-->

Senin, 04 September 2023

Pantau Langsung Pembongkaran Pasar Umum Negara, Bupati Tamba Pastikan Berjalan Lancar


Jembrana - Revitalisasi pasar umum Negara memasuki tahap pembongkaran dan pembersihan bangunan setelah sebelumnya pengosongan pedagang yang berjualan  . Pemerintah kabupaten Jembrana sendiri telah menyediakan lokasi untuk relokasi pedagang diantaranya di areal parkir pemkab Jembrana serta Pasar Ijogading. 

Memastikan tahapan revitalisasi pasar berjalan lancar,  Bupati I Nengah Tamba kembali  melakukan peninjauan pembongkaran pasar umum negara , Senin (4/9).

Tinggal menyisihkan beberapa kios, pihaknya memastikan sedikit lagi lahan pasar bisa dirapikan untuk segera  dibangun.
"Kalau kita perhatikan hari ini sepertinya untuk hari H yang ditentukan oleh projek pemenang tender itu adalah bisa kita capai, tinggal ditambah alat berat saja ini persoalannya sudah selesai," ungkapnya.

Bupati mengatakan revitalisasi dari pemerintah pusat ini sesungguhnya bermaksud baik mengingat kondisi Pasar yang sudah dibangun sejak tahun 1955 dinilai kurang layak. Revitalisasi juga dimaksudkan untuk meningkatkan fungsi  pasar agar lebih bersih nyaman dan ramai dikunjungi pembeli.
 
"Saya sebagai bupati tentu setiap saat kita ikuti perkembangannya agar berjalan lancar. Tentunya juga meminta maaf selama relokasi ada penurunan pembeli. Mohon bersabar , karena ini tujuannya baik untuk kita semua  ," ucapnya.

Lebih lanjut, ia merasa lega mengenai beberapa persoalan yang sempat terjadi,diawal proses pembongkaran dan pengosongan pedagang dipasar umum negara .
Termasuk upayanya mengakomodir aspirasi pedagang akan ukuran los yng lebih luas.

Namun ,bersyukur dari hasil review   pembesaran ukuran los  dapat terpenuhi.
"Revew sudah ada kabar jadi sudah ada ukuran 3x4 sudah lebih dari seratus ,3x3 juga ada segitu.Saya rasa temen temen pedagang bisa  menerima dengan bahagia," ujar Bupati Tamba.

Sementara itu terkait dengan  penggeseran Pura Melanting Pasar Negara sesuai rencana gambar , pihaknya mengaku  masih mengkordinasikan . Ia  tidak ingin terburu buru mengambil keputusan namun akan terus mengkomunikasikan dengan tokoh , pengempon termasuk mapinunas ( mohon petunjuk ) kepada griya / sulinggih.

" Ini masih dikomunikasikan agar bangunan pura melanting bisa dibangun baru , seperti bangunan pasar yang juga baru . Dipindah sisi utara pasar sesuai asta kosala kosali tempat suci. Karena bangunan ini bukan situs  harusnya bisa digeser dengan urutan upacara yang benar. Namun teknisnya kami akan putuskan setelah meminta petunjuk," ucapnya. ( komang /humas ) 

Bupati Suwirta Promosikan Penggunaan Pupuk Kompos Gratis Menuju Pertanian Organik


KLUNGKUNG -- Guna meningkatkan hasil produksi beras, hal yang paling penting dilakukan yaitu harus serius dan semangat menggarap pertanian ini dengan sebaik-baiknya. Hal tersebut disampaikan saat Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta mengunjungi Koperasi Unit Desa (KUD) Jaya Werdhi Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Senin (4/9).

Bupati Suwirta juga sudah menyiapkan pupuk kompos gratis, dimana pupuk ini diolah dari TOSS Center Kusamba. Saat ini penggunaannya sedang digenjot dan dipromosikan kepada para petani/subak menuju pertanian organik. “Kita mempunyai Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center yang menghasilkan pupuk kompos, Pemerintah akan senang sekali bisa membantu masyarakat dengan pupuk kompos gratis ini kalau dimanfaatkan dan bisa meningkatkan pendapatan dengan menuju pertanian organik. Nah oleh sebab itu, kepada para subak di Desa Takmung agar ikut memanfaatkan pupuk kompos ini secara gratis,” harap Bupati Suwirta.

Seperti yang diketahui Bupati Suwirta juga dikenal sangat serius dan konsisten menangani sektor pertanian di Klungkung. Hasilnya itu terbukti ketika salah satu program inovasinya yang diciptakannya pada tahun 2015 yakni “Bima Juara” berhasil masuk Top 40 Nasional. “Nah dengan Inovasi BIMA JUARA (BELI MAHAL JUAL MURAH) KUD diwajibkan beli gabah petani dengan sistem timbangan saat panen dan harga gabah LEBIH MAHAL dari patokan pemerintah. Selain itu juga bisa mensejahterakan para petani dan tentunya bisa memberikan harga beras yang standar untuk menekan inflasi di Kabupaten Klungkung,” imbuh Bupati Suwirta.

Terkait kebersihan di KUD ini, Bupati meminta para petani agar bersama-sama ikut menjaga kebersihan lingkungan dan merawat dengan baik alat mesin yang ada sehingga tidak cepat rusak.(humasklk/puspa).

Beasiswa Mahasiswa Berprestasi Tahap I Jembrana Dicairkan


JEMBRANA -- Komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Jembrana ditunjukkan dengan mengalokasikan bantuan pemuda berprestasi ( beasiswa mahasiswa) bagi  putra putri Jembrana yang saat ini menempuh bangku kuliah. Selain kategori berprestasi, bantuan itu juga menyasar penerima beasiswa dari mahasiswa berasal dari keluarga kurang mampu.

Setiap tahun anggaran kepada mahasiswa berprestasi terus mengalami kenaikkan.  Teranyar, Pemerintah Kabupaten Jembrana kembali menyerahkan penghargaan berupa dana pendidikan tahap I tahun 2023 bagi mahasiswa berprestasi di wilayah Kabupaten Jembrana. Bantuan  secara simbolis diserahkan langsung oleh Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, Senin (4/9) di GOR Kresna Jvara. 

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga, I Gusti Putu Anom Saputra menjelaskan bantuan tahap I (semester ganjil) bagi mahasiswa berprestasi ini diberikan kepada 850 orang dengan nilai anggaran 2,5 milyar dengan rincian masing-masing orang menerima 3 juta rupiah. Dari 12 orang dari jumlah itu mahasiswa kurang mampu yang orang tuanya Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Jumlah tersebut berasal dari fakultas kedokteran, teknik dan non teknik. Termasuk diantaranya berasal dari mahasiswa yang orang tuanya kurang mampu dan tercatat dalam DTKS,” jelasnya. 

Lebih lanjut, Anom mengatakan untuk priode penghargaan mahasiswa tahun 2023  sudah melakukan perbaikan, dimana pendaftaran dan pengambilan nomor urut sudah secara online. 

“Jadi tidak adalagi alasan adik-adik mahasiswa jam 5 kesini hanya untuk berbaris nyari nomor urut saja. Sekarang verifikasi sudah dilaksanakan dengan mengambil nomor urut secara online, jadi adik-adik bisa memilih harinya saja bahkan jam nya sudah ditentukan,”ungkapnya.

 
Usai menyerahkan bantuan tersebut, di hadapan ratusan mahasiswa Bupati Jembrana I Nengah Tamba memberikan motivasi serta semangat  kepada mahasiswa.  Menurutnya pemberian penghargaan bagi mahasiswa berprestasi yang berasal dari pemuda daerah, adalah salah satu bentuk pengakuan atas prestasi para pemuda dalam menuntut ilmu pada jenjang pendidikan tinggi. 

“Hal ini diharapkan dapat membantu meringankan beban yang ada serta meningkatkan motivasi untuk dapat bersaing dengan pemuda daerah lainnya. Disamping itu pula dengan adanya program ini, diharapkan adanya timbal balik untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Jembrana,” ujarnya.

Kepada seluruh mahasiswa, Bupati Tamba berharap mahasiswa bisa menjadi influencer kabupaten Jembrana, dan meminta agar senantiasa menjalin kerjasama dalam melaksanakan program pembangunan pemerintah kabupaten Jembrana. 

“Dengan adanya pemberian penghargaan ini dapat memberikan suatu stimulus kepercayaan diri bahwa pemerintah kabupaten jembrana berkomitmen untuk membangun masyarakat Jembrana menjadi lebih baik lagi,”tandasnya (Adi/Hu)

Indeks Kepuasan Masyarakat Jembrana tertinggi di Bali


Jembrana - Kabupaten Jembrana menjadi yang tertinggi dalam pelaksanaan Kebijakan Survey Kepuasan Masyarakat tahun 2022 tingkat Provinsi Bali dari hasil yang dikeluarkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara (Kemenpan RB). 

Adapun Nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang diperoleh kabupaten Jembrana 3,87. Nilai tersebut menjadikan kabupaten Jembrana tertinggi di Bali disusul kabupaten Buleleng dan Badung dengan perolehan nilai sama 3,82.

Hal itu disampaikan langsung Menpan RB Abdullah Azwar Anas saat arahannya dalam acara Reformasi Birokrasi dan Manajemen ASN di Ruang Rapat Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Senin (4/9).

"Hasil ini diharapkan dapat terus ditingkatkan agar kedepan pelayanan kepada masyarakat lebih baik lagi. Penyederhanaan birokrasi juga agar menjadi atensi setiap kepala daerah demi kepuasan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Dikesempatan yang sama juga turut diserahkan dokumen Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun (Tahun 2025 – 2125) kepada Bupati/Walikota dan Ketua DPRD se-Bali oleh Gubernur Bali Wayan Koster.

Menjadi yang tertinggi di Bali dalam Indeks Kepuasan Masyarakat, Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih atas dukungan semua pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian  itu . Sekaligus disebutnya,  sebagai pemacu semangat dan komitmen untuk memberikan  pelayanan publik yang baik bagi masyarakat dimasing masing  OPD pemberi layanan.

"Hasil ini membuktikan komitmen Kabupaten Jembrana dalam meningkatkan pelayanan dan kualitas hidup masyarakat kabupaten Jembrana," ucapnya.

Indeks kepuasan Masyarakat ( IKM ) berdasarkan survei tingkat kepuasan masyarakat kabupaten Jembrana terhadap pelayanan pemerintah kabupaten Jembrana. Indikator survey berdasarkan kinerja layanan publik diantaranya  sarana prasarana, SOP Pelayanan,  kejelasan prosedur dan pengelolaan pengaduan hingga kompetensi SDM penyedia layanan.( Ngurah/humas )

70 Pemulung Miliki Peran Penting Pengolahan Sampah Di TPA Butus


Karangasem, Bali Kini - Penanganan sampah masih menjadi polemik di seluruh wilayah termasuk Kabupaten Karangasem seperti kondisi di TPA Butus Desa Bhuana Giri Karangasem yang semakin menumpuk dan bahkan sampai overload.

Padahal, sampah yang dibuang hanya sampah yang berasal dari Kota Amlapura. Sedangkan 10 Desa lainnya yang berada dekat wilayah tersebut sudah dilarang membuang sampah di TPA Butus, dan mempunyai kebijakan masing-masing desa untuk mengelola sampahnya sendiri.

Menumpuknya sampah ini sempat menjadi perhatian sejak beberapa tahun lalu dari para investor yang mengaku akan membantu mengelola sampah dengan sistem pengelolaan tertentu menjadi briket, namun sampai saat ini tetap tidak ada perhatian apapun.

Menurut Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Karangasem Drs. I Nyoman Tari mengkonfirmasi hal tersebut. "Benar, dulu 7 Investor katanya mau mengelola sampah di TPA Butus, namun sampai saat ini tidak ada pergerakan apapun. Padahal kami, dari pihak Pemda sangat welcome," tandasnya pada Senin, (4/9/2023). 

Untuk saat ini, pengelolaan sampah hanyalah bergantung pada 70 orang pemulung yang mengais sampah di tempat tersebut. Merekalah yang berperan penting memilah sampah.

"Yang sekarang ditangani oleh TPA Butus itu kan sekarang sampah perkotaan saja karena kemarin ada 10 desa yang ikut membuang sampah ke TPA Butus kita sudah larang karena daya tampungnya sudah berkurang. Sedangkan pengelolan sampah dari masyarakat belum berjalan baik. Masyarakat belum mampu memilah sampah. Padahal kita juga sudah melakukan beberapa upaya, kita juga sudah sosialisasi kaitannya dengan peraturan Gubernur yang memilah sampah pada sumbernya. Bapak Bupati Karangasem pun juga sudah mengeluarkan keputusan Bupati menindaklanjuti ke peraturan Gubernur yaitu mengelola sampah pada sumbernya," tandas Nyoman Tari. Sosialisasi ini sudah berjalan selama setahun, namun sampai saat ini belum berjalan sesuai dengan harapan pemerintah. Karena hanya beberapa persen saja masyarakat yang mau mengelola atau memilah sampah

"Kemarin saya cek ke lapangan, dengan kondisi itu pengelolaannya paling maksimal bisa bertahan paling satu setengah tahun lagi," katanya. 

Untuk kedepan, TPA Butus akan dirubah menjadi TPST (Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu) yakni tempat dilaksanakannya kegiatan pengumpulan, pemilahan, penggunaan ulang, pendauran ulang, pengolahan, dan pemrosesan akhir sampah. Dimana hal ini diharapkan dapat menjadi solusi dalam mengendalikan sampah di wilayah Kabupaten Karangasem. (Ami)

Penyampaian Pandangan Umum Seluruh Fraksi DPRD Bali


Denpasar - Pandangan umum dari seluruh Fraksi di Dewan Provinsi Bali tentang Perubahan APBD Semesta Berencana Provinsi Bali TA. 2023. Di bacakan pada sidang Paripurna di gedung DPRD Bali, Renon Denpasar.

Disampaikan mulai dari Fraksi PDI Perjuangan, yang dibacakan oleh Dewa Made Mahayadnya, mendukung atas upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Gubernur beserta jajaran dalam mengoptimalkan Pendapatan Daerah menyangkut Pendapatan Asli Daerah dari sektor Hasil Pajak Daerah, Hasil Retribusi Daerah, Hasil PKD yang dipisahkan dan Lain-Lain PAD yang sah.


Memberikan catatan positif terkait meningkatnya target pendapatan daerah dalam Perubahan APBD Tahun 2023 sebesar Rp309,513 Milyar lebih, sedangkan realisasi PAD sampai dengan bulan Juli 2023 sudah mencapai 55,17%, dan realisasi belanja sampai bulan Juli 2023 sudah mencapai 47,03%, akan tetapi khusus belanja modal baru mencapai 30,10%, hal ini perlu untuk mendapat perhatian.

Dilanjutkan oleh Fraksi Partai Golkar, yang disampaikan I Wayan Rawan Atmaja, dimana apa yang dilakukan pemerintah Provinsi Bali sejalan dengan adanya peningkatan dana Banpol. "kami menghimbau adanya Juknis terkait pengelolaan dan pertanggungjawaban penggunaan bantuan dana Banpol oleh partai politik dengan mewajibkan agar laporan keuangan partai dapat dipantau dengan mudah oleh publik," ungkap Fraksi Golkar. 

Kemudian dark Fraksi Gerindra, menyikapi terhadap implementasi UU No 15 Tahun 2023 tentang Provinsi Bali, dimana Pemerintah Daerah Provinsi Bali dapat memperoleh sumber pendapatan yang berasal dari pungutan bagi wisatawan asing. 

Sehubungan dengan hal tersebut, maka Fraksi Gerindra mendorong Saudara Gubernur agar menetapkan mekanisme pungutan tersebut agar efektif serta transfaran dan tidak mengganggu kenyamanan wisatawan berkunjung ke Bali.

Konsep Bali masa depan sebagai muatan lokal akan menjadi haluan pembangunan Bali dalam jangka panjabg, untuk itu dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Fraksi Gerindra mohon kepada Gubernur untuk menggali potensi sumber pendapatan lainnya yang sah seperti potensi perdagangan antar pulau, sektor pertanian, sehingga ke depan tidak mengandalkan sektor pariwisata saja yang sangat berpengaruh terhadap kondisi global.

Dari Partai Demokrat, menyikapi Pendapatan dari Pajak Daerah ada kenaikan sebesar Rp278 Miliar Lebih atau 9,41% dari anggaran induk sebesar Rp2,960 Triliun Lebih menjadi Rp3,238 Triliun Lebih pada anggaran perubahan, sedangkan Belanja Bagi Hasil mengalami kenaikan sebesar Rp323 Miliar Lebih atau 27,25% dari anggaran Induk sebesar Rp1,186 Triliun Lebih menjadi Rp1,510 Triliun Lebih dalam anggaran perubahan.

Terhadap hal tersebut mohon penjelasan Gubernur sehubungan kenaikan anggaran Belanja Bagi Hasil tidak proporsional dengan kenaikan Pajak Daerah. Jika ada utang Belanja Bagi Hasil Tahun 2022 kepada Kabupaten/Kota, karena menunggu hasil audit BPK RI, seharusnya tunggakan tersebut sudah dianggarkan pada APBD Induk meskipun masih bersifat perkiraan. 

Kebijakan ini dapat menggangu APBD Kabupaten/Kota dan memberatkan beban Provinsi Bali dalam Perubahan APBD. Terkait Pendapatan Daerah dari Pengelolaan Kekayaan Yang Dipisahkan mengalami penurunan sebesar Rp2,591 Miliar Lebih atau 0,32% dari APBD Induk sebesar Rp810 Miliar Lebih menjadi Rp808 Miliar Lebih dalam APBD Perubahan, yang sebagian besar bersumber dari pengelolaan Pusat Kebudayaan Bali. 

Sedangkan Pendapatan dari Lain-lain PAD Yang Sah naik sebesar Rp40 Miliar atau 4,47% dari APBD Induk sebesar Rp900 Miliar Lebih menjadi sebesar Rp940 Miliar Lebih dalam ABPD Perubahan Tahun 2023, yang sebagian besar bersumber dari Sewa Tanah Pemda yang di Nusa Dua dan pendapatan dari KKP Benoa.

"Terhadap hal tersebut mohon penjelasan Gubernur apakah pendapatan tersebut realistis dapat dicapai," baca Komang Nova Sewi Putra.

Fraksi Nasdem PSI Hanura, menyampaikan dalam rangka transparansi dan akuntabilitas pungutan bagi wisatawan asing, Fraksi Nasdem PSI Hanura mengusulkan dibuatkan aplikasi online yang bisa diakses publik sehingga pungutan wisatawan asing tersebut bisa diketahui secara real time.

Harapannya pungutan bagi wisatawan asing ini melewati target, sehingga Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang pada tahun 2023 ini ditargetkan Rp 4,7 triliun bisa meningkat. Tentu saja dengan pungutan Rp150.000 per wisatawan asing, kenaikan PAD dari pungutan ini tidak terlalu signifikan.

Oleh karena itu kreativitas-kreativitas lain dituntut terus dilakukan guna menggali PAD dari sumber lainnya. Prinsipnya, penggalian PAD ini tidak menyulitkan bagi krama Bali. Namun pengetatan dan penggalian PAD bisa ditujukan bagi para pelakupelaku usaha dari luar Bali yang mendayagunakan alam Bali.

Minggu, 03 September 2023

Mengadang Pengaruh Tiongkok hingga ke Kosta Rika

 


Mengadang Pengaruh Tiongkok hingga ke Kosta Rika

Presiden Kosta Rika Rodrigo Chaves baru berkunjung ke Washington, DC bertemu Presiden AS Joe Biden. Negara dengan penduduk sekitar 5,1 juta jiwa ini menjadi mitra penting AS di kawasan, tak hanya dalam menangani isu-isu regional tapi juga dalam mengimbangi pengaruh Tiongkok di Amerika Latin. Selengkapnya dilaporkan tim VOA dari Washington, DC.




Ketua DPC PDI P Tabanan Gaspol Kolaborasi Dengan Puri Menangkan Ganjar Pranowo


Tabanan , Bali kini -
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, rapatkan barisan dan kencangkan dukungan serta kolaborasi untuk memenangkan Ganjar Pranowo sebagai Presiden RI pada Pemilu 2024 mendatang. Dimana, deklarasi pemenangan tersebut dimulai dari Puri-Puri yang ada di Kabupaten Tabanan. 


Deklarasi ini sendiri dimulai dari Puri Gede Kaba-Kaba, Kecamatan Kediri, Minggu, (3/9) siang, yang merupakan daerah paling timur berbatasan dengan Kabupaten Badung dan akan menyasar Puri-Puri yang lainnya. Mulai dari Puri Kediri, Puri Tabanan, Puri Kerambitan, Puri Marga, Puri Perean serta Puri lainnya yang tersebar di Kabupaten Tabanan. 


Mengawali deklarasi ini, Sanjaya ke Puri Kaba-Kaba bersama dengan seluruh jajaran Partai, Sayap Partai hingga kader-kader terbaik Partai Moncong Putih Tabanan. Seluruh jajaran, Sayap Partai dan Kader Partai menyatakan siap berkolaborasi dan bekerja keras untuk memenangkan Ganjar Pranowo, sekaligus Sanjaya menyampaikan program Ganjar kepada kalangan Puri dan masyarakat Kaba-Kaba yang hadir saat itu. 


"Tujuan kita adalah bersama-sama memenangkan Bapak Ganjar Pranowo sebagai Presiden ke-8 RI pada 2024 mendatang. Mari kita rapatkan barisan serta kencangkan kolaborasi kita memenangkan Pemilu 14 Februari 2024 mendatang, sehingga mampu mengulang prestasi yang lebih besar lagi setelah kemenangan pada Pemilu sebelumnya," tegas Sanjaya. 


Mengingat PDI Perjuangan Kabupaten yang masih sangat solid dengan kader-kader terbaik yang duduk di eksekutif maupun legislatif, target memenangkan Ganjar pada Pemilu mendatang masih sangat relevan. Apalagi dari Pengurus DPC, PAC, Ranting, hingga Anak Ranting, Sayap Partai dan para Kader sangat solid. Hal ini tentu akan lebih menambah kepercayaan diri dari seluruh pemangku kepentingan. 


Selain itu, pergerakan lainnya juga telah dilakukan di masyarakat, dengan menyiapkan kader-kader yang mempunyai SDM yang mumpuni dan mampu bersaing. Saat ini PDI Perjuangan menguasai perolehan Kursi di DPRD Tabanan dan Bupati dan Wakil Bupati Tabanan juga merupakan Kader terbaik. Sanjaya berharap semua bergerak untuk memanaskan mesin Partai, sehingga nanti akan siap sampai tingkat bawah.

Sempat Dikira Ikan, Pemancing Temukan Potongan Organ Manusia Di Pantai Yeh Malet


Karangasem Bali Kini - I Kadek Sutama (28) seorang pemancing yang hendak akan mencari ikan menemukan benda aneh. Awalnya dikira ikan, namun ternyata ialah potongan organ manusia. Hal ini terjadi di Pantai Yehmalet Desa Antiga Kelod, kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, pada Sabtu (2/9/2023).


Malam itu pukul 22.30 WITA, Kadek Sutama awalnya bermaksud  untuk mencari ikan terdampar di sekitaran sisi pantai yang akan digunakan sebagai umpan untuk memancing. Namun, betapa mengejutkannya, ternyata yang ia temukan malah benda lembek aneh, yang awalnya dikira ikan. Setelah di lihat lagi, benda tersebut merupakan organ manusia. Panik, ia memanggil teman-temannya, yakni Made Merta dan Dewa Yudi Astika yang juga tengah pemancing untuk memastikan benar atau tidaknya apa yang ia temukan.


Mendapat fakta jika yang mereka temukan ialah potongan kaki manusia sebelah kiri, mereka lantas menyampaikan temuan  tersebut ke Polsek Manggis.


Kasat Reskrim Polres Karangasem AKP M Reza Pranata melalui Kasie Humas IPTU Gede Sukadana, seizin Kapolres AKBP Ricko AA Taruna, mengungkapkan jika dalam temuan tersebut, ditemukan pula organ lainnya yang tercecer di sekitaran pinggir pantai tersebut.


Tim Inafis dan Unit Buser Polres Karangasem saat tiba di TKP menyelidiki kasus tersebut dan menyusuri sepanjang pantai. Kemudian mereka kembali menemukan potongan organ tubuh manusia lainnya berupa Jantung dan Usus di TKP 2 sekitar 300 meter dari TKP 1. Penasaran , mereka melanjutkannya pencarian hingga pukul 02.00 Wita, di TKP 3 mereka temukan lagi organ manusia berupa Hati Manusia.


"Seluruh temuan berupa potongan tubuh ini sekarang sudah dibawa ke RS Sanglah Denpasar untuk kepentingan penyelidikan," tandas IPTU Gede Sukadana, Minggu (3/9/2023) (Ami)

PUPR Denpasar Bersihkan Salurah Irigasi Subak Pakel II


Denpasar, Aparatur Desa Ubung Kaja yang terdiri dari Pekaseh, Kepala Lingkungan bersinergi dengan Tim PUPR Kota Denpasar melaksanakan pembersihan salurah irigasi di Subak Pakel II, Minggu (3/9). Hal ini lantaran diketahui saluran irigasi di subak tersebut terdampak limbah sisa pemotongan hewan. Dengan kerjasama semua pihak, proses pembersihan terus dioptimalkan dan saluran irigasi kembali normal. 

Perbekel Desa Ubung Kaja, I Wayan Astika saat dikonfirmasi membenarkan kondisi tersebut. Dimana, kondisi ini sangat mengganggu baik petani maupun masyarakat sekitar lantaran bau tidak sedap yang ditimbulkan.  

Menyikapi kondisi tersebut pihaknya langsung berkordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Pekaseh, Kepala Lingkungan, Tim Kecamatan hingga Tim PUPR Kota Denpasar untuk melaksanakan pembersihan. 

“Tadi kita bersama seluruh Tim dibantu Pak Sekcam dan Tim PUPR sudah melaksanakan aksi kebersihan, sehingga saluran irigasi di Subak Pakel II kembali normal,” ujarnya 

Lebih lanjut dijelaskan, penemuan limbah sisa pemotongan hewan tersebut bermula dari bau menyengat. Sehingga dilaksanakan pengecekan untuk selanjutnya dilaksanakan pembersihan. Pihaknya juga mengajak semua pihak, terutama masyarakat yang berada di hulu untuk tidak membuang sampah, terlebih limbah sisa pemotongan hewan. Hal ini lantaran saluran irigasi masih dimanfaatkan oleh petani setempat untuk mengairi sawah. 

“Tentu kami sudah berkordinasi dengan semua pihak, besar harapan kejadian ini tidak terulang lagi, mari kita bersama menjaga dengan tidak membuang sampah dan limbah di saluran irigasi, terlebih saluran yang dimanfaatkan untuk mengairi lahan persawahan,” harap Astika. (Ags/HumasDps).

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved