-->

Sabtu, 05 November 2022

Bupati Tamba Buka Pelatihan Kepemimpinan Bagi Perangkat Desa


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Bupati Jembrana I Nengah Tamba membuka Pelatihan Kepemimpinan dan Organisasi Desa bagi Perangkat Desa se-Kabupaten Jembrana di Bedugul, Tabanan, Jumat (4/11). Pelatihan yang dilaksanakan selama dua hari, yaitu 4 dan 5 Nopember 2022 diisi oleh Narasumber dari Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar dengan materi mengenai kepemimpinan dan organisasi desa.

Melalui kegiatan tersebut, Bupati Tamba berharap perangkat desa bisa meningkatkan kemampuan dalam kepemimpinan serta melatih kerjasama untuk mengatasi masalah dan mengambil kebijakan untuk kepentingan masyarakat.

"Memberikan edukasi dan pelatihan bagi perangkat desa agar bisa bekerja lebih produktif. Disamping itu juga ada aspek pengembangan serta mengasah karakteristik leadership dan melatih teamwork dalam menyelesaikan setiap kegiatan dan persoalan yang terjadi," ujarnya.

Bupati Tamba mengatakan, Pemerintah Desa sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Kabupaten dalam pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat, diharapkan selalu bisa mengimplementasikan kebijakan dan program Pemerintah Kabupaten Jembrana, sehingga tujuan untuk mewujudkan masyarakat Jembrana yang bahagia bisa diwujudkan.

"Untuk itu perangkat desa dituntut untuk bisa meningkat kapasitas dan kapabilitas sehingga bisa lebih baik dalam melaksanakan tugas-tugas pelayanan kepada masyarakat, terlebih dalam mewujudkan Jembrana Emas Tahun 2026," ucapnya.

Sambungnya, Bupati Tamba berharap agar perangkat desa mampu menjadikan desa yang maju dan mandiri dengan tetap bekerja sebagaimana tugas dan fungsi masing-masing.

"Perangkat desa agar tetap kompak dan fokus dalam memberikan pelayanan masyarakat dan ikut mendukung program Pemerintah Kabupaten serta semua komponen yang ada di desa bisa bersinergi dalam mendorong kemajuan desa dengan menjalankan tugas dan fungsinya masing-masing," tegasnya.

Sementara Kepala Pusat Studi Undiknas Denpasar, AAA Ngr Tini Rusmini Gorda yang juga selaku narasumber mengatakan pelatihan kepemimpinan sangatlah penting dalam pelaksanaan pemerintahan agar program pemerintah dalam berjalan dengan selaras dari pimpinan tertinggi hingga ke pelaksana terbawah.

"Kepemimpinan itu sebagai modal utama untuk bagaimana kita menerjemahkan apa yang menjadi harapan bapak Bupati untuk bisa mencapai sepakat di intern tim kita," ujarnya.

Dijelaskannya, dengan mengikuti pelatihan diharapkan setiap peserta mampu menguasai berbagai keterampilan yang ia sebut dengan istilah "5 O".

"O yang pertama adalah otak, menggunakan otak untuk membuat konsep bagaimana menerjemahkan apa yang menjadi visi dan misi Bupati untuk di intern. O yang kedua adalah otot, dengan makna adalah semangat. O yang ketiga adalah omong, jadi omongkan visi misi di daerah masing-masing seusai dengan kompetensi masyarakat. O yang keempat adalah orang, jadi harus memiliki orang, memiliki sinergi dan kolaborasi. O yang terakhir adalah ongkos, ongkos tidak hanya uang tetapi sinergi dari otak, otot, omong dan orang," jelasnya. (Ngr/hmsj)

Pemkab Jembrana Gelar persembahyangan Tumpek Landep di Pura Nitipraja


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Bupati Jembrana, I Nengah Tamba bersama Ibu Candrawati Tamba, Wabup, I Gede Ngurah Patriana Krisna, perwakilan Forkopimda, Majelis Madya, Sekda, dan beberapa Pegawai di lingkungan Pemkab Jembrana melakukan persembahyangan pada Hari Tumpek Landep di Pura Niti Praja Pemkab Jembrana pada Sabtu (5/11).

Hari Tumpek Landep yang jatuh setiap 210 hari pada Saniscara Kliwon Wuku Landep dimaknai umat Hindu di Bali dari kata "Landep" atau tajam, hari ini merupakan momen untuk menyucikan benda-benda tajam dan berujung lancip yang umumnya terbuat dari bahan logam.

Pada hari ini adalah momen pemujaan terhadap Ida Sanghyang Widhi Wasa dalam manifestasinya sebagai Sang Hyang Siwa Pasupati yang merupakan simbol kecerdasan dan kecermatan guna memohon anugerah ketajaman dan kecermatan berpikir sebagai sarana untuk menjalani kehidupan sehari-hari sehingga bisa menjadi manusia yang berdaya guna dan berhasil guna. 

Sebelum melaksanakan persembahyangan, Wabup, Ipat dibimbing Ida pedanda Gede Ketut Putra Kemenuh, Griya Kemenuh Suka Taman Ketugtug selaku Pemuput Upakara dan didampingi Para Pemangku dan Sekda, I Made Budiasa melakukan pembersihan terhadap Benda Pusaka, yaitu Bajra Acintya, Keris Pejenengan Jembrana, dan Keris Agni sebagai Benda Pusaka yang ada di Pemkab Jembrana.

Usai Persembahyangan, semua benda Pusaka tersebut ditempatkan kembali ke stana masing-masing, Bajra Acintya di Gedong Suci Pura Niti Praja oleh Bapak Bupati, Keris Pejenengan Jembrana di tempat suci ruang kerja Bupati, dan Keris Agni di tempat suci Wabup Jembrana.

Melalui upacara  ini kita haturkan sradha bhakti  sekaligus  wujud syukur dan terimakasih atas anugrah Ida Sang Hyang Widi Wasa yang telah memberikan ketajaman pikiran dalam melaksanakan kewajiban dan swadarma," ucap Kabag Kesra Pemkab Jembrana I Made Tarma. (Nengah)

Ny. Antari Jaya Negara Ikuti Seminar TP PKK Provinsi Bali "Sekolah Menjadi Ibu"


BALIKINI.NET | DENPASAR — Guna menguatkan peran Ibu dalam mempersiapkan generasi emas, Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara ikuti  Seminar Sehari "Sekolah Menjadi Ibu" secara virtual yang digagas oleh TP PKK Provinsi Bali, Sabtu (5/11) di Gedung Sewaka Dharma, Lumintang Denpasar. 

Pada kesempatan itu, Ny. Antari Jaya Negara turut mengajak serta sejumlah anggota TP PKK Kota, Kecamatan dan juga Desa/Kelurahan se Kota Denpasar, untuk mengikuti secara seksama seminar yang menghadirkan narasumber Dr. Handrawan Nadesul sebagai pembicara.

"Peran kita sebagai Ibu perlu mendapatkan asupan pemahaman dan pengetahuan dalam hal pola asuh anak. Melalui pemahaman yang baik, saya kira, kita dapat mempersiapkan generasi mendatang yang berkualitas," kata Ny. Antari Jaya Negara. 

Seminar "Sekolah Menjadi Ibu" ini menurut Ny. Antari Jaya Negara begitu penting bagi para kader dan anggota PKK yang juga adalah ujung tombak dalam upaya pemberdayaan di masyarakat. 

"Karena isi materi di seminar ini sangat penting sehingga  nantinya pengetahuan yang didapatkan di seminar ini agar dapat juga dibagikan kepada masyarakat, terutama Ibu dan calon Ibu," pesan Ny. Antari Jaya Negara.

Seminar sehari "Sekolah Menjadi Ibu" ini sendiri diselenggarakan oleh jajaran Pemerintah Provinsi Bali yang bersinergi dengan TP PKK Provinsi Bali. Dalam penyelenggaraannya, selain diikuti oleh anggota TP PKK Kabupaten / Kota Se-Bali, Seminar ini juga diikuti perwakilan pihak Universitas dan para siswa SMA / SMK - Se Bali, baik secara daring maupun luring. 

Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster  mengungkapkan, menjadi seorang Ibu selain merupakan kodrat alamiah seorang wanita juga harus tetap mendapatkan bekal teori menjadi seorang Ibu yang baik. 

"Para Ibu dan calon Ibu juga harus mendapatkan bekal teori yang baik dan dapat dipahami dalam mengasuh anak. Jadi, hari ini khusus kita dibekali oleh narasumber, yakni Dr. Handrawan Nadesul yang  berbagi ilmunya, agar kita dapat menjadi Ibu dan calon Ibu yang cerdas," jelas Ny. Putri Koster. 

Dalam penyampaian materinya, secara umum Dr. Handrawan Nadesul banyak menjelaskan soal seluk beluk kesehatan fisik dan mental wanita. Selain itu, pria yang juga merupakan motivator dan penulis buku itu juga banyak berbicara soal bagaimana para wanita harus memiliki pengetahuan yang baik soal gizi dalam upaya pencegahan stunting.

"Sebagai Ibu dan calon Ibu, hendaknya anda semua harus berbekal pengetahuan soal kesehatan fisik, mental dan juga pengetahuan soal gizi. Semua hal yang saya sebutkan, sangat mempengaruhi dalam peran anda sebagai Ibu. Ibu yang  berkualitas adalah Ibu yang mampu menghasilkan generasi yang berkualitas juga," paparnya. 

Dr. Handrawan juga menyampaikan betapa pentingnya asupan nutrisi dan vitamin bagi wanita, baik dalam fase kehamilan maupun tidak. Nutrisi dan vitamin yang cukup, akan mendukung kesehatan fisik dan juga mental para Ibu dan calon Ibu.

Upaya Pemerintah Karangasem Penuhi Kekurangan Guru SD dan SMP Yang Mencapai 1.050


BALIKINI.NET | KARANGASEM — Kabupaten Karangasem masih alami kekurangan tenaga pendidik yakni guru SD dan SMP.  Jumlahnya tak main-main, Kabupaten Karangasem butuh  total sebanyak 1.050 tenaga pendidik lagi. 

Dijelaskan Kepala Bidang PTK (Pendidikan dan Tenaga Kependidikan) Disdikpora Karangasem, I Gusti Parnawa pada Sabtu (5/10/2022) guru yang kurang yakni untuk SD ada 475 sementara di jenjang SMP kekurangan sebanyak 575 tenaga pendidik. Hal tersebut tentu menjadi perhatian khusus oleh pemerintah daerah. 

Meski pada beberapa bulan lalu, pengangkatan tenaga pengajar dari yang berstatus honorer atau kontrak ke PPPK atau ASN sudah dilaksanakan, namun jumlah tenaga pengajar masih kurang. "Ya kemarin ada sebanyak 528 guru yang diangkat jadi ASN, " Jelas Gusti Parnawa. 

Sementara ditanya terkait upaya, pihaknya mengatakan masih dalam masa pembahasan dan belum mencapai final kesepakatan.  "Jika bicara upaya, kami sedang dalam tahap pembahasan ya, ini rencananya sekolah SD dan SMP akan kami recroping artinya jika memungkinkan sekolah SD atau SMP yang sedikit mendapat murid akan kita gabung menjadi satu," Katanya. 

"Namun hal ini masih dalam pertimbangan, kami juga memikirkan banyak faktor, seperti letak geografis misalnya. Kan jika terlalu jauh kasihan juga murid-muridnya, " Sambungnya. 

Sementara, Bupati Gede Dana ditemui di lapangan Tanah Aron ketika membuka acara Jalan Santai STKIP Agama Hindu Amlapura mengatakan jika pihaknya tak tinggal diam. "Memang kendalanya ada edaran dari Kemendikbud tidak boleh mengangkat guru kontrak lagi, tapi kita karena kekurangan, pemerintah juga tidak membiarkan anak-anak kita tidak mendapat pendidikan. Tenaga kontrak di tahun 2022 sudah habis anggaran  yang lulus pase gradenya hanya sedikit yang lulus," Terangnya. Untuk itu, pihaknya bekerjasama dengan kampus Perguruan bidang pendidik untuk dapat praktek mengajar di sekolah-sekolah dengan cara bergilir setiap 6 bulan sekali diganti dengan yang lain. Selain itu untuk tamatan-tamatan tenaga pendidik atau guru yang belum bekerja juga akan diajak bekerjasama dengan sekolah melalui kerjasama dengan kepala sekolah. 

Tak hanya itu, pihaknya mengatakan masih menyusun regulasi upaya mengatasi masalah tersebut, yakni dengan menggabungkan sekolah-sekolah yang mendapatkan murid sedikit. "Tapi, dengan catatan letak sekolah satu dengan yang lain berdekatan," Terangnya. (Ami)

Personil Polsek Baturiti Intensifkan Pengawasan Prokes Di Tempat Wisata Dukung KTT G20


BALIKINI.NET | TABANAN — Dalam upaya mendukung dan mensukseskan KTT G20, terciptanya kamtibmas yang kondusif di kawasan wisata yang ada di wilayah hukum Polsek Baturiti - Polres Tabanan dan tetap patuhnya masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan. 

Polres Tabanan dan jajaran Polsek terus berupaya melakukan himbauan dan edukasi kepada masyarakat untuk disiplin prokes. Seperti pada hari Sabtu tanggal 5 Nopember 2022 siang hingga sore hari saat ramainya pengunjung yang berkunjung di Dtw Ulundanu Beratan , Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. 

Tampak personil Polsek Baturiti yang dipimpin Kapolseknya melakukan pengamanan dan pengawasan Prokes di pintu masuk DtW Ulun Danu.

Seijin Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra, S.I.K., M.H., Kapolsek Baturiti Kompol  Ida Bagus Putu Mertayasa, S Ag.,  menjelaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan hari ini adalah merupakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD), untuk pengamanan tempat wisata. Selain melakukan pengamanan personil juga ditugaskan untuk melakukan pengawasan terhadap protokol kesehatan. 

"Hal ini dilakukan adalah untuk mendukung keamanan dan kesuksesan pelaksanaan KTT G20 yang akan berlangsung pertengahan bulan Nopember ini " ujar Kapolsek Baturiti.

Kapolsek Baturiti juga menjelaskan kalau dalam pengamanan kawasan wisata tersebut menugaskan Tim Unit Kecil Lengkap (UKL) yang terdiri dari unit patroli Samapta Polsek Baturiti, Reskrim, Intelkam, Lalu Lintas dan Binmas. 

"selain di Ulundanu Beratan, pengamanan juga dilakukan di Kebun Raya Eka Karya Bali, the bloom dan the silas yang kesemuanya berlokasi di Desa Candikuning." Ungkap Kapolsek Baturiti 

"Mari kita semua ciptakan situasi kamtibmas yang kondusif tanpa covid19, untuk mendukung dan mensukseskan KTT G20. Dengan tetap mematuhi peraturan pemerintah dan kepatuhan terhadap Prokes terutama memakai masker. Berhasilnya KTT G20 dengan aman dan lancar akan menjadi momentum bangkitnya pariwisata dan perekonomian nasional. Jaga diri, jaga keluarga dan jaga negara dengan tetap disiplin prokes." Tutup Kompol Ida Bagus Putu Mertayasa, S.Ag. (Sabtu 5/11/2022) (rls)

Jaya Negara Hadiri Puncak Karya Ngenteg Linggih, Padudusan Alit, Caru Rsi Gana Pura Ulun Tiga Landep Padangsambian


BALIKINI.NET | DENPASAR — Bertepatan dengan Rahina Tumpek Landep, Warga Pengempon Pura Ulun Tiga Landep, Desa Padangsambian melaksanakan Upacara Ngenteg Linggih, Padudusan Alit dan Caru Rsi Gana, Sabtu (5/11). Upacara ini dihadiri Walikota Denpasar, IGN. Jaya Negara sekaligus ngaturang punia.

Walikota Jaya Negara usai ngaturang punia mengatakan, pelaksanaan upacara keagamaan di Pura Ulun Tiga Landep ini adalah salah satu bentuk  meningkatkan sradha bhakti  umat Hindu kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa.

Walikota Jaya Negara juga mengharapkan setelah dilaksanakannya Upacara Ngenteg Linggih, Padudusan Alit dan di Pura Ulun Tiga Landep ini seluruh umat terutama penyungsung dan pengempon dapat terus meningkatkatkan rasa persaudaraan dan persatuan antara sesama umat. “Tentu pelaksanaan Yadnya ini sebagai sarana peningkatan nilai spiritual sebagai umat beragama. Kami berharap kedepan upacara Yadnya ini dapat memberikan energi positif yang dapat memancarkan hal positif bagi umat serta menetralisir hal- hal negatif dilingkungan desa setempat,” katanya.
Sementara Ketua Pantia Karya I Nyoman Darma Putra mengatakan, Upacara Ngenteg Linggih, Padudusan Alit ini dan Caru Rsi Gana ini dilaksanakan mengingat pura baru usai direnovasi khususnya untuk bangunan pelinggih secara menyeluruh. Atap ijuk diperbaiki total, pintu gedong dicat perada,  pelinggih juga di-cat baru.

Dari segi waktu, upacara ngenteg linggih serupa belum pernah dilaksanakan dalam jangka panjang. Upacara ngenteg linggih sebelumnya dilaksanakan tahun 2010.

“Kami sangat berterimakasih dengan hadirnya bapak Walikota IGN. Jaya Negara, yang turut ngupasaksi upacara. Dengan berlangsungnya upacara ini kedepannya dapat merubah pola pikir masyarakat, bahwa semua tempat yang kita sucikan itu harus dan wajib dijaga, baik keindahan, kebersihan maupun kesuciannya,” ujarnya. (ays/dps).

3.000 Prajurit TNI-AL Dan 12 KRI Diberangkatkan Amankan KTT G20 Di Bali

 

BALIKINI.NET | SURABAYA — Ribuan prajurit TNI Angkatan Laut disiagakan dalam pengamanan pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Nusa Dua, Bali. Sistem pengawasan di perairan laut pun diperketat. Puluhan alutsista dan ribuan personel diterjunkan.

Pada Jumat (4/11), satu per satu personel berangkat dari Dermaga Madura, Ujung, Koarmada II, menuju perairan Nusa Dua, Bali. Untuk memastikan kematangan persiapan pengamanan, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengecek langsung ke lapangan.

Tak hanya itu, sejak kemarin mulai kesiapan kesehatan mental dan fisik personel hingga kondisi persenjataan serta alutsista didaya-gunakan. Termasuk persediaan logistik berupa makanan serta obat-obatan untuk para personel selama mereka bertugas.

Yudo menilai, KTT G20 bukanlah pertemuan biasa. Puluhan pimpinan negara menghadiri kegiatan tersebut. Oleh sebab itu, sangatlah diperlukan pengamanan superketat.

Seperti diketahui, KTT G20 bakal digelar di Nusa Dua, Bali, pada 15–16 November 2022. 

Yudo menyebutkan, ada 3.000 personel serta 12 KRI dengan persenjataan lengkap yang meliputi tank dan helikopter diterjunkan. 

Jenderal bintang empat tersebut menginstruksi semua personel untuk memberikan performance maksimal dalam bertugas.

Ia juga menekankan agar TNI AL meningkatkan kewaspadaan serta menindak tegas para pelanggar. Terutama kewaspadaan terhadap serangan musuh.

"Tidak hanya berupa teguran. Jika ada kapal atau oknum yang dicurigai dan mengabaikan teguran personel, tindakan tegas terukur kepada mereka (pelanggar) harus diberikan,"  kata Yudo di Koarmada II, kemarin (4/11).

Ia menambahkan, selama KTT G20 berlangsung, alur lalu lintas pelayaran tetap dibuka. Apalagi perairan Nusa Dua, Bali, merupakan jalur pelayaran internasional. Karena itu, cukup berisiko jika dilakukan penutupan. (R)

Jumat, 04 November 2022

Tim SAR Gabungan Cari 1 Warga Terseret Arus Sungai Yeh Ho


BALIKINI.NET | TABANAN — Seorang warga Banjar Dinas Langan, Desa Belumbang, Kecamatan Kerambitan, Tabanan dikabarkan hilang terseret arus Sungai Yeh Ho, Tabanan, Rabu (26/10/2022). 

Ketika itu, korban atas nama I Ketut Suada (49) berenang bersama beberapa orang lainnya, namun hingga kini belum juga kembali. Di lokasi ditemukan motor dan pakaiannya, sehingga diduga kuat Suada terseret arus. 

"Basarnas Bali terima laporannya pada pagi tadi, Jumat, 28 Oktober 2022 pukul 06.00 Wita dari BPBD Tabanan," terang Gede Darmada, S.E., M.A.P., Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali). 

Segera setelah mendapatkan laporan, diberangkatkan 5 personil Basarnas Bali menuju lokasi. Warga setempat sudah berupaya mencari di seputaran lokasi namun tidak membuahkan hasil. 

Tim SAR gabungan memfokuskan pencarian di lokasi korban terseret hingga sejauh 1,5 kilo meter ke arah selatan. Unsur SAR yang terlibat operasi SAR diantaranya Basarnas Bali, BPBD Tabanan, Polair Polres Tabanan, Polsek Kerambitan, SAR DOG Bali, Bhuana Bali Rescue, Sat Samapta Polres Tabanan, Samapta Polda Bali, PMI Tabanan, Tagana, Bhuana Bali Rescue, RAPI Tabanan dan masyarakat setempat. Hingga pukul 13.00 Wita korban belum berhasil ditemukan. (ay/hmsdps)

Terseret Arus Pantai Mengiat, Mahasiswa Ditemukan Meninggal


BALIKINI.NET | NUSA DUA — Seorang mahasiswa terseret arus saat mandi di Pantai Mengiat, Nusa Dua, Kabupaten Badung, pada Kamis (3/11/2022) sekitar pukul 18.20 Wita. 
Temannya sempat melihat korban mandi di pantai kurang lebih pukul 18.00 Wita. Diketahui identitas korban atas nama M. Ageng Wiratama (24) dengan alamat yang tertera pada KTP yakni Kabupaten Brebes. 

Segera setelah menerima laporan, tim SAR gabungan langsung bergerak ke lokasi dan berkoordinasi dengan unsur SAR terkait dan teman korban. 

"Kamarin laporannya kami terima pada pukul 19.10 Wita, dari Polair Nusa Dua," terang Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali). 

Sebanyak 5 personil yang berangkat untuk melakukan pencarian. Karena jarak pandang terbatas, malam kemarin tidak menurunkan Alut Laut. Penyisiran dilakukan sepanjang bibir pantai. 

"Semalam tim dibagi menjadi dua, menyisir ke arah selatan di seputaran pantai, sementara tim lainnya ke arah utara hingga kawasan ITDC," imbuhnya. 

Pagi hari kurang lebih pukul 04.00 Wita, akhirnya Wiratama ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di sekitar lokasi kejadian (koordinat 8°48'30.49"S 115°13'54.8"E). 
"Jenasahnya terdampar dan kebetulan ada petugas bersih-bersih yang melihat," jelasnya. 

Selanjutnya jenasah korban dibawa menuju ke RSUP Sanglah dengan Ambulance Balawista Badung. (ay/hmsdps)

Bupati Gede Dana Lepas Jalan Santai Rangkaian Dies Natalis Ke 36 STKIP Agama Hindu


BALIKINI.NET | KARANGASEM — Serangkaian Dies Natalis ke 36 STKIP Agama Hindu Amlapura menggelar Jalan Santai dengan melibatkan sebanyak 1000 orang peserta, Jumat (4/11/2022). Dimana peserta yang terlibat merupakan seluruh sivitas akademika STKIP Agama Hindu Amlapura serta para Dosen. 

Gelaran acara dibuka oleh Bupati Karangasem, I Gede Dana datang ke Lapangan Tanah Aron yang dengan cekatan mengayuh sepeda gayungnya untuk sampai di tempat acara sehubungan dengan Jumat Krida.

Pelepasan burung dara oleh Bupati Gede Dana dan didampingi pimpinan serta dosen STKIP Agama Hindu Amlapura menandai pembukaan gelaran acara jalan santai. Dengan rute jalan yang dilalui ialah dari startnya di lapangan Tanah Aron - Kuburan Cina - Perempatan Abang kemudian kembali lagi ke Lapangan Tanah Aron.

"Sebagai profil dari mahasiswa STKIP Agama Hindu yakni memiliki kecerdasan dalam artian yang lengkap, intelektual, batiniah, emosi kebugaran fisik. Di kegiatan jalan santai ini kita sasar bagaimana menjaga kebugaran fisik. Tak hanya itu, kegiatan lainnya yang melibatkan kebugaran fisik nantinya akan digelar lomba-lomba antar mahasiswa pada pagi hari, sehabis Jalan santai meliputi Tarik-tambang, kemudian ada panco, jinjing sokasi atau "keben"  ada juga lomba tiup balon," Kata Wayan Dwija Ketua STKIP Agama Hindu Amlapura pada media ini. 

Sementara, Bupati Gede Dana yang sekaligus juga merupakan alumni dari STKIP Agama Hindu dihadapan para mahasiswa mengatakan pihaknya kedepan akan bekerjasama dengan Kampus atau sekolah Perguruan di Bali khususnya di STKIP untuk memenuhi kekurangan guru di wilayah Kabupaten Karangasem. 

"Karangasem di Kabupaten Karangasem alami kekurangan guru SD dan SMP sejumlah 1.500an lebih, jadi kami khawatir dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Maka saya mengambil langkah untuk bekerjasama dengan sekolah Perguruan yang ada di Bali terutama STKIP, nantinya bergilir setiap 6 bulan setelah selesai magang atau praktek ganti dengan yang lain sehingga tidak kekurangan guru untuk mendidik anak-anak kita. Kemudian nanti juga bagi tamatan guru yang belum memiliki pekerjaan kami ajak kerjasama melalui kepala sekolah untuk mengurangi sehingga anak-anak kita mendapat pendidikan yang layak," Tandas Bupati Gede Dana. (Ami)

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved