-->

Selasa, 01 November 2022

Toko Pop-Up Imersif di Tengah Kuatnya Daya Tarik Tayangan Horor


Serial dan film horor menjadi salah satu jenis hiburan favorit bagi sebagian orang sejak awal pandemi. Sebagian ahli industri film melihatnya sebagai pelarian positif, karena kengerian di layar relatif lebih bisa dikendalikan daripada keresahan dunia nyata. Inipun terlihat di sebuah toko pop-up. Selengkapnya dilaporkan tim VOA dari Washington, DC



RESMIKAN PLTS TERAPUNG WADUK MUARA NUSA DUA, PLTS ATAP DAN PLT HYBRID DI NUSA PENIDA

GUBERNUR BALI BERSAMA DIREKTUR UTAMA PT. PLN


Kepemimpinan Gubernur Wayan Koster Dukung Penanganan Isu Pemanasan Global 

Denpasar , Bali Kini - Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Direktur Utama PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN), Darmawan Prasodjo meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Waduk Muara Nusa Dua, Kabupaten Badung 100 kWp, PLTS Atap 10 kWp dan PLT Hybrid 3,5 MW di Nusa Penida, Kabupaten Klungkung tepat pada peringatan Hari Transisi Energi / Energy Transition Day pada, Selasa (Anggara Umanis, Landep) 1 Nopember 2022 di ITDC, Nusa Dua, Badung sebagai langkah nyata mendukung Net Zero Emission di Tahun 2060.

Dalam sambutannya, Gubernur Bali menyampaikan pembangunan Bali dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru sedang dikembangkan untuk menjaga keharmonisan alam, manusia, dan budaya Bali berdasarkan nilai – nilai kearifan lokal Sad Kerthi, yaitu enam sumber utama kesejahteraan dan kebahagiaan kehidupan manusia yang meliputi: Atma Kerthi, Segara Kerthi, Danau Kerthi, Wana Kerthi, Jana Kerthi, dan Jagat Kerthi.

Peresmian PLTS Terapung Waduk Muara Nusa Dua, Kabupaten Badung, PLTS Atap serta PLT Hybrid di Nusa Penida, Kabupaten Klungkung sangat sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali guna mewujudkan Bali Mandiri Energi dengan Energi Bersih melalui pelaksanaan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 9 Tahun 2020 tentang Rencana Umum Energi Daerah Provinsi Bali Tahun 2020 - 2050; Peraturan Gubernur Bali Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih; dan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 5 Tahun 2022 tentang Pemanfaatan PLTS Atap di Provinsi Bali.

Bali sebagai pulau yang wilayahnya kecil, namun menjadi destinasi wisata utama dunia harus memastikan ketersediaan energi yang cukup memadai dan berkelanjutan di masa mendatang. Itulah sebabnya, Saya meminta kepada Direktur Utama PT. PLN agar pembangkit tenaga listrik dibangun di Bali sepenuhnya, supaya Bali bisa memenuhi energi dari pembangkit yang ada di Pulau Dewata. Pembangkit tenaga listrik yang dibangun tersebut harus berbahan energi baru terbarukan, minimum gas sebagai transisi energi. Bali akan segera meninggalkan energi berbasis fosil, sehingga suplai listrik dari Paiton yang berkapasitas 340 MW kedepannya akan difungsikan menjadi reserve sharing, apabila pembangkit energi listrik di Bali sudah mampu memenuhi kebutuhan listriknya.

Bali membutuhkan kemandirian energi bertujuan untuk memberikan kepastian, sekaligus meyakinkan kepada wisatawan mancanegara bahwa Bali betul – betul mampu mengelola pariwisatanya dengan baik melalui ketersediaan energi yang memadai, ekosistem alam yang bersih, budaya yang kuat, serta ditambah dengan kualitas infrastruktur dan transportasi yang baik. “Kalau hal tersebut sudah terpenuhi, Saya kira Bali akan naik kelas di mata dunia, termasuk citra pariwisata Bali ikut naik kelas,” jelas Gubernur Bali jebolan ITB ini yang disambut tepuk tangan.

Dalam peringatan Hari Transisi Energi pada tanggal 1 Nopember harus dijadikan momentum oleh kita semua dengan memiliki jiwa yang sadar bahwa energi fosil seperti tambang batu bara akan habis, karena tidak bisa dibudidayakan. Oleh karena itu, mulai sekarang kita harus sudah berfikir untuk mengalihkan energi fosil ke sumber energi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan dengan menjalankan kebijakan secara serius dan konsisten oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, serta para pemangku kepentingan.

Energi bersih di Bali mendapatkan dukungan dari para peneliti Institut Teknologi Bandung pada tahun 2020 yang lalu dan langsung berinisiatif melakukan research tentang potensi energi baru terbarukan di Provinsi Bali dengan hasil penelitiannya sudah keluar menjadi naskah akademik serta Peta Potensi Energi Baru Terbarukan yang bersumber dari tenaga matahari, angin, air, dan gelombang.

Momentum Presidensi G20 yang membahas 3 isu utama, yaitu arsitektur kesehatan global, percepatan teknologi digital, dan transisi energi bersih, Saya harapkan dijadikan momentum untuk mendorong langkah kita untuk melakukan percepatan dalam penerapan energi bersih. “Ini kebijakan yang sangat mulia agar negara kita menjadi semakin kuat, sebagaimana apa yang disampaikan oleh Bung Karno, Indonesia harus Berdaulat secara Politik, Berdikari dalam bidang Ekonomi, dan Berkepribadian dalam Kebudayaan,” jelas mantan Anggota DPR RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini seraya mengucapkan terimakasih kepada Direktur Utama PT. PLN, Darmawan Prasodjo yang telah membangun infrastruktur energi bersih di Provinsi Bali.

Direktur Utama PT. PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan saat ini pemanasan global dan permasalahan iklim lainnya telah menjadi salah satu isu utama yang akan dibahas pada acara Presidensi G20, sehingga dibutuhkan upaya antisipasi dan penanganan oleh seluruh negara - negara di dunia. Indonesia sebagai lokasi penyelenggara Presidensi G20 diharapkan dapat memimpin keberhasilan itu, yang diawali dari Bali. Berbagai upaya untuk menangani pemanasan global dan permasalahan iklim sudah dimulai dari Bali. Melalui kepemimpinan Gubernur Bali, Bapak Wayan Koster, Bali telah melaksanakan program yang mendukung penanganan isu pemanasan global dan permasalahan iklim, yakni Bali Mandiri Energi dan Bali Energi Bersih. “Kami PLN tidak mungkin menangani sendirian masalah ini, apabila negara - negara dunia tidak mengambil langkah - langkah yang tepat, diperkirakan pada tahun 2060 terjadi emisi karbon mencapai satu miliar ton emisi CO2, sehingga upaya yang harus dilakukan salah satunya melalui transisi energi baru terbarukan,” pungkas Direktur Utama PT. PLN.[rl/r4]

Tata Rias Pengantin (TRP) Payas Gora Bangli Dibakukan


Bangli , Bali Kini -
Tata Rias Pengantin (TRP) Payas Gora Bangli dibakukan dan mendapatkan legitimasi dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) dalam penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional X Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (Harpi)  yang bertempat di Prime Plaza Hotel & Suites Sanur, Denpasar.


Kegiatan yang diselenggarakan pada Minggu (30/10/22) tersebut, juga dihadiri Oleh Perwakilan GOW Kabupaten Bangli, Perwakilan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangli, Perwakilan  Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangli, serta Ketua DPC Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) Kabupaten Bangli Desak Kompyang Susilawati beserta tim.


Moderator HARPI Bangli, Ni Luh Darmini dalam pemaparannya menyampaikan Pernikahan merupakan hal yang sakral yang terjadi sekali dalam hidup, untuk itu dalam kegitan pernikahan tersebut akan memakai pakaian yang beda dari kegiatan yang lain, seperti halnya di seleruh dunia. Indonesia yang merupakan Negara kebhinekaan memiliki ribuan suku dan ribuan adat budaya, dengan beraneka ragam pakaian adat diseluruh Indonesia.

Seperti halnya di Bali juga memiliki keanekaragaman Pakaian Adat dan Pakaian Pengantin, karena  Bali 

banyak memiliki Kerajaan di setiap Kabupatenya, maka secara umum  Pakaian 

Adatnya sama, tetapi untuk Pakaian Pengantinnya mimiliki ciri khas di masing-masing 

Kabupaten. 


Tak terkecuali Kabupaten Bangli

Kreatifitas dalam seni budaya, yang mereka ciptakan tiada duanya, termasuk dalam 

seni tata rias pengantin (TRP). TRP Bali terkenal akan kemewahan, keindahan dan kegelamorannya, terutama TRP Bali payas agung Gora Bangli. Baju adat Bali yang disebut sebagai Payas Agung adalah pakaian adat yang lengkap dan mewah yang biasanya dikenakan oleh pengantin dalam pernikahan adat Bali. 

Pakaian pengantin adat Bangli ini memiliki perbedaan dengan daerah lainnya, dari perbedaan itu kita bisa mengenal asal pakaian adat tersebut, seperti adat Bangli secara 

umum akan berbeda dengan kabupaten lain.

Dari sekian banyak pakaian pengantin Bali tersebut, ada pula pakaian adat yang telah dimodifikasi dengan tidak meninggalkan unsur-unsur dasar dari pakaian adat Bangli.


Pakaian pengantin dalam pernikahan adat Bali adalah salah satu 

pakaian pengantin tradisional yang cukup rumit. Setiap bagian dari pakaian 

pengantin adat Bali seperti kain, aksesori,dan ragam hias 

merupakan ungkapan perasaan dan pemikiran suku bangsa di balid alam hal busana pengantin Bali, dibutuhkan banyak corak kain wastra atau kamen untuk dililitkan di tubuh. Helai demi helai tapih atau kain panjang melilit tubuh dari dada hingga menutupi jari kaki, dilapisi selendang sebagai penutup dada, serta kamen prada menutup hingga ke mata kaki. Identitas kebangsawanan pun terlihat 

dari kain prada atau keemasan, yang melilit dari bahu hingga mata kaki kedepan.


Ketua DPC Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) Kabupaten Bangli Desak Kompyang Susilawati dalam kesempatan tersebut mengatakan, 

Berkat asung kerta wara nugraha Ida Sang Hyang Widhi Wasa / Tuhan Yang 

Maha Esa kami seluruh anggota Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HARPI Melati Kabupaten Bangli dapat menyelesaikan buku/modul mengenai Tata Rias Pengantin Payas GORA Bangli. Payas Gora Bangli saat ini sudah mulai dikenal oleh masyarakat Kabupaten Bangli. Payas GORA Bangli yang berasal dari Puri Agung Bangli, merupakan salah satu puri yang ada di Bali yang memiliki kekayaan adat dan budaya pengantin yang adiluhung. Payas ini merupakan 

warisan budaya yang memiliki keunikan tersendiri yang membedakan dengan tata rias pengantin daerah lainnya. Adapun perbedaan Payas Gora Bangli dengan Payas Daerah lainnya adalah, Payas Gora Bangli yang ditonjolkan, untuk  wanitanya pemasangan selendangnya berbeda dengan payas yang lain karena pemasangan selendang menjuntai ke depan sedangkan  untuk pria  pemasangan tetekes  ujungnya di ikat di belakang "Ujarnya"


Ia menambahkan Banyak masyarakat di Bali yang tidak mengetahui keberadaan payas pengantin ini, kendatipun tahu sebagian besar tidak memahami bentuk maupun makna yang terkandung pada tata rias pengantin payas GORA 

Bangli, 

Untuk itulah  DPC HARPI “Melati” Kabupaten Bangli beserta DPD 

 HARPI “Melati” Propinsi Bali terus menggali dan menyatukan persepsi dengan Anak Agung Ayu Alit Ardani dari Puri Bangli serta Drs. A.A. Ngurah Anom 

Mayun Konta Tanaya, M.Si sebagai peneliti Tata Rias Pengantin Bali, untuk mewujudkan tata rias pengantin Payas Gora Bangli.   "Semoga dengan dibakukannya Payas Gora Bangli ini, masyarakat lebih mengenal tentang keunikan dan pakem dari pada payas pengantin Bangli, dan menjadi sebuah identitas kebudayaan bagi Kabupaten Bangli dalam bidang tata rias pengantin". "Imbuhnya".[rl/r4]

Bantu Warga Terisolir, Golkar Turunkan Alat Berat Buka Jalan Dengan Target Selesai Seminggu


Karangasem, Bali Kini -
Bencana hujan deras yang mengakibatkan banjir serta longsor  melanda Kabupaten Karangasem belakangan ini, berdampak pada banyaknya fasilitas masyarakat yang tertutup material. 


Untuk itu, Partai Golkar Karangasem melalui kader solid secara langsung turun ke lapangan upaya membuka akses jalan masyarakat yang terisolir selama 2 minggu karena jalan tertimbun longsor yakni di Kawasan dusun Sega, Bunutan Kecamatan Abang, Karangasem. 


Wakil Ketua Bidang Pemenangan, I Nyoman Mardana Wimbawa mengatakan, jika ada sekitar 40 KK yang tinggal dikawasan tersebut yang terisolir. 


"Kita buka jalan agar nantinya warga bisa beraktivitas normal. Kita turunkan alat berat, untuk membantu warga Sega yang terisolir, karena kami di Golkar selalu diajarkan dengan doktrin Karya Kekaryaan sebagai wujud implementasinya," Tandasnya pada media ini, pada Selasa (1/11/2022).


"Kami lakukan dengan kepedulian membantu masyarakat yang sudah hampir puluhan hari terisolir akibat longsor dan berakibat pada tertutupnya akses jalan. Kami akan tuntaskan ini dengan menurunkan alat berat, dengan target seminggu," Sambung Mardana yang juga anggota DPRD Karangasem dari fraksi Golkar. 


Sementara, Kadus Sega, I Komang Kariana mewakili warganya mengucapkan banyak terimakasih atas kepedulian Partai Golkar melalui Kadernya di legislatif telah sangat peduli dengan keberadaan masyarakat Sega yang sudah lama terisolir akibat longsor tersebut.


"Saya ucapkan terima kasih kepada partai Golkar serta solidaritas kadernya dalam melakukan penanganan membantu membuka akses jalan lantaran dampak banjir dan longsor waktu lalu,"katanya. (Ami)

Pahami Makna Banten Otonan Sesuai Sastra"


Denpasar , Bali Kini
-Banten otonan  penting dalam kehidupan masyarakat Hindu Bali, sehingga perlu dipamahi maknanya sesuai dengan sastra Hindu.  Untuk itu Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kota Denpasar  secara berkelanjutan menggelar Pelatihan membuat Banten Otonan  kepada  masyarakat khusunya wanita Hindu di Kota Denpasar. 


Kali ini pelatihan dilaksanakan di Banjar Kayangan Desa Peguyangan Kangin dan dibuka secara resmi Ketua WHDI Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Selasa (1/11). 


Menurut, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, pelatihan membuat banten otonan ini dilaksanakan secara berkelanjutan dalam upaya meningkatkan pemahaman makna upakara bagi masyarakat terutama bagi wanita Hindu tentang filosofi dan  makna yang terkandung dalam sarana upakara.


Selain itu  Banten Otonan  juga diperlukan setiap 6 bulan sekali untuk memperingati hari kelahiran.   "Untuk itu kami harapkan ibu rumah tangga  khususnya wanita Hindu bisa membuat banten Otonan sendiri untuk keperluan anggota keluarganya sendiri  dan bila sudah  terbiasa dapat diterapkan pada lingkungan yang lebih luas lagi," harap Ny. Sagung Antari Jaya Negara.


Narasumber Ni Wayan Sukerti mengatakan,   pelatihan membuat banten otonan ini bukan mengajarkan ibu-ibu membuat banten namun sharing terkait makna dari banten mulai dari  cara memotong janur, menjaritnya maupun metandingnya. "Masyarakat pasti sudah terbiasa membuat banten otonan namun yang berbeda pasti pada   sampiannya , sehingga dalam pelatihan ini kami akan jelaskan secara detail cara membuatnya dan maknanya," jelas Sukerti.



Lebih lanjut Sukerti mengatakan, pelatihan ini digelar juga karena belum ada yang memberikan pembinaan kepada umat Hindu pemula atau Sudhi Wadani. Dengan memahami makna dan cara membuat banten. Maka akan bisa menjelaskan secara detail jika  warga yang Sudhi Wadani atau masuk menjadi agama Hindu ketika bertanya. Sehinga tidak ada lagi istilah nak mulo keto.


Salah satu warga  yang mengikuti pelatihan banten  Kadek Ani Monalisa 

mengaku sangat senang bisa mengikuti pelaksanan  pelatihan membuat banten otonan yang dilaksanakan WHDI Kota Denpasar. Menurutnya pelatihan ini pihaknya dapat mengetahui cara membuat banten otonan yang benar sesuai dengan sastra Hindu. 


Ia mengaku membuat banten otonan sudah biasa,  namun perbedaan ada pada sampiannya.  "Di dalam pelatihan ini kami baru memahami bahwa dari memotong janur, menjarit hingga metanding ada maknanya," ungkapnya.


Mengingat pelatihan ini sangat bagus kami harapkan bisa berkelanjutan dan bisa diberikan pelatihan untuk banten lainnya lagi. (ayu )

Bupati Tamba beri jawaban Pandangan Umum Fraksi DPRD Jembrana


Jembrana , Bali Kini  -
DPRD Kabupaten Jembrana menggelar Rapat Paripurna III Masa Persidangan I Tahun Sidang 2022/2023 yang menggagendakan Jawaban dan/atau Tanggapan Bupati Jembrana atas Pandangan Umum Fraksi DPRD Kabupaten Jembrana terhadap 4 Ranperda Kabupaten Jembrana bertempat di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Jembrana, Selasa (1/11).


Sidang yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Jembrana Ni Made Sri Sutharmi, dihadiri langsung oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba dan dinyatakan terbuka untuk umum.


Terhadap Pandangan Umum Fraksi sebelumnya, Bupati menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Fraksi DPRD Kabupaten Jembrana atas persetujuan untuk melanjutkan pembahasan keempat Ranperda serta berbagai masukan, saran dan catatan yang sangat konstruktif demi perbaikan penyelenggaraan pemerintahan di waktu mendatang.


Beberapa tanggapan yang disampaikan Bupati Tamba diantaranya terkait Ranperda tentang APBD 2023 mengenai keberlangsungan nasib pegawai pemerintah/non-ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana dan penanganan pasca banjir yang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Jembrana.


"Pemerintah belum menetapkan kebijakan pasti terkait dengan permasalahan Tenaga Non-ASN dan saat ini baru proses pendataan. Oleh karena itu, pada RAPBD Tahun 2023 masing-masing perangkat daerah masih tetap mengganggarkan belanja Jasa Tenaga Non-ASN selama 12 (dua belas) bulan," ujarnya.


Lebih jauh, Bupati Tamba mengatakan sesuai Surat Menteri PAN & RB Nomor: B/185/M.SM.02.03/2022 perihal Status Kepegawaian di Lingkungan Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, instansi diminta untuk memetakan pegawai Non-ASN untuk mengikuti seleksi CPNS atau PPPK.


"Setiap instansi diminta melakukan pemetaan pegawai non-ASN dan bagi yang memenuhi syarat dapat diikutsertakan atau diberikan kesempatan mengikuti seleksi calon PNS maupun PPPK. Disamping itu, juga disampaikan bahwa dalam hal instansi pemerintah membutuhkan tenaga seperti pengemudi, tenaga kebersihan dan satuan pengamanan dapat dilakukan melalui tenaga alih daya (outsourcing)," imbuhnya.


Selain itu, terkait pandangan umum Dewan mengenai musibah banjir bandang di berbagai wilayah di Jembrana, untuk mempercepat proses penanganan musibah banjir, Bupati Tamba telah menetapkan Status Keadaan Darurat berdasarkan SK Bupati Jembrana Nomor 496/BPBD/2022 tanggal 17 Oktober 2022 yang bisa diperpanjang sesuai kebutuhan dan kondisi.


"Dalam masa keadaan darurat, prioritas utama yang kami lakukan adalah penyelamatan warga yang terdampak, mendirikan posko-posko darurat, dapur umum, pembersihan sarana-sarana vital dari material banjir, pelayanan kebutuhan dasar dan pelayanan kesehatan," jelasnya.


Sambungnya, tahap berikutnya difokuskan pada perbaikan infrastruktur yang rusak, selain itu juga dilakukan perbaikan terhadap rumah-rumah penduduk yang juga rusak karena banjir.


"Untuk tahap selanjutnya perbaikan infrastruktur yang rusak seperti jalan, jembatan dsn fasilitas umum lainnya kami sudah menyiapkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT). Disamping itu, perbaikan jembatan yang rusak berat atau hanyut, jalan putus dan senderan sungai yang jebol kami usulkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali. Untuk perbaikan rumah-rumah warga yang rusak, kami usulkan untuk mendapat dana stimulan perbaikan rumah dari Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Pusat melalui BNPB," tuturnya.


Lebih jelas lagi, Bupati Tamba mengatakan telah mengikuti rapat koordinasi mengenai penanganan pasca bencana yang dipimpin langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster dan diikuti oleh para Bupati/Walikota se-Bali serta instansi terkait lainnya. Dan didalam rapat tersebut disepakati bahwa warga yang rumahnya rusak berat akan direlokasi ke lahan milik provinsi Bali.


"Dalam rapat tersebut disepakati bahwa lahan relokasi akan disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Bali untuk warga yang rumahnya rusak/hanyut di Bilukpoh Kangin Kelurahan Tegalcangkring dan Banjar Anyar Kelod Desa Penyaringan. Sedangkan, bangunan bagi warga yang direlokasi disiapkan oleh BNPB. Untuk program jangka menengah juga akan dilakukan perbaikan daerah aliran sungai seperti perbaikan senderan, pengerukan sedimen dasar sungai dan pembangunan jembatan Bilukpoh menggunakan konstruksi yang lebih modern serta menambah ketinggian Jembatan," ucapnya.


Hal lainnya, juga disampaikan tanggapan atas Pandangan Umum Dewan terhadap Ranperda tentang Tata Cara Penyelenggaraan Cadangan Pangan Daerah,  Ranperda tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh serta Ranperda tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Disabilitas, yang secara umum telah dilakukan berbagai upaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Ngr )

Sebanyak 27 Orang Positif Covid-19 di Kota Denpasar

 


Ket foto : Juru Bicara Satgas  Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede  Rai. 

Denpasar, Bali Kini - Kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar masih terjadi. Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada Selasa (1/11) diketahui kasus meninggal dunia nihil penambahan. Kondisi ini dibarengi dengan penambahan kasus sembuh sebanyak 5 orang. Sementara itu, kasus positif diketahui bertambah sebanyak 27 orang. 


Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 54.712 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 53.449 orang  (97,69 persen), meninggal dunia sebanyak 1.127 orang (2,06 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 136 orang (0,25 persen). 


Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, saat ini penularan virus covid 19 di Kota Denpasar sudah melandai, namun demikian masyarakat tetap diimbau agar tetap  menerapkan protokol kesehatan dan  jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan. 


"Walaupun kasus sudah menurun tetapi  harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus covid akan kembali meningkat, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM," ujar Dewa Rai


Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 1 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan sub varian baru yang disebut dengan varian Omicron.


“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.


Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan sosialisasi dan edukasi berkelanjutan.


Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi  menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun serta usia 6-11 tahun,  ibu hamil dan disabilitas. Selain itu, Kota Denpasar juga telah memulai pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster.


Tak hanya itu, Satgas Covid-19 Kota Denpasar telah merancang 6 langkah strategis mengatasi lonjakan kasus covid 19, mulai dari peningkatan kapasitas 3 T ( tracing, testing, treatment), mengencarkan pelaksanaan vaksinasi termasuk booster, mewajibkan penerapan aplikasi Peduli Lindungi,  Optimalisasi Rumah Sakit Rujukan mulai dari ketersediaan Bad, Oksigen dan Obat obatan.


“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19," ajak Dewa Rai   


Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. 


"Hindari kerumunan,  gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 5M," kata Dewa Rai. (rls).


Danramil 1710-07/Mapurujaya Jenguk Dua Anak Asuh Di Wilayah Binaan


(Timika) Bali Kini -  Sebagai bentuk upaya memberantas stunting di wilayah binaannya, Danramil 1710-07/Mapurujaya, Kapten Inf H.A. Hutabarat telah mengangkat 2 anak asuh beberapa waktu lalu. Untuk memastikan proses pemberantasan stunting berjalan lancar, kali ini Danramil menjenguk 2 anak asuhnya tersebut, Selasa (01/11/2022).


Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kampung Muare, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika di rumah bapak Benyamin Kahunakia dan bapak Yakobus Muruhuwa. Kunjungan ini rutin dilaksanakan oleh Danramil secara berkala untuk memastikan bantuan yang diberikan berjalan lancar dan digunakan sebagaimana mestinya.


Sebagai bapak asuh stunting, Danramil 1710-07/Mapurujaya, Kapten Inf H.A. Hutabarat menjelaskan bahwa upaya yang dilakukannya adalah untuk meningkatkan gizi pada anak yang mengalami masalah pada tumbuh kembang.


Setiap bulan Danramil terus memberikan bantuan kepada kedua anak asuhnya dan akan terus dilanjutkan hingga kedua anak asuh benar-benar terpenuhi asupan gizinya. Pihak keluarga pun menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan bantuan dari Danramil, mereka pun berharap anaknya bisa tumbuh dengan baik.[tim/lpt]

Senin, 31 Oktober 2022

Babinsa Koramil 1710-05/Jila Bantu Laksanakan Pengawasan Ujian Semester Ganjil Di SD Inpres Jila


(Timika) Bali Kini - 
Dalam rangka mendukung perkembangan pendidikan di wilayah binaannya, Babinsa Koramil 1710-05/Jila dipimpin Sertu Rusef membantu pengawasan ujian semester ganjil di SD Inpres Jila, Senin (31/10/2022). Kegiatan ini dilakukan karena peran pengawasan sangat penting dalam setiap ujian dimana melalui pengawasan seluruh peserta ujian akan bekerja secara objektif dan jujur.


“Selain untuk mengawasi pelaksanaan ujian yang jujur, fungsi pengawasan ini juga membantu para murid yang kesulitan dalam memahami setiap lembaran soal dan maksud pertanyaan yang ada di dalamnya” ujar Sertu Rusef.


Pihak sekolah pun menyampaikan terima kasih atas bantuan Babinsa dan menyampaikan bahwa tujuan ujian sendiri adalah ingin mengetahui tingkat penguasaan kompetensi pada siswa sesuai kurikulum pendidikan nasional.


Para murid pun terlihat fokus mengerjakan semua persoalan yang diberikan dan mereka pun merasa senang diawasi oleh Babinsa. Melalui pengawasan ujian yang objektif dan pelaksanaan ujian yang jujur tentunya akan melahirkan generasi yang bertanggung jawab dan menjadi modal penting bagi pembangunan Papua di masa mendatang. *

Bupati Tamba Hadiri Peringatan Hari Vegan Sedunia


Jembrana , Bali Kini -
Maitreya Centre Negara melaksanakan Peringatan Hari Vegan Sedunia pada Minggu (30/10) di Maitreya Centre Negara, Kelurahan Banjar Tengah, Negara. Bupati Jembrana I Nengah Tamba turut hadir dalam kegiatan tersebut didampingi Camat Negara dan Lurah Banjar Tengah.


Peringatan Hari Vegan Sedunia yang tepatnya jatuh setiap 1 Nopember tersebut, diisi dengan kegiatan bazar berbagai makanan vegetarian dan juga diisi dengan undian door prize bagi masyarakat yang hadir.


Bupati Tamba dalam sambutannya berharap melalui kegiatan ini sebagai upaya peningkatan gizi dan perekonomian sehingga tercapai masyarakat Jembrana yang bahagia.


"Dengan semangat veganisme ini saya berharap hadirin sekalian dapat membantu dan bersama-sama dengan pemerintah membangun Jembrana yang kita cintai untuk menjadi tempat yang dapat memberikan kebahagiaan bagi seluruh warganya melalui peningkatan gizi serta ekonomi masyarakat," ucapnya.


Lebih jauh, Bupati Tamba juga berharap melalui kegiatan tersebut semakin menumbuhkan toleransi antar umat beragama di Jembrana. "Melalui bazar ini maka kami berharap akan tumbuhnya rasa kebersamaan dan toleransi untuk hidup lebih baik dan lebih bermanfaat bagi masyarakat Jembrana, kami yakin sepenuhnya hadirin sekalian akan menjadi pioner di keluarga, lingkungan dan masyarakat," harapnya.


Sementara, Pendeta Hamid Citra Pannawirawan mengungkapkan peringatan Hari Vegan Sedunia kali ini tidak hanya diisi dengan bazar, namun juga ada upaya membantu masyarakat dengan membagikan sebanyak 212 kupon makanan gratis kepada masyarakat yang terdampak bencana dan masyarakat yang kurang mampu. 


"Dari tadi siang sampai malam ini banyak masyarakat yang berkunjung, terutama yang terkena bencana alam. Kali ini bazar kita tidak hanya berjualan, bazar ini utamanya diperuntukkan bagi mereka yang menjadi korban bencana, kita berikan kupon. Selain itu juga untuk anak panti asuhan dan masyarakat kurang mampu," tuturnya.


Sambungnya, Pendeta Hamid mengatakan melalui Peringatan Hari Vegan Sedunia ini juga upaya memberikan manfaat bagi dunia yang dimulai dari Jembrana. "Kita perlu banyak berbuat untuk dunia, namun sebelumnya kita mulai dari Jembrana dulu. Bapak Bupati mempunyai program bahwa Jembrana itu menuju kebahagiaan. Kita merasa Jembrana adalah daerah yang sangat damai," tandasnya. (Ngr )

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved