-->

Selasa, 24 Januari 2023

Menyambut Pemilu 2024, KPU Kabupaten Karangasem Gelar Pelantikan PPS


Karangasem, Bali Kini -
Menjelang perhelatan pemilu serentak tahun 2024 KPU Kabupaten Karangasem mulai bergerak mempersiapkan dari pembentukan PPK dan selanjutnya Pelantikan PPS yang dilaksankan pada hari Selasa, 24 Januari 2023 yang bertempat di Mall Pelayanan Publik Kabupaten Karangasem.


Acara pelantikan PPS dimulai dengan acara majaya-jaya dan persembahyangan bersama yang diikuti oleh seluruh anggota PPS se-Kabupaten Karangasem. Selanjutnya berkumpul di Aula Mall Pelayanan Publik melaksanakan kegiatan pelantikan dengan pembacaan sumpah janji anggota PPS. Dengan jumlah total anggota PPS Kabupaten Karangasem yang dilantik sejumlah 234 orang yang tersebar di seluruh Desa se-Kabupaten Karangasem dengan jumlah masing-masing Desa yaitu 3 Orang.


Kegiatan pelantikan PPS dihadiri oleh Bupati Karangasem, Prokopimda, Sekretaris KPU Provinsi Bali, Kesbangpol, Bawaslu, Kejaksaan, Pengadilan, dan komesioner KPU Kabupaten Karangasem.


I Made Oka Purnama selaku sekretaris KPU Provinsi Bali yang hadir mewakili Ketua KPU Provinsi bali dalam kesempatannya menyampaikan sambutan dari ketua KPU.

"Selamat untuk seluruh anggota PPS yang telah dilantik dan semangat untuk mengemban tugas Negara dalam menyukseskan Pemilu tahun 2024" ucapnya


I Gede Dana selaku Bupati Karangasem yang turut hadir menyaksikan pelantikan PPS dalam sambutannya mengucapkan selamat dan memberikan pesan kepada seluru PPS yang dilantik.

"Untuk bekerja dengan Netralitas, intregritas dan solidaritas yang penting untuk saling berkoordinasi untuk kelancaran Pemilu 2024" ucapnya.


Selanjutnya Ketua KPU Kabupaten Karangasem  Ngurah Gede Maharjana dalam sambutannya memberikan ucapan selamat dan juga pesan kepada PPS dalam menjalankan tugasnya.

"Selamat untuk PPS yang sudah dilantik dan selanjutnya mulai dari sekarang berkoordinasi di Desa dan mulai bergerak di desanya masing-masing" ucapnya.


Selanjutnya dilaksanakan kegiatan Apel Siaga dengan Ngurah Gede Maharjana selaku Pembina Apel. Setelah kegiatan apel selanjutnya dilaksanakan kegiatan pemaparan materi teknis oleh 5 Komisioner KPU dan Sekretaris KPU Provinsi Bali yang diakhiri dengan kegiatan foto bersama. (Ami)

Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Trenggono Sarankan Kembangkan Kerang Abalon di Karangasem


Karangasem, Bali Kini -
Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang luncurkan produk Unggul Udang Vaname kembali mengecek hasil tambak udang jenis Nusadewa tersebut pada Selasa (24/1/2023).


Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono datang ke Balai Produksi Induk Udang Unggulan dan Kekerangan yang berada di Desa Bugbug, Karangasem disambut oleh Wakil Bupati Kabupaten Karangasem, I Wayan Artha Dipa.


Dalam wawancaranya pada beberapa awak media, Wahyu Trenggono mengatakan jika kedatangannya ialah untuk mengecek dan memastikan bagaimana perkembangan serta penguasaan teknologi dari budidaya udang tersebut.


"Bagaimana kita bisa meningkatkan juga segera menguasai penguasaan teknologi dari budidaya udang ini. Jadi bukan hanya soal pembesarannya saja atau produksinya saja tapi juga bagaimana pakan, yang paling penting bagaimana membangun indukan yang baik dan seterusnya yang sampai pada akhirnya kita memiliki kemandirian," katanya.


Pihaknya juga mengaku terkesan dengan pengelolaan KKP yang dikepalai oleh Wendi Tri Prabowo atas tanggung jawabnya. "Ternyata di sini bukan hanya udang yang semakin baik developmentnya atau risetnya tapi juga ada abalon (jenis kerang) yang sudah bisa dikembangkan yang menurut saya ini adalah satu potensi ekonomi yang bisa dilakukan oleh masyarakat," katanya.


Selanjutnya pihaknya mengaku sudah berbicara pada Wakil Bupati Karangasem agar kemudian hal ini dibicarakan secara intens, terkait kerang abalon ini.  "Karena ini mudah untuk pengembangannya, abalon ini mudah dan nilai ekonominya tinggi sekali lalu permintaan pasarnya juga bukan hanya lokal tapi juga internasional cukup tinggi, nah ini harus bisa kita kembangkan dan kita lakukan ini pertumbuhan ekonomi real ya yang harus kita develop," Tutupnya. (Ami)

Dinkes Karangasem Mulai Buka Pemberian Vaksinasi Covid-19 Booster Kelompok Kedua Hari Ini


BALIKINI.NET | KARANGASEM — Vaksinasi booster kelompok kedua di Kabupaten Karangasem segera dilaksanakan mulai dari Selasa (24/1/2023). Dikatakan Kepala Dinas Kesehatan, I Gusti Bagus Putra Pertama jika hal tersebut berjalan sesuai dengan surat edaran dari Provinsi.

"Vaksinasi booster kelompok kedua sesuai surat edaran, kita di Karangasem sudah mulai melaksanakan di seluruh fasyankes dan puskesmas mulai hari ini Selasa (24/1/2023). Jadi kami persilahkan untuk masyarakat yang berumur 18 tahun ke atas untuk datang ke Puskesmas terdekat," katanya. Dinas Kesehatan memberikan fasilitas vaksinasi Covid-19 gratis baik booster 1 ataupun booster 2.

Sementara, masyarakat sudah dapat mulai mendapat pelayanan vaksinasi mulai jam 8 pagi hingga jam 12 siang di fasyenkes ataupun Puskesmas terdekat.

Terkait sasaran, pihak Dinkes Karangasem mengaku menyasar pada sebanyak 132.000 masyarakat. "Vaksin booster kedua ini dilakukan 6 bulan setelah booster 1, dan yang sudah melaksanakan vaksin booster 1 itu ada sebanyak 132.000 masyarakat. Ini kita selesaikan sampai habis," katanya.

Sementara jenis vaksinasi yang diberikan mengikuti vaksin booster yang pertama. Baik itu jenis Moderna, Sinovac, Astra Zeneca dan lain sebagainya. "Tetap mengikuti jenis vaksin apa yang diberikan pertama, selain itu juga tergantung ketersediaan. Namun semua bisa kita fasilitasi," tandasnya. (Ami)

Layanan WiFi Gratis Untuk Masyarakat Karangasem Tahun 2023 Akan Terpasang Di 290 Titik Lokasi


BALIKINI.NET | KARANGASEM — Setelah sekian lama Layanan internet wifi gratis program Bali Smart Island (BSI) yang terpasang di sejumlah fasilitas umum di Kabupaten Karangasem tidak dapat digunakan, kini layanan ini akan segera dapat dinikmati masyarakat kembali.

Menurut Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Karangasem, I Gede Ngurah Yudiantara rencananya layanan ini akan dipasang total di 290 titik lokasi, baik itu di Desa Adat, Puskesmas dan ODTW. "Di tahun 2022 baru terpasang di 213 titik. Kemudian tahun 2023 ini disudah terpasang di 73 titik lokasi," katanya Selasa (24/1/2023).

Sebelumnya, dari Desember 2021 lalu layanan internet gratis untuk masyarakat ini memang tidak dapat diakses. Hal ini dikarenakan adanya proses pergantian provider oleh vendor lama ke vendor yang baru.

Ngurah Yudiantara mengatakan jika ini sudah sesuai dengan petunjuk pelaksana dan petunjuk teknis oleh Pemerintah Provinsi. Pihaknya berharap agar setelah perhatian vendor ini, layanan internet gratis dapat dimanfaatkan masyarakat dengan lebih baik lagi. (Ami)

Pick Up Rombongan Pemedek Oleng, Tabrak Rombongan Siswa SD, Catat 17 Korban


BALIKINI.NET | KARANGASEM — Rombongan pemedek asal Kubu, Karangasem alami kecelakaan saat perjalanan pulang usai melaksanakan persembahyangan di Pura Dalem Puri Besakih menggunakan pick up yang tiba-tiba saja oleng, Senin (23/1/2023). Peristiwa ini terjadi di jalan raya Kalanganyar, Desa Sibetan, Karangasem.

Diduga mobil pick up yang dikendarai Wayan Narta itu melaju dengan kecepatan tinggi, namun melihat puluhan rombongan siswa SD yang berjalan kaki sepulang sekolah di pinggir jalan, ia ingin menghindari rombongan tersebut. Namun naasnya, ia malah hilang kendali, oleng dan terbalik ke sisi kiri jalan dari arah Selat menuju Kalanganyar. Seluruh penumpang Pickup yang berjumlah sekitar 11 orang tersebut seketika jatuh terguling. Tak hanya itu, usai terbalik kendaraan juga sempat terseret hingga 5 meter dan menimpa pejalan kaki yang merupakan siswa SDN 3 Sibetan yang baru saja dipulangkan dari sekolah.

Akibatnya, seluruh penumpang pick up dan siswa SD mengalami luka-luka. Korban di bawa ke Puskesmas Selat, sementara yang lainnya yang mengalami luka sedang dan berat dilarikan ke Pukesmas Bebandem dan RS Bali Med.

Salah satunya siswa yang menjadi korban ialah Kadek Indra Pratama "Ya pas pulang sekolah, saya jalan mau pulang sama temen - temen, mobilnya sudah terlihat nyig-sag dari arah barat dan terguling, saya berusaha menghindar, tapi kepala saya terbentur  entah kena apa dan langsung kelihatan gelap," katanya yang tengah dirawat di Puskesmas setempat.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Bebandem, IPDA. I Gede Alit mengatakan, berdasarkan data yang pihaknya terima, jumlah korban sementara berjumlah 17 orang terdiri dari 11 orang diantaranya penumpang pick up dan 6 orang korban pejalan kaki yang merupakan siswa sekolah dasar. 

"Beberapa korban dengan luka serius dilarikan ke RS Balimed dan yang lain ada yang di bawa ke Puskesmas Bebandem serta ke Puskesmas Selat," ujarnya. Hingga kini, Selasa (24/1/2023) kasus ditangani oleh Unit Laka Polres Karangasem (Ami)

Senin, 23 Januari 2023

Semarak Perayaan Imlek Toleransi Tahun 2023 di Kota Denpasar


BALIKINI.NET | DENPASAR — Perayaan Tahun Baru Imlek Toleransi Tahun 2023 di Kota Denpasar berlangsung semarak di Kawasan Heritage Jalan Gajah Mada, Denpasar, Senin (23/1). Perayaan kali ini dihadiri langsung Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Bambang Yugo Pamungkas serta Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar, I Ketut Suteja Kumara. 

Tampak hadir pula Anggota DPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya, Anggota DPRD Provinsi Bali, Ni Wayan Sari Galung, Panglingsir Puri, Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Widnyani Wiradana serta undangan lainya. 

Pemrakarsa Kegiatan, I Ketut Siandana, AA Ngurah Jaka Pratindya dan Jro Mangku Gede Kuning yang bernaung dibawah Bahan Komunitas Bali Tionghoa Nusantara mengatakan, perayaan Imlek Toleransi ini difokuskan pada prosesi dan doa-doa. Hal ini bertujuan untuk berdoa bersama untuk mewujudkan kemakmuran masyarakat. 

"Hari ini kita fokuskan untuk doa-doa, prosesi, sujud syukur sebagai makna utama perayaan Imlek, yang tentunya bermuara pada kemakmuran bersama," ujarnya

Lebih lanjut Siandana menambahkan, Rangkaian Perayaan Tahun Baru Imlek Toleransi di Kota Denpasar diawali dengan Ritual di Palinggih Ratu Gede Syahbandar di Puri Agung Jro Kuta, Ritual di Pelinggih Dewi Kwan Im di Pura Taman Sari. Dilanjutkan dengan Ritual mengawali Parade di Konco Sing Bie Bio Jalan Kartini. Iring-iringan Parade diawali dengan Ritual Menyalakan Petasan, dilanjutkan dengan Memohon Restu di Pura Desa Denpasar. Setalah itu, rangkaian bergerak ke Kawasan Patung Catur Muka untuk selanjutnya kembali ke Kawasan Ratu Mas Melanting, Pelataran Pasar Badung Denpasar. 

Selanjutnya, di kawasan pelataran Pasar Badung juga  dipentaskan beragam garapan budaya. Seperti halnya Barong Sai, Liong, Tari Baris Cina dan Bala Ngarebeg dari Naluri Manca, Garapan Tari dari Pancer Langit yang menggabubgkan Kukus Arum, Barong Landung dan Lango Dewi. Selain itu turut dimeriahkan penampilan Agung Ocha, Gus Wicak dan Gede Kurniawan. 

"Harapan kami ini menjadi momentum toleransi serta memukup kebersamaan untuk saling mendoakan menuju kemakmuran bersama," ungkapnya

Ditempat terpisah Ketua INTI Bali, Putu Agung Prianta didampingi Ketua Pelaksana Festival Imlek Bersama 2023, Paulus Hery Arianto menjelaskan, dalam rangka memeriahkan perayaan Imlek tahun 2023,  Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Bali dan didukung Pemkot Denpasar menggelar Festival Imlek Bersama 2023 yang dilaksanakan pada tanggal 23, 28 dan 29 Januari 2023 mendatang. Adapun pelaksanaan festival ini bertujuam untuk memperkuat kebersamaan di Kota Denpasar. 

“Hari ini adalah perayaan Imlek Toleransi untuk memperingati Tahun Baru Imlek yang jatuh pada Minggu kemarin, kegiatan ini merupakan rangkaian Festival Imlek Bersama yang dilaksanakan pada 23, 28 dan 29 Januari mendatang, festival ini merupakan keinginan kami dengan para pangelingsir dan tokoh masyarakat di Gajah Mada sejak 23 tahun lalu dan kali ini bisa terwujud,” katanya. 

Dijelaskannya, Festival Imlek Bersama 2023 ini bertemakan Merajut Kebhinekaan Memperkuat Kerukunan. Sebelum Festival resmi dimulai, juga sudah terpasang gapura khas China dan 1.200 lampion. Gapura dan lampion ini terpasang di sepanjang Jalan Gajah Mada Denpasar. 

Lebih lanjut dijelaskan, Festival Imlek Bersama yang dikemas lewat parade Nusantara akan digelar pada Sabtu, 28 Januari pukul 16.00 – 18.00 Wita di kawasan Jalan Gajah Mada – Catur Muka hingga Lapangan Puputan Badung. Selanjutnya pukul 18.00 Wita dilanjutkan dengan panggung nusantara yang digelar 28 – 29 Januari ini akan dihadirkan 1.200 penampil. 

"Penampilan ini meliputi 200 barongsai dari 9 paguyuban barongsai serta parade wushu sebanyak 200 peserta. Juga ada peserta dari banjar-banjar dengan penampilan barong, rangda khas Bali, serta Reog Ponorogo,” katanya. 

Ditambahkannya, pihak panitia nantinya menyediakan sebanyak 100 stand UMKM kuliner  dimana 70 persennya adalah stand kuliner khas Tionghoa.

 “Selama pelaksanaan festival ini kami menargetkan jumlah pengunjung yang hadir sebanyak 3.000 orang. Sebelum itu, pada 23 Januari 2023 juga digelar perayaan Imlek toleransi dan persembahyangan bersama,” ujarnya.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara memberikan apresiasi atas pelaksanaan Perayaan Imlek Toleransi dan Festival Inlek Bersama Tahun 2023 ini. Dimana, Pemerintah Kota Denpasar sangat fokus dalam merangkul keberagaman yang dapat memperkaya Kota Denpasar sebagai kota berbudaya dalam  spirit Vasudhaiva Kutumbakam atau menyama braya (persaudaraan) dan meneguhkan Denpasar sebagai Kota Toleransi. 

“Ini merupakan implementasi sepirit Kolaborasi dan Toleransi dalam menjaga keberagaman, Berbagai kebudayaan dari etnis yang ada di kota Denpasar ini dapat semakin meningkatkan daya tarik pariwisata di Kota Denpasar sebagai upaya pemulihan ekonomi pasyarakat pasca pandemi Covid-19,” ucap Jaya Negara sembari mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek bagi umat yang merayakan. (HumasDps).

Stt. Bhuana Werdhi Br. Kawan Bangli Gelar Lomba Mancing Air Deras Ikan Lele


BALIKINI.NET | BANGLI — Memancing merupakan salah satu olahraga rekreasi yang banyak diminati oleh kalangan anak muda di Bangli bahkan di Bali pada umumnya. Tak ketinggalan juga para orang tua juga ikut menjadi penghobi mancing. Selain itu memancing juga bisa dijadikan sebuah event perlombaan, seperti yang dilakukan oleh Stt. Bhuana Werdhi, Banjar Adat Kawan, Kelurahan Kawan Bangli.

Lomba memancing air deras ikan lele yang bertempat di tlabah Banjar Kawan tersebut dilaksanakan pada Minggu (22/1/2023) dibuka   ditandai dengan pelepasan ikan lele oleh I Wayan Sarma, Staff Ahli Bupati yang dalam kesempatan tersebut mewakili Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Anggota DPRD Provinsi Bali dari Fraksi PDI Perjuangan, I Nyoman Budi Utama, Anggota DPRD Bangli I Wayan Wedana, Sekda Bangli Ida Bagus Gde Giri Putra, Direktur Perumda Tirta Danu Arta, Dewa Ratno Suparso Mesi, Camat Bangli, Prejuru Adat Banjar Adat Kawan, Unsur TNI Polri, Para Mancing Mania serta undangan lainnya.

Ketua Stt. Bhuana Werdhi Banjar Adat Kawan, Putu Yana Andika Rujana dalam kesempatan tersebut mengatakan, lomba mancing air deras ikan lele tersebut diikuti oleh kurang lebih 850 orang peserta dari seluruh Bali, hal tersebut diketahui mengingat saat acara lomba dimulai, tiket sudah terjual sebanyak 850 lembar. Dengan harga tiket 60 ribu rupiah peserta memperebutkan hadiah undian berupa 1 Unit sepeda motor New Honda Beat, sedangkan untuk hadiah ikan terberat 1 mendapat hadiah berupa uang tunai sebesar 2,5 juta, hadiah terberat kedua 1,5 juta , terberat ketiga 1 juta, terberat keempat 500 ribu, terberat kelima 500 ribu , serta beberapa hadiah hiburan lainnya.

Andika menambahkan, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka penggalaian dana untuk mendukung kreativitas Stt. Bhuana Werdhi, selain itu kegiatan tersebut bertujuan mempererat persatuan dan solidaritas antar  anggota Stt. Bhuana Werdhi. Pihaknya mengucapkan terimakasih kepada para sponsor serta semua pihak yang telah mendukung terlaksananya lomba tersebut.

Kelian adat Banjar Kawan I Nengah Gangsar dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Stt. Bhuana Werdhi yang telah melaksanakan kegiatan positif, sebagai prejuru adat, pihaknya akan selalu mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh Stt, tentunya kegiatan yang berdampak positif bagi lingkungan sekitar. Ia Juga menngucapkan terimakasih kepada para undangan serta para mancing mania yang telah berpartisipasi dan terlibat dalam lomba tersebut.

Sementara itu Staff Ahli Bupati Bangli I Wayan Sarma, dalam kesempatan tersebut mengatakan, memancing merupakan salah satu olahraga rekreasi yang dapat dikemas menjadi sebuh event perlombaan seperti yang dilaksanakan hari ini, Pemerintah Kabupaten Bangli menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh Stt Banjar Kawan ini.  Pihaknya juga mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan, agar air yang mengalir di aliran sungai tidak tercemar sampah, sehingga dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kebutuhan masyarakat, seperti bertani dan beternak ikan. Ia juga menghimbau agar masyarakat gemar makan ikan, karena ikan memiliki kandungan DHA dan  protein tinggi yang dapat membantu perkembangan otak. (*)

PPDI Kabupaten Bangli Melaksanakan Persembahyangan Bersama di Pura Kehen


BALIKINI.NET | BANGLI — Persembahyangan yang dilaksanakan pada Minggu (22/1/2023)  tersebut bertujuan untuk memohon doa dan tuntunan dari Ida Sang Hyang Widhi /Tuhan Yang Maha Esa agar pelaksanaan  Silatnas (Silaturahmi Nasional) Jilid III yang akan dilaksanakan di Jakarta pada 25 Januari 2023 bisa berjalan dengan lancar dan   senantiasa PPDI Kabupaten Bangli diberi tuntunan untuk melaksanakan kewajiban sebagai pelayan masyarakat.

Kegiatan persembahyang bersama dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bangli Ida Bagus Gde Giri Putra , Kepala Dinas PMDPPKB Kab. Bangli  I Dewa Agung Putu Purnama, Camat Bangli dan seluruh perangkat Desa di Kabupaten Bangli.

Dalam kesempatan tersebut  Sekretaris Daerah  Kabupaten Bangli  Ida Bagus Gde Giri Putra memberikan arahan kepada seluruh perangkat Desa agar selalu melaksanakan kewajiban sebagai perangkat dengan penuh rasa tanggung jawab. Pemerintah Kabupaten Bangli akan terus memperjuangkan kesejahteraan perangkat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dan untuk Silatnas Jilid III, Pemerintah Kabupaten Bangli sangat mendukung dan mengapresiasi sehingga apa yang menjadi keluhan di perangkat Desa bisa didengar oleh Pemerintah Pusat sehingga regulasi bisa disesuaikan.

Lebih lanjut Kadis PMDPPKB Kabupaten Bangli  I Dewa Agung Putu Purnama dalam arahannya menyampaikan, agar seluruh perangkat Desa bisa menjadi ujung tombak kemajuan Desa. Perangkat Desa mampu menyampaiakan program- program pemerintah di tengah masyarakat, melakukan pelayanan sepenuh hati sebagai kewajiban yang mulia. Dan Pemerintah Daerah menyiapkan hak- hak  termasuk kesejahtraan perangkat desa. Sehingga akan tercipta sinergisitas yang baik antara Pemerintah Daerah dan Perangkat Desa. "Imbuhnya"(**)

Belum Pegang Surat Visum RS, Kasat Reskrim Polres Maros Sudah Mengumbar Hasilnya di Media, Ada Apa ?


BALIKINI.NET | MAKASSAR — Tindakan Kasat Reskrim Polres Maros, Iptu Slamet yang berkoar-koar di sejumlah media membeberkan hasil visum terhadap luka-luka dan lebam-lebam di tubuh Virendy Marjefy Wehantouw yang tewas saat mengikuti kegiatan Diksar Mapala FT Unhas, dikecam pihak keluarga dan mendapat sorotan keras serta mengundang tanda tanya dari berbagai kalangan masyarakat.

Seperti yang dapat dibaca dalam berita sejumlah media nasional dan daerah, Kasat Reskrim Polres Maros Iptu Slamet dalam komentarnya menyatakan bahwa hasil visum dari Rumah Sakit Grestelina itu wajar. Dengan pernyataan itu, jelas menunjukkan kesan jika pihak penyidik Polres Maros sudah memegang hasil visum.

"Kasat Reskrim Polres Maros bisa berkomentar demikian di media, apakah benar bersangkutan sudah memegang ataupun melihat hasil visum ? Berita-berita media tersebut dipublish Kamis dan Jumat (18-19/01/2023)," ujar James Wehantouw, ayah almarhum Virendy Marjefy Wehantouw kepada media ini, Senin (23/01/2023).

Padahal kenyataannya, menurut wartawan senior eks Harian Pedoman Rakyat itu, keluarga baru membuat laporan polisi ke Polres Maros pada Minggu (15/01/2023) dan penyidik baru ke RS Grestelina pada Jumat (20/01/2023) siang membawa surat permohonan visum.

"Itu berarti Kasat Reskrim sudah membuat kesimpulan sendiri dan merilisnya ke media, sedangkan bersangkutan belum mengajukan surat permohonan visum (SPV) ke RS dan belum memegang surat hasil visum untuk menjadi salah satu alat bukti dalam penyidikan perkara," sambung anggota Penasehat PWI Sulsel ini.

Pemimpin Umum Media Online sorotmakassar.com ini menilai pula, tindakan Kasat Reskrim Polres Maros ini menimbulkan dugaan adanya keberpihakkan kepada pihak Unhas dan organisasi Mapala Fakultas Teknik Unhas yang ditengarai berusaha keras 'membungkam' kasus kematian Virendy dan juga agar bisa lepas dari jeratan hukum.

Selain itu, ungkap James lagi, Kasat Reskrim Polres Maros dalam keterangan di media selalu menegaskan bahwa pihak keluarga tidak melaporkan perihal kematian korban, tapi hanya mengadukan perihal kelalaian panitia diksar. 

Padahal sangat jelas ketika membuat laporan polisi di SPKT Polres Maros, Viranda Wehantouw (kakak korban) menyampaikan perihal kematian adiknya saat mengikuti kegiatan Diksar Mapala FT Unhas dan diduga penyebab kematiannya karena adanya unsur kekerasan/penyiksaan dan kelalaian SOP yang dilakukan panitia. 

"Saat membuat laporan di SPKT Polres Maros, saya menceritakan perihal kematian Virendy dan kejanggalan-kejanggalan serta luka-luka hingga lebam yang ada di tubuhnya. Saya juga memperlihatkan foto-foto luka-luka dan lebam-lebam di tubuh Virendy. Setelah melihat foto-foto itu, sejumlah petugas yang ada di ruang SPKT bahkan merasa yakin adanya unsur kekerasan dan kelalaian panitia," papar Viranda.

James yang juga menjabat Wakil Pemimpin Umum Media Online pedomanrakyat.co.id ini, menilai langkah yang dilakukan Viranda mewakili pihak keluarga membuat laporan polisi ke Polres Maros untuk mendapatkan kebenaran dan keadilan atas kematian adiknya sudah sesuai prosedur hukum dan wajib ditangani aparat kepolisian secara obyektif, transparan serta tuntas.

"Jadi tidak benar jika disebutkan kami tidak melaporkan perihal kematian korban ! Keluarga ikhlas dengan meninggalnya Virendy, itu bukan berarti perihal kematian korban tidak perlu diusut tuntas oleh pihak kepolisian. Soal visum atau otopsi itu merupakan kewenangan penyidik yang telah diatur dalam KUHAP (Pasal 184, Pasal 133, Pasal 134, dan Pasal 135) maupun KUHP (Pasal 222 junto Pasal 216)," tutur mantan Redaktur Hukum dan Kriminal Harian Pedoman Rakyat di tahun silam ini.

James juga menegaskan, definisi kekerasan atau penyiksaan tidak harus diidentikkan dengan penggunaan alat bantu benda tajam atau benda keras lainnya, atau berupa benturan fisik menggunakan tangan maupun kaki, tapi bisa pula dalam bentuk tekanan mental seperti bentakan hingga luapan amarah yang terkesan memaksa korban terus melanjutkan perjalanan kendati korban sudah tak mampu dan tak berdaya lagi.

Dugaan adanya keberpihakkan yang ditunjukkan oknum aparat kepolisian di Polres Maros, juga terlihat saat Viranda membuat laporan polisi dimana adanya oknum penyidik yang langsung mengeluarkan kata-kata "apapun hasilnya penyelidikan polisi, pihak keluarga harus siap menerima dengan lapang dada". Kalimat-kalimat tersebut terkesan membuat pihak keluarga down (jatuh semangat). 

"Penyidik belum sama sekali bekerja melakukan tindakan penyelidikan dan pengusutan, tapi sudah memberikan gambaran yang seolah-olah penanganan kasus ini nantinya tidak sesuai harapan pihak keluarga. Bahkan oknum penyidik langsung mengarahkan untuk dilakukan otopsi dan menguraikan proses pelaksanaan otopsi dimana tubuh korban akan dibelah-belah dan dikeluarkan organ-organ tubuhnya. Mendengar hal ini, jelas membuat pelapor jadi ngeri dan merasa kasihan terhadap almarhum. Parahnya lagi, belum ada pernyataan resmi dari pihak orang tua korban, oknum penyidik maupun Kasat Reskrim hampir setiap hari mendesak agar orang tua korban untuk membuat Surat Pernyataan Keberatan Otopsi," jelasnya.

Seharusnya setelah menerima laporan pengaduan tindak pidana, petugas kepolisian wajib mendatangi rumah duka untuk melihat langsung kondisi jenazah dan berkoordinasi dengan pihak keluarga serta menjelaskan secara persuasif terkait langkah-langkah penyelidikan dan perihal dilakukan visum maupun otopsi yang merupakan kewenangan penyidik.

Namun, hingga jenazah almarhum dimakamkan, tak ada penyidik dari Polres Maros yang datang untuk melihat kondisi jenazah, meskipun saat datang membuat laporan, Viranda sudah meminta penyidik untuk melakukan visum luar terhadap luka-luka dan lebam-lebam yang ada di tubuh korban untuk mendapat keterangan ahli (dokter forensik) apakah ada unsur kekerasan atau penyiksaan. (*)

Kelurahan Peguyangan Rutin Laksanakan Giat Bank Sampah Di Banjar Benaya


BALIKINI.NET | DENPASAR — Kelurahan Peguyangan rutin melaksanakan bank sampah disetiap banjar. Pelaksanaan bank sampah ini merupakan salah satu penerapan program terkait pengolahan serta pemilahan sampah berbasis sumber. Pelaksanaan pengumpulan sampah kali ini dilaksanakan di Bank Sampah Dahlia Banjar Benaya, Kelurahan Peguyangan, Minggu (22/1).

Lurah Peguyangan, I Gede Sudi Arcana saat dikonfirmasi mengatakan giat bank sampah kali ini bertempat di Balai Banjar Benaya, Kelurahan Peguyangan. Bank Sampah  yang bernama Bank Sampah Dahlia ini dikelola oleh Kader PKK banjar setempat serta kelihan adat Banjar Benaya yang juga sebagai pelindung Bank Sampah Dahlia tersebut.

“Giat pengumpulan atau penimbangan sampah di Bank Sampah Dahlia ini dilaksanakan pada minggu ketiga di setiap bulannya. Selain menerima pengumpulan sampah non organik, bank sampah ini juga menerima minyak jelantah yang nantinya juga akan disalurkan ke pengepul Sumber Bumi Menghijau (SBM),” ujarnya.

“Kami berharap untuk kedepannya dengan konsisten melaksanakan bank sampah ini dapat membantu pemerintah dalam mengurangi pembuangan sampah  ke TPA Suwung. Selain itu dari bank sampah ini juga diharapkan agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya memilah sampah dari rumah sehingga dapat mengurangi pencemaran lingkungan dari sampah non organik," katanya.

Selebihnya dikatakan Gede Arcana adapun sampah yang terkumpul saat ini sebanyak 403,2 kilogram dan 12 liter minyak jelantah. "Semua sampah tersebut akan dijual kembali ke pengepul, jadi dengan adanya bank sampah ini dapat memberikan nilai tambah terhadap sampah yang dihasilkan dimasing-masing rumah tangga," imbuhnya.

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved