-->

Selasa, 04 Oktober 2022

Fraksi Demokrat Usulkan Nilai Jual NJOPKB Disesuaikan Dengan Harga Pasar



Utami dwi suryadi dari demokrat

Denpasar , Bali Kini -
Kinerja ekonomi yang membaik juga akan memberikan dampak yang positif terhadap sumber-sumber penerimaan pendapatan daerah yang akan dirancang dalam APBD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2023 sehingga diharapkan sasaran dan target pembangunan yang telah dicanangkan dapat terealisasi sesuai dengan rencana. 

Secara umum RAPBD tahun 2023 dirancang seperti: Pendapatan Daerah sebesar Rp 5,7 Triliun Lebih, Belanja Daerah sebesar Rp 5,3 Triliun Lebih, sehingga terdapat Surplus sebesar Rp 110,6 Miliar Lebih dan Pembiayaan Netto sebesar Rp 110,6 Miliar Lebih.

Berkenaan dengan Pajak Daerah tahun 2023 dianggarkan sebesar Rp 2,81 Triliun lebih atau meningkat sebesar Rp 237,76 Miliar Lebih atau 9,21% dari APBD Induk tahun 2022 sebesar Rp 2,58 Triliun Lebih. 

Khusus untuk Pajak Kendaraan Bermotor dalam tahun 2023 dianggarkan sebesar Rp 1,41 Triliun Lebih ada peningkatan sebesar Rp 159,74 Miliar Lebih atau 12,77 %, dari anggaran sebesar Rp 1,25 Triliun Lebih tahun 2022. 

"Kami Fraksi Partai Demokrat memberikan apresiasi kehadapan saudara Gubernur walaupun kondisi ekonomi belum stabil karena pandemi covid 19 penerimaan PKB terus meningkat. Namun demikian Kami Fraksi Partai Demokrat masih mendengar keluhan dari masyarakat dimana PKB yang dibayar oleh Masyarakat pemilik kendaraan bermotor lebih dari lima tahun yang lalu tidak pernah turun untuk kendaraan yang sama yang dimiliki, sedangkan menurut logika kendaraan tersebut nilai jualnya pastilah menurun setiap tahunnya sesuai dengan harga pasar," baca Utami Dwi Suryadi.

Untuk tidak memberatkan masyarakat pemilik kendaraan bermotor dan tidak adanya perbedaan yang sangat mencolok dengan Provinsi lain, Faraksi Partai Demokrat sarankan agar Nilai Jual Obyek Pajak Kendaraan Bermotor yang dipakai dasar untuk pengenaan PKB disesuaikan dengan harga pasar atau disesuaikan diantara NJOPKB Provinsi yang terdekat yaitu Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Retribusi Daerah tahun 2023 dianggarkan sebesar Rp. 88,55 Miliar Lebih atau meningkat sebesar Rp 70,33 Miliar Lebih atau 385,93 %,dibandingkan dengan APBD Induk tahun 2022 sebesar Rp 18,22 Miliar Lebih.  Kenapa direncanakan peningkatan yang sangat luar biasa, pada hal dalam Perubahan APBD tahun 2022 yang sedang berjalan ini, anggaran Retribusi Daerah diturunkan menjadi sebesar Rp 10,73 Miliar Lebih, sehingga ada penurunan sebesar Rp 7,48 Miliar Lebih atau 41,08 %. 

Berkenaan dengan Bagian Laba yang dibagikan (deviden) atas Penyertaan Modal Pemerintah Provinsi Bali pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebesar Rp 809,8 Miliar Lebih, salah satu diantaranya  bersumber dari PT. Perseroda Pusat Kebudayaan Bali sebesar Rp 650 Miliar. 

"Mohon penjelasan Saudara Gubernur terkait dengan bidang usaha PT. Perseroda Pusat Kebudayaan Bali sehingga mampu menghasilkan pembagian laba (deviden) sebesar Rp 650 Miliar tersebut," jelasnya.

Terkait dengan Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah, yang bersumber dari Jasa Giro dianggarkan turun sebesar Rp 2,58 Miliar Lebih atau 20,51% dari sebesar Rp 12,58 Miliar Lebih tahun 2022 menjadi sebesar Rp 10 Miliar tahun 2023. Dan bahkan Pendapatan Bunga dari sebesar Rp 13 Miliar tahun 2022 menjadi Rp 0, tahun 2023. 

"Kami Fraksi Partai Demokrat memberikan apresiasi kehadapan saudara Gubernur atas keberaniannya telah menganggarkan Sumbangan Kontribusi Wisatawan sebesar Rp 100 Miliar, pada hal belum diketahui hasil uji coba sistem pungutannya, dengan harapan dapat ditingkatkan mengingat kunjungan wisatawan ke Bali semakin meningkat," tegas Fraksi Demokrat.

Fraksi Partai Demokrat memberikan apresiasi kehadapan saudara Gubernur karena mampu menunjukkan efisiensi dalam perencanaan Belanja Operasi, dimana tahun 2023 dianggarkan sebesar Rp 3,43 Triliun Lebih dan tahun 2022 sebesar Rp 3,85 Triliun Lebih, ini berarti turun sebesar Rp 419,72 Miliar lebih atau minus 10,88 %.

Khusus untuk Belanja Pegawai drencanakan sebesar Rp 1,66 Triliun Lebih tahun 2023 sedangkan tahun 2022 dianggarkan sebesar Rp 1,86 Triliun Lebih, ini berarti turun sebesar Rp 199,17 Miliar Lebih atau minus 10,66 %. 

"Kami Fraksi Partai Demokrat sarankan agar jangan sampai mengganggu kinerja Pegawai Non ASN yang sudah bekerja dengan baik, dan kondusif," beberanya.

Dalam Alokasi Anggaran Pembiayaan Daerah Provinsi Bali pada Tahun 2023, Fraksi Partai Demokrat melihat bahwa adanya Penerimaan SILPA tahun 2022 sebesar Rp 226,87 Miliar Lebih dan Pengeluaran Pembiayaan berupa Pembayaran Cicilan Pokok Utang atas Penggunaan Dana PEN sebesar Rp 187,50 Miliar Lebih dan Pembentukan Dana Cadangan dalam rangka Pemilukada serentak tahun 2024. 

Fraksi Partai Demokrat tidak melihat adanya pembayaran Utang pada PT. Bank BPD Bali, dimana kita tahu bersama bahwa dalam Perubahan APBD tahun 2022 yang sedang berjalan ini direncanakan ada pinjaman pada PT. Bank BPD Bali sebesar Rp 850 Miliar untuk menutupi devisit anggaran tahun 2022. 

Berdasarkan hal tersebut Fraksi Partai Demokrat berpandangan bahwa dengan tanpa pinjaman pada PT. Bank BPD Bali pada tahun 2022 tapi  mampu memberikan SILPA sebesar Rp 226,87 Milyar Lebih. Kalau hal ini benar adanya, berarti patut diduga ada yang disembunyikan pada saat penetapan Perubahan APBD tahun 2022. 

Namun demikian Fraksi Partai Demokrat tetap memberikan apresiasi Gubernur dan jajarannya karena menunjukkan kinerja yang luar biasa dalam Pengelolaan Keuangan Daerah khususnya tata kelola utang daerah. 

Hal-hal lain yang perlu mendapat perhatian, berkenaan dengan Proyek Pusat Kebudayaan Bali di Klungkung, Fraksi Partai Demokrat yang paling sering bertanya dan memberikan usul saran, hal ini semata-mata karena merasa bangga akan memiliki Pusat Kebudayaan Bali yang monumental.[ar/r5]

Wagub Cok Ace Prihatin Kondisi Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan


Denpasar , Bali Kini  -
Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menyampaikan rasa prihatin terhadap kondisi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Kerobokan yang saat ini sudah melebihi kapasitas. Keprihatinan itu diutarakannya setelah mendengar penjelasan dari Plt. Kalapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan Ni Luh Putu Andiyani yang menemuinya di Kantor Wakil Gubernur Bali, Selasa (4/10/2022).


Kepada Wagub Cok Ace, Andiyani menerangkan bahwa bangunan Lapas Perempuan yang berdiri di atas lahan 20 are itu saat ini dihuni oleh 216 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Padahal, bangunan itu sejatinya hanya diperuntukkan bagi 120 WBP. 

“Jadi kelebihan kapasitasnya hampir mencapai 100 persen,” ucapnya. 

Yang lebih memprihatinkan, Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan saat ini juga menampung 2 orang WBP yang tengah hamil dan tiga bayi yang mengikuti sang ibu. Balita itu masing-masing berusia 2,3 dan 8 bulan. Selain over capacity, Lapas Perempuan ini belum dilengkapi tempat ibadah yang memadai. Terkait dengan kondisi ini, Andiyani sangat berharap perhatian Pemprov Bali. Salah satu perhatian yang diharapkan adalah dukungan penyediaan lahan untuk relokasi Lapas. 


“Untuk dana pembangunan telah dialokasikan oleh Kementerian,” ungkapnya. 


Apa yang disampaikan Plt. Kalapas dibenarkan Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Bali Ida Bagus Gede Sudarsana yang sempat meninjau kondisi lapas. Dari pengamatannya, Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan memang sudah sangat tidak representatif.


Menanggapi hal itu, Wagub Cok Ace menyampaikan rasa prihatin. Kendati secara hirarki pengelolaan Lapas ada di bawah Kementerian Hukum dan HAM RI, namun menurutnya rasa kemanusiaan harus tetap dikedepankan dalam menyikapi kondisi ini. Terlebih, saat ini Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan juga menampung WBP hamil dan juga bayi yang terpaksa harus diajak oleh sang ibu. 


“Anak-anak itu harus mendapat perhatian, karena mereka masa depan bangsa,” ungkap Wagub Cok Ace yang dalam kesempatan itu juga didampingi Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra. 


Menyikapi hal tersebut,  Wagub Cok Ace akan melapor kepada Gubernur Bali terkait bentuk perhatian apa yang bisa diberikan Pemprov. Selain itu, dalam waktu dekat ia berencana turun meninjau Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan. Plt. Kalapas Andiyani menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Wagub Cok Ace. [rls]

Satgas Yonif 126/KC Berikan Pelayanan Cukur Gratis Anak Perbatasan

(Keerom) Bali Kini -  Sebagai wujud kepedulian kepada anak-anak perbatasan untuk menanamkan kerapian sejak dini kepada anak-anak perbatasan, personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC Pos Tatakra menggelar pangkas rambut anak-anak SD Inpres Fafinimbo Kampung Tatakra, Distrik Web, Kabupaten Keerom.



Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 126/Kala Cakti, Letkol Inf Dwi Widodo, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Senggi, Papua, Selasa (04/10/2022).


Memberikan pengertian bahwa menjaga kerapian badan merupakan sesuatu yang penting dan utama untuk menjaga kesehatan diri dengan harapan nantinya anak-anak akan terbiasa hidup rapi dan disiplin baik saat di sekolah maupun di rumah.


“Kegiatan semacam ini merupakan rutinitas di Pos, selain menjalankan tugas pokok menjaga perbatasan, kami juga mempedulikan kerapian dan kebersihan serta kesehatan warga di perbatasan, yang salah satunya diwujudkan dalam kegiatan pangkas rambut anak-anak di perbatasan,” ujar Dansatgas.


Sementara itu, Guru Sukarela SD Inpres Fafinimbo Anis Ball (33)  mengucapkan terima kasih kepada Satgas atas kepedulian anggota Satgas Pos Tatakra yang telah melaksanakan potong rambut anak-anak kami, semoga dengan kegiatan tersebut dapat meningkatkan kepedulian anak-anak akan kesehatan. [rl/r4]

BIBIT CABAI OLEH BANK INDONESIA KEPADA KETUA TP PKK KABUPATEN BANGLI.


Bangli , Bali Kini - Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta hadiri penyerahan Bibit Cabai dari Bank Indonesia Kepada Ketua TP PKK Kabupaten Bangli Ny. Sariasih Sedana Arta yang selanjutnya diserahkan secara berjenjang kepada Ketua TP PKK Kecamatan kepada TP PKK Desa/Kelurahan dan KWT di 4 Kecamatan di Kabupaten Bangli selasa, 4/10/2022 di Ruang Rapat Krisna Kantor Bupati Bangli. Dalam kesempatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali yang diwakili oleh Deputi Direktur BI Kantor Perwakilan Provinsi Bali Dony H. Heatubun, Ketua GOW Kabupaten Bangli Ny. Suciati Diar,Pimpinan OPD Terkait, Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Bangli dan perwakilan TP PKK Desa di Kabupaten Bangli. 


Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada pihak Bank Indonesia atas kerjasamannya dalam hal pengendalian inflasi dengan memberikan bantuan bibit pohon cabai kepada TP PKK Kabupaten dan Kelompok Wanita Tani yang ada di Kabupaten Bangli. Sesuai arahan Bapak Presiden, kami di Kabupaten Bangli juga telah mengalokasikan Dana Transfer Umum untuk mendukung kegiatan pengendalian inflasi daerah. Kegiatan tersebut terbagai pada beberapa OPD sesuai dengan tupoksinya masing-maisng. Jika Pemerintah memiliki beberapa instrument untuk mengendalikan inflasi baik melalui kebijakan fiscal serta kebijakan non fiscal maka semua lini masyarakat juga harus bergerak untuk mengatasi dampak inflasi supaya tidak berkepanjangan dengan berhemat dan berorientasi pada kebutuhan. Di tengah gejolak kenaikan harga-harga bahan baku energi dan mengharuskan masyarakat untuk berkonsumsi barang dan jasa seperlunya serta meningkatkan produktivitas untuk mendapatkan alternative tambahan pendapatan. Ditambahkannya, terkait dengan bantuan bibit cabai dari Bank Indonesia ini, Pihaknya berharap dapat menggerakan masyarakat untuk memanfaatkan halaman atau pekarangan salah satunya menanam pohon cabai dengan demikian ketergantungan terhadap kebutuhan di pasar bisa dikurangi dan ancaman inflasi dapat dilawan. Imbuhnya.


Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali yang diwakili oleh Deputi Direktur BI Kantor Perwakilan Provinsi Bali Dony H. Heatubun  dalam sambutannya juga menyampaikan, kami dari BI memberikan apresiasi dukungan kepada Pemda Bangli dan juga Ibu-ibu PKK karena atas dukungan dan kerjasamanya kita sama-sama ingin melakukan pengendalian inflasi di Bali dan khususnya di Kabupaten Bangli. Terkait dengan bantuan bibit cabai ini, pihaknya melaporkan bahwa Bank Indonesia Provinsi Bali membagikan 70 ribu bibit cabai se-Bali. Sedangkan untuk PKK dialokasikan sekitar 35% atau diangka 30 ribu bibit cabai ke semua Kabupaten/Kota di Bali dan selebihnya juga didistribusikan kepada pasraman, pondok pesantren, subak dan binaan Bank Indonesia. Jadi, kenapa ini dilakukan karena berdasarkan siklus inflasi biasanya diakhir tahun seperti bulan nopember dan desember angka inflasinya itu tinggi. Pihaknya berharap pada bulan-bulan itu sampai dengan diawal tahun karena siklusnya itu banyak seperti hari besar keagamaan, liburan anak sekolahan dan yang lainnya. Biasanya angka wisata datang kebali itu naik di Bulan Desember sampai Bulan Januari. Maka dari itu diharapkan dengan menanam cabai kita bisa melakukan pengendalian inflasi khususnya dikomuditas pangan.[rl/r5]

Senin, 03 Oktober 2022

Indonesian Drift Community (IDC) sukses dilaksanakan di BSD City Tangerang Selatan

 


Tangerang Selatan , Bali Kini - Indonesian Drift Community (IDC) dengan salah satu produknya DRIFT CAMP telah dilaksanakan dengan sukses, aman dan lancar. Pemandangan yang menarik pada akhir pekan kemarin Sabtu, 1 Oktober 2022 di kawasan BSD City tepatnya di Edutown Arena di depan AEON Mall, BSD City Tangerang Selatan. Pemandangan tersebut berupa banyaknya mobil drift yang memadati area tersebut, setelah 2 tahun terkendala Pandemi. Yang baru baru saja menggelar event rutin tahunan yaitu DRIFT CAMP yang bertajuk “Meet and Greet Drifter” sebanyak 32 starter, ajang ini mengajak drifter Jakarta dan sekitarnya serta umumnya tanah air untuk menghabiskan akhir pekan a.k.a kopdar, dimana didalam nuansa akhir pekan weekend kumpul dan kongkow2. Acara yang berkonsep latihan drifting ini di ikuti oleh kurang lebih 32 drifter. Tidak hanya drifter Pro, Rookie, dan Drift Star saja, tapi pada drifter grasroots atau drifter jalanan pun ikut berpartisipasi. Bahkan para drifter yang baru saja mengikuti ajang Kejurans drift IDS dan Event drifti EDP pun ikut meramaikan ajang Drift Camp. 

Uniknya peserta yang ikut pada event yang masih masuk kedalam rangkaian ajang DRIFT CAMP tersebut mencatatkan rekor terbaru. DRIFT CAMP kali ini menyuguhkan soal yang berbeda dari biasanya, dengan dibuat soal yang pada saat start debngan jarak hanya 30 meter langsung disuguhkan belok patah ke kanan, disini dimaksudkan supya belajar pada saat inisiasi drift tidak menggunakan hand brake melainkan dengan belajar teknik Feint (Drifter menyetir mobil keluar belokan, mendorong bobot mobil ke roda luar kemudian dengan cepat kembali ke belokan. Ketika suspensi mobil menendang ke belakang, bobot bergeser dengan sangat cepat sehingga ujung belakang bergerak keluar untuk memulai drift). 


Bahkan hingga event sudah berlangsung setengah hari yaitu jam 2 siang masih ada drifter yang datang dan mendaftarkan untuk ikut di ajang tersebut. Masih membuka pendaftaran untuk drifter yang masih pengen ikutan, tidak menutup pendaftaran, hanya saja para drifter yang datang di siang hari akan mendapatkan waktu latihan yang hanya sebentar karena jam 17:00 WIB close track. DRIFT CAMP kali ini tidak hanya menyuguhkan yang full motorsport seperti yang lalu2, tapi kali ini merangkul komunitas2 mobil untuk bisa menjadi tempat kopdar dan terbukti antusias komunitas yang datang lumayan banyak sekitar 40 mobil sambil kongkow2 nonton mobil “menari”. 

Saat ini dunia drifting memang sedang diminati oleh masyarakat terutama yang menyukai sebuah motorsport dan entertaiment. Ajang ini terbilang cukup konsisten terselenggara, dua kali dalam setahun. Kegiatan ini biasanya dimaksimakan para drifter untuk mencari setingan mesin, suspensi, kaki-kaki, steering, tyre dan lan-lain sebelum berkompetisi di kejurnas drifting. DRIFT CAMP mempunyai konsep menyediakan latihan drifting dengan tempat yang layak, bagus, aspal bagus, serta berbiaya murah dengan biaya yang terjangkau terutama untuk para privateer, ini semua berkat dukungan dari para sponsorships yg selalu komit mensupport DRIFT CAMP dari tahun ke tahun, yang tanpa mereka tidak mungkin terlaksana dengan baik, yaitu GT RADIAL produsen ban mobil Nasional yang care pada dunia drifting di tanah air, begitu juga dengan MOTUL produsen pelumas asal Perancis, serta HYDRO COCO official healthy drink, GUDANG GARAM, MASTER COOLANT, NGK BUSI, KRATINGDAENG Energy Drink, OTOMAX, BRAWIJAYA HOSPITAL TANGERANG, SAGAMI CONDOM, serta komunitas HTJRT dan DUMASARI para sponsorships melihat kegiatan ini sebagai bentuk kegiatan yang positif sebagai upaya konsisten dari IDC untuk terus mengembangkan drifting di Indonesia. 

Terutama dalam  pembibitan dan regenerasi drifter agar bisa terus makin bertambah maju sehingga dapat menghasilkan drifter – drifter yang berkulitas dan mampu berlaga di event – event berkelas Nasional maupun Internasional. DRIFT CAMP sendiri mempunyai agenda, diadakan setahun dua kali, ada atau tidak adanya kejuaran drifting, DRIFT CAMP tetap ada, jika ada event drifting maka bisa dijadikan sebagai ajang latihan sebelum menghadapi kejuaraan, misalnya untuk setting mesin, suspensi, kaki – kaki, steering, tyre dan lainnya. Tapi jika tidak ada event drifting bisa menjadi ajang latihan bersama dan latihan bagi pemula / newbie bersama drifter2 Pro, Rookie dan Drift Star untuk dapat saling berbagi ilmu dan pengalaman. Jadi, jangan takut untuk terus bikin mobil drift. Bravo! Maju terus drifting di Indonesia.[tim/lpt]


Peringati World Walking Day, Jaya Negara Buka Jalan Sehat Di Car Free Day Renon.


Denpasar , Bali Kini –
Dalam rangka memperingati Hari Jalan Kaki Sedunia atau yang disebut World Walking Day 2022, Pemkot Denpasar menggelar jalan sehat di area Car Free Day Renon Denpasar, pada Minggu (2/10) pagi.

 
Kegiatan ini dibuka dengan ditandai pengibasan bendera start oleh Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara didampingi istri Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Kapolresta Denpasar, Kombes Pol  Bambang Yugo Pamungkas, Dandim 1611/Badung, Kolonel Inf. Dody Trio Hadi, Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana serta instansi terkait lainya.

“Tentu peringatan jalan kaki se dunia ini sangat baik dilaksanakan, mengingat  saat ini masyarakat sangat minim dalam melaksanakan  jalan kaki, sehingga dengan adanya peringatan Hari Jalan Kaki Sedunia atau yang disebut World Walking Day 2022 kedepannya masyarakat semakin tertarik untuk melaksanakan olahraga atau jalan kaki,” kata Jaya Negara. 

Lebih lanjut Jaya Negara mengajak warga masyarakat Denpasar untuk membiasakan melakukan aktivitas dengan jalan kaki, karena disamping dapat memberikan kesehatan juga dapat mengurangi penggunaan kendaraan bermotor.

Sementara Kadis Dikpora Kota Denpasar, A.A Gede Wiratama disela-sela kegiatan mengatakan World Walking Day yang jatuh pada tanggal 2 September 2022 ini digelar secara serentak diseluruh pemerintah kota yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Indonesia bahkan dunia.
 
Lebih lanjut dikatakannya, peserta yang ikut dalam pelaksanaan World Walking Day saat ini sebanyak delapan ribu orang yang meliputi seluruh siswa SMP dan SMA/SMK terdekat  dengan lokasi, Pimpinan OPD serta masyarakat Kota Denpasar. Adapun rute yang dilewati kali ini dimulai dari Jl. Ir. H. Juanda (depan kantor BPBD Kota Denpasar), Jl. Raya Puputan, Jl. Tantular, Jl. Cok Agung Tresna, lalu kembali ke Jl. Ir. H. Juanda. “Mengingat jalan kaki ini sangat penting untuk meningkatkan kesehatan tubuh sehingga kami berharap dengan adanya peringatan World Walking Day ini kedepannya dapat meningkatkan niat masyarakat untuk berjalan kaki,” pungkas Agung Wiratama.(*)

Pasca Kembali Dibukanya Pasar Hewan, Transaksi Perekonomian Kian Menggeliat


Karangasem, Bali Kini -
Pasca kembali dibukanya pasar hewan di Kabupaten Karangasem  semenjak melandainya kasus penyakit mulut fan kuku (PMK) yang menyerang ternak sapi, membuat transaksi perekonomian di pasar hewan di bumi lahar kian menggeliat. 


Bupati Karangasem, I Gede Dana, Senin (3/10/2022)  mengungkapkan, pasca dibukanya kembali pasar hewan, transaksi perekonomian di pasar hewan terus menggeliat. Dicontohkan, jika sebelumnya transaksi di pasar hewan Bebandem tercatat nilai transaksinya mencapai kurang lebih Rp 297,4 Juta. 


"Tadi saya turun ke pasar hewan Bebandem untuk melihat secara langsung aktivitas di pasar tersebut. Untuk pasaran hari ini, nilai transaksi mencapai kiasaran Rp. 530.000.000. . Sementara untuk sapi  yang masuk sebanyak 140 ekor dan laku 74 ekor.

Semoga kedepannya transaksi terus mengalami peningkatan," ujarnya.


Gede Dana, menambahkan, mengingat aktivitas di pasar hewan kembali berjalan, maka pihaknya meminta Dinas Pertanian untuk membuat pos pengawasan kesehatan hewan di masing-masing pasar, dan menugaskan beberapa Medik Veteriner pada setiap pasaran hewan. 


“Prosedur keamanan dan kesehatan hewan juga harus terus diperhatikan. Dan setiap kendaraan pengangkut hewan yang keluar masuk areal pasar harus di semprot cairan disinfektan. Intinya prosedur penanganan sapi jika ditemukan bergejala PMK harus dilaksanakan dengan baik sehingga tidak ada penyebaran kasus PMK lagi," katanya.  (Ami)

Bupati Tamba Instruksikan PNS Kawal Program Tanam Cabai


Jembrana ,Bali Kini -
Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Jembrana diminta untuk mengawal bantuan bibit cabai dalam rangka mengatasi inflasi bahan pokok yang disalurkan ke masyarakat melalui Desa/Kelurahan. 


Hal tersebut disampaikan Bupati Jembrana I Nengah Tamba dalam arahannya saat bertindak sebagai Pembina Apel Rutin Pemerintah Kabupaten Jembrana, Senin (3/10) bertempat di Lapangan Pecangakan depan Kantor Bupati Jembrana.


Bupati Tamba mengaku telah menyiapkan bibit cabai untuk didistribusikan besok, Selasa (4/10) ke masing-masing Desa/Kelurahan dan berharap penyaluran tersebut dikawal oleh ASN pada wilayah tempat tinggalnya masing-masing.


"Saya telah bekerjasama dengan dinas pertanian, besok kita distribusikan bibit cabai ke desa/kelurahan, saya minta kepada setiap ASN yang ada di masing-masing desa/kelurahan membantu memperhatikan bibit-bibit cabai yang diturunkan di desa/kelurahannya, saya minta untuk dikawal," ujarnya.


Lanjutnya, Bupati asal Desa Kaliakah ini berharap bantuan bibit cabai ini benar-benar dapat dikembangkan sehingga dalam beberapa bulan ke depan akan memberikan hasil nyata.


"Program ini harus sukses, dalam 2-3 bulan ini sudah bisa mengurangi inflasi," harap Bupati Tamba. 


Dengan memberdayakan masyarakat untuk menanam cabai di masing-masing pekarangan rumah, diharapkan sedikit mampu untuk mengurangi pengeluaran masyarakat dalam membeli kebutuhan pokok dan membiasakan masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan untuk menanam tanaman kebutuhkan sehari-hari.


Ditambahkannya, menjelang akhir tahun 2022 kebutuhan bahan pokok diperkirakan akan meningkat karena perayaan pergantian tahun baru dan beberapa hari raya keagamaan. "Kebutuhan  akan bahan makanan pokok sangat tinggi. Untuk itu kita persiapkan bahannya mulai sekarang, sehingga ada intervensi pasar, tidak terlalu melonjak harga bahan kebutuhan pokok. Cabai yang kita miliki nantinya dapat mengintervensi harga cabai menjadi stabil," pungkas Bupati Tamba.( Ngurah )

Bupati Suwirta Minta Seluruh Perbekel Komitmen Ajak Masyarakat Terapkan Perda KTR


Klungkung , Bali Kini -
Berbagai upaya telah dilakukan Pemkab Klungkung untuk memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakat salah satunya dengan penertiban Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR), hal tersebut disampaikan saat Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menjadi narasumber Optimalisasi Implementasi Perda KTR Nomor 1 Tahun 2014 serta Komunikasi Informasi dan Edukasi Keamanan Pangan, Obat, Obat Tradisional dan Kosmetik Kepada Seluruh Kepala Desa di Kenyeri Garden Jl Hasanudin No 23 Semarapura Kauh, Senin (3/10). Turut hadir mendampingi Bupati, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung dr. Ni Made Adi Swapatni serta seluruh Perbekel se-Kabupaten Klungkung.


Pada kesempatan tersebut, sebagai garda terdepan di Desa Bupati Suwirta meminta agar seluruh Perbekel komitmen menerapkan Perda KTR ini, baik itu Perarem, Awig-Awig dan Penertiban Iklan Rokok terutama di masing-masing Desa Adat harus terus diterapkan dengan sebaik-baiknya. Upaya ini dilakukan agar nantinya tidak ada yang melanggar dan kesehatan masyarakat pun bisa selalu terjaga dengan baik. "Sebagai garda terdepan di Desa, para Perbekel harus komitmen menerapkan Perda KTR ini baik itu Peraremnya, Awig-Awig hingga ketertiban iklan rokok di masing-masing Desa Adat," pinta Bupati Suwirta.


Selain itu, terkait pengawasan tentang makanan dan obat ini juga sangat penting dilakukan sampai ke desa-desa, sehingga hakekat atau makna daripada hidup sehat itu bisa berjalan dengan baik. Edukasi dan promosi itu juga harus digalakkan melalui Perbekel dan Perangkat Desa, sehingga nantinya kebutuhan hidup sehat ini tidak hanya paksaan tetapi menjadi kebutuhan. "Mari bersama-sama jaga pola hidup sehat, agar nantinya kesehatan kita semua tetap terjaga dengan sebaik-baiknya," harap Bupati Suwirta.


Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung dr. Ni Made Adi Swapatni mengatakan kegiatan sosialisasi ini diikuti seluruh perbekel di Kabupaten Klungkung. Adapun tujuan kegiatan ini yakni untuk meningkatkan kemampuan khususnya pejabat terdepan di Desa, meningkatkan pemahaman tentang pentingnya Perda KTR dan pengawasan kebutuhan pokok. "Ikuti kegiatan sosialisasi ini dengan sepenuh hati, semoga melalui kegiatan ini nantinya dapat membuahkan hasil yang maksimal untuk kita semua bahwa betapa pentingnya menjaga kesehatan," harapnya.


Selain itu, Bupati Suwirta juga menyerahkan sertifikat vaksinasi booster sebanyak 19 sertifikat kepada Desa yang sudah mencapai 80 persen vaksinasi.(*)

Dorong anak muda Jembrana jadi wirausaha , Bupati Tamba Buka Pelatihan Tenun Cag-Cag


Jembrana , Bali Kini - Bupati Jembrana I Nengah Tamba membuka pelatihan Program Pendidikan Kecakapan (PKW) Pelatihan Menenun Cag-Cag (Songket) di Kabupaten Jembrana Tahun 2022.

Pelatihan  bertempat di Gedung Kesenian Ir. Soekarno Lantai II, Senin (3/10).

Adapun yang disasar dalam pelatihan ini ,generasi muda Jembrana dengan rentang usia  anak usia sekolah atau lulus tetapi tidak melanjutkan dan belum mendapatkan pekerjaan (menganggur) dengan rentang  usia antara 15 sampai dengan 25 tahun.

Selanjutnya , mereka akan dilatih untuk meregenerasi pengerajin tenun serta meningkatkan produksi dan kualitas tenun tradisional serta mampu berwirausaha .


Bupati Tamba mengatakan sangat mendukung pelaksanaan pelatihan usaha Tenun. Langkah itu menurutnya, sejalan dengan upaya pemerintah daerah membangun  tenun Jembrana dari hulu ke hilir 


"Saya  mendukung  program PKW Pelatihan Tenun Cag-Cag karena kita sudah siapkan dari hulu ke hilir.

Sektor hulu kita sudah bangun rumah tenun Kabupaten Jembrana dari bantuan pemerintah pusat yang  rampung pada bulan Desember nanti.

Kemudian hilirnya,  anak-anak ini yang tengah kita persiapkan.  Tidak hanya disini saja, di kantong kantong desapun kita sudah siapkan," ucapnya.


Bupati Tamba menginginkan lebih banyak lagi industri rumah tangga guna menunjang kebutuhan tenun di Kabupaten Jembrana.

"Pada saat nanti rumah tenun itu dibuka kita membutuhkan hasil tenun baik itu songket maupun endek itu mungkin tidak sedikit. Akan banyak sekali yang kita butuhkan. Kita butuh banyak industri industri rumah tangga yang harus ditumbuh kembangkan di desa desa kita," imbuhnya.


Melalui Program PKW Pelatihan Menenun Cag-Cag Bupati Tamba berharap mampu membangkitkan kembali gairah para perajin tenun untuk mengembangkan usaha tenunnya menuju masa kejayaan. 

"Tentunya hal ini akan berdampak pada perekonomian di Kabupaten Jembrana yang sedikit demi sedikit akan mulai menggeliat sesuai dengan Visi Misi kami untuk mewujudkan Masyarakat Jembrana Bahagia Berlandaskan Tri Hita Karana," harap Bupati Tamba.


Sementara Ketua Dekranasda Kabupaten Jembrana Ny. Candrawati Tamba mengatakan terselenggaranya  Pelatihan Menenun Cag-Cag melalui Program PKW .


Diharapkan, setelah dilatih peserta akan memperoleh ilmu pengetahuan dan keterampilan menenun cag- cag . Mereka juga mendapat  modal usaha berupa alat tenun Cag- Cag dan benang sebagai bekal untuk merintis berkontribusi dalam usaha sendiri dan kreatifitas untuk mengolah tenun.




Pihaknya juga mengatakan para peserta pelatihan yang merupakan generasi muda Jembrana agar lebih kreatif lagi dalam mengolah tenun agar memiliki nilai jual yang tinggi.

"Tenun tidak hanya menjadi fashion, tapi juga bisa diolah menjadi produk lainnya yang memiliki nilai ekonomi tinggi, sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.

Melalui Program PKW ini kita ciptakan wirausaha muda Jembrana guna mewujudkan Jembrana Emas Tahun 2026,"ujarnya.


Dilain sisi ketua panitia pelatihan menenun cag-cag I Komang Agus Adinata mengatakan pelatihan diselenggaraka selama 40 hari ,dari senin 3 oktober sampai dengan 18 November . Pelatihan diikuti  sebanyak 62 orang  peserta dan dilaksanakan dalam 2 sesi.

"Terdapat 2 sesi dalam pelatihan ini, sesi pembelajaran teori kewirausahaan dilaksanakan di gedung kesenian Ir. Soekarno.

Untuk sesi pembelajaran keterampilan menenun dilaksanakan di 3 (tiga) lokasi yang berbeda diantaranya Sentra Tenun Sangkaragung, Kelompok Tenun Putri Mas dan Kelompok Tenun Kembar Sari," pungkasnya. (komang )

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved