-->

Kamis, 24 Agustus 2023

Gubernur Koster Buka Pameran IKM Bali Bangkit 2023


DENPASAR -  Gubernur Bali, Wayan Koster didampingi Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny. Putri Koster secara resmi membuka Pameran IKM Bali Bangkit Tahap 7 Tahun 2023 pada, Rabu (Buda Umanis, Medangsia) 23 Agustus 2023 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali.

Pembukaan Pameran IKM Bali Bangkit Tahap 7 Tahun 2023 dihadiri oleh Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita Provinsi Bali, Ny. Tjokorda Putri Hariyani Ardhana Sukawati, Ketua Gatriwara Provinsi Bali, Ny. Ningsih Wiryatama, Ketua Dharma Wanita Provinsi Bali, Ny. Widiasmini Indra, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se-Bali, Direktur Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, Owner Balimall.id, Ni Wayan Sri Ariyani, hingga para
pelaku UMKM dan masyarakat Bali.

Fashion show yang dibawakan oleh pegawai pelayanan pimpinan di
Provinsi Bali, Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Provinsi
Bali, Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Kepala Organisasi Perangkat Daerah
Provinsi Bali, Kelompok Ahli Pemerintah Provinsi Bali, Pengurus
Dekranasda Provinsi Blai dengan menampilkan busana kain tropis Bali
serta fashion show yang dibawakan oleh Dekranasda Kota Denpasar
hingga para desainer IKM Bali Bangkit dengan menampilkan busana
Endek Bali semakin memeriahkan suasana pembukaan Pameran IKM
Bali Bangkit Tahap 7 Tahun 2023.

Gubernur Bali, Wayan Koster mengapresiasi Ny. Putri Koster yang
telah memiliki idealisme, komitmen, dan kerja keras di dalam
menjalankan tugasnya sebagai Ketua Dekranasda Provinsi Bali.

Wayan Koster sejak 5 September 2018 dilantik menjadi Gubernur Bali
dengan visi pembangunan Bali, NANGUN SAT KERTHI LOKA BALI
melalui POLA PEMBANGUNAN SEMESTA BERENCANA menuju BALI ERA
BARU, dalam satu bulan telah mengeluarkan Peraturan Gubernur
Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk
Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali. Kebijakan ini dikeluarkan,
bertujuan untuk mengajak seluruh komponen masyarakat di Bali untuk
mencintai dan bangga produk lokal Bali sebagai upaya untuk menjaga
Bali tetap survive sepanjang zaman, sekaligus mengurangi
ketergantungan Kita dari produk dari luar Bali, termasuk menekan laju
impor.

Kebijakan produk lokal Bali yang dikeluarkan Gubernur Bali,
diantaranya yaitu : 1) Peraturan Gubernur Bali Nomor 79 Tahun 2018
tentang Hari Penggunaan Busana Adat Bali yang mewajibkan para
pegawai Pemerintah dan swasta, termasuk guru dan murid di seluruh
Bali untuk memakai busana adat Bali pada setiap hari Kamis, hari
Purnama, dan hari Tilem; dan 2) Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 04
Tahun 2021 tentang Penggunaan Kain Tenun Endek Bali/kain Tenun
Tradisional Bali pada setiap hari Selasa.

Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Koster dalam
kepemimpinannya melaksanakan pelestarian dan pengembangan
kerajinan produk lokal Bali, mengajak para pelaku IKM dan perajin,
hingga produsen untuk memanfaatkan Taman Budaya Provinsi Bali
sebagai tempat pembinaan para IKM secara gratis bersinergi dengan
Bank BPD Bali dan Balimall.id.

Atas kepedulian dan tanggungjawab Ny. Putri Koster sebagai Ketua
Dekranasda Provinsi Bali dalam melestarikan dan mengembangkan
produk kerajinan Bali yang memiliki nilai adat istiadat, tradisi, seni
budaya, dan kearifan lokal Bali yang sangat adiluhung, Ny. Putri Koster
dianugerahi penghargaan oleh Kementerian Perdagangan Republik
Indonesia dan Dewan Kerajinan Nasional pada tahun 2019 sebagai 5
Besar Pembina Terbaik atas perjuangannya dalam melestarikan serta
mengembangkan produk kerajinan di daerah. Selanjutnya, Ny. Putri
Koster dianugerahi penghargaan oleh Kementrian Hukum dan HAM
Republik Indonesia pada tahun 2022 sebagai Tokoh Berperan Aktif
Dalam Memacu Pertumbuhan Kreativitas dan Inovasi Kekayaan
Intelektual.

Melalui Pameran IKM Bali Bangkit, dari tahun 2020 akhir Desember,
Ny. Putri Koster mengajak sebanyak 800 UMKM untuk menampilkan
hasil karya terbaiknya, dan sampai tahap ke-6 di tahun 2023 ini total
omset yang diraih oleh pelaku UMKM nilainya mencapai sebesar Rp.
58.868.000.000 (Lima puluh delapan miliar delapan ratus enam puluh
delapan juta Rupiah)

Mantan Bupati Tabanan, Eka Wiryastuti Usai Jalani Hukuman


Denpasar - Mantan Bupati Tabanan dua periode, Ni Putu Eka Wiryastuti telah selesai menjalani masa hukuman di Lapas Kelas IIA Kerobokan. Kini putri Ketua Dewan Provinsi itu bisa kembali menikmati udara segar di luar dan melihat langsung pergerakan Pemilu 2024 mendatang.

Ia mendapatkan keputusan Benas Bersayarat setelah menjalani masa 2/3 hukuman dari putusan 2 tahun penjara di LP Perempuan. 

"Putusan Pembebasan Bersyarat (PB) diberikan ketika sudah menjalani dua pertiga dari masa hukuman yang diberikan. Termasuk juga karen mendapatakan remisi selama dalam Lapas," sebut petugas dia Lapas Perempuan Kerobokan, Kamis (24/08).

Ditegaskannya bahwa pemberian PB kepada Eka Wiryastuti pada Senin, 21 Agustus 2023 lalu setelah mendapatkan keringanan hukuman (Remisi Umum) dua bulan di HUT RI ke-78.
Warsa T. Bhuwana dan I Gede Wija Kusuma selaku kuasa hukumnya, membenarkan kliennya sudah bebas setelah menjalani hukuman di LP Perempuan Kelas IIA, Kerobokan. 

"Iya benar sudah bebas Senin kemarin (21 Agustus 2023). Setelah proses pembebasan langsung pulang ke rumahnya di Tabanan," ungkap I Gede Wija Kusuma, Kamis (24/8).

Ditambahkan T.Bhuwana, kliennya sementraa ini akan beristirahat dan bertemu dengan keluarganya. “Saya tidak ikut jemput, SK PB nya juga mendadak. Proses lanjutnya, dia wajib lapor di Kejari Tabanan,” tutup T. Bhuwana.

Mengupas singkat kasus yang menjadikan politikus PDIP ini masuk bui, setelah dirinya dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi Dana Insentif Daerah (DID) Kabupaten Tabanan. 

Total anggaran dari Rp 51 miliar dana DID tahun 2018 yang terserap mencapai Rp 49 miliar lebih, sementara sisanya Rp 1 miliar lebih menjadi SILPA. SILPA Rp 1 miliar terimbas pada DID tahun berikutnya.

Majelis hakim Tipikor menjatuhkan hukuman selama 1,5 tahun. Putusan ini oleh pihak Eka Wiryastuti berupaya untuk melukan banding ke tingkat Pengadilan Tinggi Denpasar. Namun putusa PT justru menambah "duri" karena dinaikkan lagi enam bulan menjadi 2 tahun penjara.

Rabu, 23 Agustus 2023

Lomba Mancing Nila dan Lele ,Meriahkan HUT ke-128 Kota Negara


Jembrana - Serangakaian  HUT Kota Negara ke 128, Pemkab Jembrana menggelar Lomba Mancing Ikan di Gedung Kesenian Dr Ir Soekarno, Rabu (23/8). Perlombaan dibuka langsung Bupati Jembrana I Nengah Tamba ditandai dengan simbolis pelepasan ikan lele dan nila.

Lomba mancing tersebut diikuti lebih dari 800 peserta se-kabupaten Jembrana, memperebutkan ratusan ikan lele dan nila dengan total berat mencapai 1 kwintal yang ditebar panitia di Kolam areal Gedung Kesenian Ir. Soekarno.

Kepala Dinas Perhubungan, Kelautan Dan Perikanan I Ketut Wardana Naya yang juga selaku penyelenggara acara menjelaskan panitia telah menyediakan dua kategori hadiah. 

"Kategori pertama berupa door prize jika pemancing menemukan ikan yang diberikan tanda khusus. Kemudian kategori kedua dengan menimbang berat ikan yang di tangkap. Bagi pemancing yang mendapatkan ikan terberat peringkat 1, 2 dan 3 akan di berikan hadiah uang dan tropi,"ucapnya.

Sementara Bupati I Nengah Tamba mengatakan kegiatan lomba mancing ini merupakan serangkaian perayaan HUT ke-128 Kota Negara. "Kita tahu banyak sekali komunitas mancing di kabupaten Jembrana. Jadi dengan adanya kegiatan ini bisa memfasilitasi hobi mereka. Kita duduk bersama, ngobrol dan diskusi bersama terkait kabupaten Jembrana sambil mancing,"ujarnya.(yogi/hmsj)

Bupati Tamba Bantu Sembako Warga Disabilitas dan Perempuan Rawan Sosial Ekonomi


Jembrana - Sebanyak 300 paket beras dan 84 paket sembako disalurkan pemerintah Kabupaten Jembrana sebagai bentuk tali kasih kepada warga disabilitas dan perempuan rawan sosial ekonomi di Kabupaten Jembrana.

Dimulai dari Kecamatan Melaya dan Negara, penyaluran secara langsung dilakukan oleh Bupati Jembrana, I Nengah Tamba didampingi  Kepala OPD terkait, Rabu (23/8).

Pada kesempatan itu, Bupati Tamba menyampaikan aksi sosial ini menjadi satu dari sekian kegiatan yang dilaksanakan serangkaian memperingati kemerdekaan dan hut kota negara yang ke-128. 

"Kita berbagi kepada warga disabel serta ibu-ibu kita yang janda dan ada tanggungan anak. Astungkara, Saya melihat wajah wajah meraka sangat senang dan sangat bahagia," ucapnya.

Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan atas bantuan yang diberikan ini bukanlah sebuah solusi jangka panjang yang dapat menekan angka kemiskinan. 

Menurutnya kemiskinan dapat diselesaikan dengan meningkatkan kwalitas sumber daya manusia lewat tingkat pendidikannyan.

"Untuk bapak ibu semua, pemerintah daerah sendiri telah menyiapkan beasiswa bagi anak-anak kurang mampu. Kita mengalokasikan sebanyak 150 orang dan baru terisi 60 orang, manfaatkan peluang itu," ungkapnya.

Dengan memanfaatkan program beasiswa itu, kata Tamba anak-anak kurang mampu akan memperoleh pendidikan yang lebih khususnya pendidikan vokasi sehingga siap terjun kedunia kerja.

"Ini kita di Jembrana ada Politeknik, manfaatkan bebasiswa untuk sekolah disana. Selain itu juga kita akan BLK (Balai Latihan Kerja) daftarkan disana, jadi nanti keluar dari sana memiliki keahlian khusus. Silahkan mau bekerja dluar negeri maupun didalam negeri, yang terpenting lewat anak-anak bapak ibuklah derajat keluarga itu bisa terangkat, " tegasnya.

Kepala dinas Sosial I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata dalam laporannya menuturkan untuk dikecamatan Melaya sendiri terdapat 39 warga disabiltas dan 18 perempuan rawan sosial ekonomi yang diberikan bantuan sedangkan dikecamatan Negara terdapat 89 warga disabilitas dan 36 perempuan rawan sosial ekonomi.

"Itu yang diserahkan hari ini oleh Bapak Bupati, dan berlanjut besok untuk kecamatan lain, dengan total keseluruhan penerima sebanyak 300 warga disabilitas dan 84 perempuan rawan sosial ekonomi se Kabupaten Jembrana," pungkasnya. (Ari/Humas)

Walikota Jaya Negara Hadiri Rakernas X JKPI di Semarang


Jadi Ajang Bangun Sinergi Dukung Perlindungan dan Penguatan Warisan Budaya

Semarang -- Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri pelaksanaan Rapat Kerja Nasional X, Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) yang dipusatkan di Kota Semarang, Rabu (23/8) dan akan berlangsung hingga 25 Agustus mendatang.  

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Jawa Tengah, H. Taj Yasin Maimoen, Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Walikota Palembang yang juga sebagai Presidium JKPI, H. Harnojoyo, Walikota Bogor sekaligus Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya Sugiarto, serta seluruh anggota JKPI. 

Turut mendampingi Walikota Jaya Negara dalam kesempatan tersebut, Kadis Kebudayaan Denpasar, Raka Purwantara, dan Ketua TP PKK Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara yang sekakigus mengikuti kegiatan Ladies Program serangkaian pelaksanaan Rakernas X JKPI.   

Walikota Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan JKPI yang dipusatkan di Kota Semarang. Bahkan, guna mendukung sukses pelaksanaan Rakernas ini, Pemerintah Kota Denpasar juga menampilkan duta kesenian dalam rangkaian Rakernas X JKPI tahun 2023 ini.

"Pelaksanaan Rakernas X JKPI di Kota Semarang menjadi pertukaran budaya, hingga edukasi dalam penguatan warisan budaya masing-masing kabupaten/kota di Indonesia," ujar Jaya Negara.

Lebih lanjut Jaya Negara menyampaikan kehadiran Kota Denpasar dalam Rakernas X JKPI bersama perwakilan kesenian ini mendukung kegiatan ini menjadi ajang pertukaran budaya dari masing-masing kabupaten/kota yang hadir dalam JKPI. Kota Denpasar menjadi salah satu Kota di Indonesia yang masuk dalam jaringan Kota Pusaka Dunia yang memiliki Warisan Kota Pusaka. Bahkan, pada Tahun 2016 lalu, Denpasar mendapatkan kehormatan sebagai tuan rumah pelaksanaan strategic meeting Organitation World Heritage City (OWHC).

Dikatakan Jaya Negara, JKPI memiliki peran strategis dalam pelestarian kota pusaka. Sehingga kedepanya dapat mendukung terciptanya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat setempat untuk menjaga keaslian dan keberlanjutan kota-kota pusaka. Selain itu, pengembangan program dan inovasi, utamanya atraksi budaya yang mendukung pelestarian budaya dan pengembangan berkelanjutan di wilayah-wilayah juga penting dilaksanakan. 

"Dalam Rakernas JKPI tahun ini selain membangun sinergitas, diharapkan dapat melindungi, melestarikan, dan mempromosikan warisan budaya, sejarah, dan arsitektur kota-kota pusaka di Indonesia dengan tetap menjaga keasliannya dan menjadi daya tarik wisata baru di masing-masing daerah," ujar Jaya Negara

Sementara Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti dalam sambutannya menyampaikan, Kota Semarang sebagai bagaian dari JKPI  merupakan kota yang memiliki kawasan cagar budaya dan atau bangunan cagar budaya yang memiliki nilai penting.  Hal ini menempatkan penerapan dan penataan pelestarian pusaka sebagai strategi utama pengembangan kota. Tujuan JKPI untuk memperkuat jejaring JKPI setiap daerah, serta Mendorong pemerintah pusat dalam JKPI dan usulan Word Heritage UNESCO. 

Lebih lanjut dikatakan, langkah pelestarian telah dilakukan di Kota Semarang, salah satunya adalah pelaksanana Rakernas X  JKPI ini dengan memanfaatkan bangunan cagar budaya yang dulunya gudang rempah pada Tahun 1938. Tak hanya itu, Pemkot Semarang juga menata wajah Kota Lama Semarang yang sebelumnya kumuh, dan kini menjadi daya tarik wisata tersendiri dengan tetap mempertahankan nilai cagar budayanya. 

"Forum ini merupakan momentum yang tepat untuk membangun memory warisan pusaka. Seluruh komponen pemerintah serta masyarakat harus bersinergi untuk mencegah pudarnya sejarah di masing-masing daerah," ujarnya sembari mengucapkan terima kasih kepada kepala daerah dan Forkopimda Semarang dalam mewujudkan tuan rumah JKPI di Kota Semarang.

Wadahi Kreatifitas dan Produk UMKM Penyandang Disabilitas, Pemkot Denpasar Gelar Indonesia Cinta Disabilitas Tahun 2023


Denpasar, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Sosial menggelar Indonesia Cinta Disabilitas (ICD) Tahun 2023. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT ke-78 Republik Indonesia ini dipusatkan di Graha Nawasena, Rumah Harapan Kota Denpasar, Rabu (23/8) dan akan berlangsung selama dua hari. Gelaran ICD Tahun 2023 ini diharapkan dapat mewadahi kreatifitas dan produk UMKM penyandang disabilitas. 

Beragam kegiatan turut dikemas dalam wadah Indonesia Cinta Disabilitas (ICD) Tahun 2023 ini, mulai dari Upacara Bendera HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia oleh Penyandang Disabilitas, Lomba Literasi Tentang Difabel, Webinar Heart to Heart Disabilitas, Lomba Bahasa Isyarat Lagu Indonesia Raya, dan Lomba Vlog dengan Tema Cinta Disabilitas. 

Tak hanya itu, serangkaian kegiatan ini turut digelar pameran UMKM Disabilitas yang diikuti oleh 35 peserta Disabilitas dgn berbagai macam jenis produk dan jasa. Serta beragam penampilan musik dan kreatofitas seni yang digawangi para penyandang disabilitas. 

Kadis Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswati mengatakan, ICD tahun ini merupakan pelaksanaan untuk kedua kalinya. Dimana, kegiatan ICD ini bertujuan untuk mewadahi segala bentuk kreatifitas dan produk dari para penyandang disabilitas di Kota Denpasar. Pelaksanaan kegiatan inj  juga dikaitkan dalam rangkaian kemerdekaan RI sehingga akan menularkan semangat perjuangan kemerdekaan bagi penyandang disabilitas. 

"Dimana, kegiatan ICD tahun ini kembali digelar guna mewadahi kreatifitas dan produk-produk UMKM penyandang disabilitas, hal ini juga sebagai wahana meningkatkan sepirit kemerdekaan bagi penyandang disabilitas," ujarnya

Dikatakan Laxmy Saraswati, seluruh kegiatan ini diwadahi oleh Dinas Sosial Kota Denpasar yang dipusatkan di Graha Nawasena (Rumah Harapan). Dimana, gedung inj menjadi rumah besar bagi penyandang disabilitas untuk melaksanakan semua kegiatannya. 

"Saat inj telah pula dibentuk KUBE Gantari Jaya yang merupakan KUBE penyandang disabilitas di Kota Denpasar,  KUBE ini menjadi tempat untuk menampung dan mempromosikan produk/jasa dari semua penyandang disabilitas di kota denpasar," jelasnya

Laxmy berharap, dengan pelaksanaan beragam kegiatan ini para penyandang disabilitas di Kota Denpasar tetap semangat dalam berkreasi dan berinovasi untuk terus bergerak ke arah yang lebih maju. Hal ini juga sebagai bentuk implementasi Denpasar sebagai Kota Inklusi dan menyandang predikat kota ramah sisabilitas yang diberikan komisi nasional Disabilitas. 

"Semoga kedepan beragam kegiatan terus dilaksanakan guna mendukung kemajuan dan memberikan ruang kreasi bagi penyandang disabilitas, sehingga dapar terus berinovasi dan berdaya saing sebagai wujud komitmen Denpasar sebagai kota inklusi ramah disabilitas," ujar Laxmy. (Ags/

Penampilan Karya Desainer Binaan Dekranasda Kota Denpasar Meriahkan Pembukaan Bali Bangkit Tahap 7


Denpasar -- Penampilan Karya Desainer Binaan Dekranasda Kota Denpasar yang bekerjasama dengan Disperindag dan ISI Denpasar turut memeriahkan Pameran Bali Bangkit Tahap 7 yang dibuka secara resmi Gubernur Bali, Wayan Koster  bersama Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster di Gedung Ksiarnawa Art Center Denpasar Rabu (23/8).

Sebanyak 56 pragawan dan pragawati menunjukan keindahannya dalam mengenakan busana yang dibagi dalam lima segmen utama. Dikemas dengan tema Apurva Svarga Karang, kelima segmen tersebut yakni Busana Smart Casual, Busana Kerja, Busana Adat ke Kantor, Busana Busana Casual dan Busana Endek yang tentunya merupakan hasil kerajinan IKM/UKM Kota Denpasar dibawah binaan Dekranasda Kota Denpasar. 

Hadir dalam kesempatan tersebut  Ketua Umum BKOW Provinsi Bali, Ny. Tjok Putri Hariyani Ardhana Sukawati, Ketua Gatriwara Provinsi Bali Ningsih Wiryatama, Ketua DWP Provinsi Bali, Ny. Widyasmini Indra, Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa dan Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana 

Dalam sambutan Gubernur Bali, Wayan Koster menyampaikan apresiasi atas kerja keras dari Ny.Putri Suastini Koster selaku Ketua Dekranasda Provinsi Bali yang sudah dengan sangat sabar, konsisten dan tekun dalam mengangkat kerajinan Bali, menguatkan branding produk lokal Bali sehingga kelasnya meningkat. 

Menurut, Wayan Koster, Bali mempunyai banyak  kekayaan alam dengan  berbagai macam seni. Sehingga banyak wisatawan mancanegara berkunjung ke Bali.  Wisatawan yang berkunjung ke Bali, Koster mengimbau agar disuguhkan dengan produk lokal.  

"Jangan malu menggunakan produk lokal, semua tamu yang datang ke Bali harus disuguhkan  dengan produk lokal, sehingga mereka mengenalnya produk kita," ucap Koster.

Ketua Dekransda Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster mengatakan, sebagai Ketua Dekranasda, tugas dan tanggung jawab Dekranasda tidak hanya terkait pameran dan kejayaan  tenun tetapi juga masalah yang dihadapi dunia sandang di Bali.

Menurutnya, tenun tradisional Bali diambang bahaya, hal itu atas  prilaku kita sendiri salah satunya para pedagang yang mengobrak abrik kualitasnya. 

"Untuk Saya meminta tempat untuk para IKM serta memperbaiki dari hulu, sehingga 800 IKM sudah diajak dari tahun 2020 dari akhir bulan Desember untuk pameran di Bali Bangkit ini," ucapnya.

Ny. Putri Suastini Koster juga mengaku  tamu-tamu Bapak Gubenur yang diarahkan ke Bali Bangkit tidak harus berbelanja tetapi mengedukasi mereka bahwa ini warisan  leluhur Bali berupa karya kerajinan. Mengingat motif tenun Bali sudah mulai dikerjakan di luar Bali bahkan diproduksi di luar Bali.

 "Jika kondisi dan perilaku ini kita biarkan berlangsung terus menerus maka lambat laun kita akan kehilangan warisan leluhur, untuk itu kita harus terus bergerak, menicintai produk lokal, khususnya warisan wastra Bali yang harus kita jaga kelestariannya," ucapnya.  

Dalam kesempatan itu Wakil Ketua Dekranasd Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, menyatakan kegembiraannya karena  desainer binaan Dekranasda dan Disperindag Kota Denpasar dapat berpartisipasi dalam Pameran Bali Bangkit Tahap 7. Hal ini menunjukan bahwa tenun dan desainer Kota Denpasar diakui oleh Pemprov Bali. 

Ayu Kristi menilai, pelaksanaan acara ini memberikan kesempatan kepada para desainer untuk mengenalkan desain mereka kepada masyarakat, khususnya warga Denpasar dan Bali pada umumnya. Selain itu, ajang ini juga mendukung para desainer dalam mengembangkan hasil produksi pengerajin endek dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi.

Acara Fashion Show ini mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Perangkat Daerah, Perusahaan Daerah Kota Denpasar, Rumah Sakit Wangaya, ISI Denpasar, dan BPD Cabang Utama Denpasar. Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerjasama yang diberikan oleh semua pihak, sambil berharap langkah-langkah ini akan membantu para desainer dalam mengembangkan dan mempromosikan tenun ikat Bali.

"Semoga tenun ikat Bali, khususnya Kota Denpasar terus ajeg dan lestari, serta menjadi pilihan busana bagi seluruh masyarakat," ujarnya. 

Kadis Disperindag Kota Denpasar Ni Nyoman Sri Utari menambahkan,  dalam ajang fashion show ini merupakan hasil karya 7 desiner binaan Dekrnasda bersama Disperindag Kota Denpasar yakni  Suandewi, Dewi Kusuma, Paramitha, Triana Putri, Dwi Cahyani, Ida Ayu Harmaita, Ayu Adiyanti. Ketujuh desainer ini  merancang empat jenis busana, yaitu busana kerja ke kantor, busana adat ke kantor, busana casual, dan busana untuk undangan resmi.
Tidak hanya dalam ajang ini juga ada dua desainer dari ISI Denpasar. 

Ketua Dekranasda Tabanan Hadiri Pameran IKM Bali Bangkit Tahap 7


Tabanan – Ketua Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, S.H,M.M secara konsisten dan antusias menyatakan dukungannya dalam rangkaian Pameran Bali Bangkit tahap 7, yang pembukaannya berlangsung di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya Provinsi Bali. Rabu (23/8). 

Penyelenggaraan pameran ini sebagai ajang mempromosikan kerajinan dan industri lokal, IKM yang ada di Provinsi Bali secara keseluruhan. Diinisiasi langsung oleh pemrakarsa program, yakni Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, Dekranasra sebagai organisasi yang menjadi sayap pemerintah dan terus bergerak mengedukasi para pengrajin dan Masyarakat tentang perkembangan dan pelestarian seni budaya serta produk-produk kerajinan lokal Bali ini, telah sukses menggelar beragam pameran yang membangkitkan potensi kerajinan Masyarakat Bali sejak masa pandemi Covid-19. Salah satunya ialah program IKM bali Bangkit yang memasuki tahap ke-7 tahun 2023. 

Nampak menghadiri dan memberi dukungan langsung pada pembukaan saat itu, Gubernur Bali, Wayan Koster, Ketua GOW, Ketua DWP, Organisasi Wanita di Provinsi Bali, para kepala OPD terkait di lingkungan Provinsi Bali, Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se-Bali beserta anggota, serta para desainer-desainer kebanggaan provinsi Bali. Pembukaan pameran yang bekerjasama dengan Bank BPD Bali dan platform online Balimall.id saat itu dirangkaikan dengan penampilan fashion show dari beberapa instansi di Bali. 

Tak hanya serius menggencarkan pelestarian tenun dan endek Bali, di kesempatan itu, Ny. Putri Koster juga turut mempopulerkan rancangan busana berbahan kain pantai beragam motif, yang dilukis tangan oleh para seniman lokal Bali. Dengan mengajak para undangan mengenakan busana pilihan tersebut, pihaknya meyakini, penggunaan rancangan handmade atau buatan tangan ini, dapat menambah koleksi budaya sekaligus lestarinya torehan seni di Bali agar semakin populer di mata dunia.  

Telah berjalan selama 6 tahap di tahun 2023 dan sudah digencarkan sejak tahun-tahun sebelumnya, pameran yang mampu meraih omzet milyaran rupiah ini menjadi dongkrak majunya perekonomian para pengrajin lokal Bali. “Tugas dari dekranasda sesungguhnya, ialah sebagai dewan kerajinan, jadi melihat juga ke tugas-tugas dari dewan perwakilan rakyat, di mana fungsi dan aksi kontrolnya harus kuat. Mengontrol situasi, kondisi sehingga apa yang dilakukan oleh para IKM dan konsumen di Bali bersama-sama berjalan dalam satu langkah, yaitu menjaga kerajinan yang diwariskan oleh leluhur kita” jelas Ny. Putri Koster. 

Efektifitas penyelenggaraan pameran Bali Bangkit yang terbukti mampu meningkatkan perekonomian rakyat, tentunya mendapat dukungan yang sangat baik dari berbagai pihak, terutama dari ketua Dekranasda Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya yang sejak diadakan pameran, secara konsisten terus menunjukkan partisipasi. 

“Kami selaku Dekranasda Tabanan, tentunya akan terus menunjukkan dukungan dan berpartisipasi dalam program-program yang diselenggarakan provinsi, tidak hanya terhadap pameran Bali Bangkit, tapi juga program lainnya yang melibatkan partisipasi IKM lokal, tak ketinggalan juga yang bersifat aksi sosial. Kami juga melihat pameran Bali Bangkit yang sudah terselenggara sejak masa pandemi ini secara efisien dan efektif mampu meningkatkan perekonomian rakyat lewat keunggulan kerajinan lokal, serta mampu memperkenalkan seni budaya Bali ke kancah nasional dan internasional, kami sangat mengapresiasi dan mendukung terobosan dari Ibu Putri Koster” ungkap Bunda Rai.

Curi Ponsel Wisatawan, Warga India Ditangkap dan Dideportasi Rudenim Denpasar


Badung - WNA berinisial BVB (24) berkewarganegaraan India "diusir" dari Bali setelah melewati proses kasus pencurian. Ia dipidanakan oleh sesama wisatawan lantaran kedapatan mencuri Handphone.

BVB diketahui memasuki Indonesia melalui bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali dengan menggunakan Visa On Arrival pada 30 Juni 2023 dan mengaku datang ke Bali untuk berselancar dan berwisata yang dilakukannya seorang diri. 

BVB mengaku sempat berpindah-pindah dengan menginap di daerah Canggu, Ubud hingga ke Lombok. Hingga terlibat kasus pencurian sekitar akhir bulan Juli 2023.

BVB melancarkan aksi pencuriannya di sebuah vila di daerah Ubud. Korban yang merupakan turis WN Inggris mengetahui tasnya hilang yang berisikan telepon genggam seusai berenang di vila tersebut. 

Setelah korban mengecek CCTV ternyata terlihat ada orang yang mengambil tasnya dan dicek posisi HPnya ternyata ada di wilayah Canggu. Mengetahui itu, korban lantas menemui Niluh Djelantik dan meminta bantuan kepada pegiat media sosial sekaligus pengusaha itu agar diantarkan ke posisi HP-nya di Canggu. 

Atas aksinya tersebut BVB berhasil diringkus Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali. Namun dikarenakan korban tidak bersedia untuk mengikuti proses hukum pidana karena harus segera meninggalkan Indonesia maka kasusnya dihentikan secara restorative justice.

Pihak Polda Bali selanjutnya menyerahkan BVB ke Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai untuk direkomendasikan agar dilakukan pendeportasian. 

Kepala Rudenim Denpasar, Babay Baenullah mengatakan setelah BVB didetensi selama 13 hari dan telah siapnya administrasi, langsung dideportasi melalui bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.

Ia dideportasi Rabu, 23 Agustus 2023 pukul 12.25 WITA dengan tujuan akhir Mumbai Internasional Airport India. BVB yang telah dideportasi akan dimasukkan dalam daftar penangkalan ke Direktorat Jenderal Imigrasi.

“Sesuai Pasal 102 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, penangkalan dapat dilakukan paling lama enam bulan dan setiap kali dapat diperpanjang paling lama enam bulan dan selain itu penangkalan seumur hidup juga dapat dikenakan terhadap Orang Asing yang dianggap dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum. Namun demikian keputusan penangkalan lebih lanjut akan diputuskan Direktorat Jenderal Imigrasi dengan melihat dan mempertimbangkan seluruh kasusnya,” tutup Babay.

Harga Air Bersih Mahal, Polsek Kubu Salurkan Bantuan Air Bersih Ke Warga Desa Tianyar


Karangasem Bali Kini - Ditengah musim kekeringan, warga masyarakat desa Tianyar mendapat bantuan air bersih dari jajaran Polsek Kubu, Selasa (22/8/2023).

Kegiatan bakti sosial itu dilaksanakan bersama Bhayangkari Polsek Kubu, tepatnya di Banjar Dinas Munti Gunung, Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Bali.

Kegiatan dipimpin oleh Kapolsek Kubu AKP Ida Bagus Astawa, S.H dan disambut oleh Kepala Desa Tianyar Barat I Kt Karya  bersama Kadus serta masyarakat penerima bantuan. 

Pemberian bantuan berupa air bersih dilakukan atas dasar kondisi di wilayah tersebut yang masyarakat kekurangan air bersih.

"Wilayah Munti Gunung Desa Tianyar Barat ini memiliki kondisi wilayah pegunungan, warga masyarakat ekonominya lemah, mata pencaharian warga sebagian besar sebagai petani dan peternak.  Sementara, untuk akses Air bersih belum tersentuh, warga membeli air bersih dari Mobil Tangki, dimana harga air nya lumayan mahal karena untuk membawa air bersih ke sana akses jalan yang dilalui terjal," terang Kapolsek Kubu AKP Ida Bagus Astawa, S.H 

Melihat kondisi warga Kapolsek kubu bersama jajaran dan bhayangkari Polsek Kubu memberikan bantuan Air bersih sebanyak 10.000 liter atau 2 mobil tangki  di 2 Lokasi yakni Banjar Dinas Munti Gunung tengah sebanyak 5000 liter dan di Cubang penampungan Air Bersih di Munti Gunung Induk 5000 liter.

Selanjutnya, kegiatan Bakti Sosial akan dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk kepedulian Polri yakni Polsek Kubu dalam membantu meringankan beban warga. "Kegiatan pemberian bantuan Air Bersih berjalan lancar dan berakhir pukul 10.00 WITA dengan aman," tandasnya. (Ami)

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved