-->

Rabu, 14 Januari 2026

Prajuru MDA Kecamatan se-Jembrana Dikukuhkan, Bupati Tekankan Pengabdian Skala-Niskala

Laporan : Tim Liputan 
Jembrana Bali Kini  , Bali Kini – Prajuru Majelis Desa Adat (MDA) Kecamatan se-Kabupaten Jembrana masa ayahan Isaka Warsa 1947–1952 atau periode 2026–2031 resmi dikukuhkan, Rabu (14/1). Pengukuhan berlangsung di Gedung Ballroom Ir. Soekarno. 

Adapun prajuru yang dikukuhkan masing-masing Ketua MDA Kecamatan Pekutatan I Kadek Suentra, Ketua MDA Kecamatan Mendoyo I Wayan Gelgel, Ketua MDA Kecamatan Jembrana I Ketut Wardana, Ketua MDA Kecamatan Negara I Negah Sudama, serta Ketua MDA Kecamatan Melaya I Wayan Reden.

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan yang hadir dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa pengukuhan prajuru MDA tidak sekadar seremonial, melainkan merupakan wujud nyata pengabdian suci kepada adat, baik secara sekala maupun niskala.

Menurutnya, tugas prajuru MDA tidaklah ringan, bahkan setara dengan tugas bendesa adat. Prajuru tidak hanya berkaitan dengan awig-awig, tetapi juga dituntut mampu mengayomi, memfasilitasi, serta menyelesaikan berbagai persoalan adat di masyarakat.
“Saya tahu tugas prajuru itu berat, sama beratnya seperti bendesa. Tidak hanya bicara awig-awig, tetapi banyak hal yang harus dihadapi. Harus mampu mengayomi dan memfasilitasi. Ini luar biasa,” ujar Bupati Kembang Hartawan.

Ia pun mengapresiasi keikhlasan seluruh prajuru yang telah bersedia ngayah di bidang adat. Bupati berharap ke depan prajuru MDA dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah demi menjaga keharmonisan dan kelestarian adat istiadat di Jembrana.
“Saya ucapkan selamat sudah ikut ngayah di adat. Mari kita bekerja sama, bersinergi, dan berjalan beriringan,” tandasnya. 

Lobi Pusat, Bupati Jembrana kawal langsung anggaran prioritas di Kemendagri

Laporan Reporter : Ajb Tim Lpt 
Jembrana , Bali Kini - Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Ditjen Bina Bangda) Kementerian Dalam Negeri di Jakarta, Selasa (13/1) di Jakarta. 

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Kembang  diterima langsung oleh Direktur Jenderal Bina Bangda Kemendagri Restuardy Daud .

Pertemuan ini dimanfaatkan untuk menyampaikan berbagai usulan strategis pembangunan daerah yang membutuhkan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat sekaligus percepatan target infrastruktur didaerah. 

Bupati Kembang menekankan pentingnya sinkronisasi program pembangunan daerah dengan prioritas nasional, terutama pada sektor infrastruktur dasar. 
Beberapa sektor yang menjadi perhatian utama meliputi pembangunan dan pemeliharaan jalan, peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, serta pengembangan kawasan ekonomi pedesaan dan pesisir.

“Pembangunan Jembrana membutuhkan dukungan anggaran yang kuat, tidak hanya dari APBD, tetapi juga melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan program strategis kementerian. Aspirasi ini kami sampaikan langsung sebagai bentuk ikhtiar memperjuangkan kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati Kembang Hartawan didampingi Wabup Patriana Krisna  dilokasi acara. 

Dibidang pendidikan, Pemkab Jembrana mengusulkan rehabilitasi sedang hingga berat ruang kelas sekolah sebanyak 10 unit dengan anggaran Rp7,8 miliar lebih, serta pembangunan ruang kelas baru sebanyak lima unit senilai Rp6,5 miliar lebih.
Sementara di bidang kesehatan, usulan meliputi pengelolaan Jaminan Kesehatan Masyarakat ( BPJS) dengan kebutuhan anggaran Rp16 miliar selama tiga bulan . Lainnya,  pemeliharaan dan rehabilitasi sarana prasarana pendukung gedung puskesmas pembantu (pustu) dengan nilai Rp14,24 miliar.

Pada urusan pekerjaan umum, usulan mencakup peningkatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) jaringan perpipaan sebesar Rp22 miliar, pembangunan sumur dalam dan jaringan perpipaan serta rehabilitasi jaringan irigasi permukaan senilai Rp31,04 miliar. Selain itu, diusulkan pula pemeliharaan berkala jalan sepanjang 41,79 kilometer dengan anggaran Rp83,58 miliar, pembangunan jembatan Rp7,7 miliar, serta penyediaan prasarana dan sarana pengelolaan persampahan senilai Rp36,33 miliar.

Pemkab Jembrana juga mengajukan usulan di bidang ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, khususnya pencegahan kebakaran melalui pengadaan mobil layanan darurat reaksi cepat dan mobil pemadam kebakaran. Di sektor perhubungan, usulan diarahkan pada penyediaan perlengkapan jalan di ruas jalan kabupaten/kota.

Pihak Ditjen Bina Bangda Kemendagri menyambut positif langkah proaktif Pemkab Jembrana tersebut. Dirjen Bina Bangda menegaskan pentingnya kesesuaian dokumen perencanaan daerah, khususnya RKPD, dengan arah dan target pembangunan nasional agar usulan dapat diproses dan direalisasikan pada tahun anggaran berjalan maupun tahun berikutnya. 

Tegakan Perda, Satpol PP Denpasar Tertibkan Baliho, Spanduk, Banner Tidak Sesuai di Fasilitas Umum

Laporan Reporter : Ayu 

DENPASAR, BALI KINI - Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (KUKM) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar melaksanakan kegiatan penertiban baliho, spanduk, banner, umbul-umbul, dan pamflet yang terpasang tidak sesuai ketentuan di fasilitas umum Selasa (13/1).

Kepala Bidang KUKM (Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat) Satpol PP Kota Denpasar Anak Agung Ngurah Gede Yudie Asmara mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penegakan  Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum
 sekaligus menjaga estetika, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan perkotaan.

Penertiban dilaksanakan secara terpadu dengan menyasar sejumlah ruas jalan utama di wilayah Kota Denpasar, yakni Jalan Hayam Wuruk, Jalan Veteran, Jalan Patimura, Jalan Suli, Jalan Sari Gading, Jalan Nangka Selatan, serta Jalan Arjuna. Lokasi-lokasi tersebut dipilih karena dinilai memiliki tingkat kepadatan aktivitas masyarakat yang tinggi serta kerap ditemukan media promosi yang dipasang di fasilitas umum tanpa izin atau tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Dalam pelaksanaan kegiatan, petugas Satpol PP Kota Denpasar melakukan pendataan sekaligus penurunan terhadap berbagai media promosi yang melanggar. Dari hasil penertiban tersebut, berhasil diturunkan dan diamankan sejumlah media reklame, dengan rincian sebagai berikut: baliho sebanyak 2 buah, pamflet sebanyak 35 buah, banner sebanyak 25 buah, spanduk sebanyak 29 buah, serta umbul-umbul sebanyak 1 buah.


Ia menegaskan bahwa kegiatan penertiban ini dilakukan secara rutin dan berkelanjutan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menegakkan peraturan daerah terkait ketertiban umum dan penataan reklame. Selain itu, penertiban juga bertujuan untuk meminimalisir potensi gangguan keselamatan pengguna jalan serta menjaga keindahan tata kota Denpasar sebagai kota berwawasan budaya.

“Penertiban ini tidak semata-mata bersifat represif, namun juga edukatif. Kami terus mengimbau kepada masyarakat, pelaku usaha, maupun pihak penyelenggara kegiatan agar mematuhi aturan yang berlaku dalam pemasangan media promosi, terutama di fasilitas umum,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, media promosi yang telah ditertibkan selanjutnya diamankan di kantor Satpol PP Kota Denpasar sebagai barang bukti. Pemilik media reklame yang merasa keberatan atau ingin melakukan klarifikasi dipersilakan untuk datang langsung ke kantor Satpol PP dengan membawa bukti kepemilikan serta kelengkapan perizinan yang sah.

Satpol PP Kota Denpasar berharap melalui kegiatan penertiban ini, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ketertiban dan keindahan kota semakin meningkat. Dengan dukungan dan partisipasi semua pihak, diharapkan Kota Denpasar dapat terus terjaga sebagai kota yang tertib, aman, nyaman, dan berdaya saing, tanpa mengabaikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. 

Kawasan Kumuh di Denpasar Tersisa 0,52 Hektar

Laporan Reporter : Jero Ari 
Denpasar , Bali Kini - Tahun 2026 ini, sisa lahan kumuh di Kota Denpasar masih seluas 0,52 hektar, dimana lahan kumuh tersebut berada di kawasan Ubung Kaja Denpasar. Itu diungkapkan Kepala Dinas Perkimta Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja, Rabu (14/01).
Dirinya memaparkan, kawasan tersebut merupakan tanah sewa yang terdampak banjir besar pada 10 September 2025 lalu. Penanganannya kawasan kumuh saat ini masih terkendala status kepemilikan lahan yang disewa cukup lama. 
Meski demikian, pemilik tanah menurutnya siap berkoordinasi guna penataan kawasan kumuh yang ada di Ubung Kaja ini. "Kawasan itu luasnya sekitar 0,52 are, pemilik tanah menyatakan siap berkoordinasi," kata Cipta Sudewa.
Saat ini, pihaknya sedang mengkaji kemungkinan pola kerja sama agar penanganannya tetap bisa dilakukan. Di tahun 2025 lalu, pihaknya telah menuntaskan kawasan kumuh seluas 17,6 hektar yang berada di kawasan Karya Makmur. 
Terkait kawasan kumuh, pihaknya juga telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2022 tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh.  Poin utama dari Perda tersebut terdiri dari tiga hal yakni mencegah kawasan kumuh, mengurangi kawasan kumuh, dan menghilangkan atau pengentasan kawasan kumuh di Denpasar. 
Wakil Ketua III DPRD Denpasar, I Made Oka Cahyadi Wiguna mengapresiasi penurunan kawasan kumuh yang ada di Kota Denpasar. Namun ia juga meminta penyelesaian fasum dan drainase yang diprioritaskan agar tak banjir saat musim hujan. "Kawasan ini harus diselesaikan dengan  tuntas bersama PUPR agar tidak lagi terlihat tidak tertata," singkat Cahyadi.

Masukkan Narkotika Dalam Vagina, WNA Asal Peru ini Dihukum 11 Tahun

Laporan Reporter : Jero Ari 
Denpasar , Bali Kini - Wanita 42 tahun warga Peru bernama Natalia Sofia Baca Cordoba, oleh oleh Majelis Hakim PN Denpasar diberikan keringanan pengurangan hukuman lima tahun dari tuntutan JPU yang mengajukan 16 tahun penjara.
Pemilik pasport 224396891 ini dinilai terbukti bersalah sebagaimana tertuang dalam Pasal 112 ayat (2) UU RI NO. 35  Tahun 2009  Tentang Narkotika. Dengan barang bukti Kokain berat 1.547 gram bruto atau 1.432,81 gram netto dan 85 butir tablet warna orange jenis Ekstasi  
Sebagaimana tertuang dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eddy Arta Wijaya dari Kejati Bali menyebut terdakwa ditangkap pada Selasa 12 Agustus 2025, sekira pukul 23.30 Wita di Terminal Kedatangan Internastional Bandara Ngurah Rai, saat dilakukan penggledahan barang di Pabean.
Berawal dari saksi petugas Bea dan Cukai Bandara Ngurah Rai Denpasar sedang melaksanakan tugas pengawas dan pemeriksaan terhadap sejumlah penumpang yang baru turun dari pesawat Air Qatar Airways dengan nomor penerbangan QR 960 Asia QZ 521.
Pesawat yang ditumpangi terdakwa dengan rute Bercelona Spanyol - Doha Qatar - Denpasar. Saat itu sejumlah petugas melihat terdakwa dengan gerak-geriknya sangat mencurigakan. Saat itu juga terdakwa digiring ke dalam ruang pemeriksaan.
"Saat dilakukan pemeriksaan badan dan barang bawaan, ditemukan sesuatu bungkusan di dalam celana dalam warna hitam yang dikenakan terdakwa," tertuang dalam dakwaan.
Adapun dari hasil pemeriksaan, ditemukan sebuah plastik klip bening dibalut lakban warna hitam didalamnya berisi serbuk warna putih yang mengandung sedian narkotika golongan 1 jenis Kokain dengan berat 345 gram brutto atau 271,6 gram netto.
Serta 1 buah Plastik klip bening dibalut lakban warna hitam didalamnya berisi serbuk warna putih yang mengandung sedian narkotika golongan 1 jenis Kokain dengan berat 195 gram brutto atau 186,75 gram netto.
Serta sebuah Plastik klip bening dibalut lakban warna hitam didalamnya berisi serbuk warna putih yang mengandung sedian narkotika golongan 1 jenis Kokain dengan berat 180 gram brutto atau 171,6 gram netto.
Bahkan dalam kemaluan terdakwa juga ditemukan benda sex toys berbentuk penis warna cokelat yang didalamnya terdapat bungkusan lakban hitam berisi plastik klip bening berisi serbuk halus warna putih jenis Kokain dengan berat 217 gram brutto atau 194 gram netto.
"Dari hasil penggledahan di dalam bra warna hijau yang dikenakan terdakwa juga ditemukan didalamnya ada enam klip plastik bening dengan berat berbeda berisi serbuk putih jenis kokain serta puluhan butir tablet ekstasi," sebut Jaksa.
Dari total yang diamankan petugas, keseluruhan barang bukti yang mengandung sedian narkotika golongan 1 jenis Kokain adalah 1.547 gram brutto atau 1.432,81 gram netto. Barang bukti ectasy warna orange sebanyak 85 butir atau 35,6 gram brutto atau 33,9 gram netto.
Pengakuan terdakwa Natalia Sofia Baca, seluruh barang tersebut diberikan dan diperintahkan seseorang bernama Pablo pada hari Minggu, 10 Agustus 2025 pukul 14.00 waktu Spanyol di stasiun Betvelleas Metro Bercelona Spanyol.
Dalam perintahnya agar dibawa ke Denpasar Bali untuk diserahkan kepada seseorang. Dirinya mengaku tidak mengetahui siapa yang nantinya akan menerima barang tersebut. 
Dipastikan seseorang akan datang menemuinya ditempatnya menginap Hotel Grandmas yang sudah dibooking oleh Pablo. Untuk pekerjaan ini, ia diberikan imbalan 8000 US Dollar.
"Terdakwa mengaku untuk pertamakalinya menjalankan pekerjaan ini membawa narkotika ke negara hukum Indonesia di Bali," sebut Jaksa dalam dakwaannya.
Atas perbuatannya Majelis Hakim menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 11 tahun dan pidana denda sebesar Rp2 miliar subsider 1 tahun penjara.

Selasa, 13 Januari 2026

Perkuat Kerjasama Pertahanan, Wakil Panglima TNI Dampingi Menteri Pertahanan RI Ke Pakistan

Laporan Reporter : Dedi Akhiruddin

Islamabad , Bali Kini - Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Sjafrie Sjamsoeddin, melaksanakan rangkaian kegiatan diplomasi pertahanan di Islamabad, Pakistan, Senin (12/1/2026). Kunjungan tersebut untuk memperkuat kerja sama pertahanan bilateral antara Indonesia dan Pakistan.

Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin melakukan pertemuan dengan Menteri Produksi Pertahanan Pakistan, H.E. Muhammad Raza Hayat Harraj, membahas penguatan kerjasama pertahanan, pendidikan dan pelatihan militer, serta pengembangan sumber daya manusia pertahanan, berkesempatan pula melakukan kunjungan kehormatan kepada Field Marshal Syed Asim Munir, Chief of Defence Forces (CDF) Pakistan, untuk memperkuat hubungan antara angkatan bersenjata kedua negara.

Dalam pertemuan tersebut, Menhan RI menekankan pentingnya komunikasi yang berkelanjutan dan saling percaya dalam memperkuat kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Pakistan, agenda dilanjutkan kunjungan kehormatan ke Air Headquarters Pakistan Air Force (PAP) sekaligus membahas penguatan hubungan antara TNI Angkatan Udara dan Pakistan Air Force dengan Zaheer Ahmad Babar Sidhu, Kepala Staf Angkatan Udara Pakistan.

Kunjungan ke Pakistan ini, diharapkan dapat memperkuat kerja sama pertahanan sebagai bagian dari diplomasi Indonesia dengan Pakistan, serta meningkatkan stabilitas kawasan dan perdamaian dunia. Dengan komitmen kedua negara untuk terus memperluas ruang dialog dan kolaborasi yang bersifat konstruktif dan saling menguntungkan, diharapkan kerja sama pertahanan Indonesia-Pakistan dapat menjadi contoh bagi negara-negara lain di kawasan.

Sumber: Biro Infohan Setjen Kemhan

 

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Resmikan RDMP Balikpapan, Tonggak Kemandirian Energi Nasional

Foto: BPMI Setpres dan Puspen TNI

Kaltim ,Bali Kini - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam peresmian infrastruktur energi terintegrasi Pertamina Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan yang berlangsung di Kantor Besar PT Pertamina (Persero) Refinery Unit V, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026).

Peresmian proyek RDMP Balikpapan menjadi tonggak penting dalam penguatan ketahanan dan kedaulatan energi nasional. Proyek strategis ini merupakan wujud nyata kolaborasi sinergis antara pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mendorong terwujudnya swasembada energi sekaligus meningkatkan nilai tambah industri pengolahan minyak nasional.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa peresmian RDMP Balikpapan merupakan momen bersejarah bagi bangsa Indonesia serta menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan proyek strategis nasional tersebut.

"Saya ucapkan terima kasih kepada semua unsur, semua pihak, semua jajaran personalia yang bekerja keras sehingga kita berhasil mencapai hal ini. Para insinyur, para pekerja, aparat keamanan, pemerintah daerah, manajemen dan masyarakat Balikpapan, serta Kalimantan Timur. Ini adalah prestasi yang sangat penting bagi negara dan bangsa," ucap Presiden Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kemandirian nasional merupakan fondasi utama dalam membangun kekuatan bangsa di tengah dinamika dan tantangan global yang semakin kompleks. "Di setiap bidang kehidupan kita harus menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang percaya diri, bangsa yang mampu berdiri di atas kaki kita sendiri," tegasnya.

Proyek RDMP Balikpapan memiliki nilai investasi sebesar USD 7,4 miliar atau setara Rp123 triliun. Melalui proyek ini, kapasitas pengolahan minyak mentah meningkat signifikan dari sebelumnya 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari, sehingga diharapkan mampu memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan impor bahan bakar minyak.

Kehadiran Panglima TNI dalam peresmian ini menegaskan komitmen TNI dalam mendukung kebijakan strategis pemerintah, dalam  kedaulatan  dan penguatan energi nasional bagi kepentingan negara dan kesejahteraan rakyat.



PMI Karangasem dan Rotary Club Tirta Gangga Kolaborasi Gelar Donor Darah

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

Karangasem, Bali Kini - Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Karangasem menjalin kerja sama dengan Rotary Club Bali of Tirta Gangga dalam kegiatan donor darah bersama yang digelar di Kantor PMI Cabang Karangasem, Selasa (13/1). Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga ketersediaan stok darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Karangasem.

Untuk menarik minat masyarakat, para pendonor diberikan paket sembako yang disediakan oleh Rotary Club Bali of Tirta Gangga.

Presiden Rotary Club Bali of Tirta Gangga, Putu Sumantra, menyampaikan bahwa kerja sama dengan PMI Karangasem tidak hanya terbatas pada kegiatan donor darah. Pihaknya juga mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan lainnya, khususnya dalam penanganan kebencanaan.
“Sebelumnya kami sudah mendukung PMI dengan satu unit pompa air yang dapat digunakan untuk penanganan banjir maupun kekeringan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kerja sama kali ini difokuskan untuk mendukung ketersediaan stok darah. Rotary Club Bali of Tirta Gangga juga menyiapkan bingkisan sembako sebagai bentuk apresiasi kepada para pendonor.
“Untuk donor darah kami siapkan 75 paket sembako, sedangkan untuk lansia sebanyak 25 paket sembako yang penyerahannya dilakukan di PMI Karangasem,” jelasnya.

Putu Sumantra berharap, ke depan kerja sama dengan PMI Karangasem dapat terus berlanjut dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan, baik saat terjadi bencana maupun dalam kondisi normal. Dari kegiatan donor darah tersebut, berhasil dikumpulkan sebanyak 79 kantong darah dari berbagai golongan.
“Semoga sumbangan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Markas PMI Karangasem, I Wayan Gede Suastika, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama Rotary Club Bali of Tirta Gangga. Ia mengatakan, selama ini Rotary Club Bali of Tirta Gangga telah banyak membantu kegiatan kemanusiaan PMI Karangasem.
“Pompa air tersebut sangat kami butuhkan. Sebelumnya, saat bencana di Tengading, Desa Antiga, kami masih harus meminjam ke PMI Provinsi Bali. Begitu juga dengan kebutuhan darah yang hingga kini masih cukup tinggi,” ujarnya. (Ami)

Pendaki Gunung Agung Alami Hipotermi, Berhasil di Evakuasi TIM SAR

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih

KARANGASEM, Bali Kini  - Tim SAR gabungan evakuasi seorang pendaki yang alami hipotermia di Gunung Agung, Senin (12/1/2026).  I Ketut Yedija Karunia Arta (18) bersama seorang temannya memulai perjalanan sekitar pukul 13.30 Wita dari jalur Pura Pengubengan, Desa Besakih. Malam harinya, kurang lebih pukul 23.40 Wita, ia mengeluh kedinginan dan tidak bisa melanjutkan perjalanan. Keduanya memutuskan melapor ke Polsek Rendang, kemudian beristirahat di Pos 2, sambil menunggu bantuan datang. 

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi kejadian tersebut pada Selasa (13/1/2025) pukul 01.30 Wita dari Polsek Rendang. Menindaklanjuti laporan, diberangkatkan 8 personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem menuju lokasi. Sebagai tindakan awal, petugas siaga berkoordinasi dengan Polsek Rendang dan para pemandu lokal untuk mendahului menuju posisi korban. 

Sekitar pukul 03.40 Wita tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem tiba di Pos Pura Pengubengan. "Selama 4 jam pencarian akhirnya target dapat kami temukan pada ketinggian 2400 MDPL dalam keadaan selamat," terang Putu Handika Bhayangkara, selaku koordinator lapangan. Pada pukul 05.15 Wita tim pemandu pengubengan telah berhasil menemukan korban, namun dikarenakan masih hujan deras dan kabut tebal maka proses evakuasi dilaksanakan menunggu kondisi terang. 

Tim SAR gabungan telah tiba di Pos 1 Pengubengan di ketinggian 1.600 MDPL. Sementara itu tim pemandu juga dalam perjalanan turun bersama korban menuju Pos 1. Upaya evakuasi sempat terkendala kondisi cuaca hujan deras dan angin kencang hingga kabut tebal yang mengakibatkan jarak pandang terbatas.  Akhirnya pada pukul 10.05 Wita mereka semua sampai di Posko Pura Pengubengan, selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga. 

Selama berlangsungnya proses evakuasi turut melibatkan unsur SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polsek Rendang, Babinsa Besakih, Bhabinkabtibmas Besakih, TRC BPBD Kabupaten Karangasem dan pemandu lokal Pos Pura Pengubengan. (ami/rls)

Lebih 300 Pasien Terlantar Ditangani RSUD Wangaya, Umumnya Asal NTT

Laporan Reporter: Jero Ari
Denpasar , Bali Kini  - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wangaya menangani tiga pasien terlantar pada awal tahun 2026 ini. Dua diantaranya sudah diserahkan ke Dinas Sosial Kota Denpasar dan satu  pasien dinyatakan meninggal dan telah dimakamkan di kuburan Islam,  Selasa (13/01).
Kepala Unit Humas dan Promosi RSUD Wangaya, Anak Agung Ayu Dewi Purnami, SST saat ditemui mengatakan, dari tiga pasien tersebut dua diantaranya yakni JU (55) dan AH (54) sudah masuk kemari sejak Desember 2025 dan satu lagi SA (51) baru masuk per Januari 2026. 
Lebih lanjut dikatakannya, untuk dua pasien yang masa pemulihan sudah diserahkan ke Dinas Sosial Kota Denpasar. AH yang sudah diketahui identitas dan keluarganya akan dipulangkan ke Jakarta dan sudah dikonfirmasi kepada keluarga siap akan menerima dan mengirimkan tiket. 
Sementara JU belum diketahui keberadaan keluarganya sehingga akan dititip sementara ke yayasan. Mengenai pembiayaan ketiga pasien ini, Agung Purnami mengatakan, dua pasien yang dalam masa penyembuhan memiliki BPJS Kesehatan aktif. 
Dengan itu semua biaya pelayanan sudah dicover oleh BPJS. "Hanya untuk yang pasien meninggal tidak memiliki jaminan kesehatan sehingga ditanggung negara," akunya. 
Sementara, Kabid Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial Kota Denpasar A.A Ayu Diah Kurniawati mengatakan, pasien yang meninggal indentitasnya tidak diketahui walau telah meminta bantuan Disdukcapil Denpasar guna mencari datanya. 
"Atas bantuan Disdukcapil yang sudah cek iris mata, tidak juga diketahui identitasnya, sehingga kita putuskan untuk sementara kita makamkan dulu di pemakaman Islam," ujarnya. 
Dikatakannya, untuk pasien yang akhirnya meninggal tersebut sebelumnya ditemukan di jalanan oleh Pusdalop yang selanjutnya dirujuk ke RSUD Wangaya. Pasien meninggal karena mengalami hernia.
Dua pasien yang dalam masa pemulihan, yakni JU mendapat perawatan karena patah tulang yang diderita. Sementara AH menghidap penyakit TBC dan Diabetes. Dinas sosial akan memfasilitasi terkait pemulangan orang terlantar ini yang sebelumnya sudah bisa diajak berkomunikasi ini. Diungkapnya untuk tahun 2025 keberadaan pasien terlantar di Denpasar yang bekerjasama dengan RSUD Wangaya dan Dinsos Denpasar lebih kurang 300 an pasien yang ditangani, dan untuk di tahun 2026 baru ada tiga orang. Data 2025, sejumlah pasien terlantar yang di pulangkan banyak asal Kupang NTT, NTB hingga Medan serta sampai Aceh
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved