-->

Senin, 27 Februari 2023

Pemkot Denpasar Luncurkan Aplikasi DPS, Tandai Pembukaan Gelaran DTIK Festival 2023


BALIKINI.NET | DENPASAR —  Peluncuran aplikasi Denpasar Prama Sewaka (DPS), pada Senin (27/2) menjadi salah satu agenda pada rangkaian pembukaan Denpasar Teknologi Informasi Komunikasi (DTIK) Festival 2023.  Aplikasi DPS ini sendiri digagas Pemerintah Kota Denpasar untuk mengintegrasikan seluruh layanan dan informasi di Kota Denpasar, seperti informasi Pariwisata, informasi Kegawatdaruratan serta Layanan Publik Praktis yang dikemas dalam Satu Genggaman. 

Sebagai sebuah produk inovasi, aplikasi DPS dapat  diinstal melalui Playstore di smartphone masing masing, sejauh terkoneksi dengan internet.  Aplikasi ini menyediakan informasi guna membantu wisatawan menemukan destinasi terbaik di Kota Denpasar, seperti Desa Wisata, Wisata Alam, Wisata Buatan, Wisata Kuliner, Wisata Religi dan Wisata Sejarah. 

Selain itu, pada aplikasi DPS juga tersedia layanan nomor kegawatdarutan, serta pelayanan Rakyat Online Denpasar,  Pro Denpasar yang memudahkan masyarakat untuk mendapatkan layanan informasi lebih cepat dan efisien. Layanan yang dimaksud adalah Layanan Pengaduan, Dukcapil, Lowongan Pekerjaan, Perijinan, Satu Data, Harga Pasar dan juga Tagihan PDAM. 

Selain momen peluncuran aplikasi DPS, perhelatan DTIK Festival tahun ini menjadi spesial, lantaran digelar bertepatan dengan puncak perayaan HUT ke 235 Kota Denpasar. Festival teknologi ini sendiri mengusung tema "Growth Digital Creativity and Collaboration".

Diadakan di kawasan Gedung Dharma Negara Alaya, Lumintang, seremonial pembukaan DTIK Fest 2023 ini dihadiri langsung Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara yang didampingi Wakil Wali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Gusti Ngurah Gede, Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana serta jajaran Forkompimda Kota Denpasar.

Wali Kota Denpasar Jaya Negara, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini sebagai sebuah even teknologi untuk memunculkan dan
mengembangkan ide-ide kreatif di bidang teknologi, informasi dan komunikasi. 

"Saya sangat berterimakasih atas penyelenggaraan festival teknologi ini sebagai wadah untuk melahirkan generasi muda yang sukses dan mumpuni pada bidang teknologi, informasi dan komunikasi. 
Melalui ajang DTIK Festival ini saya berharap akan ada ruang bagi pegiat teknologi, dalam mengenalkan produk dan layanan teknologi yang dimiliki," katanya. 

Pengenalan pemanfaatan teknologi oleh Pemkot Denpasar dalam memberikan layanan kepada masyarakat dan juga media menumbuhkan kreativitas dan kolaborasi
antar stakeholder di bidang teknologi, lanjut Jaya Negara juga menjadi poin penting dalam pelaksanaan DTIK Festival tahun ini. 

"Setelah terhenti 2 tahun, pelaksanaan DTIK Festival tahun 2023 ini saya yakin akan  membawa warna dan semangat baru bagi dunia teknologi. Salah satunya seperti peluncuran aplikasi DPS, sebagai sebuah produk teknologi di Kota Denpasar, " imbuh Jaya Negara. 

Sementara itu, Kepala Diskominfos Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Adhi Merta mengungkapkan, pelaksanaan kegiatan DTIK Festival 2023 ini berdasarkan pada spirit Kota Denpasar, Vasudhaiva Kutumbhakam yang dituangkan dalam kolaborasi antar OPD Pemkot Denpasar, mahasiswa, instansi sekolah dan Perguruan Tinggi, serta komunitas Start-Up. 

"Dalam rangkaian HUT ke 235 Kota Denpasar, dengan berdasar spirit Vasudhaiva Kutumbhakam, bergotong royong dan menyama braya, dalam kaitannya dengan DTIK Festival 2023 ini kami menggandeng berbagai elemen untuk berkolaborasi dalam upaya memajukan teknologi di Kota Denpasar," tutur Alit Adhi Merta. 

Ketua Panita Pelaksana DTIK Festival 2023, I Ketut Agus Indra Diatmika menjelaskan, pelaksanaan DTIK Festival 2023 ini akan digelar dari tanggal 27 Februari hingga 1 Maret mendatang, dengan beberapa jenis kegiatan lomba di dalamnya. Seperti Lomba Video Kreatif, Lomba Desain Logo DTIK 2024, Lomba Foto Twibbon dan lainnya. 

"Pelaksanaan DTIK Festival 2023 ini, kami menggelar salah satunya dalam bentuk lomba untuk menggugah kreatifitas masyarakat, terutama generasi milenial yang saat ini sangat melek dengan perkembangan teknologi," jelasnya. 

Selain aneka lomba, Agus Indra menambahkan, pelaksanaan DTIK Festival 2023 ini juga dikemas dalam beberapa ragam kegiatan bertemakan teknologi. Seperti seminar literasi bagi Guru TIK, seminar digitalisasi Ogoh Ogoh , workshop koding bagi siswa SD dan SMP dan juga seminar utama yang mengambil tema penumbuhan ekosistem kreatifitas dan kolaborasi teknologi bagi masyarakat dan komunitas. 

"Untuk jadwal, informasi detail kegiatan, serta pendaftaran workshop pada DTIK Fest 2023, warga Kota Denpasar bisa memantau informasi melalui www.dtikfest.id atau Instagram @kominfosdenpasar. Kami menghadirkan tema-tema menarik dan aktual, dengan menghadirkan pembicara yang merupakan pakar dan ekspert dalam bidangnya,” tambah Agus Indra lagi.

Pihak penyelenggara imbuh Agus Indra, berharap masyarakat dari tingkat pelajar SD hingga mahasiswa dan kalangan remaja-karang taruna hingga ibu-ibu PKK dan rumah tangga dapat memanfaatkan moment DTIK Fest untuk menambah pengetahuan dan skill tentang perkembangan dunia digital.  

Gelaran DTIK Festival 2023 ini, juga diisi pameran/expo produk dan layanan teknologi, dimana terbagi menjadi 2 (dua) bagian. Bagian pertama adalah pameran yang menampilkan karya masyarakat, komunitas, startup, mahasiswa dibidang teknologi. Sedangkan bagian kedua, adalah pameran yang menampilkan layanan online yang merupakan produk Pemkot Denpasar. Tak hanya itu, para pengunjung juga dapat menikmati ragam kuliner di area Food Truck dan juga hiburan musik di seputar lokasi kegiatan.

Pemkab Karangasem Terima Sertifikat Bebas Frambusia Dari Kemenkes RI, Bupati Gede Dana Ajak Masyarakat Tingkatkan PHBS


BALIKINI.NET | KARANGASEM — Pemerintah Kabupaten Karangasem menerima Sertifikat Bebas Frambusia (pembasmian penyakit kulit menular berkelanjutan) dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia yang diserahkan langsung oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin di The Krakatau Grand Ballroom Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Selasa (21/2/2023) lalu.

Momen ini bertepatan dengan Hari Neglected Tropical Diseases (NTDs) yang ditandai pemerian Sertifikat Bebas Frambusia kepada 103 Bupati/Walikota dan sertifikat Eliminasi Filariasis kepada 5 Bupati/Walikota se-Indonesia. Khusus untuk Provinsi Bali sendiri, ada 4 Kabupaten/Kota yang mendapatkan Sertifikat Penghargaan Bebas Frambusia yang salah satunya diterima Kabupaten Karangasem. 

Sertifikat ini telah diterima Bupati Karangasem I Gede Dana di Kantor Bupati, Senin (27/2/2023). Bupati Gede Dana mengatakan dirinya berkomitmen untuk menghilangkan atau meng-Eradikasi penyakit frambusia sesuai target Kemenkes RI. Diantaranya dengan menggerakkan pemangku kepentingan untuk berkolaborasi serta menggerakan masyarakat dalam mencegah penyakit frambusia dengan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) dan dukungan sektor kesehatan dalam pelaksanaan surveilans aktif frambusia.

“Kita sangat bersyukur, Karangasem mendapatkan sertifikat bebas frambusia, itu membuktikan bahwa masyarakat Kabupaten Karangasem sudah bisa menerapkan perilaku hidup sehat”. Kata Bupati Dana

Oleh karena itu, dirinya mengajak masyarakat terus menjaga dan meningkatkan penerapan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dalam kedidupan sehari - hari.

“Mari terapkan pola hidup sehat, semua masyarakat Karangasem harus sehat. Karena orang yang sehat akan menjadi cerdas dan produktif hidupnya,” ajak Bupati.

Perlu diketahui bersama, Frambusia adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri. Infeksi ini biasanya terjadi di negara wilayah tropis yang memiliki sanitasi buruk. Penyakit ini biasanya menyerang anak-anak usia kurang dari 15 tahun. Penyakit Frambusia sangat menular.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, Ida Bagus Putra Pertama menjelaskan sertifikat eradikasi frambusia itu membuktikan bahwa suatu wilayah tidak ditemukan kasus frambusia yang didahului dengan kegiatan surveilans aktif atau kegiatan pemeriksaan dan juga pelaporan yang rutin selama minimal 6 bulan berturut-turut tidak ditemukan kasus di Kabupaten Karangasem (daerah non endemis Frambusia)

Ia menambahkan, penilaian yang dilakukan di Kabupaten Karangasem sudah dilakukan pada tahun 2022 lalu. Frambusia adalah penyakit yang terabaikan zaman dulu untuk membuktikan apakah di Karangasem itu ada kasus frambusia atau tidak, maka dilakukan screening bagi anak sekolah.

“Untuk mendapatkan sertifikat bebas Frambusia perlu kegiatan aktif upaya penemuan kasus Frambusia di Fasilitas Kesehatan (Faskes), seperti kegiatan puskesmas keliling dan pemeriksaan anak sekolah (di bawah 15 tahun), hasilnya tidak ditemukan kasus Frambusia. Demikian juga melalui laporan bulanan serta  register Frambusia puskesmas tidak ditemukan kasus  ( 0 kasus ) atau Zero report minimal 6 bulan terakhir serta dibuktikan dengan surat pernyataan tidak ditemukan kasus Frambusia dari Faskes, Klinik, DPM dan Rumah Sakit di wilayah Kabupaten Karangasem,” urainya

Putra Pertama menambahkan bahwa Frambusia adalah penyakit kulit yang sudah ada sejak lama. Penyakit ini dapat tumbuh dan berkembang di daerah yang tropis, panas, dan hujan sehingga kebersihan diri dan lingkungan merupakan faktor penting dalam penularan penyakit ini. Oleh karena itu setiap masyarakat wajib menjaga kebersihan diri dan lingkungannya masing-masing. (Ami)

Dua Tahun Memimpin, Bupati Sanjaya Bangun Patung Wisnu Murti dan Perbaiki 93 Persen Jalan


Tabanan , Bali Kini  -
Perkembangan waktu yang diimbangi dengan upaya percepatan dalam melaksanakan beragam program pembangunan di Tabanan, menjadikan masa 2 (dua) tahun kepemimpinan sebagai tumpuan dalam mewujudkan asa masyarakat. Bersama seluruh elemen masyarakat, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, bersama Wakil Bupati I Made Edi Wirawan, SE, selalu berusaha sekuat tenaga mewujudkan visi Kabupaten Tabanan "Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana di Kabupaten Tabanan menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani". 


Melalui visi tersebut serta dalam perjalanan dua tahun masa kepemimpinan ini, berbagai program dan inovasi telah diluncurkan serta beragam capaian telah dituntaskan, hingga berbagai penghargaan juga telah diraih. Seperti yang diungkapkan oleh Bupati Sanjaya dalam pidato dua tahun pencapaian kinerja kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Tabanan periode 2021-2023 (26-02-2021 sampai dengan 26-02-2023) yang dilangsungkan di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, Senin, (27/2) pagi. 


Berbagai penghargaan yang telah diraih sampai saat ini sebanyak 16 penghargaan, diantaranya, 10 besar Penganugerahan Predikat Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Tahun 2022, Opini WTP tahun 2021 dan Predikat WTP selama 8 tahun berturut-turut, peringkat ketiga penyaluran dana desa tingkat nasional dan sebagai pemerintah terbaik dalam pengelolaan DAK fisik, Dana Desa, KUR dan pembiayaan ultra micro, penghargaan komisi Aparatur Negara atas keberhasilan menerapkan sistem merit dengan predikat terbaik, hingga penghargaan BKN Award 2022 serta penghargaan Anubhawa Sasana Desa. 


"Tantangan dalam dua tahun ini, kita dihadapkan pada masa pandemi Covid-19 yang belum berakhir dan juga bencana alam yang terjadi di Tabanan. Kondisi tersebut justru menjadi cambuk kita untuk selalu berpikir positif, cerdas, tuntas dan ikhlas serta bekerja fokus, lurus dan tulus dalam menjalankan bidang prioritas pangan, sandang, papan, kesehatan dan pendidikan, jamsostek, adat, agama, tradisi, seni dan budaya, hingga pariwisata. Hal itu ditunjang dengan bidang infrastruktur maupun lingkungan hidup dengan tetap berprinsip pada Asta program secara konsisten," ucap Sanjaya. 


Terdapat 23 Perda dan 174 Perbup yang telah diselesaikan sebagai penguatan terhadap pencapaian visi dan misi Tabanan. Dimana misi pertama adalah mewujudkan masyarakat "Aman" yang diimplementasikan dengan peningkatan kualitas jalan Kabupaten tahun 2021 dan 2022 sepanjang 103,93 kilometer dengan pembiayaan 235 milyar rupiah. Panjang jalan yang masih belum ditingkatkan masih tersisa sepanjang 58,53 kilometer atau 6,78 persen. Pada perencanaan tahun 2023 sudah dianggarkan peningkatan kualitasnya sepanjang 49,82 kilometer, sehingga panjang jalan yang masih tersisa hanya 1 persen. 



Selain itu, Pamsimas atau penyediaan air minum berbasis masyarakat juga telah terealisasi di 15 Desa. Begitu juga dengan penanganan rumah tidak layak huni dan sudah terbangun 332 unit, rehabilitasi jaringan irigasi, rehabilitasi jalan usaha tani, pemenuhan terhadap aspirasi masyarakat dengan dibangunnya kembali Patung Wisnu Murti dan selanjutnya Patung Bung Karno ditempatkan di Taman Bung Karno. Dilakukan juga revitalisasi Ruang Terbuka Umum, penanggulangan sampah dengan pembangunan 27 Unit TPS3R, peningkatan pendidikan, perubahan tata kelola keuangan puskesmas dan rumah sakit, hingga penyediaan alat kesehatan dan pembangunan gedung baru dan rehab. 


"Cakupan vaksinasi Covid-19 lengkap untuk Kabupaten Tabanan sebagai yang tertinggi di Provinsi Bali. Dengan rincian vaksinasi satu mencapai 98,09 persen, vaksinasi kedua mencapai 93,7 persen, sedangkan vaksin Booster satu mencapai 75,25 persen dan sedang berjalan vaksin Booster kedua mencapai 28,5 persen. Penanganan stunting sebagai program prioritas nasional dilakukan dengan pembentukan tim percepatan stunting Kabupaten Tabanan dengan melibatkan PKK dan Bunda Paud," ungkap Sanjaya. 


Dalam kegiatan yang turut di hadiri oleh Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, Wabup I Made Edi Wirawan, Ketua DPRD dan jajaran Forkopimda Tabanan, Sekda, para Asisten dan seluruh Kepala OPD dan jajaran di lingkungan Pemkab Tabanan, kepala atau perwakilan instansi vertikal dan BUMD, Camat serta Perbekel dan Bendesa Adat se-Kabupaten Tabanan tersebut, Bupati Sanjaya juga menyampaikan melakukan kolaborasi pengendalian inflasi, revitalisasi pasar, penanggulangan bencana serta bidang kemanan daerah, membangun masyarakat yang "unggul" hingga mencapai masyarakat yang "Madani". 


Membangun masyarakat yang "Unggul" direalisasikan dengan kegiatan reformasi birokrasi, peningkatan kualitas angkatan kerja dengan pelatihan ketenagakerjaan, penguatan IKM atau UMKM, penguatan ketahanan pangan, pengembangan Desa Wisata, terbangunnya 113 Desa Mandiri dan 20 Desa Maju, terbangunnya 41 Desa Digital, penetapan batas desa, hingga inovasi program berkantor di Desa telah dilakukan di 30 Desa. 


"Dengan berkantor di Desa, muncul berbagai inovasi yang lahir dari Desa seperti program Semara Ratih yang pada tahun 2022 telah dilaunching menjadi program Kabupaten. Inovasi ini tidak hanya memberikan Akta Perkawinan dan perubahan KTP secara cepat, namun calon pengantin diberikan sosialisasi dan konseling seperti cek kesehatan pra nikah sebagai upaya pencegahan stunting. Konseling agama yang diharapkan dapat menekan angka perceraian serta diwajibkan menanam pohon, sehingga inovasi ini secara tidak langsung dapat menjaga kelestarian lingkungan," tegas Sanjaya. 


Selanjutnya, sesuai misi ketiga yaitu mewujudkan masyarakat yang memiliki kemandirian secara sosial ekonomi di berbagai bidang yang berkepribadian dalam kebudayaan yang disebut "Madani", diimplementasikan dengan berbagai kebijakan dan penandatanganan kerjasama dengan beberapa Pemkab ataupun Pemkot terkait pemasaran produk, sehingga memperlancar distribusi barang dan jasa serta konektivitas antar wilayah. Disamping itu, upaya membina toleransi antar umat terus dilakukan, menghadiri uleman masyarakat dalam yadnya dalam menjaga kearifan lokal, serta Madani juga terimplementasi dengan dilaunchingnya dua Desa sebagai Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak, yakni Desa Dauh Peken dan Desa Beraban. [rls/r2] 

Sebanyak 1.500 Peserta Senam Sicita Meriahkan Apel HUT Kota Denpasar ke-235


BALIKINI.NET | DENPASAR — Sebanyak 1.500 peserta Senam Indonesia Cinta Tanah Air (Sicita) turut memeriahkan Apel HUT Kota Denpasar ke-235 di Lapangan Lumintang Denpasar, Selasa (27/2). Penampilan ribuan pesenam sukses  memukau Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana serta seluruh undangan yang hadir pada Apel Peringatan HUT Kota Denpasar ke-235. 

Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana didampingi Kadisdikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama mengatakan, penampilan pesenam ini merupakan eksebisi kolosal dalam memeriahkan Apel HUT Kota Denpasar ke-235. Dimana, pesertanya merupakan gabungan dari seluruh peserta Lomba Senam Sicita serangkaian HUT Kota Denpasar ke-235 yang terdiri atas OPD, Perumda, RSUD Wangaya, serta PKK Desa/Kelurahan se-Kota Denpasar. 

Lebih lanjut dijelaskan, secara khusus Senam Sicita menggambarkan nilai-nilai Pancasila dalam gerakan-gerakannya, seperti membuka lima jari tangan. Dalam seluruh gerakannya, Sicita memiliki 4 rangkaian.  Yakni teknik pernafasan dan memberi semangat, pemanasan dengan 3 gerakan, 5 gerakan inti, dan penutup. Dari seluruh tahapan tersebut, tiap gerakannya memiliki nilai filosofis tersendiri.

Mulai dari 4 gerakan wajib yang dihadirkan. Pertama, gerakan tangan kanan di bahu kanan dan tangan kiri di pinggang yang menyimbolkan gotong royong atau bahu membahu. Kedua, gerakan hormat dengan posisi tangan kanan di pinggang sebagai penghormatan dari jiwa kita ke orang lain. Dilanjutkan gerakan tangan kanan dilipat diatas tangan kiri dan salam yang bermakna persatuan serta rasa syukur. Lalu diakhiri tepuk tangan dan bersorak sebagai lambang semangat. Tak berhenti disitu, nilai-nilai budaya juga akan kental terasa saat melakukan senam.

Tak hanya itu, lantunan musik-musik daerah dan nasional diaransemen secara apik sehingga menambahkan semangat. Terhitung ada 9 lagu yang digabungkan. Diantaranya, Bagimu negeri, Garuda Pancasila, Manuk Dadali, Kampuang Man Jauh di Mato, Ampar-Ampar Pisang, Ondel-Ondel, Yamko Rambe Yamko, Sipatokaan, Kebyar-Kebyar. Tidak hanya menguatkan rasa nasionalisme, rangkaian senam berdurasi 8 menit ini juga memberikan manfaat kesehatan.

Alit Wiradana menjelaskan, Senam Indonesia Cinta Tanah Air secara nyata mampu membangun Nation dan Character Bulding atau Pembangunan Karakter Bangsa dalam hal ini generasi muda Indonesia. Sebab, lanjutnya, dari seluruh gerakannya tereflesikan semangat yang membara, dilengkapi dengan musik yang penuh semangat nasionalisme. Sebuah perpaduan yang sempurna dari lagu kebangsaan dan lagu dari berbagai daerah di Nusantara. 

"Senam Sicita sengaja terus digelorakan untuk meneguhkan kecintaan terhadap Tanah Air. Dalam seluruh gerakan Sicita tereflesikan semangat yang membara, dilengkapi dengan musik yang penuh semangat nasionalisme," ungkap Alit Wiradana

Untuk diketahui, serangkaian HUT Kota Denpasar ke-235 telah dilaksanakan Lomba Senam Sicita yang melibatkan  OPD, Perumda, RSUD Wangaya, serta Desa/Kelurahan se-Kota Denpasar. Adapun yang keluar sebagai Juara yakni untuk Kategori OPD sebagai Juara I yakni Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, Juara II yakni Sekretariat Daerah, Juara III yakni Dinas Kesehatan, Juara Harapan I yakni RSUD Wangaya, Juara Harapan II yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dan Juara Harapan III yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. 

Sedangkan untuk kategori Desa/Kelurahan Juara I yakni Desa Dauh Puri Kelod, Juara II yakni Kelurahan Dangin Puri, Juara III yakni Desa Dangin Puri Kelod, Juara Harapan I yakni Desa Sanur Kaja, Juara Harapan II yakni Desa Peguyangan Kaja, dan Juara Harapan III yakni Kelurahan Tonja. (AGs)).

Dua Tahun Memimpin, Bupati Sanjaya Perbaiki 93 Persen Jalan


BALIKINI.NET | TABANAN Perkembangan waktu yang diimbangi dengan upaya percepatan dalam melaksanakan beragam program pembangunan di Tabanan, menjadikan masa 2 (dua) tahun kepemimpinan sebagai tumpuan dalam mewujudkan asa masyarakat. Bersama seluruh elemen masyarakat, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, bersama Wakil Bupati I Made Edi Wirawan, SE, selalu berusaha sekuat tenaga mewujudkan visi Kabupaten Tabanan "Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana di Kabupaten Tabanan menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani".

Melalui visi tersebut serta dalam perjalanan dua tahun masa kepemimpinan ini, berbagai program dan inovasi telah diluncurkan serta beragam capaian telah dituntaskan, hingga berbagai penghargaan juga telah diraih. Seperti yang diungkapkan oleh Bupati Sanjaya dalam pidato dua tahun pencapaian kinerja kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Tabanan periode 2021-2023 (26-02-2021 sampai dengan 26-02-2023) yang dilangsungkan di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, Senin, (27/2) pagi.

Berbagai penghargaan yang telah diraih sampai saat ini sebanyak 16 penghargaan, diantaranya, 10 besar Penganugerahan Predikat Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Tahun 2022, Opini WTP tahun 2021 dan Predikat WTP selama 8 tahun berturut-turut, peringkat ketiga penyaluran dana desa tingkat nasional dan sebagai pemerintah terbaik dalam pengelolaan DAK fisik, Dana Desa, KUR dan pembiayaan ultra micro, penghargaan komisi Aparatur Negara atas keberhasilan menerapkan sistem merit dengan predikat terbaik, hingga penghargaan BKN Award 2022 serta penghargaan Anubhawa Sasana Desa.

"Tantangan dalam dua tahun ini, kita dihadapkan pada masa pandemi Covid-19 yang belum berakhir dan juga bencana alam yang terjadi di Tabanan. Kondisi tersebut justru menjadi cambuk kita untuk selalu berpikir positif, cerdas, tuntas dan ikhlas serta bekerja fokus, lurus dan tulus dalam menjalankan bidang prioritas pangan, sandang, papan, kesehatan dan pendidikan, jamsostek, adat, agama, tradisi, seni dan budaya, hingga pariwisata. Hal itu ditunjang dengan bidang infrastruktur maupun lingkungan hidup dengan tetap berprinsip pada Asta program secara konsisten," ucap Sanjaya.

Terdapat 23 Perda dan 174 Perbup yang telah diselesaikan sebagai penguatan terhadap pencapaian visi dan misi Tabanan. Dimana misi pertama adalah mewujudkan masyarakat "Aman" yang diimplementasikan dengan peningkatan kualitas jalan Kabupaten tahun 2021 dan 2022 sepanjang 103,93 kilometer dengan pembiayaan 235 milyar rupiah. Panjang jalan yang masih belum ditingkatkan masih tersisa sepanjang 58,53 kilometer atau 6,78 persen. Pada perencanaan tahun 2023 sudah dianggarkan peningkatan kualitasnya sepanjang 49,82 kilometer, sehingga panjang jalan yang masih tersisa hanya 1 persen.

Selain itu, Pamsimas atau penyediaan air minum berbasis masyarakat juga telah terealisasi di 15 Desa. Begitu juga dengan penanganan rumah tidak layak huni dan sudah terbangun 332 unit, rehabilitasi jaringan irigasi, rehabilitasi jalan usaha tani, pemenuhan terhadap aspirasi masyarakat dengan dibangunnya kembali Patung Wisnu Murti dan selanjutnya Patung Bung Karno ditempatkan di Taman Bung Karno. Dilakukan juga revitalisasi Ruang Terbuka Umum, penanggulangan sampah dengan pembangunan 27 Unit TPS3R, peningkatan pendidikan, perubahan tata kelola keuangan puskesmas dan rumah sakit, hingga penyediaan alat kesehatan dan pembangunan gedung baru dan rehab.

"Cakupan vaksinasi Covid-19 lengkap untuk Kabupaten Tabanan sebagai yang tertinggi di Provinsi Bali. Dengan rincian vaksinasi satu mencapai 98,09 persen, vaksinasi kedua mencapai 93,7 persen, sedangkan vaksin Booster satu mencapai 75,25 persen dan sedang berjalan vaksin Booster kedua mencapai 28,5 persen. Penanganan stunting sebagai program prioritas nasional dilakukan dengan pembentukan tim percepatan stunting Kabupaten Tabanan dengan melibatkan PKK dan Bunda Paud," ungkap Sanjaya.

Dalam kegiatan yang turut di hadiri oleh Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, Wabup I Made Edi Wirawan, Ketua DPRD dan jajaran Forkopimda Tabanan, Sekda, para Asisten dan seluruh Kepala OPD dan jajaran di lingkungan Pemkab Tabanan, kepala atau perwakilan instansi vertikal dan BUMD, Camat serta Perbekel dan Bendesa Adat se-Kabupaten Tabanan tersebut, Bupati Sanjaya juga menyampaikan melakukan kolaborasi pengendalian inflasi, revitalisasi pasar, penanggulangan bencana serta bidang kemanan daerah, membangun masyarakat yang "unggul" hingga mencapai masyarakat yang "Madani".

Membangun masyarakat yang "Unggul" direalisasikan dengan kegiatan reformasi birokrasi, peningkatan kualitas angkatan kerja dengan pelatihan ketenagakerjaan, penguatan IKM atau UMKM, penguatan ketahanan pangan, pengembangan Desa Wisata, terbangunnya 113 Desa Mandiri dan 20 Desa Maju, terbangunnya 41 Desa Digital, penetapan batas desa, hingga inovasi program berkantor di Desa telah dilakukan di 30 Desa.

"Dengan berkantor di Desa, muncul berbagai inovasi yang lahir dari Desa seperti program Semara Ratih yang pada tahun 2022 telah dilaunching menjadi program Kabupaten. Inovasi ini tidak hanya memberikan Akta Perkawinan dan perubahan KTP secara cepat, namun calon pengantin diberikan sosialisasi dan konseling seperti cek kesehatan pra nikah sebagai upaya pencegahan stunting. Konseling agama yang diharapkan dapat menekan angka perceraian serta diwajibkan menanam pohon, sehingga inovasi ini secara tidak langsung dapat menjaga kelestarian lingkungan," tegas Sanjaya.

Selanjutnya, sesuai misi ketiga yaitu mewujudkan masyarakat yang memiliki kemandirian secara sosial ekonomi di berbagai bidang yang berkepribadian dalam kebudayaan yang disebut "Madani", diimplementasikan dengan berbagai kebijakan dan penandatanganan kerjasama dengan beberapa Pemkab ataupun Pemkot terkait pemasaran produk, sehingga memperlancar distribusi barang dan jasa serta konektivitas antar wilayah. Disamping itu, upaya membina toleransi antar umat terus dilakukan, menghadiri uleman masyarakat dalam yadnya dalam menjaga kearifan lokal, serta Madani juga terimplementasi dengan dilaunchingnya dua Desa sebagai Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak, yakni Desa Dauh Peken dan Desa Beraban.

Apel Peringatan HUT ke-235, Kota Denpasar Gelorakan Sepirit Vasudhaiva Kutumbakam


BALIKINI.NET | DENPASAR Kota Denpasar menapaki usia ke-235 di tahun 2023 ini. Peringatan HUT Kota Denpasar ini pun berlangsung khidmat saat Apel Bendera yang dipimpin langsung Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara di Lapangan Lumintang, Denpasar, Senin (27/2). 

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede bersama Anggota DPRD Kota Denpasar,  Sekda Kota Denpasar IB. Alit Wiradana, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas, Perwakilan Dandim 1611 Badung, Kepala Pengadilan Negeri Denpasar, I Nyoman Wiguna, Perwakilkan Kajari Denpasar.

Hadir pula Wakil Bupati Karangasem Wayan Artha Dipa dan Perwakilan Bupati se Bali, Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua Gatriwara DPRD Kota Denpasar, Ny. Purnawati Ngurah Gede dan Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Widnyani Wiradana. Tampak pula Panglingsir Puri serta LVRI Kota Denpasar serta undangan lainya. 

Diawali pembacaan Sejarah Kota Denpasar, pelaksanaan apel berlangsung khidmat. Turut ditampilkan pula Kolaborasi Korsik dan Paduan Suara serta Senam Indonesia Cinta Tanah Air (Sicita) secara Kolosal yang melibatkan 1.500 peserta dan berhasil memukau para undangan yang hadir. Tak hanya itu, dalam kesempatan tersebut juga diserahkan penghargaan dan bantuan. Mulai dari Penghargaan Satya Lencana Karya Satya dari Presiden RI, Joko Widodo. 

Selain itu turut dilaksanakan pemberian Bantuan PMT Balita, Bantuan Sembako bagi Kader PKK, Bantuan Sembako bagi Tenaga Kebersihan, Penghargaan Juara Lomba Memasak Bahan Pangan Lokal, serta Penghargaan Juara Lomba Senam Sicita antar OPD dan Desa/Kelurahan. Sebelumnya, rangkaian HUT ke 235 Kota Denpasar  dilaksanakan beragam kegiatan. Seperti halnya Safari Kesehatan, Lomba Senam Sicita, Susur Manggrove, Jalan Sehat, dan masih banyak lainya. 

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa usai apel mengatakan, HUT ke 235 Kota Denpasar ini merupakan hari jadi seluruh masyarakat Kota Denpasar. Tentunya momentum ini kita maknai bersama untuk meningkatkan soliditas, solidaritas dan semangat gotong royong dalam balutan sepirit Vasudhaiva Kutumbakam.

“Kita patut bersyukur di HUT Kota Denpasar ke-235 ini kita apel kembali di lapangan. Artinya situasi sudah pulih kembali pasca pandemi Covid-19,” ujarnya 

Lebih lanjut dijelaskan, sesuai dengan tema besar HUT Kota Denpasar ke-235 yakni ‘Dengan Semangat Vasudhaiva Kutumbakam, Bangkit Bersama Menuju Denpasar Maju’, diharapkan kedepan mampu menggugah semangat ASN dan masyarakat akan pentingnya kualifikasi, kompetensi dan kinerja dalam mendukung pembangunan di Kota Denpasar. Sehingga, secara berkelanjutan kita bersama bisa bangkit pasca Pandemi Covid-19. 

Dikatakanya, Vasudhaiva Khutumbakam pada prinsipnya menitikberatkan pada segala sesuatu dapat dikerjakan dengan paras paros sarpanaya, segilik seguluk selunglung subayantaka dengan mengambil semangat menyama beraya.  

“Karena disana ada kebersamaan, keharmonisan toleransi dan saling menghargai dengan semangat ini kita akan melahirkan semangat gotong royong sehingga kita bisa bangkit pasca pandemi,” ujarnya

Jaya Negara mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran Pejabat dan Pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar yang telah bergotong royong membantu sesama di masa pandemi yang sudah berhasil kita lalui. Selain itu, tak kalah pentingnya kerja keras, semangat dan loyalitas yang telah diberikan seluruh pemangku kepentingan dalam mengawal program kerja prioritas membangun Denpasar. Sehingga Kota Denpasar dapat sukses mendulang prestasi yang berkemanfaatan bagi masyarakat. 

Dari peringatan HUT ke-235 ini tentunya dapat menjadi momentum untuk mempercepat pembangunan di wilayah Kota Denpasar guna mewujudkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat. Hal ini diwujudkan dengan secara berkelanjutan merancang berbagai program pelayanan dasar mulai dari kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial serta pelayanan publik yang maksimal bagi masyarakat.

Jaya Negara menambahkan, beberapa program prioritas akan terus dioptimalkan. Mulai dari Penanganan Sampah Terintegrasi dan Berkelanjutan, Pembangunan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (Ducting Bersama), Kerjasama Pemerintah Dengan Badan Usaha dalam pengadaan LPJU sebanyak 2.783 titik serta kegiatan rutin pembangunan di bidang kesehatan dan pendidikan. 

“Melalui HUT ke-235 Kota Denpasar ini mari kita bersama-sama mendukung seluruh pembangunan guna mewujudkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat dengan memberikan pelayanan serta inovasi yang memberikan kemanfaatan bagi masyarakat,” ujarnya 

“Tentu kita harap ini menjadi suatu vibrasi positif bahwa kita harus tetap memiliki optimisme yang kuat dengan semangat gotong royong niscaya kita bisa bangkit bersama menuju Denpasar Maju, Dirgahayu Kota Denpasar ke-235,” imbuh Jaya Negara. 

Usai pelaksanaan Apel HUT Kota Denpasar ke-235, acara dilanjutkan dengan Pembukaan Denpasar Teknologi Informasi dan Komunikasi (D’TIK) Festival yang bertemakan "Growth Digital Creativity and Collaboration" di Kawasan Dharma Negara Alaya dan Graha Sewaka Dharma Kota Denpasar.

Dibawah Kepemimpinan Sang Nyoman Sedana Arta dan I Wayan Diar, Pemerintah Kabupaten Bangli Terus melakukan Terobosan


Dibawah Kepemimpinan Sang Nyoman Sedana Arta dan I Wayan Diar, Pemerintah Kabupaten Bangli Terus melakukan Terobosan."Dalam Membangun Bangli"


Bangli , Bali Kini - Sebagai sumber kehidupan masyarakat Bali, Bangli memiliki potensi sumber daya yang besar dan berpotensi. Ini tidak akan berarti apa - apa tanpa adanya manajemen tata kelola Pemerintahan yang tepat dan tanpa adanya peran, partisipasi dari semua stakeholder, untuk itu saya mengajak seluruh komponen masyarakat Bangli untuk bahu - membahu, bersatu, bangkit, " Jengah " membangun Bangli.

Dengan mengusung visi pembangunan " Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Kabupaten Bangli" yang sejalan dengan visi Pembangunan Provinsi Bali tentunya membawa harapan besar untuk dapat bersinergi satu jalur satu komando mewujudkan " Bali Era Baru "

Dibawah Kepemimpinan Sang Nyoman Sedana Arta dan I Wayan Diar  telah melakukan Pembangunan diantaranya Pembangunan Taman Kota,pengadaan lampu penerangan jalan,  pembangunan  Alun-alun  Bangli, Anjungan Penelokan,Revitalisasi Gedung, Pembangunan Labkesda,penataan pedestrian kawasan pariwisata Kintamani, BMB ,Pembangunan  Gedung DPRD, Pembangunan Gedung Rumah Sakit umum Bangli, revitalisasi sejumlah pasar diantaranya pasar rakyat kayuambua,pasar loka srana , Pembangunan Ruko Pasar Singamandawa Tahap I, Penyelenggaraan jalan Kabupaten yang telah diresmikan , pembangunan yang dilakukan atas usaha bersama seluruh OPD dan pendampingan terhadap seluruh sumber-sumber pendanaan " ungkapnya

Terobosan Sedana Arta Bupati asal Desa Sulahan Kecamatan susut dengan dibangunnya sirkuit Drag Race yang ada di Desa Landih untuk menampung anak muda Bangli pada khususnya ,Bali pada umumnya yang punya hoby dibidang otomotif ( motor)

Rasa jengah untuk membangun Bangli dibawah komando Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta dan Wakil Bupati Bangli  I Wayan Diar selama menjabat dua (2) tahun memimpin Kabupaten Bangli.

Bupati Bangli dan Wakil Bupati Bangli mewakili seluruh masyarakat Bangli mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya kepada Bapak Gubernur Bali Wayan Koster atas segala dukungannya dalam mensukseskan setiap program pembangunan daerah khususnya di Kabupaten Bangli dan juga selalu mengawal dan mengkomunikasikan setiap usulan proposal yang diajukan Pemerintah Kabupaten Bangli ke Pemerintah Pusat.Pemimpin Bali Wayan Koster dalam mensukseskan Pembangunan di Kabupaten Bangli dan itu nyata dimana pada tahun 2022 Kabupaten Bangli dibantu 60 Milyar lebih dan ditahun 2023 dibantu 80 Milyar lebih bersumber dari Dana APBD Provinsi Bali.

Hal itu disampaikan dalam Kunjungan Kerja Gubernur Bali  Wayan Koster di Kabupaten.

Minggu 26/02/2023 di Alun alun Bangli

Turut hadir dalam kunjungan kerja Gubernur Bali ke Kabupaten Bangli wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati Ketua TP PKK Kabupaten Bangli Ny Sariasih Sedana Arta,Ketua GOW Kabupaten Bangli Ny Suciati Diar , Anggota DPRD Prov. Bali 

I Nyoman Budiutama, Ketua DPRD Bangli

 I Ketut Suastika,  Ketua Gatriwara Kab.Bangli, Angota DPRD Kabupaten  Bangli, Sekda Bangli, Anggota Forkompimda Kab Bangli, Para Rektor Perguruan Tinggi,Pimpinan Perangkat Daerah Prov. Bali, Pimpinan Opd di Lingkungan Pemkab. Para Kepala Sekolah se-  Bangli, FKUB, Ketua MDA Kab. Bangli,  para Perkebekel, tokoh masyarakat, Penglisir Puri, para seniman dan undangan lainnya.


Dalam acara tersebut juga diserahkan piagam  penghargaan kepada like terbanyak Video edukasi pembuatan ECO ENZYME kepada tiga pemenang like terbanyak, ECO ENZYME yang akan dituangkan secara serentak di Danau Batur pada Bulan Mei Mendatang, gerakan ini juga sebagai bentuk komitmen kami mengawal visi Bapak Gubernur Bali yaitu " Danu Kertih" dan gerakan ini disambut antusias oleh seluruh masyarakat Bangli. Demikian disampaikan Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta.[rls/r1] 

Komisi I dan III DPRD Bali sidak tata ruang dan perijinan di kawasan danau Beratan Bedugul


Tabanan, Bali Kini -
Komisi I dan III DPRD Bali melaksanakan sidak terkait tata ruang dan perijinan di kawasan danau Beratan Bedugul, Minggu (26/2/2023) didampingi asisten 2 Kabupaten Tabanan, bersama PUPR, Dinas Perijinan Satu Pintu, Satpol PP Provinsi Bali dan Kabupaten Tabanan.


Danau Beratan Bedugul dinilai sebagai kawasan suci untuk itu, dewan menekankan sempadan danau harus di indahkan melalui kesepakatan tata ruang. Tak hanya itu, dewan juga mengatensi kaitannya perijinan atau legalitas bangunan pedagang yang ada di tepi danau. Dimana ketika ditinjau, dewan melihat banyaknya pelanggaran yang terjadi terutama terkait sempadan serta fungsi atau perijinan.


"Ketegasannya kita itu mulai dari sempadan danau, dimohon ditertibkan karena itu ada aturan, pedagang-pedagang itu kan sudah melebihi dari 5 dagang, dan karena lebih dari 5 itu namanya pasar,  makanya agar kita tidak meniadakan penghidupan, kita akan menyiapkan tempat untuk pedagang-pedagang itu. Tindakan kami, bagaimana dalam dua minggu ini, apa yang menjadi mengganggu kenyamanan dari danau itu harus dibersihkan. Utamanya ini, ada pasar-pasar ada pedagang yang memakai asbes merusak pemandangan danau. Dan dalam dua minggu ini, kita tegaskan agar sudah ada tindakan implementasi," kata I Nyoman Budiutama Ketua Komisi I DPRD Bali.


 


Terdapat sebanyak 75 pedagang usaha mikro yang tidak sesuai dengan Peraturan Menteri (Mermen) PUPR Nomor 28/PRT/M/2015 tentang Penetapan Garis Sempadan Sungai dan Garis Sempadan Danau, dalam Pasal 23 ada poin dimana sempadan danau hanya dapat difungsikan untuk prasarana pariwisata, agama dan olahraga. Adapun sepadan danau sesuai pasal 12 adalah selebar 50 m mengelilingi danau dari posisi tertinggi air danau. Pertama jarak usaha dan kedua fungsi menjadikan usaha mikro yang berkumpul adalah fungsi bentuk pasar.


"Terkait masalah pembangunan itu, kita kan sudah tegas menyampaikan tadi bahwa bangunan itu tidak ada izinnya. Karena dalam undang-undang cipta kerja, jika kita sesuaikan dengan aturan itu, maka harus sanksinya harus dibongkar!," Tegasnya. Melihat kondisi itu, DPRD Bali meminta agar aturan tetap ditegakkan dan sekaligus merelokasi para pedagang tersebut. Ditemukan juga kompleks bangunan akomodasi pariwisata yang sedang melaksanakan kegiatan pembangunan, dimana dalam hal ini jelas melanggar aturan tata ruang.  Maka pada saat itu pula langsung diminta tegas untuk dihentikan dan diproses sesuai aturan yang ada.(r3/am)

Minggu, 26 Februari 2023

Negara Fun Drive Meriahkan dua tahun Tamba Ipat


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Negara Fun Drive menjadi salah satu agenda kegiatan dalam memeriahkan peringatan 2 tahun kepemimpinan dan pengabdian Bupati dan Wakil Bupati Jembrana, pasangan Tamba-Ipat.

Negara Fun Drive diikuti oleh ratusan peserta yang mengambil start di timur kantor Bupati Jembrana, Minggu (26/2). Bupati Tamba menjadi peserta pertama yang dilepas langsung oleh ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Bali, Ajik Krisna.

Selain Bupati Tamba, Wabup Ipat juga tidak kalah turut ambil bagian dalam kegiatan Fun Drive tersebut. Wabup Ipat yang notabene sudah sering mengikuti kegiatan Time Rally tampak sangat bersemangat mengikuti penuh jalannya perlombaan.

Negara Fun Drive dibagi menjadi beberapa kategori, diantaranya untuk peserta roda empat dibagi menjadi kategori Pemula, Umum dan Instansi. Sedangkan untuk peserta roda dua dibagi menjadi kategori Pelajar, Umum dan Instansi. Sebanyak 80 peserta roda empat dan 40 roda dua mengikuti Fun Drive tersebut.

Bupati Tamba menyampaikan kegiatan Fun Drive lebih bertujuan untuk menantang ketangkasan para peserta dalam mencapai ketepatan waktu dengan tetap mengutakan keselamatan dalam berkendara.

"Negara Fun Drive ini bukan ajang balapan mobil atau motor, melainkan ketepatan waktu dan jarak tempuh yang telah ditetapkan oleh panitia," ucapnya.

Ia berpesan agar para peserta dalam mengikuti jalannya perlombaan mematuhi aturan dalam berlalu lintas. "Selamat berlomba, patuhi peraturan lalu lintas, jangan ugal-ugalan di jalan dan jadilah contoh pengendara mobil atau motor yang baik," tutupnya. (Ngr/humasj).

Ribuan Lansia Ikuti Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Sebanyak 1.020 peserta lanjut usia ambil bagian dalam lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali dalam rangka peringatan 2 Tahun Kepemimpinan dan Pengabdian Bupati-Wakil Bupati Jembrana, I Nengah Tamba dan I GN Patriana Krisna.

Lomba senam tersebut dibuka langsung oleh Bupati Jembrana, I Nengah Tamba di GOR Kresna Jvara, Kelurahan Dauhwaru, Kec. Jembrana, Minggu (26/2). Turut hadir juga Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna dan ketua TP PKK kabupaten Jembrana, Ny. Candrawati Tamba.

Bupati Tamba dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan senam ini, melihat semangat para lansia untuk ikut berpartisipasi memeriahkan peringatan HUT kepemimpinannya.

"Saya sangat mengapresiasi kegiatan lomba senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali ini, yang dilaksanakan dalam rangka memperingati 2 tahun kepemimpinan saya dan bapak Wakil Bupati. Saya sangat senang dan menjadi ikut bersemangat menyaksikan bapak/ibu walaupun sudah lanjut usia tapi semangatnya luar biasa untuk berpartisipasi dalam perlombaan ini," ucapnya.

Sementara ketua TP PKK kabupaten Jembrana, Ny. Candrawati Tamba mengatakan pelaksanaan kegiatan senam dalam rangka memperingati 2 tahun Kepemimpinan dan Pengabdian Bupati dan Wakil Bupati Jembrana juga bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi antar lansia.

"Kegiatan ini kami laksanakan dalam rangka menjalin rasa kekeluargaan para lansia se-kabupaten Jembrana sehingga tetap sehat dan  bahagia dalam memperingati 2 Tahun Kepemimpinan dan Pengabdian Bapak Bupati dan Wakil Bupati Jembrana," tuturnya.

Diharapkan melalui kegiatan lomba senam, memberikan semangat kepada para lansia agar tetap aktif di masa tua. Tetap bisa berkontribusi terhadap perkembangan kabupaten Jembrana.

"Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan peran aktif lansia agar tetap sehat dan juga bahagia, menjalin kekeluargaan antar lansia sehingga tetap semangat dalam membangun Jembrana," sambung Candrawati.

Pihaknya menjelaskan, peserta lomba senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang diikuti oleh para lansia berasal dari seluruh Desa/Kelurahan se-kabupaten Jembrana dengan melibatkan hingga 1.020 orang lansia.

"Peserta lomba ini diikuti oleh 1.020 peserta yang berasal Desa/Kelurahan se-kabupaten Jembrana dimana masing-masing Desa/Kelurahan diwakili 20 orang peserta," pungkasnya.
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved