tetapi  harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus covid akan kembali meningkat, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM," ujar Dewa Rai


Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 1 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan sub varian baru yang disebut dengan varian Omicron.


“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.


Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan sosialisasi dan edukasi berkelanjutan.


Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi  menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun serta usia 6-11 tahun,  ibu hamil dan disabilitas. Selain itu, Kota Denpasar juga telah memulai pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster.


Tak hanya itu, Satgas Covid-19 Kota Denpasar telah merancang 6 langkah strategis mengatasi lonjakan kasus covid 19, mulai dari peningkatan kapasitas 3 T ( tracing, testing, treatment), mengencarkan pelaksanaan vaksinasi termasuk booster, mewajibkan penerapan aplikasi Peduli Lindungi,  Optimalisasi Rumah Sakit Rujukan mulai dari ketersediaan Bad, Oksigen dan Obat obatan.


“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19," ajak Dewa Rai   


Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. 


"Hindari kerumunan,  gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 5M," kata Dewa Rai.[den]

Bupati Sanjaya Dampingi Menteri P3A Jenguk Anak Korban Kekerasan Orang Tua


Tabanan , Bali Kini -
Kekerasan pada Anak di bawah umur yang terjadi di Kabupaten Tabanan dan bahkan sampai viral di media sosial baru-baru ini, mengundang simpati bagi banyak pihak. Bahkan, Menteri P3A RI, Ny. Bintang Puspayoga, secara langsung menjenguk korban yang berada di kantor Polres Tabanan, Selasa, (25/10) sore.


Ny. Bintang Puspayoga beserta rombongan yang saat itu didampingi oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, dan Kapolres Tabanan beserta jajaran, sangat menyayangkan kejadian ini. Apalagi, kedua korban diduga dianiaya dengan kondisi leher diikat rantai oleh orang tuanya sendiri di tempat tinggalnya.


Berkaitan dengan kasus ini, Menteri asal Denpasar, Bali itu menyebutkan, bahwa kasus Anak yang dirantai bukan kasus yang pertama di Tabanan dan dikatakan pernah terjadi juga di tempat lain. Dan pihaknya sangat mengapresiasi tindakan reaksi cepat dari Kepolisian dan Pemerintah Daerah Kabupaten Tabanan.


"Namun, di Tabanan ini saya cukup berbangga dan menyampaikan apresiasi, bagaimana tindak tegas, perhatian yang luar biasa baik dari jajaran Pak Kapolres maupun jajaran Pemerintah Daerah, Bapak Bupati, memberikan tindakan cepat dalam penanganan kasus ini," ujar Ny. Bintang Puspayoga.

Pihaknya juga sangat mempercayakan kasus kepada pihak Kepolisian Resor Tabanan agar proses hukumnya tetap berjalan. Tentunya juga, kehadiran pihak Kementerian P3A di Tabanan untuk memastikan dan memfasilitasi kedua Anak tersebut mendapat pengasuhan yang layak demi tumbuh kembangnya kedepannya.


"Dalam hal pemenuhan hak perlindungan Anak, ini adalah menjadi kewajiban kita, tanggungjawab kita bersama. Anak itu tidak hanya menjadi tanggungjawab orang tuanya saja, semua anak Indonesia adalah Anak kita yang Negara harus hadir memastikan tumbuh kembang Anak itu berjalan dengan baik," sambungnya.


Senada dengan Ibu Menteri P3A, Bupati Sanjaya juga sangat prihatin dan sangat meyayangkan kejadian ini. Bahkan pada Senin, 24 Oktober 2022 kemarin, Sanjaya beserta jajaran menjenguk langsung kedua korban di Polres Tabanan dan sangat prihatin kasus ini ada di Tabanan.


"Saya selaku pimpinan di Kabupaten Tabanan, selaku Bupati, merasa sangat prihatin, sangat-sangat prihatin terhadap kejadian apa yang melanda di wilayah kami di Kabupaten Tabanan, yakni aksi kekerasan terhadap anak," ungkap Sanjaya.


Dalam hal ini, Bupati Sanjaya juga sangat mempercayakan penyelesaian kasus ini kepada Kapolres Tabanan dan jajaran. Lebih lanjut menurut Sanjaya, sebandel-bandelnya anak, mereka merupakan buah hati yang tidak patut diperlakukan secara kasar serta menghimbau masyarakat agar jangan sampai melakukan kekerasan atau perlakuan yang tidak baik terhadap anak.


"Ini perlu juga menjadi atensi buat kita di Kabupaten Tabanan, melalui Dinas Sosial, Camat, Perbekel, Bendesa Adat, semua Ayo sama-sama menjadikan kejadian ini sebuah pembelajaran yang berharga buat kita. Mudah-mudahan tidak menyebar kedapannya dan jangan pernah memberikan perlakuan yang tidak baik kepada Anak. Mari kita sama-sama stop kekerasan pada anak" pinta Sanjaya. [tab]

 Karangasem, Bali Kini -  Warga korban gempa 4,6 M di Desa Ban, Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem yang terjadi pada satu tahun lalu tepatnya tanggal (16/10/2021) lalu, kini akan segera mendapat bantuan berupa pembangunan. 



BPBD Kabupaten Karangasem laksanakan asesmen ke beberapa wilayah di Desa Ban, Kubu demi terealisasinya bantuan pembangunan rumah tersebut. "Kita ajukan ada 490 unit, dan setelah di review terkoreksi oleh APIP BNPB atau Inspektorat utama jadi ada 384 unit bangunan yang rusak berat. Namun ini masih sementara, kami harus memverifikasi ulang, nantinya yang terealisasi mungkin bisa kurang dari 384," Kata Swasti, Bidang Rekonstruksi dan Bangunan BPBD Karangasem, Selasa (25/10/2022). 


Artinya, ratusan KK warga Desa Ban kini akan mendapat bantuan pembangunan renovasi rumah. "Jika waktu kapan terealisasinya kami belum tau, kami masih laksanakan validasi dan penyepadanan data kependudukan dengan dukcapil, kemudian penetapan SK BNBA ulang," Terangnya. Sementara jika nantinya sudah selesai prosesnya, maka pengerjaan fisik akan berjalan selama 3 sampai dengan 6 bulan. 


Sementara, Kepala Pelaksana BPBD kabupaten Karangasem Ida Bagus Ketemu Arimbawa mengatakan jika tim BPBD pada terus melaksanakan assesment terhadap ini. Seperti pada Selasa (24/10/2022) tim BPBD Karangasem melaksanakan verivali dengan didampingi oleh Kepala Dusun setempat. "Verivali yang dapat diselesaikan kemarin sesuai target sebanyak 74 unit rumah, dengan rincian sebagai berikut, Dusun Cegi : 1 unit, Dusun Daya : 45 unit, Dusun Darmaji : 21 unit, Dusun Dlundungan : 4 unit, Dusun Cutcut : 2 unit, Dusun Juntal Kaja : 1 unit, " Kata IB Arimbawa. Sementara, bantuan untuk korban bencana hujan deras atau banjir yang terjadi tahun ini menyusul, usai bantuan pembangunan di Desa Ban terselesaikan. [ayu]

Parade Kebaya Sekaligus Pengukuhan Tarian Maskot Lapas Perempuan

Badung, Bali Kinin  -  Para warga binaan di Aula Serba Guna Lapas Perempuan Kerobokan, Pusat Studi Undiknas (PSU) menggelar aksi Parade Berkebaya Indonesia bersama Warga Binaan Lapas Perempuan. Acara dengan tema “Kebaya Jati Diri Tanpa Batas Status Sosial Perempuan Indonesia” di laksanakan di Lapas Perempuan Kelas II A Kerobokan, Selasa (25/10). 


Aksi ini ini juga mendukung kampanye Kebaya Goes To UNESCO dimana salah satu pakaian khas Indonesia ini akan didaftarkan ke UNESCO sebagai warisan budaya tak benda. 

Acara ini juga menegaskan pesan bahwa kebaya itu bisa dipakai siapa saja dan dimana saja serta kapan saja Tanpa Batas Status Sosial. Rangkaian acara diisi dengan Parade Berkebaya yang diikuti oleh warga binaan Lapas Perempuan Kelas II A Kerobokan.

Acara diawali dengan persembahan Tari Burat Wangi yang dibawakan oleh warga binaan, selain itu ada pula persembahan Tari Saman. Sebagai wujud kreativitas dan hasil pelatihan yang bekerja sama dengan BLKIP Provinsi Bali, warga binaan juga menampilkan kebaya dan kamen hasil karya pelatihan menjahit warga binaan dalam kegiatan parade berkebaya tersebut. 

Kegiatan ini juga sebagai rangkaian peringatan HUT ke-3 Pusat Studi Undiknas dan mengusung konsep sinergi pang pade payu ini melibatkan sejumlah organisasi seperti Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI) Bali, GTS Institute, DPD Perempuan Indonesia Maju Bali, DPD Perempuan Pemimpin Indonesia Bali, Koperasi Perempuan Ramah Keluarga (KPRK) Pang Pade Payu.

Pada kesempatan ini dilaksanakan Pengukuhan Tari Kebesaran Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan yang diberi nama "Tari Angayu Jayastri". Tari ini ditarikan oleh tiga penari dari warga binaan. 

Tari Angayu Jayastri merupakan sebuah karya tari yang mengimplementasikan semangat transformasi karakter dan kepribadian seorang perempuan untuk menjadi insan yang lebih baik dan tangguh dalam menatap masa depan. Ibarat kecantikan dan keindahan seekor kupu kupu yang hanya akan hadir ketika sang ulat berhasil melalui proses metamorfosa kepompong.

Secara filosofis kata “Angayu Jayastri” memiliki makna “sebuah proses transformasi yang harus dilalui oleh seorang perempuan untuk menjadi perempuan pemenang yang tangguh”. 

Sama halnya dengan filosofi Kupu- Kupu Jegeg yaitu maskot Zona Integritas dari LPP Kerobokan yang memiliki keterkaitan diantara dua maskot tersebut, yaitu ibarat seekor kupu-kupu yang hanya hadir jika ia berhasil bermetamorfosa dari kepompong, karakter seorang perempuan yang bertransformasi menjadi lebih baik dan tangguh dalam menatap masa depan. 

Karya tari ini merupakan aktualisasi ide dan gagasan dari Kepala Pusat Studi Undiknas Doktor Gung Tini Gorda yang didedikasikan dan dipersembahkan kepada Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan.

Plt Kepala Lapas (Kalapas) Perempuan Kelas IIA Kerobokan Ni Luh Putu Andiyani memberikan apresiasi atas acara Parade Berkebaya Indonesia Bersama Warga Lapas Perempuan dan persembahan tari kebesaran Angayu Jayastri yang khusus dibuatkan bagi Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan. 

“Tari kebesaran ini merupakan sumbangan murni dari Gung Tini Gorda, baik dari segi pelatihnya, maupun pakaiannya. Dikatakan tarian tersebut memiliki makna motivasi agar wanita menjadi lebih tangguh dan lebih baik lagi ke depannya," ungkapnya.

Tak hanya itu, sebagai bagian upaya penguatan mindset para warga binaan, acara juga diisi dengan sharing session dari psikolog Sad Yuli Prihartati, S.Psi.,Psikolog, untuk mengenalkan konsep diri untuk hidup lebih baik kepada warga binaan. [ar/r4]

Senin, 24 Oktober 2022

Aksi Sosial Ketua TP PKK Bali Ny. Putri Koster di Karangasem

Karngasem , Bali Kini -  Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster tidak pernah lelah mengingatkan masyarakat untuk menata kebersihan lingkungannya mulai dari diri sendiri dan lingkup paling kecil yakni rumah tangga. "Di musim penghujan termasuk cuaca ekstrim kita wajib menjaga lingkungan dan kesehatan keluarga, bisa dilakukan dengan hal kecil yakni tidak membuang sampah sembarangan, dengan cara mengelola dan memilah jenis sampah rumah tangga. Hilangkan pola membuang sampah ke sungai, karena sungai akan meluap saat tidak dapat menampung sampah yang menumpuk dan mengganggu air sungai untuk mengalir. Hal ini tentu saja akan mengakibatkan semesta murka dan menyebabkan banjir dimana-mana. Oleh sebab itu sudah menjadi tanggung jawab bersama agar semesta tetap aman dan menjaga seisi bumi," hal ini disampaikan Ny. Putri Koster saat turun ke Dusun Santi, Desa Adat Santi, Kecamatan Selat dan Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem - Karangasem, serangkaian aksi sosial, Senin (24/10).



Pada kesempatan ini, Ny. Putri Koster menjelaskan bahwa aksi sosial penyerahan bantuan yang menyasar balita gizi buruk, ibu hamil, lansia, anak-anak difabel dan Kader PKK ini adalah program pemerintah pusat dalam rangka mengentaskan angka stunting (gagal tumbuh kembang anak). "Mari kita wujudkan kemajuan bangsa dengan lahir dan tumbuhnya anak-anak generasi yang sehat, cerdas, beretika, berbudi luhur dan memiliki kemampuan/keahlian untuk siap mengisi persaingan di kancah mancanegara," imbuhnya


Generasi yang sehat dan cerdas akan lahir dari orangtua dan keluarga yang penuh kasih sayang, perhatian dan berpendidikan. "Mari kita sama-sama belajar mengelola kemampuan untuk mendidik anak yang baik, sehat dan cerdas dengan cara menjadi orangtua yang pintar mengelola emosi dan membesarkan anak-anak dengan belaian kasih sayang, salah satunya membangun komunikasi yang baik antar pasangan, antar orangtua dan anak. Dan yang terpenting adalah selalu ada untuk anak-anak agar mereka tidak merasa sendiri jika sedang menghadapi masalah," tegas Ny. Putri Koster.


 Ketua Tim Penggerak PKK yang dikenal multi talenta dan dekat dengan masyarakat ini secara tegas menyampaikan kepada semua pihak untuk membangun kebersamaan dan gotong royong, apalagi saat bencana datang. Sebagai bentuk gotong royong, Ny. Putri Koster menyerahkan bantuan kepada masing-masing 50 orang di dua desa (total 100 penerima) berupa paket 20 Kg beras, telur dan susu untuk masing-masing penerima bantuan.


Hadir Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Bali, Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Desa (PMD) dan Dukcapil Provinsi Bali Putu Anom Agustina dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bali I Made Teja yang menyerahkan bantuan bibit pohon mangga, bibit pohon manggis, bibit pohon durian, bibit pohon alpukat dan bibit bunga cempaka masing-masing 100 bibit pohon di Desa Santi, kecamatan Selat dan 125 bibit pohon di Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem.



Tim Penggerak PKK Bali juga menggandeng Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan Rumah Sakit Bali Mandara pada aksi sosial Tim Penggerak PKK Provinsi Bali yang menyediakan layanan kesehatan untuk mengecek keluhan kesehatan ringan mulai dari cek tensi, pemberian obat bagi mereka yang merasa kurang enak badan sekaligus menyediakan layanan mata bagi orang tua lanjut usia yang mengalami gangguan penglihatan.


Tidak lupa, Ny. Putri Koster yang aktif melakukan sosialisasi dan aksi sosial dalam mensukseskan program pemerintah secara berkelanjutan mengajak semua pihak terutama ibu rumah tangga dan dikawal oleh Kader PKK masing-masing desa untuk menata halaman asri teratur indah nyaman dan bermanfaat (HATINYA PKK) di rumahnya. "Mari kita mulai aktif menata halaman rumah kita menjadi asri, teratur, indah, nyaman dan bermanfaat agar seluruh anggota keluarga aktif merawat halamannya. Tanamlah tumbuhan yang bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari misalnya cabai, tomat, terong dan sayur mayur, sehingga jika mendadak ingin masak dimalam hari atau hujan lebat kita tinggal memetik saja," imbuhnya.


Pada kesempatan ini, Ny. Putri Koster didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Karangasem Ny. Nuriasih Gede Dana dan rombongan menyempatkan diri untuk mengunjungi keluarga dari Gusti Ngurah Suparta yang dua (2) anaknya yakni I Gusti Ayu Pradnya dan I Gusti Ngurah Wedana Putra meninggal akibat hanyut terseret banjir saat cuaca ekstrem minggu lalu.(*/r5)

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved