-->

Kamis, 30 Juni 2022

Kodim 1610 Klungkung Segera Miliki Kantor Baru


BALIKINI.NET | KLUNGKUNG — Kantor mewah bercat hijau army akan di bangun dengan dua lantai di halaman Makodim 1016 Klungkung. Mengawali proses pembangunan Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta mewakili Bupati Klungkung melakukan peletakan batu pertama Pembangunan Kantor Baru Kodim 1610 Klungkung di Halaman Makodim 1016 Klungkung, Kamis (30/6)

Hadir langsung Komandan Korem 163/Wirasatya, Kolonel Inf Choirul Anam, Dandim 1610/Klungkung, Letkol Inf Suhendar Suryaningrat, Kapolres Klungkung, AKBP Made Dhanu Ardana, Dandim 1610/Klungkung, Wakil Ketua DPRD Klungkung, Tjokorda Gde Agung,  Plt. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Klungkung, I Wayan Parna dan undangan terkait lainnya.

Komandan Korem 163/Wirasatya, Kolonel Inf Choirul Anam, merasa bangga karena kantor kodim yang mewah dan megah tersebut diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Klungkung. Danrem Kolonel Inf Choirul Anam, berharap dengan adanya gedung baru diharapkan dapat meningkatan kinerja satuan “Terima kasih kepada Pemerintah daerah yang telah memberikan Gedung Kantor Baru Kodim 1610 Klungkung. Dengan Gedung baru ini tentunya dapat meningkatkan kinerja satuan menjadi semangat baru membangun masyarakat menuju kesejahteraan," ucap Danrem Kolonel Inf Choirul Anam.

Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta berharap kantor yang cukup megah itu akan memberikan kenyamanan kepada para personel yang berada pada Satuan Kodim 1610 Klungkung. "Mudah-mudahan dengan telah dibangunnya Gedung Kantor Kondim 1610 Klungkung, Dandim dan Staf dapat bekerja dengan nyaman. Sehingga dapat konsentrasi memberikan kontribusi selaku Forkopimda bersama – sama membangun dan meningkatkan keamanan dan kenyamanan di masyarakat klungkung," harap Wabup Kasta.

Dirinya juga berharap rekanan dapat bekerja dengan baik, tidak mengurangi kualitas dan berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan kita bersama. Disamping itu Konsultan pengawas juga harus mengawasi dengan baik, dan bekerja dengan sebaik-baiknya.

Sementara Pembangunan Kantor Kodim 1610 Klungkung sebesar 2 Miliar lebih, dikerjakan oleh Kontraktor Pelaksana CV. Mulia Siwa Jaya dan Konsultan Pengawas CV. Jaya Desain dengan waktu pengerjaan selama 180 hari kalender. Dibangun dengan 2 lantai, lantai 1 terdiri dari Lobby, Ruang KUUD, Ruang Kasdim, Ruang Dandim, Ruang Ajudan, Ruang Rapat dan Lantai 2 terdiri dari Ruang Aula dan panggung.

Garapan Wijaya Bang Sweta Puja Tutup Gelaran Bulan Bung Karno di Kota Denpasar


BALIKINI.NET | DENPASAR — Gelaran Bulan  Bung Karno Tahun 2022 di Kota Denpasar ditutup secara resmi di Dharma Negara Alaya Kota Denpasar, Kamis (30/6). Hal tersebut ditandai Malam Inagurasi dengan pementasan Garapan bertajuk Wijaya Bang Sweta Puja yang dibawakan seniman muda Kota Denpasar. Hadir dalam kesempatan tersebut Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana dan Forkopimda Kota Denpasar.

Tampak hadir pula Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar, Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana serta Perwakilan Gatri Wara Kota Denpasar. Dalam kesempatan tersebut turut diserahkan piagam penghargaan dan hadiah bagi pemenang lomba serangkaian Bulan Bung Karno, serta penyerahan Buku Bulan Bung Karno oleh Camat Denpasar Utara, I Wayan Yuswara kepada Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara. 

Kepala Kesbangpol Kota Denpasar, AA Ngurah Gede Darma Putra Atmaja mengatakan, beragam kegiatan telah dilaksanakan serangkaian Bulan  Bung Karno di Kota Denpasar. Seperti halnya Penanaman Pohon, Lomba Puisi, Lomba Poster Digital dan lainya. Tak hanya itu, pelaksanaan Bulan Bakti Bung Karno juga dilaksanakan di Kecamatan hingga Desa/Kelurahan se-Kota Denpasar. 

Darma Putra menjelaskan, sebagai persembahan puncak, Pemkot Denpasar menggelar Malam Inagurasi yang dipusatkan di Dharma Negara Alaya Kota Denpasar. Adapun tema besarnya yakni Wijaya Bang Sweta Puja yang mengandung makna Spirit Merah Putih sebagai Simbol Kemenangan dan Kehormatan. 

Diceritakannya, Garapan Wijaya Bang Sweta Puja merupakan  sebuah garapan kolaboratif dengan mengusung spirit ajaran Bung Karno demi melanjutkan perjuangan para pejuang terdahulu. Dimana, garapan ini mengisahkan perjalanan seorang raja kerajaan Bang bernama Sri Nata Jaya Pradiptha yang sedang dirundung kebingungan karena tak dapat membaca teka-teki dalam sebuah peta harta karun, warisan kerajaan Bang.

Namun berita tersebut akhirnya terdengar oleh seorang Brahmana yang ditakdirkan. Dimana, hanya Brahmana  seoranglah yang dapat membaca peta tersebut, Brahmana tersebut bernama Mpu Petak. Perjalanan Raja Sri Nata Jaya Pradipta dan Mpu Petak pun dimulai.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, malam acara inagurasi Bulan Bakti Bung Karno di Gedung Dharma Negara Alaya ini dilaksanakan untuk mengenang hari yang sangat bersejarah, yakni wafatnya Bapak Proklamator Ir. Soekarno yang akrab disapa Bung Karno yaitu pada tanggal 21 juni 1970. Karenanya, guna menghormati jasa-jasa beliau sebagai bapak pendiri bangsa yang telah merumuskan dasar negara yakni Pancasila. 

“Acara ini adalah sebagai bentuk implementasi visi dan misi Pemerintah Kota Denpasar yaitu Vasudhaiva Khutumbhakam yang bermakna kita semua bersaudara, menjalin persaudaraan sesama warga di Kota Denpasar, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatan kreativitas pada bidang seni khususnya pada generasi muda,” ujar Jaya Negara
        
Lebih lanjut dijelaskan, untuk menunjukkan rasa hormat dan bhakti kita kepada Bung Karno sebagai bapak pendiri bangsa dengan ajaran Trisakti Bung Karno, mulai dari “berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, berkepribadian dalam kebudayaan” maka Pemerintah Kota Denpasar menyelenggarakan kegiatan bulan Bung Karno, dengan tujuan untuk memperkuat nilai gotong-royong, menguatkan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM, IKM dan industri kreatif. 

Selain itu, melalui kegiatan ini secara berkelanjutan mampu melestarikan budaya khususnya di Kota Denpasar, meningkatkan kearifan lokal, kecintaan terhadap Kota Denpasar dan NKRI serta mewujudkan pengamalan nilai-nilai Pancasila dari sejak dini khususnya pada generasi muda Kota Denpasar.

Jaya Negara berharap, dalam acara inagurasi Bulan Bung Karno yang bertemakan “Wijaya Bang Sweta Puja“ ini dapat menumbuhkan rasa nasionalisme dan pengembangan pelaksanaan nilai –nilai luhur dan kesadaran berbangsa dan bernegara yang berlandaskan 4 konsensus dasar bernegara yaitu,  Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

‘Untuk itu saya berharap peringatan hari Bulan  Bung Karno ini  menjadi momentum evaluasi diri, yang menjadi fondasi untuk melahirkan jiwa nasionalisme, menyama braya dan gotong royong  di antara masyarakat Kota Denpasar,” tutup Jaya Negara. (Ags/


Fraksi Gerindra Mengapresiasi Usaha Cepat Wujudkan BME


BALIKINI.NET | BALI —  Mengenai Raperda Provinsi Bali tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Bali Tahun 2022-2042. Ditegaskan dari Fraksi Gerindra, khusus untuk RTRW Provinsi, materi teknis muatan perairan pesisir yang di integrasikan harus sudah mendapat persetujuan teknis dari Menteri KKP.

Karena perintah Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja,  yang mengintegrasikan RZWP-3-K ke dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Bali  kami Fraksi Gerindra sepakat untuk ditindaklajuti dan dibahas dalam pansus. 

Fraksi Gerindra pun mengapresiasi usaha cepat Gubernur Bali untuk mewujudkan Bali Mandiri Energi (MBE). Namun harus tetap memperhatikan fungsi Kawasan, seperti, pariwisata, Tahura, dan kepentingan masyarakat lainnya, sesuai visi saudara Gubernur Nangun Sat Kerthi Loka Bali yaitu menjaga dan melestarikan alam Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana, Menuju Bali Era Baru. 

"Kemudian soal adanya aspirasi dari masyarakat yang menolak rencana lokasi terminal khusus LNG, agar saudara Gubernur dapat mempertimbangkan lokasi terminal ke tempat yang lebih Representative dan Pemerataan Pembangunan Ekonomi," sebut Fraksi Gerindra yang dibacakan oleh Ketut Juliarta,S.H.

Untuk rencana Pembangunan Airport di Bali Utara dalam RTRW Provinsi Bali, bahkan tidak ada menyebut penetapan lokasi detail (desa dan kecamatan), hanya menyebut di kabupaten Buleleng. Mengapa di RDTR Kabupaten Buleleng sudah menyebut penentuan lokasi detail? Padahal RDTR sebelum ditetapkan dievaluasi oleh Gubernur. 

"Mohon penjelasannya, karena hal ini sangat mungkin terjadi pada peraturan-peraturan lannya yang tidak singkron dengan peraturan lainnya. Untuk rencana pembangunan Bandar Udara Bali Utara dalam RTRW Provinsi Bali Perda No.3 tahun 2020 tentang Perubahan Perda No.16 tahun 2009 tentang RTRW Provinsi Bali 2009 – 2029, rencana bandar udara Bali Utara di pindah ke Kawasan Sumber Kelampok, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng mohon dilakukan kajian yang lebih mendalam dan melibatkan aspirasi masyarakat," bebernya.

Kedua, terhadap penjelasan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD, Fraksi Gerindra mengapresiasi usaha Gubernur beserta jajaran dalam kondisi pandemic Covid mampu merelisasikan Pendapatan Daerah dalam tahun anggaran 2021 yang ditargetkan sebesar Rp 5,99 Triliun lebih, sampai dengan akhir Tahun Anggaran 2021 terealisasi sebesar Rp 5,92 Triliun rupiah lebih atau 98,79%.

Terhadap temuan dan rekomendasi BPK RI, Fraksi Partai Gerindra menyarankan Gubernur berkoordinasi dengan BPK RI, agar rekomendasi tersebut dapat ditindaklanjuti menuju Pemerintahan Bali good and clean governance.

Terkait Peraturan Gubernur Bali Nomor 47 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber, agar penerapannya di lapangan lebih serius. Karena sampai saat ini Pergub tersebut belum terealisasikan dengan baik. 

"Kenyataannya masih banyak temuan sampah rumah tangga yang menumpuk yang potensial menjadi sumber penyakit dan bencana lingkungan," puput, Juliarta membacakan pandangan Fraksinya pada Rapat Paripurna DPRD Bali ke-16.

Fraksi Demokrat Harapkan Gubernur Menerima Masukan Semua Pihak Untuk Keajegan Bali



BALIKINI.NET | DENPASAR — Mengenai penyampaian Gubernur terhadap Tata Ruang Wilayah Provinsi Bali Tahun 2022-2042, Fraksi Demokrat dalam menyimak penyampaian Raperda tersebut, mengusulkan agar Gubernur Koster dapat mencari dan menerima berbagai masukan dari semua pihak. 

Itu disampaikan Fraksi besutan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, pada sidang Paripurna DPRD Bali ke-16 di Renon Denpasar. Dibacakan oleh I Komang Nova Sewi Putra, SE menegaskan bahwa Fraksi Demokrat berpandangan agar Gubernur wajib memperhatikan masukan dan pendapat dari Bupati/Walikota dan DPRD se-Provinsi Bali, Tokoh Masyarakat, Para Ahli dan Pihak berkompenten lainnya.

"Sehingga diharapkan mampu menghasilkan Perda yang bisa menjaga kelestarian dan keajegan Gumi Bali, diterima oleh semua pihak serta dapat dilaksanakan dengan baik," kata Nova membacakan pandangan Fraksinya.

Dilanjutkannya, sesuai dengan aturan yang disyaratkan bahwa Penyelenggaraan Penataan Ruang, diperlukan pembahasan dan kesepakatan substansi antara Gubernur dengan DPRD yang diterbitkan dalam waktu paling lama 10 hari sejak pengajuan Rancangan Peraturan Daerah tersebut, Fraksi Partai Demokrat setuju untuk membahas. 
 
Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang, khususnya Pasal 245 huruf b menyatakan bahwa RZWP3-K yang sedang dalam proses penetapan, diintegrasikan ke dalam revisi RTRW Provinsi paling lama 18 bulan sejak Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku.

"Kami Fraksi Partai Demokrat sarankan agar sebelum Perda RTRWP ditetapkan menjadi Perda yang dapat mengikat dan diberlakukan, agar tidak ada kekosongan hukum, maka tetaplah memberlakukan semua Perda yang sudah ada dan masih berlaku.," Jelasnya.

Berkaitan dengan muatan prinsip yang perlu penyepakatan pada Rapat Lintas Sektor, kami Fraksi Partai Demokrat sarankan agar disamping yang disarankan sesuai poin nomor 1 diatas juga berkenaan dengan Penyepakatan Tersus LNG beserta kelengkapannya dalam rangka Bali Mandiri Energi dan Penyesuaian Lokasi Pertambangan Laut.

Agar Gubernur memperhatikan dan tidak merusak lingkungan hidup terutama hutan bakau/mangrove serta semaksimal mungkin tidak merugikan masyarakat sekitarnya, dan juga dilakukan sosialisasi, dialog dan atau kompromi untuk mencarikan jalan keluar mengingat masih ada protes dari warga masyarakat. 

"Didalam mengintegrasikan Rencana Tata Ruang Darat dan Laut,  Fraksi Demokrat sarankan agar menggunakan pola atau cara yang cermat dan canggih, sehingga mampu menghasilkan struktur dan pola ruang gabungan yang meliputi kawasan lindung, kawasan konservasi di laut, kawasan budi daya, kawasan pemanfaatan umum dan alur migrasi biota laut," demikian Nova mengakiri pembacaan pandangan Fraksi Demokrat di DPRD Bali.

Petani Kapas Tegallanglangan Kecewa, Harga Kapas Di Pasar Turun


Karangasem, Bali Kini - Petani kapas di Banjar Dinas Tegallanglangan, Desa Datah, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem kelimpungan. Karena hasil panen kapas yang dulu dijanjikan bisa terjual dengan harga bekisar Rp. 22.000,- /kilogram kini hanya dihargai bekisar Rp. 12.000- Rp. 13.000/kilogram saja. 

Apalagi, diperparah dengan adanya kedatangan kapas dari Sumbawa yang dibeli para pengrajin benang diharga yang cukup murah, yakni hanya seharga Rp.10.000 saja per kilogramnya. 

Seperti pengakuan salah seorang pengepul kapas I Nyoman Madra (61) asal Banjar Dinas Kelodan, Desa Datah, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem. Dikatakan penurunan harga kapas sudah terjadi di bulan Mei 2022 lalu. "Sejak bulan Mei harga kapas terus turun, dari harga Rp. 22.000 terus awal Juni sempat di harga Rp. 18.000. Kemudian turun lagi jadi Rp. 15.000 sampai terakhir harganya Rp.13.000 sekilo, ini sudah harga pasarannya, " Katanya, Kamis (30/6/2022).

Sementara itu, dirinya mengaku banyak petani kapas di Telallanglangan yang keberatan kapasnya di hargai murah. "Saya sebagai pengepul jadi serba salah saat ini, karena saya beli kapas dari petani dengan harga murah di bilang saya yang cari untung banyak padahal memang harga di pasaran segitu saat ini, bahkan sempat saya suruh petani untuk menjual langsung ke perajin benang supaya percaya memang harganya segitu dibeli oleh perajin benang saat ini,"keluh Madra. 

Dulunya, memang ada perjanjian antara pengepul dan petani kapas terkait harga, yakni dibeli dengan harga Rp. 22.000/kilogram. Namun si pengepul juga mengaku sudah memberikan penjelasan kepada para petani bahwa ia sebagai pengepul tidak berjanji akan terus menerus membeli kapas dengan harga sebegitu tapi disesuaikan dengan harga di pasaran. "Memang waktu itu ada perjanjian karena memang saat itu harganya sedang mahal, tapi saat itu saya juga sudah bilang ke petani kalau saya mau beli kapas jika harganya sesuai dengan di pasaran kedepannya,"tandasnya. (Ami)

Rabu, 29 Juni 2022

“Tresna lan Punia”, Bentuk Cinta PAKIS Bali dengan Berbagi Kepada Warga


BALIKINI.NET | GIANYAR — Manggala Paiketan Krama Istri (PAKIS) Provinsi Bali TIA Kusuma Wardani yang mewakili Manggala Utama Ny. Putri Koster berkesempatan punia berupa pembagian 100 paket sembako kepada masyarakat miskin, lansia, ibu hamil, disabilitas, pecalang, yowana dan balita di Wantilan Pura Bukit, Bitera, Gianyar, pada Rabu, Buda Umanis Medangsia (29 Juni 2022). 

Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (PMA) Provinsi Bali, IGAK Kartika Jaya Seputra turut juga mendampingi penyerahan paket sembako tersebut.

Masing-masing paket sembako terdiri dari 20 kg beras, 4 liter minyak goreng, 1 krat telur serta susu untuk lansia, ibu hamil dan balita. Jadi secara keseluruhan paket sembako yang dibagikan adalah 2 ton beras, 400 kg minyak goreng, 100 krat telur dan beberapa dus susu.

Kegiatan Tresna lan Punia ini adalah bentuk cinta kasih Pemerintah Provinsi Bali melalui PAKIS Bali kepada masyarakat Bali khususnya masyarakat Kabupaten Gianyar. Diharapkan dengan penyerahan bantuan sembako ini dapat membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Manggala PAKIS Bali TIA Kusuma Wardani menyoroti tentang penguatan budaya Bali ini sangat penting dilakukan karena budaya merupakan taksunya Bali. Bali kuat karena budayanya kuat serta seimbang antara palemahan, pawongan serta parahyangannya. Oleh sebab itu masyarakat Bali jangan silau terhadap hal-hal baru yang masuk ke Bali. 

Ia pun mengajak masyarakat Bali untuk kembali memperkuat desa adat di Bali karena di dalam desa adat itu ada krama adat yang menjadi pion dalam pelestarian adat dan budaya Bali menuju Bali bahagia dan sejahtera sesuai visi pembangunan Bali ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali, melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru’.

“Dua kegiatan utama PAKIS Bali yakni sosialisasi dan aksi sosial. Sosialisasi yakni kegiatan mendukung berbagai program pemerintah melalui pemberian edukasi dan pemahaman khususnya tentang seni, budaya, agama, adat dan tradisi maupun berbagai permasalahan sosial lainnya, lewat seminar, pembentukan media – media sosial maupun penyusunan buku dan majalah.

Sedangkan aksi sosial, ya kegiatan yang sedang kita langsungkan saat ini. Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat terutama dalam menghadapi dampak pandemi Covid 19,” cetus pensiunan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali ini.

Hal senada turut disampaikan Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat Provinsi Bali IGAK Kartika Jaya Seputra yang menyampaikan aksi sosial tersebut sebagai bentuk bakti dan perhatian pemerintah kepada masyarakat khususnya yang telah berusia lanjut, berkebutuhan khusus, ibu menyusui, ibu hamil dan masyarakat yang membutuhkan.

Lebih jauh, Kadis IGAK Kartika Jaya Seputra mengajak seluruh peserta acara itu untuk mendukung program – program Pemprov Bali dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru, khususnya mendukung upaya pelestarian seni, adat, tradisi dan budaya Bali.

Sebelum aksi sosial, di hari yang sama PAKIS Bali juga menggelar acara Pelatihan Tata Busana Adat Payas Utama dan Payas Madya bertempat di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Gianyar. 

Menurut Manggala TIA Kusuma Wardani pakem pakem busana adat yang dimiliki masing-masing daerah yang merupakan tradisi serta warisan nenek moyang perlu kembali ditegakkan sehingga pakem yang ada tidak ditimpa dengan keinginan kita untuk melakukan inovasi ataupun modifikasi. Untuk itu ia menekankan tentang pentingnya masyarakat terutama para MUA di Bali untuk melestarikan pakem-pakem payas Bali sesuai dengan karakter atau ciri khas yang dimiliki daerah asalnya masing-masing.

Masih sama seperti pada acara pelatihan sebelumnya, PAKIS Bali masih menggandeng pemilik Salon Agung Anak Agung Ayu Ketut Agung dalam memberikan pelatihan kepada para peserta.

Dukung Tahapan Pemilu, KPU Kabupaten Karangasem Siap Laksanakan Piket


BALIKINI.NET | KARANGASEM — Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Karangasem, I G Krisna Adi Widana melaksanakan monitoring kegiatan piket malam yang dilaksanakan oleh jajaran sekretariat KPU Kabupaten Karangasem, pada Rabu (29/6) pukul 19.00 Wita

Dalam Arahan monitoringnya kepada Kasubag Program Data, Operator Sidalih, dan Beberapa Staf PPNPN, yang piket malam itu, Krisna mengatakan, bahwa tahapan kita sudah masuk pada tanggal 14 Juni 2022.

"Tentu kita siap untuk melaksanakan hal-hal yang berkaitan dengan persiapan dan kesiapan dalam menghadapi Pemilu Tahun 2024 yang akan datang, karena saat sekarang ini tahapan itu masih di KPU RI, tentu kita menunggu sampai datangnya jadwal atau tahapan di KPU Kabupaten Karangasem," katanya. 

Ketika tahapan itu, lanjut Krisna, sudah datang nantinya, bagaimanapun juga kita harus sudah siap untuk melaksanakan tahapan itu dan tentu harapannya, tahapan itu benar benar kita laksanakan dengan baik.

Kemudian yang kedua, berdasarkan Surat Edaran dari Sekjen KPU RI Nomor 5 Tahun 2022, bahwa Sekjen KPU mengatur pelaksanaan sistem kerja pegawai di Sekjen KPU RI, maupun Sekretariat KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam rangka mendukung kelancaran Penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024. 

"Untuk memaksimalkannya, masing-masing unit kerja/satuan kerja menugaskan pegawai untuk melaksanakan piket dan membentuk jadwal piket selama 24 jam,"imbuhnya.

Ia menambahkan, pengaturan piket itu dimulai jam 17.00 Wib sampai jam 08.00 Wib, ini harus kita maksimalkan. Kemudian untuk pembagian jadwalnya dari sekretariat yang mengaturnya, kemudian jangan sampai nanti ada persoalan persoalan terkait dengan penerapan SE nomor 5 tahun 2022 tersebut. 

Kemudian yang ketiga, terkait dengan layanan di PPID, tentu kita berharap layanan ini sudah mulai kita aktifkan dan disusun jadwal piketnya setiap hari, karena banyak hal yang akan berkunjung ke KPU kabupaten Karangasem terkait dengan konsultasi maupun meminta data tentang proses tahapan pemilu yang akan kita laksanakan ini. 

Dalam kesempatan itu, Krisna mengajak jajarannya sama-sama melaksanakan seluruh kegiatan kantor itu berkaitan dengan persiapan administrasi yang baik, mudah-mudahan seluruh kegiatan-kegiatan yang kita laksanakan di KPU kabupaten Karangasem ini berjalan dengan lancar.

"Mari kita sama-sama jaga kekompakan, kita jaga kebersamaan, dan jangan lupa jaga kesehatan kita semuanya mudah-mudahan tidak ada yang sakit dalam menghadapi tahapan yang sudah di depan mata,” Tutup Krisna Penuh semangat.

Sekda Alit Wiradana Ikuti Rangkaian Peringatan Hari Keluarga Nasional 2022 Secara Virtual di Kantor Kelurahan Pedungan


Denpasar - Serangakaian Peringatan Hari Keluarga Nasional ke - 29 Tahun 2022 oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI dengan tema "Ayo cegah stunting agar keluarga bebas stunting menuju Indonesia emas 2045" di Kota Sleman Yogyakarta dengan Pengukuhan Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI. Dudung Abdurrachman sebagai duta bapak asuh anak stunting Indonesia. 

Kegiatan ini juga disaksikan secara virtual oleh Sekda Kota Denpasar, I.B Alit Wiradana bersama Kepala Staf Korem 163 / Wirasatya Kolonel Inf. Ida Bagus Ketut  Surya, Kapolsek Denpasar Selatan Kompol I Made Teja Dwi Permana, Perwakilan Kejaksaan Negeri Denpasar, Anggota DPRD Kota Denpasar, Made Sudarsa dan Sekretaris BKKBN Bali, I Made Arnawa serta undangan lainnya pada Rabu (29/6)  di Ruang Pertemuan Kelurahan Pedungan, Densel. 

Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo dalam sambutannya mengatakan arahan Presiden Joko Widodo untuk menurunkan stunting ke angka 14 persen dari sekarang masih di angka 24,4 persen. "Semoga angka stunting di Indonesia dapat turun dengan cepat dan berharap dapat memberikan semangat kepada seluruh stakeholder untuk bersama berupaya menurunkan stunting di Indonesia," ujarnya. 

Sementara Sekda Kota Denpasar, I.B Alit Wiradana menyebut bahwa penanganan stunting di Kota Denpasar telah dilakukan  melalui berbagai macam program diantaranya program pendampingan posyandu yang didukung dengan pola integrasi layanan Bina Keluarga Balita (BKB) disertai pemberian bantuan makan tambahan untuk anak yang membutuhkan. "Melalui sinergi yang konsisten semoga penanganan stunting di Kota Denpasar dapat dimaksimalkan," ujar Alit Wiradana.(Esa

Pemkot Denpasar Terus Genjot Vaksinasi Booster, Hingga Kini Tembus 469.312 Orang


Denpasar, Pemkot Denpasar siap menggenjot pelaksanaan Vaksinasi Booster bagi masyarakat. Hal ini guna memastikan kekebalan masyarakat terhadap penularan pandemi Covid-19. Demikian diungkapkan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa usai mengikuti Rapat Kordinasi Percepetan Vaksinasi Booster yang dipimpin Gubernur Bali, Wayan Koster di Jaya Sabha, Rabu (29/6).

Wawali Arya Wibawa mengatakan, akselerasi percepatan vaksinasi wajib dilaksanakan. Hal ini selain untuk meningkatkan imunitas dan kekebalan masyarakat, juga sebagai upaya untuk mendukung penanganan pandemi. Sehingga aktifitas masyarakat lebih leluasa dan ekonomi bangkit kembali.

“Tadi pak Gubernur memberikan arahan agar pelaksanaan vaksinasi booster terus digenjot, jadi kami di Denpasar siap mendukung hal tersebut, sehingga penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi dapat terus dioptimalkan,” jelasnya

Lebih lanjut dijelaskan, hingga kini Vaksinasi Booster di Kota Denpasar telah mencapai 469.312 orang. Namun demikian, berdasarkan target yang ditetapkan, masih terdapat masyarakat yang tercecer dengan status belum mengikuti vaksinasi booster Covid-19.

Karenanya, Wawali Arya Wibawa mengajak seluruh masyarakat yang belum mengikuti vaksinasi booster untuk segera mengkuti vaksinasi di Fasyankes terdekat. Tak hanya itu, pihaknya juga mengajak seluruh jajaran Perbekel, Lurah, TNI/Polri untuk bersama bersinergi guna mendukung optimalisasi capaian vaksinasi booster di  Kota Denpasar.

“Tentu beragam upaya terus kita tempuh untuk mendukung optimalisasi vaksinasi booster ini, kami mengajak jajaran Perbekel, Lurah, Bendesa Adat, Banjar-banjar serta TNI/Polri untuk bersinergi dalam pelaksanaan vaksinasi booster, sehingga target yang ditetapkan dapat terwujud dan perekonomian kembali pulih,” jelasnya. (Ags/

Kembangkan Peternakan Ayam dan Babi melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Koperasi Bina Usaha Kanuruhan


KLUNGKUNG, Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta menghadiri acara Sosialisasi Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, Melalui Program Kemitraan Usaha Peternakan Ayam Petelur & Penggemukan Babi yang bertempat di Wantilan Pura Dalem Ped Nusa Penida, Rabu (29/6). Sosialisasi ini diadakan oleh Koperasi Bina Usaha Kanuruhan bekerjasama dengan Yayasan Toya Nusa Abadi dengan peserta dari Perwakilan Pasemetonan Pratisentana Sira Arya Kanuruhan (PSAK) wilayah Kecamatan Nusa Penida.

Acara sosialisasi ini diawali dengan melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Dalem Ped, dan dilanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan kerjasama antara Koperasi Bina Usaha Kanuruhan diwakilkan oleh I Wayan Wiryawan dengan Yayasan Toya Nusa Abadi diwakilkan oleh Ketua Yayasan I Wayan Sukasta, dengan disaksikan oleh Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta.

I Wayan Wiryawan selaku pengurus utama Koperasi Bina Usaha Kanuruhan menyampaikan bahwa program kemitraan ini bertujuan untuk mengembangkan UMKM di pedesaan, pemberdayaan ekonomi dan meningkatkan taraf hidup, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat khususnya di pedesaan dari sektor non pariwisata. Melalui koperasi ini masyarakat selaku anggota koperasi yang memiliki peternakan, akan disuplai sarana produksi ternak baik bibit, pakan, obat, dll, beserta pendampingan secara teknis cara beternak yang baik oleh koperasi, dan hasil produksi ternak akan dibeli dan dipasarkan oleh koperasi. “Masyarakat yang menjadi peternak adalah anggota koperasi, sehingga hasil usaha koperasi dari masyarakat dan untuk masyarakat”ucap I Wayan Wiryawan.

Wabup Kasta dalam sambutannya sangat mengapresiasi adanya program pemberdayaan ekonomi masyarakat ini. “Terima kasih Koperasi Bina Usaha Kanuruhan sudah membawa program yang baik ini, semoga semeton-semeton di sini dapat bekerja sama dengan baik dalam mewujudkan program pemberdayaan ini, jika sinkron antara hulu dan hilir maka apapun usahanya akan berhasil, untuk pengolahan dan pemasarannya juga diselaraskan agar penjualan suatu produk mendapatkan keuntungan, tidak hanya berhenti di satu tahap saja”pesan Wabup Kasta. (**)
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved