-->

Iklan

Antar KBS-Ace Daftar, PDIP Bali Kerahkan Ribuan Massa , Deklarasi Mantra-Kerta Diundur

Minggu, 07 Januari 2018, 19.01 WIB Last Updated 2020-05-19T07:34:42Z
Denpasar-Balikini.Net - Besok (hari ini), pendaftaran Pasangan Calon untuk Pilgub Bali 2018 resmi dibuka. Beberapa partai politik yang siap mengusung Pasangan Calon sudah melakukan persiapan segala sesuatunya. Mulai dari berkas administrasi hingga massa yang akan dikerahkan.

PDIP Bali misalnya. Partai yang mengusung Pasangan Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (KBS-Ace) tersebut berencana akan mengerahkan massa hingga puluhan ribu. Dijadwalkan, Pasangan KBS-Ace akan mendaftar pada hari pertama pendaftaran padea Pukul 10.40 WITA. “kalau melihat struktur, itu yang kita instruksikan lebih kurang 10.000 lah. Masing-,asing untuk Legislatif membawa 200-250 orang,” ujar Koordinator Lapangan (Koorlap) DPD PDIP Bali Dewa Made Mahadnyana, Minggu (07/01) kemarin.

Saat ditanya antisiapasi jumlah terhadap jumlah massa hingga ribuan, anggota Komisi II DPRD Bali ini tak khawatir dengan hal tersebut. Psalnya, partai telah memberikan himbauan kepada seluruh komponen dan jajaran partai dalam mengawal pendaftaran. “DPD (PDIP Bali) dan Tim sudah bersurat kepada struktur di DPD (tingkat II) menginstruksikan bahwa yang di Kota Denpasar bawa sepeda motor, tidak boleh bawa mobil. Sehingga, kita tidak butuh parker yang luas. Nanti bisa masuk ke parkir Dinas Perhubungan, kami sudah pinjam. Untuk kabupaten lain yang bawa mobil, kami pusatkan di DPRD Bali. Kami sudah pinjam. Kami sudah bersurat. Selebihnya itu di Pura Dalem dan jalan di belakang DPD,” terangnya

Selain itu, pendaftaran Pasangan Calon KBS-Ace juga akan diiringi dengan parade budaya. Menurutnya, parade budaya tersebut merupakan cerminan Bali yang sangat kental dengan budayanya. “Kita mengedepankan budaya. Saat mendaftar nanti, kami mementaskan Sendratari Rama Shinta dan Hanoman,” tandasnya.

Sementara itu, rencana deklarasi Pasangan yang diusung oleh Koalisi Rakyat Bali (KRB) yakni Mantra-Kerta (Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-Ketut Sudikerta) diundur menjadi tanggal 9 Januari 2018. Sebelumnya, deklarasi akan dilaksanakan pada tanggal 8 Januari bertepatan dengan pembukaan pendaftaran pasangan calon.

Ketua Pengarah Tim Kampanye Mantra-Kerta Made Mudarta menjelaskan, ada beberapa alasan yang membuat deklarasi harus diundur. Antara lain, factor keamanan, faktor chemistry Hari Dewasa Ayu dengan hari kelahiran Mantra-Kerta, bhakti kami terhadap Dewata Nawa Sanga (Sembilan dewa penjaga Pulau Bali).” Setelah koordinasi dengan pihak keamanan, demi keamanan, kenyamanan dalam proses pendaftaran serta menghadirkan Pilkada yang aman, damai dan berintegritas di Pilgub Bali, kami memutuskan untuk deklarasi dan pendaftaran Paslon MANTRA-KERTA pada tanggal 9 Januari 2018,” paparnya.

Disamping itu, Paslon Mantra-Kerta juga diklaim memiliki karakter yang serupa dengan Panca Pandawa. Mengingat, KRB mengusung Dharmawangsa sebagai calon gubernur. Dirinya mengibaratkan, seperti kisah Mahaberata, dimana Kresna sebagai titisan dewa wisnu justru memberikan restu kemenangan bagi Panca Pandawa walaupun hadir kediaman beliau belakangan. “Sebagai selebrasi atas terbentuknya KRB tanggal 9 November 2017 dan Hari H coblosan tanggal 27 Juni 2018. Jika dirumuskan, 27 sama dengan, jadi 2 + 7 = 9,” pungkas Ketua DPD I Partai Demokrat Bali ini. [wp/r5]

Komentar

Tampilkan

BERITA TERBARU