-->

Selasa, 07 November 2023

Pelatihan Coast Guard Basic Training Personel PPPK Bakamla RI Resmi Dibuka


Surabaya, Bali Kini  -
  Pelatihan Coast Guard Basic Training (CGBT) bagi personel PPPK Bakamla RI resmi dibuka. Upacara pembukaan pelatihan dipimpin oleh Kepala Zona Bakamla Tengah Laksma Bakamla Octavianus Budi Susanto, S.H., M.Si., M.Tr.Opsla., di Puslatdiksarmil, Surabaya, pada Senin (6/11/2023).


 


Dalam upacara pembukaan, Kepala Zona Bakamla Tengah membacakan amanat Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.Opsla. “Tanamkan rasa bangga, karena tidak semua orang memiliki kesempatan untuk mengikuti pelatihan ini, tanamkan rasa saling memiliki kepada instansi yang kita cintai, Bakamla RI. Serta, tanamkan rasa pengabdian yang tinggi kepada Ibu Pertiwi”, ucapnya.


 


“Saya yakin dengan adanya CGBT, dapat mewujudkan kompetensi personel Bakamla RI sesuai standar yang diharapkan, bahkan mampu setara dengan jajaran Coast Guard mancanegara. Sikap kerja yang profesional, jiwa kepemimpinan, dan kemampuan inovasi produktif, saya harap dapat terbentuk melalui pelatihan ini. Hal ini sejalan dengan cita-cita kita untuk mewujudkan Bakamla RI sebagai institusi penjaga keamanan dan keselamatan laut yang handal, modern, dan berkelas dunia”, ujarnya lagi.


 


Di akhir sambutan Kepala Bakamla RI yang dibacakan Kepala Zona Tengah, Kepala Bakamla RI mengucapkan terima kasih kepada Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan (Kodiklatal) dan segenap jajarannya, khususnya Komandan Puslatdiksarmil atas dukungan fasilitas pelatihan, tenaga pelatih, dan pengajar dalam penyelenggaraan kegiatan CGBT bagi PPPK Bakamla RI.


 


Pada kesempatan ini, Kepala Zona Tengah Bakamla RI didampingi oleh Kepala Biro Umum Bakamla RI Laksma Bakamla Andi Rahmat M., Direktur Latihan Bakamla RI Laksma Bakamla I Gusti Putu Aswan Candra, M.M., CHRMP., M.Tr.Opsla., Direktur Strategi Bakamla RI  Laksma Bakamla Bambang Trijanto, serta Inspektur Bakamla RI Laksma Bakamla Mulyono, M.Tr.Opsla., CFrA.[rls]


 

Wujudkan Pembangunan Sejahtera Plt, Bupati I Made Kasta Ajak OPD Bekerja Jujur dan Maksimal


Klungkung , Bali kini -
Di hari kedua menjabat sebagai Pelaksana Tugas (PLT), Bupati Klungkung I Made Kasta apapun program-program pemerintah yang sudah berjalan maupun sedang dirancang harus berjalan maksimal. Hal itu disampaikannya saat memimpin rapat staf lengkap di ruang rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Selasa (7/11). Rapat dihadiri Asisten I  Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ida Bagus Ketut Mas Ananda dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Klungkung.


Plt, Bupati Klungkung I Made Kasta juga berharap demi mewujudkan pembangunan di Klungkung sejahtera agar masing-masing OPD saat bekerja harus dengan kejujuran dan keterusterangan. Komunikasi dan koordinasi yang baik juga antar OPD harus terus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.


“Jadi di kepemimpinan saya selama 42 hari kedepan apapun pembangunan yang ada di Klungkung harus berjalan dengan baik dan sesuai dengan prosedur aturan yang berlaku. Komunikasi dan koordinasi yang baik antar OPD juga harus terus dilakukan dengan sebaik-baiknya,” harapnya.


Plt, Bupati Klungkung I Made Kasta juga mengajak agar para pegawai bisa bekerja dengan prosedur/aturan yang berlaku. Dan hal yang paling terpenting  sikap sopan dan disiplin dalam berpakaian juga harus dilakukan. “ASN harus bekerja dengan prosedur/aturan yang berlaku. Apapun kegiatan itu harus dilandasi dengan aturan jangan sampai melanggar aturan. Mudah-mudahan Klungkung kedepan semakin sejahtera,” imbuhnya.(puspa).

Edarkan Sabu dan Ekstasi, Pria Asal NTT ini Dihukum 7,5 Tahun


Denpasar , Bali Kini -
Pria 50 tahun asal Flores, NTT bernama Yunus dalam sidang putusan oleh majelis hakim diketuk palu hukuman pidana penjara selama 7,5 tahun. Vonis hakim itu dibacakan di ruang Tirta PN Denpasar, Selasa (07/11) dalam perkara narkotika.

"Mengadili terdakwa dengan pidana penjara selama 7 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan penjara," putus hakim di ruang sidang.

Untuk diketahui sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ni Putu Eriek Sumyanti menuntut terdakwa dengan hukuman pidana penjara selama 8 tahun. 

Sependapat dengan Jaksa, majelis hakim juga menyatakan perbuatan terdakwa melanggar Pasal 114 ayat (2) UU Narkotika. "Terdakwa dengan sengaja melawan hukum tanpa hak melakukan transaksi jual beli dan sebagai perantara narkotika," sebut hakim Made Ariawan.

Sebagaimana terungkap dalam dakwaan bahwa terdakwa yang seusia KTP  beralamat di Komplek PLN IC Pesanggrahan itu ditangkap pada tanggal 13 Mei 2023 di salah satu kamar kos di Gang Ikan Pari, Sesetan. 

Saat ditangkap ditemukan barang bukti 9,14 gram sabu dan 23 tablet ekstasi. "Dari penggeledahan itu petugas mengamankan 26 plastik klip yang didalamnya berisi Narkotika yang diduga sabu dan 23 pil ekstasi," tulis dalam dakwaan.

Terdawka mengaku mendapat barang itu dari orang yang bernama Celeng (DPO) yang nantinya akan diedarkan oleh terdakwa atas perintah Celeng.[r4]

Senin, 06 November 2023

Tingkatkan Investasi dan Perekonomian, Bali-Lampung Tandatangani Kerjasama di Sejumlah Bidang


Badung , Bali Kini -
Penjabat (Pj Gubernur Bali SM Mahendra Jaya menyambut baik dan mengapresiasi tinggi pelaksanaan Lampung Investment Summit yang dirangkaikan dengan penandatangan Kerjasama di sejumlah bidang antara Bali-Lampung guna meningkatkan iklim investasi di dua daerah. “  Saya menyambut baik dan mengapresiasi yang tinggi kepada Gubernur lampung  dan jajaran atas terselenggaranya Lampung investment Summit di Bali. Harapan kita acara ini dapat mendukung peningkatan investasi guna keberlanjutan pembangunan, menciptakan nilai tambah, mendorong kestabilan ekonomi, membantu mewujudkan demokrasi ekonomi serta memperkenalkan potensi investasi yang ada di dua daerah,” ujar Pj Gubernur di Acara Pembukaan Lampung Investment Summit 2023 yang diselenggarakan di Anvaya Hotel & Resort, Kuta, Kabupaten Badung pada Senin (6/11). 


Pj Gubernur Bali mengatakan kedua daerah punya keunggulan dan potensinya masing-masing yang akan lebih tereksplorasi jika kerjasama secara intensif dijalankan. “ Bali memiliki potensi dan keunggulan, begitu juga tentunya dengan Provinsi Lampung. Kerjasama antar daerah pembuat potensi bisa lebih tereksplorasi. Kerjasama ini akan memperkuat komitmen, karya nyata memajukan daerah transfer informasi dan inovasi meningkatkan kemajuan dan pembangunan di dua provinsi,” tukas Mahendra Jaya. 


Ditambah lagi diungkapkan Mahendra Jaya, lebih dari 1 juta orang Bali kini menetap di Lampung dan sudah menjadi warga di sana, sehingga ada kedekatan khusus pula antara kedua daerah. “ Lampung dan Bali ada kedekatan emosional, orang Bali banyak yang sudah turun-temurun tinggal di Lampung dan saya mengucapkan terimakasih kepada bapak Gubernur Lampung dan jajaran yang sudah menerima warga Bali dengan baik dan sudah menjadi bagian dari warga Lampung,” ungkapnya.   


Kembali ke masalah ekonomi, Pria kelahiran Singaraja ini menambahkan di tengah ketidakpastian ekonomi global dengan serangkaian peristiwa seperti kenaikan suku bunga di Amerika, penarikan investasi di negara berkembang, perang Rusia-Ukraina hingga yang teranyar konflik Hamas-Israel menjadikan kerjasama antar daerah punya peran vital. “ Dampak peristiwa global ini tentu akan berpengaruh pada harga dan ketersediaan pasokan pangan, bahan bakar serta berpengaruh pada inflasi.  Karena itu penting sekali adanya keberlanjutan investasi dan keberlanjutan pangan melalui kerjasama antar daerah,” imbuhnya


Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyatakan Bali selalu mendapatkan sambutan dan dukungan penuh sebagai lokasi acara apalagi terkait investasi seperti Lampung Investment Summit 2023 ini. “ Selain itu, saya sudah minta kepada pak Gubernur Bali untuk meningkatkan kerjasama tidak hanya untuk produk,namun juga untuk pariwisata,” kata Arinal. “ Kita juga punya banyak potensi untuk pariwisata di Lampung namun belum ‘sepandai’ Bali untuk mengelola pariwisata,” katanya lagi.  “ Saya ingin belajar kepada pak Gubernur Bali dan masyarakat Bali bagaimana untuk mengembangkan pariwisata,” imbuhnya. 


Kerjasama yang terbangun antara kedua daerah menurut Arinal akan sangat menguntungkan mengingat Lampung dikenal sebagai produsen terutama penghasil bahan-bahan pangan dan Bali sangat terkenal sebagai pembuka pintu pasar internasional. “ Jadi kita bekerjasama dengan saling menguntungkan, Bali silahkan jadi pasar dan pembuka pintu untuk investor dan yang penting dunia tahu bagaimana potensi besar yang dimiliki indonesia,” tandasnya lagi.   


 Sejumlah kerjasama antar kedua daerah tersebut ditandai dengan penandatangan MoU antara kepala dinas terkait. Antara lain kerjasama Fasilitasi Pengembangan Budidaya Tanaman Pangan, Hortikultura dan Penguatan Tanaman Pangan serta Kerjasama Fasilitasi Peningkatan dan Pengembangan Sumber Daya Perkebunan. 


Lalu Perjanjian Kerjasama juga dilakukan untuk Pengembangan Sektor Peternakan dan Kesehatan Hewan  dilanjutkan Kerjasama Pengembangan Potensi kelautan dan Perikanan serta Pengembangan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah di kedua Daerah. Selain itu juga dilakukan perjanjian kerjasama di bidang Peningkatan dan Pengembangan Pariwisata dan ekonomi Kreatif serta Peningkatan dan penegmbangan Sektor Industri dan Perdagangan. 


Juga dilanjutkan dengan penandatangan Kesepakatan Komitmen Transaksi Antara Pelaku Usaha Lampung dan Pelaku Usaha Bali dengan total transaksi senilai Rp 8.713.500.000,-. Seluruh penandatangan disaksikan langsung Pj Gubernur Bali dan Gubernur Lampung serta Kepala Kanwil BI Lampung Budiono serta perwakilan Kanwil BI Provinsi Bali. 


Nampak dalam kesempatan tersebut mendampingi Pj Gubernur Bali, Kepala Distanpangan Provinsi Bali I Wayan Sunada, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali I Wayan Jarta , Kepala Dinas Pariwisata Bali Tjok Bagus Pemayun, serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Bali Putu Sumardiana.[rls]

Tidak Ada Impunitas Pada TNI, Setiap Kesalahan Ada Hukumannya


Jakarta , Bali Kini -
  Akhir-akhir ini  penilaian masyarakat terkait sistem peradilan militer, yang dinilai seolah-olah apabila kasus militer diselesaikan secara militer, pasti dilindungi. Hal tersebut ditepis oleh Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono S.E., M.M. dengan penandatanganan nota kesepahaman (MOU) sistem elektronik berkas pidana terpadu atau e-berpadu, antara TNI dengan Mahkamah Agung  dan Kejaksaan Republik Indonesia yang merupakan bentuk komitmen transparansi TNI pada proses penegakan hukum kepada oknum TNI yang melakukan pelanggaran hukum,  tidak ada istilah impunitas pada TNI,  setiap kesalahan pasti ada hukumannya,  begitu juga setiap prestasi pasti ada hadiahnya.

 

Proses penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) sistem elektronik berkas pidana terpadu atau e-berpadu, antara TNI dilakukan oleh  Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono S.E., M.M, Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, S.H,. M.H. dan Jaksa Agung yang diwakilkan Jaksa Agung Muda Dr. Bambang Sugeng Rukmono, diatas KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat, Jakarta, Senin (6/11/2023).

 

Dalam sambutannya, Laksamana TNI Yudo mengatakan  bahwa sistem elektronik berkas pidana terpadu atau e-berpadu adalah suatu sistem integrasi berkas pidana yang merupakan bagian dari sistem informasi pengadilan atau (SIP). SIP bekerja sebagai media pertukaran dokumen antar aparat penegak hukum  baik dalam penyelesaian perkara pidana militer  ataupun perkara yang terkoneksi dengan lingkungan peradilan militer. “Pelaksanaan e-berpadu sebagaimana diamatkan Presiden RI dalam peraturan Presiden Nomor 95 tahun 2018  tentang sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE),  sistem e-berpadu dalam peradilan militer, akan menjadi perubahan proses menuju SPBE,” ujarnya.

 

Panglima TNI juga mengatakan bahwa kerjasama yang dimaksud dituangkan dalam bentuk Memorandum Of Understanding (MoU) yang berlaku selama 3 tahun,  memiliki lingkup antara lain pertukaran data  dan dokumen administrasi perkara melalui e-berpadu, pengamanan data dan dokumen administrasi perkara pada e-berpadu. Pemanfaatan data dan dokumen administrasi perkara pada e-berpadu. pemberian hak akses monitoring data perkara pada e-berpadu. “Pengiriman berkas perkara pidana militer yang selama ini dilakukan secara manual,  dengan sistem ini,  maka pengiriman akan dilakukan secara elektronik melalui aplikasi e-berpadu.  Sehingga diharapkan dapat mendorong perwujudan sistem basis data penanganan perkara tindak pidana secara terpadu  yang berbasis teknologi informasi,  sesuai amanat Presiden,” jelasnya.

 

Disela-sela kegiatan penandatanganan di KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat -992, Panglima TNI berkesempatan meninjau fasilitas KRI, Kapal ini dilengkapi dengan X–Ray Stationary 500 Ma, CT–Scan, C–Arm, Panoramic, Chepalometric Dental X-Ray, Digital Radiography System, USG 4 Dimensi, dan Refrigrator, Bank Darah, Central Gas Medic & Generator untuk memproduksi gas oksigen. KRI yang diresmikan pada Agustus 2022 oleh Laksamana TNI Yudo Margono saat beliau menjabat Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Kapal ini mampu bertahan selama 30 hari di laut, Gross tonnage : 10.500 ton, DWT: 2.800 ton, Displacement: 7.300 ton, Kecepatan  maximal : 18 knots, Kecepatan jelajah : 14 knots, Kecepatan ekonomis : 12 knots. KRI ini dapat membawa (HSD / solar: 1980 KL, Avtur: 25 m3,  bahan bakar: 1.921.080, Air Tawar (Fresh W) : 369.880 dan Air Tawar (Destilated) : 339.170), memiliki kemampuan muat material tiga unit helikopter, LCVP dua unit, Rigid Hull Inflatable boat satu unit, ambulance boat dua unit.

 

KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat 992 sebagai salah satu kapal rumah sakit TNI dipersiapkan untuk merawat pengungsi korban perang dan akan bersiaga di perairan sekitar wilayah Gaza Palestina, Sebagaimana dikatakan  Menhan RI Prabowo Subianto beberapa hari yang lalu dihadapan media.

 

Turut  hadir dalam acara MoU, Kasum TNI Letjen TNI Bambang Ismawan, S.E., M.M., para Asisten Panglima TNI, para Kabalakpus TNI dan Kapuspen TNI Laksda TNI Julius Widjojono.[tim/lp]


Jakarta , Bali Kini  –
Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Palestina Yang Mulia Dr. Zuhair S.M. Al Shun, di Kemhan, Jakarta, Senin (6/11/2023). Dalam kesempatan ini Menhan Prabowo didampingi oleh Sekjen Kemhan, Dirjen Strahan Kemhan dan Kabaranahan Kemhan.


 


Menhan Prabowo menyambut hangat kedatangan Duta Besar Palestina dan menyampaikan rasa simpati terdalam dan solidaritas kepada rakyat Palestina dalam masa-masa sulit yang dialami saat ini.


 


“Saya membahas rencana kita, tawaran kita untuk mengirim kapal rumah sakit, dan ini akan kita koordinasikan dengan pemerintah Mesir,” ujar Prabowo usai menerima kunjungan Dubes Palestina.


 


“Saya sudah lapor ke Bapak Presiden dan berkoordinasi dengan Menlu kita. Sebentar lagi saya akan berkoordinasi dengan Dubes Mesir untuk rincian bagaimana prosedur pengiriman kapal rumah sakit tersebut,” sambung Menhan.


 


Menhan Prabowo juga telah menawarkan ke Palestina, bahwa semua Rumah Sakit TNI siap menerima dan terbuka untuk pasien-pasien dari Palestina yang sistem kesehatannya tengah kritis. Kemhan juga akan berkoordinasi bagaimana teknis pelaksanaannya.


 


Menanggapi Menhan Prabowo, Duta Besar Palestina menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia dan berharap agresi di Palestina segera berakhir. “Kami telah membahas banyak hal tentang situasi terkini di Gaza. Kami juga telah membicarakan tentang militer yang akan mengirim kapal rumah sakit ke Gaza atau ke wilayah Mesir, serta membahas teknis bagaimana pemerintah Indonesia dapat membantu kondisi di Palestina saat ini.” Ujar Zuhair Al-Shun.


 


“Saya sangat berterima kasih kepada semuanya. Hari demi hari bantuan dari Indonesia itu datang. Kemarin, sekitar dua juta penduduk Indonesia sangat mendukung kebebasan Palestina. Saya sangat mengapreasiasi itu,” tambahnya.


 


Selain itu, Menhan juga menyinggung bahwa Kemhan akan segera menerima calon 22 kadet dari Palestina untuk masuk di Universitas Pertahanan RI. “Mereka akan belajar di kita selama lima tahun untuk bidang-bidang yang sangat mereka butuhkan, bidang kedokteran, teknik dan sebagainya,” ucapnya.[tim /lpt ]

 Pemkab Tabanan Terima Kunjungan Delegasi Journalist Association of Korea (JAK)


 


Tabanan , Bali Kini  -
Bupati Tabanan yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan I Gede Susila, menyampaikan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Delegasi Journalist Association of Korea yang telah memilih Kabupaten Tabanan sebagai target kunjungan. Hal ini disampaikannya saat menerima langsung kehadiran para delegasi di De Jukung Resto Tanah Lot, Senin, (6/11). 


 


Momen ini, sekaligus juga sangat diyakini mampu menjadi ajang promosi pariwisata Kabupaten Tabanan di Korea Selatan. Turut hadir saat itu, President of JAK Mr. Kim Dong Hoon, Vice President of JAK Lee Ju Hyung dan jajaran, Ketua PWI Bali IGMB. Dwikora Putra dan jajaran, Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat dan unsur Forkopimcam Kediri, Pengurus DTW Tanah Lot dan undangan terkait lainnya.


 


Sebelum melakukan kunjungan ke Tanah Lot, Delegasi Journalist Association of Korea (JAK) yang di komandoi oleh Mr. Kim Dong Hoon juga melakukan kunjungan ke DTW Ulundanu Beratan, Bedugul, Baturiti. Dimana pada kesempatan itu, pihaknya disuguhkan panorama indah Ulundanu Beratan. Salah satu keunikan Danau Beratan yang tidak dimiliki danau-danau lainnya adalah adanya Pura yang terletak tepat di tengah-tengah danau. 


 


Dikesempatan itu, Sekda Tabanan menjelaskan, Kabupaten Tabanan merupakaan salah satu dari 9 Kabupaten/Kota yang terdapat di Provinsi Bali. Terletak di bagian selatan Pulau Bali, Kabupaten Tabanan memiliki luas wilayah 839,33 KM yang terdiri dari daerah pegunungan dan pantai. Kabupaten Tabanan dikenal sebagai lumbung pangannya Bali dan memiliki potensi pariwisata yang terkenal sampai ke mancanegara, yakni DTW Tanah Lot dan DTW Ulundanu Beratan. 


 


"Seijin Bapak Bupati, saya hadir menerima kunjungan wartawan Korea Selatan. Tentu kita di Tabanan ini dengan destinasi yang kita miliki, semakin hari semakin banyak dikunjungi para wisatawan utamanya dari Korea Selatan. Disamping kita ingin menambah kedatangan wisatawan, tentu kita harus melakukan penataan-penataan dari segi obyek yang kita miliki. Jadi, Bupati sangat komitmen ini, atas obyek yang menjadi andalan Pemerintah Daerah, tidak hanya Tanah Lot, kemudian di Bedugul, Jatiluwih, termasuk juga obyek-obyek wisata yang tumbuh dan berkembang oleh masyarakat," tegas Susila. 


 


Ketua PWI Bali IGMB. Dwikora Putra, menambahkan, bahwa kunjungan hari ini dari delegasi JAK datang kesini berjumlah 11 orang. Hal ini dikatakannya istilahnya adalah program pertukaran yang saling mengunjungi antara PWI dan Delegasi Korea Selatan, sekaligus sebagai ajang untuk mempromosikan pariwisata Indonesia, khususnya Bali. Kalau kondisinya normal, pihaknya dikatakan saling mengunjungi dan ini merupakan kunjungan ke-4 dari delegasi Korea Selatan selama Ia menjadi Ketua PWI. 


 


"Teman-teman dari Korea sangat antusias khususnya datang ke Bali. Teman-teman di Korea pasti mintanya di Bali, kalau tidak datangnya langsung ke Bali, pulangnya pasti lewat Bali karena ada penerbangan langsung dari Ngurah Rai ke Korea Selatan. Dan kenapa Bali, karena mungkin mereka merasa, 1. Ada kemiripan antara Koreadan Bali, sama-sama punya pantai dan daerahnya sejuk seperti di Bedugul tadi," papar Dwikora Putra, sekaligus besok para delegasi juga akan diantar ke Penglipuran dan daerah Kintamani dan sekitarnya. Kemudian lusa juga diantar ke obyek-obyek wisata lainnya yang ada di Bali.


 


Senada dengan Ketua PWI Bali, pimpinan Delegasi JAK, yakni President of JAK Mr. Kim Dong Hoon mengatakan, setelah menginjakan kaki di Bali mereka sudah merasakan kenyamanan dan keindahan. Yang hanya terpikirkan olehnya hanyalah langsung mempromosikan kebudayaan dan pariwiasata Bali. "Langsung berfikir serta mendukung dan mempromosikan tentang kebudayaan dan tourism Bali saya pikir," ungkapnya saat di De Jukung Resto.[rls]

Turunkan Angka Stunting, Bupati Jembrana Jadikan Kepala OPD Orang Tua Asuh Stunting


Jembrana , Bali Kini 
- Permasalahan stunting masih menjadi tantangan bagi kabupaten Jembrana. Berdasarkan hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, prevalensi stunting di Kabupaten Jembrana sebesar 14,2 persen yang dapat dikatakan cukup tinggi. Tingginya prevalensi stunting ini, di 2024 ditarget bisa turun ke angka 8,35 persen.


Untuk mendorong percepatan pengentasan stunting di kabupaten Jembrana, Bupati Jembrana I Nengah Tamba membuat kebijakan dengan meminta seluruh pejabat di Pemerintah Kabupaten Jembrana menjadi orang tua asuh bagi anak yang mengalami stunting.


Hal tersebut diungkapkan Bupati I Nengah Tamba saat memimpin rapat dengan para pejabat Pemkab Jembrana, Senin (6/11) di Rumah Jabatan Bupati Jembrana.


"Kepada seluruh teman-teman kepala OPD, mungkin saya akan bagi habis eselon II, Staf Ahli, eselon III, dan termasuk Camat juga, kita akan bersama-sama menjadi Bapak/Ibu asuh bagi anak stunting," ujarnya.


Aabila masih ada anak stunting yang belum mendapat orang tua asuh, Bupati Tamba berencana melibatkan pihak swasta untuk ikut menjadi orang tua asuh. Menurutnya, penanganan stunting tidak sepenuhnya dapat diatasi oleh pemerintah, kontribusi masyarakat untuk bersama-sama menangani stunting juga sangat diperlukan.


"Nanti kalau memang kekurangan bapak/ibu asuh, mungkin kita akan libatkan pihak swasta, seperti dari pengusaha, kontraktor ataupun perbankan, nanti kita akan lihat dulu jumlahnya," imbuhnya.


Bupati Tamba menegaskan yang menjadi prioritas adalah keluarga kurang mampu, hal ini menurutnya, selain untuk penanganan stunting juga sekaligus mengatasi masalah kemiskinan yang ada di Jembrana.


"Kita akan menyasar keluarga yang miskin, ini agar satu keluarga dapat menikmati bantuannya," tandasnya.


Sependapat dengan yang disampaikan Bupati Tamba, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana, Made Dwipayana mengatakan setiap pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana akan diberikan tanggung jawab untuk membantu anak stunting.


"Setiap pejabat akan menjadi orang tua asuh stunting, kita akan berupaya semua anak stunting akan mendapatkan pembinaan dan bantuan dari pejabat-pejabat yang ada di Pemkab Jembrana," ujarnya.


Selain itu, kata Dwipayana, penanganan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan, hampir semua sektor juga dapat ikut berperan dalam percepatan penanganan stunting.


"Pokok utama penanganan stunting tidak hanya dari bidang kesehatan, 30% tugas pengentasan stunting ada di bidang kesehatan dan 70% ada bidang-bidang lain seperti Bappeda, PMD, PPKB, Pendidikan dan lainnya," imbuhnya.


Dwipayana menegaskan, kebijakan orang tua asuh stunting akan segera dilaksanakan  setelah nantinya dikoordinir oleh Dinas PPPA PPKB mengenai bagaimana sistem pengasuhan anak stunting oleh pejabat Pemkab Jembrana.


"Ini segera akan kita lakukan dalam upaya untuk mengentaskan stunting sekaligus memperingati HUT KORPRI tahun ini," pungkasnya. (Hum/j)

Tim Gabungan Dishub Denpasar Tertibkan Parkir Sembarangan di Bypass Ngurah Rai Kawasan Pelabuhan Sanur.

 


Ket foto : Tim Gabungan Dinas Perhubungan Kota Denpasar saat melaksanakan Sidak Lalu Lintas dan Angkutan Jalan di Jalan Bypass Ngurah Rai, Kawasan Pelabuhan Sanur, Senin (6/11). 

Denpasar, Bali Kini - Tim Gabungan Dinas Perhubungan Kota Denpasar yang terdiri atas TNI/Polri, Sat Pol PP, Organda dan Perumda Bhukti Praja Sewakadarma melaksanakan Sidak Lalu Lintas dan Angkutan di Jalan Bypass Ngurah Rai Kawasan Pelabuhan Sanur, Senin (6/11). Kegiatan rutin untuk mendukung pengawasan dan pengendalian efektifitas pelaksanaan kebijakan lalu lintas dan angkutan jalan ini turut menindak 8 kendaran. Dimana, sebanyak 3 kendaraan ditempeli stiker, sebanyak 3 kendaraan disankai penggembosan dan sebanyak 2 kendaraan diganjar Tilang. 


Kadis Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan saat dikonfirmasi menjelaskan, sidak lalu lintas dan angkutan jalan yang dilaksanakan Tim Gabungan Pemkot Denpasar ini merupakan upaya berkelanjutan dalam menjaga ketertiban dan keamanan berlalulintas. Khususnya wilayah Sanur guna memastikan pelayanan kawasan pariwisata tetap aman, nyaman, tertib dan selamat.


Lebih lanjut dijelaskan, dari pelaksanaan sidak, pelanggaran didominasi oleh pelanggaran parkir. Kondisi ini jika tidak ditertibkan tentu akan mengganggu pengguna jalan lain. Sehingga kedepanya masyarakat atau pengguna jalan menjadi nyaman saat berkendara.  


“Jadi secara umum dapat kami sampaikan bahwa masih banyak kita temukan kendaraan penumpang baik yang mengantar atau menjemput yang memarkir kendaraannya dipinggir jalan, tentu ini sangat mengganggu pengendara lain, dan sering menjadi penyebab kemacetan,” ujarnya


Sriawan mengimbau operator angkutan online diharapkan tidak parkir sembarangan dipinggir jalan agar tidak menimbulkan kemacetan.  Pihaknya juga mengimbau pengendara melengkapi surat-surat baik itu SIM dan STNK. Sehingga perjalanan berkendara menjadi aman, nyaman dan sesuai dengan aturan.


“Melalui penegakan kedisiplanan berlalu lintas di Kota Denpasar kami mengajak selruh pengendara untuk mengimplementasikan spirit Vasudhaiva Kutumbakam untuk menjaga keindahan kenyamanan Kota Denpasar melalui ketertiban lalu lintas dan angkutan jalan,” harapnya. (AGs.Hum).

Wawali Arya Wibawa: Sebagai Garda Terdepan, Wujudkan Pelayanan Berdasarkan Nilai Kebangsaan Bagi Masyarakat.


 
Ket foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat menghadiri sekaligus membuka Sosialisasi Wawasan Kebangsaan bagi Kepala Kewilayahan dan Kepala Dusun/Kepala Lingkungan se-Kecamatan Denpasar Selatan di Hotel Grand Palace, Sanur, Senin (6/11). 


Denpasar, Bali Kini - Sebanyak 106 Kepala Kewilayahan dan Kepala Lingkungan se-Kecamatan Denpasar Selatan (Densel) diberikan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan. Kegiatan yang dilaksanakan guna mendukung terciptanya optimalisasi pelayanan berdasarkan nilai kebangsaan ini dibuka Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa di Hotel Grand Palace, Sanur, Senin (6/11). 


Hadir dalam kesempatan tersebut Kadis DPMD Kota Denpasar, I Wayan Budha, OPD terkait di lingkungan Pemkot Denpasar serta undangan lainya. Kegiatan ini juga turut menghadirkan narasumber yang terdiri dari unsur Inspektorat Kota Denpasar, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Denpasar serta Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Denpasar. 


Camat Denpasar Selatan, I Made Sumarsana dalam laporannya mengatakan, pelaksanaan Sosialisasi Peningkatan Wawasan Kebangsaan di Kecamatan Denpasar Selatan merupakan upaya pembinaan dan pengawasan terhadap Kepala Lingkungan dan Kepala Dusun/Kepala Lingkungan se-Kecamatan Denpasar Selatan. 


Lebih lanjut dijelaskan, sasaran dari kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi Kepala Kewilayahan dan Kepala Dusun/Kepala Lingkungan yang merupakan tonggak pelayanan yang berhubungan dengan masyarakat. Sehingga melalui peningkatan wawasan kebangsaan ini diharapkan kedepannya dapat memberikan pelayanan terbaik yang didasarkan pada nilai-nilai kebangsaan.


"Adapun tujuan Sosialisasi Peningkatan Wawasan Kebangsaan di Kecamatan Denpasar Selatan yaitu menjaga dan mengimplementasikan wawasan kebangsaan untuk Memantapkan Pengamalan Pancasila, Pelaksanaan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahuan 1945, Pelestarian Bhineka Tunggal Ika serta Mempertahakan dan Memelihara Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Sumarsana


Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dalam sambutannya menjelaskan, Kota Denpasar saat ini memiliki total 389 orang Kepala Kewilayahan dan Kepala Dusun/Kepala Lingkungan yang tersebar di empat kecamatan. Tentunya hal ini diharapkan mampu mendukung terciptanya pelayanan yang optimal bagi masyarakat. 


"Saudara-saudara inilah salah satu tonggak pelayanan publik di Kota Denpasar, karena bersentuhan langsung dengan masyarakat," ujarnya


Lebih lanjut dijelaskan, selama lima tahun terakhir, terdapat lebih dari tujuh ribu pengaduan diterima melalui layanan Pro Denpasar. Dimama, pengaduan mengenai infrastruktur menempati posisi teratas dan di posisi kedua ditempati oleh pengaduan lingkungan.


Guna menindaklanjuti hal tersebut, kata Arya Wibawa, Pemerintah Kota Denpasar telah merancang skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) sebagai alternatif pembiayaan untuk beberapa rencana pembangunan. Yakni Pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum, Revitalisasi SPAM untuk layanan air minum, Revitalisasi RSUD Wangaya dan Pembangunan Jaringan Terpadu untuk penataan wajah kota. 


Arya Wibawa mengajak seluruh Kepala Kewilayahan dan Kepala Dusun/Kepala Lingkungan untuk terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan di Kota Denpasar. Hal ini utamanya dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat. 


"Penanganan sampah dan peningkatan infrastruktur tetap menjadi prioritas, dan kami berharap sinergi dan kolaborasi bersama Kepala Kewilayahan dan Kepala Dusun/Kepala Lingkungan untuk memberikan masukan, menyampaikan usulan pembangunan dan memberikan pelayanan publik bagi masyarakat sehingga bersama-sama kota wujudkan Denpasar sebagai Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju," ujarnya. (Ags/r).

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved